SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 40 BERCINTA DENGAN WARDANI


__ADS_3

Bercinta dengan Wardani


Dengan tinggalnya Wardani di rumahnya, membuat Lurah mempunyai waktu yang sangat banyak untuk bersama-sama didalam rumahnya.


Perpindahan Wardani membuat awal kehidupan Abah semakin penuh dengan pertanyaan.


Pagi itu Arya datang untuk menjemput Wardani untuk pindah ke ruang Pak lurah, bahkan ia sangat bahagia, rencana demi rencana akan dijalankan untuk membalaskan dendamnya.


" Wardani akun sudah menjalankan tugas ini,Abah sudah memberikan Izin kau tinggal di rumah Lurah tersebut, " Ucap Arya


" Bagus Arya kau bisa di andalkan, kau memang pintar sekali, selangkah lagi jalan kita akan mudah, " Jawab Wardani


" Hahaha ternyata rencana kalian sangat indah dan penuh dengan teka-teki sayang, Biyung sekarang hanya bisa mendukungmu dari sini," Sahut Biyung Sumi


" Itu jalan yang sangat indah, pastinya kau akan tau apa yang harus kalian lakukan di sana, jangan kau sia-siakan kesempatan itu, " Jawab Abah Warso


" Serahkan kepada kita berdua Abah dan Biyung, " Sahut Wardani


" Hahahaha.... Tunggu pembalasan ku Lurah Darso, " Batin Biyung Sumi


" Ini adalah keberuntuangan ku dan keluargaku, " Batin Abah


" Kalau begitu ayo bersiaplah, kita segera ke rumah Lurah, sudah ditunggu di sana, " Ucap Arya


" Aku akan bersiap-siap tunggu bentar, " Ucap Wardani


Wardani bersiap diri serta siap menuju ke rumah Lurah, mereka berdua berjalan untuk menuju ke rumah Lurah. Sampailah dirumah Lurah.


" Selamat datang di rumah ku sayang, Abah Darso Lurah terpandang di kampung sini, " Ucap Trimoko


" Iya mas, Terima kasih sudah disambut, " Jawab Wardani

__ADS_1


" Pastinya aku akan bahagia dengan kau tinggal satu atap dengan ku, akan memberikan waktu panjang kita untuk bertemu, " Ucap Trimoko


" Hust mas jangan membuat ku begini, aku tidak mau kalau membuat kecewa Lurah, karena aku bahagia sudah diberikan izin tinggal di rumah sini, " Jawab Wardani


" Tak udah takut dan. Khawatir sayang aku akan hati-hati bertemu denganmu, " Ucap Trimoko


Tiba-tiba Abah melihat dari kejauhan, dan segera menghampirinya.


" Selamat datang Wardani, di rumah Lurah semoga kau betah di sini, ini semua istri-istri Lurah, " Sahut Lurah sambil berjalan


" Terima kasih Lurah, Wardani sangat senang sekali, semoga Wardani bisa membantu para yang membutuhkan Wardani, salam dari Wardani mbak, " Jawab Wardani


" Iya semoga kau betah, dan kau bisa membantu kami disini, " Jawab Maryam


Aisyah dan Zainab yang sinis dan kurang menerima yang memiliki muka dua untuk menerimanya.


" Kalau begitu antar dia kekamarnya, mbok antar Wardani ketempat istirahatnya, " Ucap Lurah


" Siap Doro, " Jawab mbok


Wardani diantar ketempat istirahatnya.


" Hahahaha ini yang aku tunggu, ternyata menjadi orang hidup enak seperti enak banget, ruang yang bersih, tempat tidur yang empuk, baju bagus," Ucap Wardani sambil menjatuhkan ke kasur empuknya


" Tunggu permainan dari Wardani ya Keluarga Lurah Darso, " Ucap Wardani


Lurah mencuri-curi waktu untuk mendatangi kamar Wardani.


Tok... Tok... Tok...


" Siapa, " Ucap Wardani

__ADS_1


" Ini aku Lurah, Sayang," Jawab Lurah


" Iya Bentar, " Ucap Wardani sambil membuka pintu


" Ada apa Lurah datang kekamar Wardani, nanti ketahuan dengan istri dan yang lainnya sayang, " Ucap Wardani


" Susah nanti aku jelaskan aku masuk dulu, " Jawab Lurah


" Masuk.., " Ucap Wardani


" Sayang aku kangen denganmu, dengan kau tinggal di sini kita bisa bercinta dengan ku, " Ucap Lurah


" Iya aku juga senang sekali, tapi tahan ya Lurah, jangan dulu kita jalani aja karena kita belum menikah, " Jawab Wardani


" Iya Terima kasih, aku sayang kamu, " Ucap Lurah


" Aku benci kamu, " Batin Wardani


" Muach..., " Ucap Lurah sambil meraba dan mau menciumnya


" Hups jangan dulu tahan," Jawab Wardani


Tiba-tiba Abah dipanggil


" Abah-Abah ada tamu dari kampung sebrang, " Para pencari Abah


" Sayang kau di cariin semua yang ada sini, bagaimana ini, " Ucap Wardani


" Sabar aku akan keluar dari kamarmu, sampai jumpa lagi," Jawab Lurah


" Cepatan keburu ketahuan, " Ucap Wardani

__ADS_1


Lurah keluar dari kamar Wardani, dan akhirnya bertemu di tempat santai, Abah mememui para tamu dari kampung sebrang.


Apakah kelakuan Lurah ada yang mengetahui saat bertemu Wardani di kamarnya yang tidak satu mukhimnya.


__ADS_2