
Melihat keributan dan banyak nya masalah yang terjadi di akhir ini Rindu untuk memberanikan diri untuk me minta bantuannya untuk membantu menuntaskan semua yang telah merusak keluarganys itu. Rindu yang berinisiatif untuk berkolaborasi untuk melawan wanita setan dan arya yang telah bersekongkol mengahancurkan kehidupan keluarganya.
" Aku tidak boleh berdiam diri aku harus segera melakukan sesuatu untuk membantuku, sambil menunggu waktu yang tepat aku keluar untuk melawannya,aku harus menemui Rani, hanya dia yang bisa menjadi pendukungku selain Simbok Darmi, aku harus bisa menemuinya saat ini juga," Ucap Rindu
Rindu keluar dari ruangannya secara hati-hati dan tiba ada Paimin dan Paijo yang sedang berjalan di sekitar situ, Rindu sejenak untuk bersembunyi.
" Jo kenapa semakin hari masalah terus terjadi pada keluarga Lurah Darso, tidak seharmonis dahulu yang anyem tentrem, sekarang penuh dengan keanehan dan malapetaka," Ucap Paimin
" Lah Min, aku juga befikir begitu, " Jawab Paijo
" Aduh mereka berdua kesini aku harus sembunyi, sembunyi dimana ini, di situ saja," Ucap lirih Rindu
" Kalau begitu kamu juga merasakan, jadi kamu tau biasanya kamu ngelucon, sekarang tidak serius," Ucap Paimin
" Ya serius lah Min, aku tau, jangan-jangan ini semua karma Lurah Darso yang sangat kejam dan jahat di masa dahulu dan sampai sekarang," Jawab Paijo
" Just tutup mulutmu, jangan bicara begitu Lurah Darso itu doro kita kita disini udah lama ya kita hargai saya yang penting kita tidak ikut, kita hanya kerja, udah jangan bahasa itu ayo kita kesana," Ucap Paimin
" Lah aah ya ampun Min, ayo, " Jawab Paijo
__ADS_1
Rindu mendengar semua ucapan Paimin dan Paijo itu merasakan sangat terpukul karena Rindu hanya tau tentang Abahnya selalu berbuat kejam, karena Rindu yang kembali di rumah setelah dirinya mencari ilmu di jauh sebrang.
" Apakah benar yang di katakan oleg Paimin dan Paijo itu benar, ah nanti aja aku akan lebih cari tau, tapi sekarang aku harus menemui Rani terlebih dahulu," Ucap Rindu
Rindu akhirnya menemui Rani, yang yang sedang mau masuk kedalam kamarnya, Rindu yang melihatnya segera mendekatinya, tiba-tiba Rani melihat Rindu yang menghampiri dan sontak untuk mau berteriak namun teriakan tertutup cepat dengan bungkaman Rindu dan langsung di ajak jalan ke dalam kamarnya. Rani yang hanya bisa mengeluarkan suara yang tidak jelas.
" Umm...apa yang kau lakukan," Ucap Rani
" Diam Mbak," Jawab Rindu
" Bukannya kamu di ruang pasung, jangan ganggu aku pergi kamu lagi tidak waras alias kau tergoncang pergi," Ucap Rani
" Benarkan kau udah sembuh Rindu, kalau begitu sukurlah, ia kenapa asa yang bisa mbak bantu untuk mu," Ucap Rani
" Sekarang mbak tau sendirikan keluarga Lurah Darso hancur setelah kedatangan Arya dan wanita setan itu, Arya yang membuat dirimu tergoncang, dan di tambah dengan jompa-jampinya yang membuat diriku untuk sembuh, dan selalu di salahkan apa yang aku lakukan ternyata itu akal-akalnya mbak, dan soal wanita setan itu sangat licik, dia yang telah membuat keributan bahkan Biyung telah tiada tak tersisa, bahkan sekarang aku tau dia bermain api dengan mas Trimoko yang membuat diriku ingin melindunginya, tapi anehnya dia juga bermain api dengan adik mbak mas Laksono," Ucap Jawab Rindu
" Benar apa yang kau katakan itu Rindu, sekarang suamiku telah jatuh hati padanya bahkan dia sama sekali untuk melirikku, dan aku akan berusaha untuk menolong Mas Trimoko, tapi apakah benar dia juga bermain dengan adikku Laksono, aku baru tau kalau dia menaruh hati pada Wardani," Ucap Rani
" Iya Mbak coba mbak selidiki apa yang terjadi," Jawab Rindu
__ADS_1
" Baiklah," Ucap Rani
" Kalau begitu kita harus kerja sama untuk melawan wanita dan laki itu mbak, kita tidak boleh kalah dengan dirinya," Jawab Rindu
" Tapi mengapa mereka melakukan ini, aku masih bertanya-tanya," Ucap Rani
" Apa yang di katakan Paimin dan Paijo itu apakah benar, tapi aku tidak percaya, paling itu dibuat biar aku merasa percaya, aku tidak boleh katakan ini kepada mbak Rani," Batin Rindu
" Dia melakukan ini karena ingin merusak keluarga ini, ia tidak suka melihat orang bahagia, jadi dia melakukan ini dengan tega kepada keluarga kita," Jawab Rindu
" Sangat tega sekali, ya sudah kita saling kerja sama untuk melawan mereka," Ucap Rani
" Ya sudah kalau begitu mbak harus lakukan sesuatu atau menjadi mata-mata, aku juga menjadi mata-mata, tapi aku keluar disaat yang tepat nanti," Jawab Rindu
" Ya siap, semoga kita berhasil," Ucap Rani
" Siap, kalau begitu aku kembali ke ruang ku dulu nanti ada yang tau bahwa aku sudah sembuh," Jawab Rindu
" Iya hati-hati, jaga diriku," Ucap Rani
__ADS_1