SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 25 KERESAHAN WARGA DESA


__ADS_3

Semenjak kejadian malam itu, warga desa semakin menjadi-jadi, warga desa semakin takut keluar malam serta aktifitas setiap malam sebelum kacau desa tersebut, acara kumpul semakin berkurang, sore hari terasa sepi tiada orang, dan hanya tertinggal kampung yang sepi bakal desa yang tanpa penghuni.


Dengan kejadian tersebut Lurah Darso menugaskan untuk mengaktifkan pos kamling jaga pada warga secara bergantian.


" Pak lurah ini bagaimana, sudah ada kematian pemuda di desa ini, kemarin teman Trimoko, baru tadi Dua orang kekasih, " Ucap warga desa


" Tenang-tenang... Pasti Pak lurah memberikan solusi," Jawab anteknya


" Saya tau, saya juga tidak tau kejadian seperti apa, pasti saya sebagai Lurah akan memberikan kenyaman untuk Warga kami," Ucap Lurah Darso dengan sombong


" Pak lurah pembohong, sudah lama dari kemarin, kami tidak melihat Pak lurah Darso melakukan sesuatu," Salah satu warga desa


" Tutup bicara kalian terhadap Ayahku, Jangan semenah-menah, " Sahut Trimoko


" Huuuuu..., " Sorakan semua warga desa yang tidak suka dengan Lurah Darso


" Lihatlah kelakuan dia, aku ingin segera menghabisi keluarganya, kau juga segera habisi komplotan Trimoko Arya, " Ucap Wardani


" Iya dia semakin semenah-menag terhadap warga, " Jawab Arya


" Terus bagaimana ini jika kami tidak melawan, hidup kita akan terancam dan menjadi takut dalam keseharian, " Ucap warga desa


" Iya siap saya akan memikirkan dan segera saya suruh antek aku untuk menyampaikan ini kepada kalian, kita saat ini mulai mengaktifkan pos kamling, " Ucap Lurah


" Sudah Sudah bubar, " Sahut Trimoko


Semua warga desa meninggalkannya, Wardani pun bertemu dengan komplotannya serta Arya.


Rasa dendam yang di benak Wardani dan Arya terasa mengembu tak kuat untuk segera memperlampiaskannya.


" Hay Wardani, aku masih sangat menunggu jawab darimu, maukah kamu menjadi pacar aku, " Ucap Trimoko

__ADS_1


" Hahaha ngimpi kau mau menikah aku, aku ini bukan Wardani, Walaupun nama aku sama seperti orang yang kau hina tapi aku tak akan suka kepadamu, karena aku suka dengan ayah mu, " Jawab Wardani


" Tapi aku suka kamu, tidak akan ku biarkan kau menikah dengan ayahku, kamu milikku, " Ucap Trimoko


" Hahaha bos... Kau ditolak sama wanita secantik dia..., " Sahut Sofyan


" Diam kau, " Jawab Trimoko dengan marah


" Huhuhu, " Sorakan komplotannya


" Sudah ayo pulang, " Sahut Arya


" Kamu siapa, aku belum selesai bicara dengan dia, aku suruh pulang, " Ucap Trimoko


" Diam kau aku adiknya, pantas aku mengajak kakakku pulang, karena sudah larut malam, " Jawab Arya


" Diamkau jangan ikut urusan ku, " Jawab Trimoko dengan memukul Arya


" Sudah, sudah apa yang kau lakukan kepada dia, " Jawab Wardani


" Assalamu'alaikum, kalian berdua tidak apa-apakan, " Ucap Hartono


" Tidak apa-apa mas, " Jawab Wardani


" Awas kau akan mati di tanganku, " Batin Arya


" Aku sudah tidak tahan dengan ulahmun, aku akan segera dapatkan ayahmu serta aku hancurkan hidupmu, " Batin Wardani


" Hahahah pelindung dan pahlawan kesiangan datang lagi, tidak Wardani saudara Wardani saja di lindungi hahah, dasar lelaki kurang kerjaan, " Sahut komplotannya


" Astagfirullah, sesama manusia saling menolong" Jawab Hartono

__ADS_1


" Sudah pergi sana, atau aku buat kau jatuh, " Ucap Trimoko


" Tidak sebelum kau lepaskan dan dia suruh pulang, " Jawab Hartono


" Lelaki banyak ulah dan bacot, " Ucap Trimoko sambil memukul Hartono hingga terjatuh


" Cukup berhenti, kalian pergi atau aku berteriak, ayo Mas kita pulang aku antar, Ayo Arya bantu Kakak antar Mas Hartono pulang, " Jawab Wardani


Akhirnya Hartono diantar oleh Wardani serta Arya karena Hartono begitu parah dengan pukulan Trimoko.


" Mas Terima kasih sudah membantu ku dan adik, bolehkan saya mengobati nya, " Ucap Wardani


" Tidak usah, sudah Terima kasih sudah di antar nanti biar abah yang mengobati saya karena kita belum mukrim, maaf ya, " Jawab Hartono


" Iya mas tidak, apa-apa kalau begitu kamu berdua pamit dulu ya, semoga lekas sembuh, mari, " Jawab Wardani. "


" Mari, " Sahut Arya


" Lihat kelakuan Trimoko dan ayahnya semakin menjadi-jadi, aku sudah tak sabar untuk menghancurkan dan balas dendam kepadanya, " Ucap Wardani


" Apa rencana kamu, " Jawab Arya


" Lihat nanti, ayo kita pulang dulu, " Ucap Wardani


Akhirnya mereka berdua pulang kerumah Biyung, rencana apa yang akan di lakukan oleh mereka berdua?


###


Assalamu'alaikum minta dukungan author dalam berkarya ya, vote, like, serta share karya author ke teman kalian.


Karena dengan vote, like dan share adalah kunci penting untuk saya.

__ADS_1


Ojo lali lho yo komentar, kritik dan saran untuk perbaikan


Ayo tungguin kelanjutan ceritanya seru banget.... Matur suwun salam oc ( ochim chim)


__ADS_2