
Satu persatu keluarga Lurah semakin berantakan, Wardani menghiraukan keluarga Lurah untuk istirahat, agar merasakan hidup yang aman tanpa masalah, setelah semua rencana barunya selesai dia akan melanjutkan rencananya untuk menghancurkan keluarga Lurah yang akan membuat keluarga Lurah rusak dan sehancur- hancurnya.
Wardani tiba-tiba teringat dengan rencana yang beberapa tahun terlupakan untuk membunuh Nenek Ayu yang akan membunuhnya jika ilmu Wardani dan Arya bertambah kuat,sebekum dia ke dahuluan maka Wardani merencanakan untuk membunuh Nenek Ayu, karena Wardani dan Arya mengetahui niat Nenek Ayu untuk Wardani sebelum dia melakukan kepada mereka berdua, mereka segera merencanakan untuk membunuhnya.
Wardani berfikir apa yang harus di kerjakan untuk membunuhnya karena mereka harus mencari kunci agar mengetahui kelemahan mereka yang tersimpan di kamar gua Anoman.
Mereka berdua bertemu di taman belakang untuk membicarakan rencananya agar segera selesai dan melanjutkan rencana untuk balas dendam.
" Kenapa kau ingin bertemu denganku, apa ada yang ingin kau katakan kepadaku, penting sekali sepertinya sampai-sampai gak bisa di tunda, " Ucap Arya
" Duduklah ada sangat penting sekali dan ini menyangkut soal kita," Jawab Wardani
" Apa itu aku jadi penasaran,katakan sekarang juga, " Ucap Arya
" Kamu masih ingat tahun silam, apa yang akan kita lakukan, " Jawab Wardani
" Oh aku baru ingat Wardani, kita harus segera menghabisi Nenek Ayu, " Ucap Arya
" Benar sekali kau Arya, jadi kita harus gerak gesit sebelum kita lengah, " Jawab Wardani
" Tapi kau tau Bahwa Nenek Ayu itu sakti dan tidak akan bisa meninggal sebelum kita tau kelemahannya,apa yang harus kita lakukan Wardani," Ucap Arya
" Betul Arya, tapi kau pernah dengarkan bahwa kelemahan itu ada di sebuah gua yang di dalam buku perpustakaan gua Anoman, kita harus masuk kesana untuk mengetahui kelemahan nya, " Jawab Wardani
" Betul sekali kau, kalau begitu kita harus ke sana secepatnya, sebelum kita yang akan dibunuhnya, dan rela jika ilmu kita su ambil oleh Nenek Ayu" Ucap Arya
" Itu benar kalau begitu kita harus segera bertindak jangan berdiam diri Arya," Ucap Wardani
" Kalau gitu kita siapkan diri untuk ke sana, " Jawab Arya
" Nanti kita diskusi di sana saja, sekarang bagaimana caranya kita bisa izin untuk kita pergi ke gua Anoman, " Ucap Wardani
" Iya ini lagi memikirkan, " Jawab Arya
" Oh alu punya ide, ya sudah berikan kepada ku saja, " Ucap Wardani
Tiba-tiba Lurah melihat Wardani dan Arya di taman belakang dan menghampirinya.
" Kalian berdua disini, " Ucap Lurah
" Ah.. Lurah iya kami berdua mencari udara sejuk, " Jawab Wardani
" Iya Abah, " Sahut Arya
" Tak kenapa kau gelisah, katakanlah apa yang terjadi padamu Wardani, " Ucap Lurah
" Beneran Lurah mau dengarkan apa yang Wardani inginkan, " Ucap Wardani
" Katakan saja, " Jawab Lurah
" Kamu berdua ingin izin menjenguk Biyung sumi dan dilanjutkan di desa sebrang ke Saudara lainnya yang lama gak jumpa Lurah, " Ucap Wardani
__ADS_1
" Oh masalah itu ya, kalau begitu kalian alun izin kalau kalian mau kesana tak apa, tapi jangan lama-lama, " Jawab Lurah
" Benarkah itu Lurah," Ucap Wardani
" Terima kasih Abah sudah memberikan izin untuk Kita berangkat kesana, " Sahut Arya
" Sama-sama, " Jawab Lurah
" Ya sudah aku tinggal dahulu, " Ucap Lurah
sambil main mata tanda ingin bertemu nanti
" Iya, " Jawab Wardani balas dengan cubit di belakang
" Gimana kita sudah dapat izin dari Lurah tinggal kita siap berangkat ke sana, untuk itu kapan enaknya kita kesana, " Ucap Wardani
" Secepatnya lebih baik, jangan ditunda-tunda, " Jawab Arya
Sebelumnya mereka ke gua Anoman mereka harus menentukan rencana yang akan membuat mereka berhasil.
Mereka pikir tidak mudah di pikir saat berada di gua Anoman harus memiliki rencana agar agar berjalan dengan lancar.
" Hay sayang, " Ucap Lurah peluk dari belakang
" Ah Mas... Bisa aja, " Jawab Wardani kaget
" Aku kangen sama kamu, " Ucap Lurah
" Sama-sama, apapun buat kamu cantik aku kasih dan aku wujudkan, " Ucap Lurah sambil mencubit dagu
" Makin sayang deh sama Mas, " Ucap Wardani
" Iya sama, tapi jangan lama-lama, nanti aku kangen, " Jawab Lurah
" Iya deh aku cepat pulang, " Ucap Wardani
" Ya sudah aku masuk dulu, nanti takut ada yang tau hubungan kita, " Jawab Lurah
" Iya, sampai jumpa lagi Mas, " Ucap Wardani
Mereka bertemu untuk menghilangkan rasa kangen Lurah sebelum Wardani berkunjung di saudaranya.
" Bagaimana Wardani kau sudah dapat rencana untuk Nenek Ayu, " Ucap Arya
" Ini masih mikir, apa yang harus kita lakukan ya, " Jawab Wardani
" Kita harus habisi satu persatu dayang-dayang yang menghalangi kita, itu pastinya, " Ucap Wardani
" Iya kita tau Wardani, tapi kelemahan apa sama atau beda, " Jawab Arya
" Pastinya berbeda, kita harus jeli dan harus peka, bagaimana caranya kita bisa menghabisi dayang-dayang, " Ucap Wardani
__ADS_1
" Ya sudah, yang penting kita sudah punya planning untuk memulainya, kalau begitu aku mau siap-siap barang yang akan di bawa, " Ucap Arya
" Siapkan sana, sebentar lagi kita akan berangkat, " Jawab Wardani
" Iya aku tunggu juga, kamu juga ber siap-siap, " Ucap Arya
" Iya santai saja, " Jawab Wardani
Arya meninggalkan Wardani untuk menuju ke kamar untuk bersiap diri untuk berangkat ke Gua Anoman.
" Kamu jadi berkunjung di rumah saudaramu ya," Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung, karena sudah lama tidak bertemu rasa kangen, " Jawab Wardani
" Ya sudah kalau begitu hati-hati, kalau sudah cepat untuk kembali, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung, kalau begitu saya izin untuk menyiapkan barang-barang untuk nanti Biyung, " Ucap Wardani
" Iya silahkan, " Jawab Biyung Maryam
" Bentar tunggu, aku akan membawakanmu sedikit makanan untuk di sana, " Ucap Biyung Maryam
" Tak usah Biyung, nanti merepotkan, " Jawab Wardani
" Tak apa bentar, tunggu aku ambilkan, " Ucap Biyung Maryam
" Alhamdulillah deh Biyung masih baik kepadaku, Terima kasih Biyung, " Batin Wardani
" Ini bawa ya, makan jika kau lapar, " Ucap Biyung Maryam
" Terima kasih Biyung, " Jawab Wardani
" Sama-sama, silahkan bersiap-siap," Ucap Wardani
Akhirnya Wardani menuju kamarnya untuk menyiapkan barang untuk keperluannya.
Arya sudah siap dan menemui Wardani untuk segera berangkat.
" Kamu sudah siap, " Ucap Arya
" Aku sudah siap tinggal berangkat," Jawab Wardani
" Tak usah lama ayo kita segera berangkat, " Ucap Arya
" Iya ini sudah disiap, " Jawab Wardani
" Aku sudah siap, ayo kita berangkat, " Ucap Wardani
" Ayo, " Jawab Arya
Akhirnya mereka berdua berangkat untuk meninggalkan rumah Lurah sementara untuk menuju ke Gua Anoman.
__ADS_1