
Sore itu sangatlah hari kekegbiraan Wardani dan Arya, Rencana yang akan dilaksanakan berjalan secara mulus, tanpa kendala, sehingga membuat mereka bahagia serta bersiap untuk melanjutkan dendam yang sangat kejam itu, Wardani mbujuk Arya menjadi lekaki yang kejam dan tak tau rasa kemanusiaan untuk membunuh Jasmine si anak kota yang sombong itu.
" Wardani rencana kamu apakah akan berhasil sayang, " Ucap Biyung Sumi
" Tenang saja Biyung dendam Wardani dan Abah serta Biyung akan terbalaskan," Jawab Wardani
" Jangan resah Abah dan Biyung pasti akan berhasil, tenang saja serahkan kepada Wardani dan Arya," Ucap Wardani
" Abah percaya kau mampu dan bisa membuktikan balas dendam kepadanya," Sahut Abah Warso
" Kalau begitu Abah dan Biyung siapa kan saja untuk datang ke rumah pak lurah untuk melamar puterinya nanti, " Ucap Wardani
" Siap kami akan menyiapkan yang terbaik, " Jawab Biyung Sumi
Semua telah sibuk untuk mengurusi perlengkapan Arya untuk melamar Rindu anak si Lurah Darso.
Arya dan Wardani siap untuk membunuh Jasmine untuk menjadi tumbal dan memperkuat aura ketampanan si Arya.
Rencana apa yang di lakukan Arya dan Wardani. Ia mencari cara yang begitu sangat tidak di duga-duga.
Bluk.... Arya terjatuh ke tanah
" Aduh tidak apa-apa," Ucap Jasmine
" Tidak apa-apa, cuma sakit disini, " Jawab Arya
" Syukurlah kasihan terjatuh, aku memang sengaja lakuin itu, dasar Lelaki sok kegantengan, " Ucap Jasmine
" Hey Jasmine kau masih sombong, dasar wanita kota takntau diri, tinggal di kampung orang seenaknya kau berulah, kita berdua disini menghormati kampung orang, " Sahut Wardani dengan marah
" Emangnya kenapa, kalian berdua tak suka, " Jawab Jasmine
" Jika kau tak mau bertanggung jawab aku akan teriak biar kau di amuk warga kampung, " Ucap Wardani
" Iya.iya... Bagaimana aku bisa menolongmu, " Ucap Jasmine
__ADS_1
" Bawa aku kerumahmu untuk kau obati dan berikan aku hidangan makan, " Jawab Arya
" Ohh begitu saja itu kecil bagiku, " Jawab Jasmine
" Dasar wanita sombong, hari ini adalah hari kematianmu, " Batin Arya
" Jasmine kau memang begitu sombong, sampai-sampai kau lupa dengan siapa kau berhadapan, " Batin Wardani
" Ayo buruan, " Sahut Jasmine
Malam hari itu mereka bertiga menuju kerumah Jasmine, ketika kesana tidak ada salah satupun yang mengetahui mereka bertemu di sebuah jalan tadi. Mereka dengan senang menuju ke rumah Jasmine yang telah membuatnya terjatuh, akhirnya ia tidak tau bahwa Jasmine akan mati menjadi tumbal si Arya.
" Silahkan masuk dan duduklah aku ambilkan pelaratan obat dan aku akan memberikan makanan yang enak khas dari kita tempat tinggalku," Ucap Jasmine
" Iya silahkan," Jawab Arya
" Arya setelah dia duduk kau harus mulai berbicara sebaik mungkin agar tumbalmu akan sempurna, " Sahut Wardani
"Pastinya aku akan membuatnya bahagia dahulu sehingga aku bisa merasakan perawanannya, " Jawab Arya
Arya dan Wardani makan dengan lahapnya yang membuat Jasmine merasa risik dan jijik melihat cara mereka makan.
" Hey dasar anak kampung tak tau diri, makan gitu aja kayak makan tidak pernah makan makanan enaknya, hiee jijik, " Ucap Jasmine
" Maaf, " Jawab Wardani
"Dasar anak kampung, anak kampung tetap anak kampung," Ucap Jasmine
Membuat rencana mereka segera di lakukan tanpa lama, mereka membunuhnya.
" Diam kau Jasmine, " Sahut Arya
" Apa memang kenyataannya dan kau hanya makan lahap seperti itu, aku jijik melihatnya, " Ucap Jasmine
" Memang aku buat seperti agar aku membuatmu menghina kita berdua yang akan membuat kita semakin marah, " Ucap Wardani
__ADS_1
" Apa maksud kalian, " Ucap Jasmine
" Aduh Jasmine anak kota yang sombong, ini sudah rencana kita berdua untuk membunuhmu, dan saat nya kau akan mati untuk sesembahanku, " Jawab Arya
" Apa... Itu bicara kosong, " Ucap Jasmine
" Tidak ini benar kami berdua akan membunuhmu untuk tumbal sesembahan, hahahahah, " Jawab Wardani
" Jangan, " Ucap Jasmine
" Jangan berteriak tidak ada yang mendengarkan mu, karena aku sudah memberi matra ketika kau berteriak sekeras mungkin maka suara itu tidak akan terdengar, Ayo Arya lakukan tugasmu, " Jawab Wardani
" Ternyata kalian ini Wardani dan Arya yang dahulu, " Ucap Jasmine
" Betul sekali anak manis, kami datang untuk balas dendam, " Sahut Wardani
" Aku akan buat dirimu enak dan nikmat satu malam, bersiaplah dan siap menemui ajalmu, " Ucap Arya sambil membopong ke kamar
" Jangan Arya, maafkan aku aku tidak bermaksud seperti itu, jangan ahhh.... Ahhhh.... Ahhhh.. , aku sudah tidak kuat lagi aku terasa mau mati karena terasa terdapat racun padaku, aku minta maaf kepada kalian berdua, " Ucap Jasmine mengembuskan nafas
" Hahahaha satu persatu orang yang berani melawan Wardani akan mati, " Jawab Wardani
" Sudah kah Arya, kau memang pandai Arya, " Ucap Wardani
" Sudah mari kita tinggalkan rumah ini, " Jawab Arya
Akhirnya Jasmine terbujur kaku, hanya tinggal nama, mati dengan tragis yang memuat para warga resah bergantungan lagi, apakah yang terjadi kepada kampung ini, apakah keresahan warga kampung akan semakin resah atau semakin berlalu dengan tidak ada kejadian yang membuatnya takut.
###
Assalamu'alaikum minta dukungan author dalam berkarya ya, vote, like, serta share karya author ke teman kalian.
Karena dengan vote, like dan share adalah kunci penting untuk saya.
Ojo lali lho yo komentar, kritik dan saran untuk perbaikan
__ADS_1
Ayo tungguin kelanjutan ceritanya seru banget.... Matur suwun salam oc ( ochim chim)