SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 70 RITUAL PERSEMBAHAN


__ADS_3

Persiapan Lurah yang ia cari sendiri setelah Raharja meninggal, Lurah mencari sendiri peralatan tanpa di bantu orang karena rahasia tidak boleh ada yang tau.


Lurah mencari kesana kemari, binggung karena tidak pernah mencari sebelumnya, yang setiap hari di laksanakan semua sudah siap oleh Raharja.


Wardani yang tau segala hanya berdiam diri karena akan menimbulkan curiga Pada Lurah tentang ketahuan Wardani jadi Wardani hanya menutupi dan menyimpan sendiri.


" Pak punya ayam Kate hitam Walik, " Ucap Lurah


" Maaf Abah, kami tidak punya coba tanya di warga lain Abah, " Jawab Warga


" Tolong kamu carikan aku tunggu di sini, cepat, " Ucap Lurah


" Sebentar Abah, " Jawab Warga


Warga itu keluar untuk mencarikan segala yang di perintah oleh Lurah , akhirnya warga itu mendapatkan dan langsung kembali kerumah untuk memberikan kepada Lurah.


" Abah... Kau dimana, " Ucap Biyung Maryam


" Mbok.... Lihat Abah, aku cari di kamar dan ruangan khususnya tidak ada, " Ucap Biyung Maryam


" Maaf tuan simbok tidak tau, " Jawab Mbok


" Ya udah Mbok, " Ucap Biyung Maryam


" Ananda kamu lihat Abah tidak, " Ucap Biyung Maryam


" Sehari ini Ananda belum melihat Abah sama sekali Ayunda, " Jawab Biyung Zubaidah


" Ya sudah kalau begitu, " Ucap Biyung Maryam


" Abah ini saya mendapatkan yang Abah minta, " Ucap Warga


" Hahaha...bagus sekali, ini buat kamu jangan ada yang tau tentang ini, " Ucap Lurah


" Baik Abah, Terima kasih, " Jawab Warga


Lurah meninggalkan rumah warga itu dan segera menuju kerumah.


" Renal... Tau Abah, " Ucap Biyung Maryam


" Tidak lihat Biyung, paling di kantor desa, " Jawab Renaldi


" Ya sudah, "Ucap Renaldi


Lurah menaruh semua peralatan di tempat yang biasanya di gunakan untuk menaruh, dan langsung untuk meninggalkan sebelum ada yang tau.


Dan tak disangka lurah sampai di pintu kamarnya Biyung Maryam memanggilnya.


" Abah...., " Ucap Biyung Maryam


" Iya... Ada apa," Jawab Lurah


" Abah dari mana tadi kok keluar tidak izin, " Ucap Biyung Maryam


" Tadi ada acara mendadak jadi saya tidak ada waktu untuk bilang ke siapapun, emang ada apa sih, " Jawab Lurah

__ADS_1


" Tidak ada apa-apa, Abah, " Ucap Biyung Maryam


" Ya sudah aku mau istirahat, capek seharian di acara," Jawab Lurah


" Iya sudah, istirahat sana Abah, " Ucap Biyung Maryam


Lurah harus bertemu dengan Wardani untuk menjelaskan apa yang harus di lakukan untuk malam nanti.


" Lurah belum menemuiku, aku sudah tidak sabar menunggu apa yang akan aku dapatkan nanti di ritual hari ini, " Ucap Wardani


" Aku harus tau tenang Ritual ini, setelah aku masuk di ritual ini, aku harus mencari apa yang ada di ritual, " Ucap Wardani


Lurah menemui Wardani.


Tok... Tok... Tok... Ketuk pintu kamar Wardani


" Pucuk di cinta ulam pun tiba, " Batin Wardani


" Ini aku sayang, " Jawab Lurah


" Iya Mas, bentar, " Jawab Wardani sambil membuka pintu


" Masuk Mas, " Ucap Wardani


" Iya, kedatangan saya kesini mau bilang sesuatu kepadamu, " Ucap Lurah


" Apa itu Mas, " Jawab Wardani


" Kamu sudah aku angkat sebagai penganti Raharja, jadi kamu akan aku kasih tau apa yang harus kamu lakukan, " Ucap Lurah


" Iya seperti apa Mas, " Jawab Wardani


" Baik Tuan, " Jawab Mbok


" Jangan lupa yang aku siapkan tadi juga di siapkan ya Mbok," Ucap Biyung Maryam


" Kita harus jaga rahasia ini mbok jangan ada yang tau, " Ucap Warga kepada istrinya


" Baik Pak, Mbok juga takut jika ada yang tau apa yang terjadi kepada keluarga kita, " Jawab Mbok istrinya


" Ya Mbok, kita lanjut lagi, " Ucap Suaminya


" Begini kau harus mandi bunga, terus siapkan baju serba hitam, setelah itu kamu ikut apa yang aku katakan nanti, sekarang kamu mandi pakai bunga tadi, setelah makan malam kita harus bersiap, " Ucap Lurah


" Oh begitu, " Jawab Wardani


" Aku udah tau kalau pakai serba hitam tapi untuk tahapnya seperti ini, " Batin Wardani


" Ya sudah kau bersiap mandi, aku mau keluar agar tidak ada yang tau, " Ucap Lurah


" Siap aku akan segera mandi Mas, " Jawab Wardani


Lurah meninggalkan kamarnya dan tak kebetulan pas Biyung Maryam masuk dan Abah sudah berada di dalam.


" Abah... Makan malamnya sudah siap, " Ucap Biyung Maryam

__ADS_1


" Oh iya silahkan kesana dulu, akun mau bersih diri dulu, " Jawab Lurah


" Iya Abah Biyung kesana dulu, kalau sudah selesai segera ya agar makan malam dimulai bersama, " Ucap Biyung Maryam


" Iya sana aku mau bersih diri, " Jawab Lurah


Lurah bersih diri dengan mandi bunga dan di beri mantra yang melekat pada ritual.


Semua sudah menuju ke ruang makan untuk makan malam.


" Biyung Abah mana, " Ucap Trimoko


" Sebentar lagi kesini, sabar ya, " Jawab Biyung Maryam


" Iya..., " Jawab Trimoko


" Hari ini Wardani nampak cantik sekali, " Batin Trimoko


" Aku tak sabar di hatimu ada namaku, aku sudah tergila kepadamu, " Batin Renaldi


" Hey kalian ngalamun apa sih, " Ucap Biyung Zubaidah


" Tidak Biyung, " Jawab Renaldi


" Apa Renaldi masih manaruh hari kepada Wardani, " Batin Trimoko


Lurah keluar dari kamarnya menuju ke ruang makan.


" Itu Abah baru kesini, " Ucap Biyung Maryam


" Sudah silahkan makan, ambil sesukamu, " Ucap Lurah


" Iya Abah, Abah mau apa, " Ucap Biyung Maryam


" Terserah Biyung mau ambilkan apa, " Ucap Lurah


" Iya Abah , "Jawab Biyung Maryam


Semua menikmati makan malam yang sangat bahagia, ditemani malam jum'at yang tak tau malam Ritual, suasana seram dan penuh dengan suara aneh yang menemani malam jum'at.


Yang menjadi kebiasaan dan setiap di hari Jum'at jadi tidak ada yang takut, hanya Renaldi heran dan merasa aneh karena dia baru tinggal di rumah Lurah.


Makan malam pun selesai semua harus sudah selesai pekerjaan bahkan harus sudah tidur, walaupun kerjaan yang belum selesai harus si lanjutkan esok harinya.


Jam ritual dimulai Lurah pun siap untuk melakukan ritual, dan Wardani menunggu di belakang taman dan tak lama kemudian Wardani melihat Lurah yang berjalan menuju dirinya.


" Sudah siap sayang, kita melakukan ritual, " Ucap Lurah


" Sudah Mas, " Jawab Wardani


Mereka menuju kamar rahasia yang tidak tau siapa pun keberadaannya.


" Akhirnya aku bisa ke sini dengan mudah, tanpa harus bersembunyi ini yang aku mau, " Batin Wardani


" Sudah ayo masuk, kita langsung melakukan ritualnya, " Ucap Lurah

__ADS_1


Lurah melakukan ritual tetapi pada ritual kalau ini Lurah hanya melakukan ritual persembahan yang tidak seperti yang setiap jum'at lakukan.


dalam ritual hari itu Hanya ritual persembahan yang dilakukan oleh Lurah yang membuat Wardani bertanya-tanya, tetapi Wardani masih ingin mencari sebanyak-banyaknya tentang ritual ini, Wardani bersyukurlah sudah biasa masuk kamar rahasia dengan mudah.


__ADS_2