SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 29 KEMARAHAN TRIMOKO 2


__ADS_3

Saat itu terjadi keributan di kampung,karena di temukan mayat Arman di sebuah kuncen Harja.


Saat itu terdapat Warga yang tidak sengaja datang ke Kuncen Harja karena setiap seminggu sekali harus membersihkan Kuncen Harja.


Ternyata melihat mayat Arman yang begitu tidak wajah, dan seketika berteriak meminta bantuan.


" Tolong... Tolong... Tolong" Ucap Salah satu maman


Salah satu warga datang ke pos kampling untuk membunyikan kentongan...


Trotok...... Suara kentongan


" Ada apa ini, kayak ada sesuatu yang terjadi dikampung kita, mari kita berkumpul, " Ucap warga


" Ada Mayat Arman di Kuncen Harja, Mayatnya sangat tidak wajah, " Ucap maman


"Hu.... Ada mayat, " Jawab salah satu warga


Warga sangat saling berbicara dengan sampingnya, Tiba-tiba Trimoko, dan komplotannya datang.


" Ada apa ini ribut-ribut, Apa tidak ada kerjaan, " Ucap Trimoko


" Maaf den, saya menemukan mayat Arman, Teman aden, " Jawab maman


" Apa man, kamu bohong nanti, aku bunuh kau jika bohong, " Jawab Trimoko


" Benar aden, maman tidak berbohong, " Jawab maman sambil terbata-bata

__ADS_1


" Kalau begitu kita coba lihat kesana aja Bos, " Sahut Jaka


" Iya mari kita lihat saja, daripada ribut disini, " Sahut sorakan warga


Akhirnya mereka menghampiri Kuncen Harja, dan benar-benar mayat Arman yang tidak wajar.


" Arman, kau telah meninggal, " Ucap Jaka


" Ahhhh siapa yang telah membunuh Arman, " Sahut Trimoko dengan marah


" Tidak atau deh ketika maman membersihkan Kuncen Harja, mayat Arman sudah tergeletak di situ, " Jawab maman


" Untuk itu saya tegaskan bahwa untuk malam ini pos kampling di ketatkan dan harus jaga sebaik mungkin, " Ucap Trimoko dengan marah


" Lihatlah Arya Trimoko begitu marah, semarah-marahnya, aku sangat suka dengan suasana saat ini, " Ucap Wardani


" Lihat saja apa yang terjadi selanjutnya, " Ucap Wardani


" Ya sudah, ayo bawa mayatnya ke kuburan, kuburkan dengan baik, " Ucap Trimoko


" Baik den, Ayo bantu saya dan yang lain siapakan untuk pemakanan, " Jawab maman


" Ini bagaimana bos, apa yang terjadi terhadap sahabat kita aku takut jika ini ada kaitan dengan kita, " Ucap Jaka


" Diam kau, " Sahut Surya


" Kau berdua tak usah takut, ini pasti ada yang merencanakan, kita harus ikut untuk berjaga-jaga di pos kampling demi sahabat kita yang mati secara tragis. " Ucap Trimoko

__ADS_1


" Bagaimana jika selanjutnya kita menjadi korbannya Bos,aku jadi takut dan tak mau seenaknya di desa sini, " Ucap Surya


" Diam kau berdua kau mau lari, kamu penakut sudah ikut aku terus jangan kau coba lari, " Jawab Trimoko


" Ya sudah ayo kita tinggalkan mereka, " Ucap Trimoko


" Lihatlah Arya begitu tidak setianya, Trimoko terhadap sahabatnya setelah tiada ia sama sekali tidak menganggapnya," Ucap Wardani


" Sangat biadap, aku benci dan sangat murka kepada Trimoko, " Jawab Arya


" Kau beruntung, saat ini kau sudah jauh dari nya dan tidak di perbudaknya, dan untuk Trimoko bagian aku dannkau hanya membantuku nantinya Arya," Ucap Wardani


" Iya Wardani, untuk selanjutnya bagaimana semua kampung semakin dijaga, " Jawab Arya


" Arya kau jangan begitu lugu, kita punya ilmu maka kita akan bisa melakukannya, tidak ada yang sulit bagi kita, " Jawab Wardani


" Ya sudah mari kita pulang, " Ucap Arya


Mereka berdua pulang kerumah, untuk istirahat setelah membunuh Arman, ilmu dan aura semakin bertambah, apakah rencana mereka berdua setelah ini, apakah mereka mengabisi komplotannya atau ia melakukan sesuatu yang ia rencana?


###


Assalamu'alaikum minta dukungan author dalam berkarya ya, vote, like, serta share karya author ke teman kalian.


Karena dengan vote, like dan share adalah kunci penting untuk saya.


Ojo lali lho yo komentar, kritik dan saran untuk perbaikan

__ADS_1


Ayo tungguin kelanjutan ceritanya seru banget.... Matur suwun salam oc ( ochim chim)


__ADS_2