SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 33 SELINGKUH


__ADS_3

Setelah kejadian itu, Lurah ingin bertemu Wardani secara diam -diam di sebuah perbatasan di lampung nya, Wardani mengikuti apa yang di minta Lurah agar memudahkan rencananya.


Wardani memberikan banyak permintaan kepada Lurah sehingga Lurah sanggup untuk menyetujui apa yang di mintanya.


Lurah pun keluar dengan sendiri tanpa mengajak antek-anteknya, dengan Sembunyi-sembunyi.


" Hari ini aku akan bertemu dengan Lurah Darso, aku akan mengambil hati, agar termakan dengan rayuan ku, " Ucap Wardani


" Oh hari kau akan bertemu semoga dia suka dan melakukan apa yang kau minta... Ha...., " Jawab Arya


" Iya, aku akan bersiap-siap berangkat kesana," Ucap Wardani


" Ya sudah buruan berangkat, jadilah yang pertama di sana agar Lurah lebih suka kepadamu," Jawab Arya


Suasana yang sejuk, angin sepoy-sepoy dan suasana disekitar yang begitu mendukung Wardani telah sampai disana untuk menunggu Lurah Darso.


Lurah Darso sangat lah sulit, istri yang didekatnya bertanya terus dan memberikan sesuatu yang tidak tau bahwa Lurah mau bertemu dengan Wardani.


Setiap mau berdiri ada saja yang di minta dan di inginkan, akhirnya terdapat saudara salaha satu istrinya datang untuk berkunjung.


" Waktu yang tepat, dan berpihak kepadaku, " Batin Lurah


" Ya sudah saya mau keluar dulu cari udara segar dan melihat sekitar kampung nikmati dengan saudaramu, " Ucap Lurah Darso


" Waduh Wardani nunggu lama aku harus cepat sampai, " Batin Lurah


Lurah Darso menuju tempat untuk bertemu Wardani, sampai di sana ternyata Wardani sudah di sana dengan sendiri.


" Maaf cantik, saya telat kerena tadi mau keluar masih banyak kendala oleh istri-istriku," Ucap Lurah


" Tidak apa-apa, Ada apa Lurah mengajak Wardani bertemu disini," Ucap Wardani


" Aduh anak yang cantik dan lugu, Lurah aja Kamu jadi selikuhanku, " Jawab Lurah


" Apa aku jadi selingkuhanmu, " Ucap Wardani


" Iya kita berdua sudah berjanji ingin memadu kasih, " Jawab Lurah

__ADS_1


" Iya tapi aku takut jika diketahui oleh Mas Trimoko dan istri-istri Lurah, " Ucap Wardani


" Tak usah takut, tenang itu sudah saya atur yang penting kita jalanai kesenangan untuk kita berdua, " Jawab Lurah


" Hahaha aku tidak akan sudi jika ini buka rencana balas dendam untuk selingkuh, aku akan segera membuat keluargamu hancur dan menangis diatas kesedihanku sama ini, " Batin Wardani


" Kalau begitu, aku minta sesuatu kepada Lurah, tolong Nikahkan lah adik aku dengan putri pak Lurah bernama Rindu, " Ucap Wardani


" Oh itu tenang saja, Mas akan menuruti apa yang kau minta, tapi janji selalu jaga hati Mas, " Jawab Lurah


" Iya Lurah, " Ucap Wardani


" Ya sudah kita sampai disini saja, nanti ketahuan orang lain, sampai jumpa laginya cantikku, Mas pulang dulu, " Ucap Lurah


" Iya hati-hati di jalan pak Lurah, " Jawab Wardani


Arya menghampiri Wardani, dan menceritakan kepadanya.


"Apa yang kau kata Wardani, aku disuruh menikah kepada Rindu, " Ucap Arya


" Iya kau harus menikah dengan Rindu, agar kau bisa masuk kedalam rumahnya dan akun juga akan bisa masuk dengan cara itu, " Jawab Wardani


" Apapun itu kau harus menikah dengannya dan kau harus menurutiku, " Jawab Wardani


" Ya sudahlah, ayo kita pulang waktu makin larut sore, Biyung pasti menunggu, " Ucap Arya


a


Sore itu mereka berdua pulang di tengah perjalanan Wardani bertemu dengan Hartono.


" Waduh Wardani, itu Mas Hartono, makin ganteng dan berseri sekali, " Ucap Arya


q


" Iya aku sekarang jatuh hati padanya, dan aku sekarang sudah menjadi orang yang kejam dan pastinya akun sudah tidak cocok untuk menjadi kekasihnya, " Jawab Wardani


" Jangan bilang begitu, suatu saat aku yakin kamu akan mengetahui kehidupan yang baik buat kamu, " Ucap Arya

__ADS_1


" Assalamu'alaikum, " Sahut Hartono


" Waalaikumsalam ustad," Jawab Arya


" Kalian berdua dari mana kok, sore baru pulang, " Ucap Hartono


" Kami berdua dari balai desa Ustad, hanya untuk jalan-jalan, " Jawab Wardani


" Oh aku kirain dari mana, oh iya kalian berdua tinggal di sini masih lama ya, " Ucap Hartono


" Kenapa ustad, ada yang di khawatirkan, " Sahut Arya


" Tidak hanya bertanya, " Jawab Hartono


" Ya sudah baik-baik disini, karena semakin hari kampung sini menjadi semakin jadi aneh dan banyak kejadian yang rusak, " Jawab Hartono


" Terima kasih ustad, " Ucap Wardani


"Permisi, Assalamu'alaikum, " Ucap Wardani


" Waalaikumsalam, " Jawab Hartono


Akhirnya mereka berpisah di tengah hutan.


" Arya Ustad semakin sudah bisa merasakan situasi yang terjadi di kampung, " Ucap Wardani


" Iya Wardani kita harus Berhati-hati menjaga rencana kita, " Jawab Arya


Setelah apa yang di rencanakan, apakah Arya dan Rindu jadi menikah?


###


Assalamu'alaikum minta dukungan author dalam berkarya ya, vote, like, serta share karya author ke teman kalian.


Karena dengan vote, like dan share adalah kunci penting untuk saya.


Ojo lali lho yo komentar, kritik dan saran untuk perbaikan

__ADS_1


Ayo tungguin kelanjutan ceritanya seru banget.... Matur suwun salam oc ( ochim chim)


__ADS_2