SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 68 PENGANTI RAHARJA


__ADS_3

Semenjak Wardani mengetahui ritual yang diadakan Lurah membuat Wardani penasaran apa yang terjadi dan ritual apa yang di lakukan.


Rasa ingin tahu Wardani tak dapat di bendung dan tanpa sedikit pun berhenti untuk mengetahui dan tak akan berhenti sebelum mengetahui segala penasarannha.


Ritual yang aneh itu membuat penasaran Wardani, Wardani binggung mengapa Ritual itu selalu di laksanakan disetiap malam Jum'at dan harus melakukan begitu banyak ritual.


" Wau begitu cantik sekali kau Wardani, aku sangat terpukau melihat dirimu, aah milikiku terasa ingin keluar dengan sengaja, " Batin Raharja


" Kenapa Mas ada yang salah dengan penampilan ku, pasti Mas kaget ya, " Jawab Wardani


" Tidak ada yang aneh, penampilan yang sangat cantik serta memukau sekali," Jawab Raharja


" Aku kira penampilan Wardani yang kurang baik, yang membuat Mas Raharja berpikir aneh, " Ucap Wardani


" Tidak apa-apa malah aku suka melihat penampilan yang sangat sexy saat ini, " Jawab Raharja


" Mas bisa saja,oh iya sudah siap, mari kita ke kamar Wardani," Ucap Wardani


" Ah jangan sekarang kita senang-senang di luar saja dulu,sambil mencari angin," Jawab Raharja


Lurah yang saat di Kantor berpikir mendalam tentang Raharja, yang baru kali ini menolak permintaan Lurah yang tidak jelas kepada Lurah. Raharja memilih untuk bertemu dan berdua bersama Wardani tanpa memikir sejauh mungkin.


" Abah jadi pergi ke kantor nanti malam, " Ucap Biyung Maryam


" Jadilah itu acara yang sangat penting di kantor desa, " Jawab Lurah


" Nanti berangkat sama Raharja kah Abah, " Ucap Biyung Maryam


" Kebetulan hari ini Raharja tidak bisa ikut karena ada sesuatu yang sangat penting menurut dia,dan tidak bisa ikut dengan Abah, " Jawab Lurah


" Oh, kalau begitu kenapa tidak menyuruh Renaldi untuk menemani Abah,kan biar ada yang menemani, " Ucap Biyung Maryam


" Kalau begitu juga gak papa kalau Renaldi ikut, coba bilangkan kepada dia mau tidak menemani Abah, " Jawab Lurah


" Bentar aku panggil dirinya," Ucap Biyung Marya


" Mas Raharja Wardani boleh bilang sesuatu kepada Mas, " Ucap Wardani


" Bilang saja jika Mas bisa menjawab akan menjawabnya, apa katakanlah" Jawab Raharj


" Kenapa Mas suka kepada Wardani, Mas tau kan jika Mas suka kepadaku pasti banyak yang memusuhimu," Ucap Wardani


" Aku suka kamu karena kau begitu cantik dan lebih dari itu, untuk itu aku tidak takut jika itu semua terjadi kepadaku, yang penting aku tidak menganggu dirinya," Jawab Raharja


" Beneran Mas, tapi aku takut jika terjadi kepadamu, " Ucap Wardani


" Iya bener lah buat kau sayang, jangan khawatir tidak akan terjadi apa-apa, " Jawab Raharja


Biyung Maryam memangil Renaldi untuk menghadapa dirinya dengan kencang, Renaldi menghampiri Biyung Maryam.


" Renal... kesini ada yang Biyung bicarakan kepadamu," Ucap Biyung Maryam

__ADS_1


" Itu suara Biyung Maryam memanggilku, aku harus kesana, " Batin Renaldi


" Iya Biyung, Ada apa, " Jawab Renaldi


" Kesini, Biyung ada sesuatu buat kamu, " Ucap Biyung Maryam


" Apa Biyung, apa yang bisa Renaldi lakukan, " Jawab Renaldi


" Nanti kamu bisa tidak ikut Abah


ke Kantor untuk mendatangi acara, " Ucap Biyung Maryam


" Apakah benar Abah, " Jawab Raharja


" Iya kamu aku ikut menemani Abah, " Sahut Lurah


" Kalau begitu Renaldi bisa saja Abah, nanti Renaldi akan siap-siap untuk acara nanti, " Jawab Renaldi


" Ya sudah nanti kamu ikut ya, aku mau ke kamar dulu, " Sahut Lurah


" Iya Abah, " Jawab Biyung Maryam


" Kenapa Renaldi yang diajak, " Ucap Renaldi


" Tak apa karena Raharja hari ini tidak bisa ikut, karena ada hal yang penting jadi tidak bisa mengikuti aku ganti kamu agar Abah ada temannya, " Jawab Biyung Maryam


" Oh iya begitu Biyung, ya sudah Renaldi permisi dulu, " Jawab Renaldi


" Mas ayo kita ke kamar, " Ucap Wardani


" Aku takut jika ada yang tau kita, " Jawab Raharja


" Tenang tidak ada yang tau kita, ayo buruan, " Ucap Wardani sambil memegang tangan dan menarik membawa ke kamarnya


" Sudah kita sudah dikamarku, Mas tunggu dulu disini aku mau buatkan minuman sebentar," Ucap Wardani


" Iya, aku tunggu, " Jawab Raharja


" Biyung Abah mau berangkat," Ucap Lurah


" Abah mau berangkat, sebentar Biyung


panggilkan Renaldi, " Jawab Biyung Maryam


" Renaldi, Abah sudah menunggu, segera kesini," Ucap Biyung Maryam


" Biyung sudah panggil aku aku harus segera keluar, " Ucap Renaldi di kamarnya


" Iya Biyung, aku jiga sudah siap, " Jawab Renaldi


" Kalau begitu Abah berangkat dahulu," Ucap Lurah

__ADS_1


" Berangkat dahulu Biyung, mari," Sahut Renaldi


" Hati-hati di jalan, " Jawab Biyung Maryam


" Den ayu mau buat minuman ya, biar Simbok aja, Den ayu di kamar nanti saya antar, " Ucap Mbok


" Tidak usah Mbok, Wardani bisa kok, Mbok kerjakan yang lain saja, Terima kasih ya mbok, " Jawab Wardani


" Iya den ayu, Mbok mau ngerjain yang lain, " Ucap Mbok


" Iya Mbok, " Jawab Wardani


Wardani membuatkan minuman untuk Raharja,Wardani membawakan minuman ke kamar dan memasukan wadah kecil ke sakunya.


Lurah tidak bisa konsen terhadap acaranya yang kepikiran dengan Raharja yang aneh tidak seperti biasanya, Lurah mengajar Renaldi pulang dahulu sebelum acara selesai.


Wardani dan Raharja pun bermesraan agar mendapatkan informasi tentang Kamar Rahasia serta ritual itu. Tiba -tiba Lurah datang ke rumah dan mencari Raharja.


" Raharja.... Kamu dimana, dia sudah keluar atau udah pulang, " Ucap Lurah


" Kenapa Abah pulang marah-marah, sabar Abah, " Jawab Biyung Maryam


" Mbok kamu tau Raharja dimana, dan yang lain nya, " Ucap Lurah


" Mbok tidak tau sama sekali, Tuan, " Jawab Mbok dan yang lain


" Apa lagi saya Tuan, " Ucap Mamang


" Kita cari dia sekarang, " Jawab Lurah


Kebetulan ketika Lurah melewati kamar Wardani, Lurah mendengarkan suara Raharja yang begitu keras dan Lurah membuka.


" Ada yang mau masuk sengaja ke kamarku, " Batin Wardani


" Ahh jangan mas, aku tak mau begini, " Ucap


Wardani sambil menyobek bajunya


" Dasar Laki-laki idung belas lihat yang cantik di embat, " Ucap Trimoko sambil memukulnya serta Renaldi menambah pukulan


Lurah marah melihat Wanita yang dicintai ternyata mau memperkosanya membuat Lurah marah dan menghukum mati Raharja.


" Maaf ya Mas, aku tak tau kalau tenyata Mas Raharja menaruh hati padaku dan dia berani mau memperkosa ku, " Ucap Wardani


" Maaf kan aku tidak bisa menjaga mu, " Jawab Lurah


" Gapapa Mas sekarang Wardani tidak apa karena tadi kalau kalian tidak datang pasti Mas Raharja sudah memperkosa ku, " Ucap Wardani


" Ya sudah aku kesana dulu, nanti takut ada yang tau tentang kita," Jawab Lurah


" Iya Mas, " Ucap Wardani

__ADS_1


Lurah akhirnya memilih Wardani untuk mejadi Penganti Raharja.


__ADS_2