
Setelah tuduhan Biyung Zubaidah tidak terbukti karena kecerdikan Wardani, membuat Biyung Zubaidah semakin berani untuk melawan dan berusaha untuk membongkar semua kejahatan Wardani kepada seluruh keluarga Lurah Darso.
" Bangsat sekali wanita setan itu, kenapa aku harus kalau dengan wanita itu, aku harus melakukan cara bagaimana agar aku bisa mengalahkan dan membongkar semua kejahatannya," Ucap Biyung Zubaidah
" Aku harus semakin bergerak jangan berhenti untuk melawan nya," Ucap Biyung Zubaidah
" Ananda kau lagi sakit ya, kenapa kau berulah seperti itu," Tanya Biyung Maryam
" Dinda percaya kepadaku, dia wanita jahat yang akan membuat keluarga kita hancur, tolong percaya kepadaku, " Ucap Biyung Zubaidah
" Tidak baik kita menjustifikasi orang dengan negatif, sudahlah kalau begitu tenangkan dirimu, tidak tau kau akan ssemakin Membaik, " Jawab Biyung Maryam
" Ya sudah Ananda Mau istirahat dulu, " Shut Biyung Zubaidah
" Ya sudah dibilangin tidak percaya, nanti kalau ada apa-apa nya baru menyesal, tapi tenang aku akan melindungi kalian, " Ucap Biyung Zubaidah sambil berjalan.
Biyung Zubaidah menuju ke Kamar nya untuk istirahat, setelah dia capek tidak di percaya.
" Siapa suruh untuk melawan Wardani, siapa yang berani melawan Wardani pasti akan kembali ke diri sendiri, " Ucap Wardani
" Sayang kamu kenapa sangat bahagia sekali, " Sahut Amor
" Tidak sayang aku bahagia karena di rumah ada yang tidak percaya padaku artinya aku manusia biasa yang masih banyak dosa, hingga aku divine jadi bahagia sekali, karena kalau percaya kepadaku dia tidak percaya kepada tuhannya, " Ucap Wardani
" Sungguh baik hating sayang, aku salut dan bahagia punya secantik dan sebaik kamu, " Jawab Amor
" Terima kasih Sayang, aku juga bahagia memiliki suami yang percaya dan baik selalu membelaku, " Ucap Wardani
" Dasar suami tak tau diri semuanya palsu, karena semua Ulah keluarga Lurah kebaikan aku menjadi senjata untuk mu, " Batin Wardani
" Ya sudah sayang Aku mau menyiapkan makanan dan minuman untuk Eyang, " Ucap Wardani
" Iya sana, hati-hati, " Jawab Amor
" Wardani, mau menyiapkan makanan dan minuman buat Eyang ya, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung, kenapa apakah bisa Wardani bantu, " Jawab Wardani
" Tidak tadi udah siap tinggal nunggu kamu, tapi Biyung Zubaidah kesini katanya kamu tidak bisa jadi suruh dia untuk mengantikan sementara, begitu, " Ucap Biyung Maryam
" Oh dia berani mau main sama Wardani, tunggu saja, " Batin Wardani
" Oh iya Biyung tapi sekarang Wardani udah selesai, terus Wardani kesini, kalau sudah juga gak papa kan masih ada nanti malam, " Jawab Wardani
" Iya, tapi ini aku buatin vitamin buat Eyang sekalian di minuman setelah makan Sana antar sekarang, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung,mana saya antar kan, " Jawab Wardani
" Ini langsung di kasihkan ya, " Ucap Biyung Maryam
Wardani malah senang jika Biyung Zubaidah yang merawat Eyang jadi dia bisa bebas, dan Wardani mengantar jamu sambil membuat Biyung Zubaidah marah.
" Hallo Eyang, ini ada jamu dari Biyung Maryam," Ucap Wardani
" Kenapa kau kesini wanita setan,kamu sekarang aku ambil alih, " Jawab Biyung Zubaidah
" Wau, emang aku mau katakan itu, aku lebih lagi terima kasih kepada Biyung, jadi aku tidak repot-repot mengurusin nenek peot ini, " Ucap Wardani
" Tutup mulut busuk mu itu, " Jawab Biyung Zubaidah
" Wau bukannya kamu yang busuk, oh iya aku mau istirahat jaga dan rawat Eyang ya dengan baik, " Ucap Wardani
" Dasar wanita gila, " Jawab Biyung Zubaidah
" Aku tinggal kasih tau kalau tugas aku selesai tetapi bukan aku yang lakuin tapi Biyung, " Ucap Wardani
" Dasar wanita bermuka dia, kau bisa-bisa seperti itu, " Jawab Biyung Zubaidah sambil mau menampar pipinya
" Ah mau tapar aku tampar saja, " Ucap Wardani
Plak... Tamparan Biyung Zubaidah kepada Wardani
" Rasakan itu pantas buat Kamu, apa kamu tidak terima balas, " Ucap ZubaidahZubaid
" Aku tidak akan membalas tapi lihat aja nanti, kamu akan menyesal bermain dengan ku," Batin Wardani
" Tidak perlu aku membalas nya, " Jawab Wardani
" Sombong sekali kamu, iya iya lah kan berani nya main dukun, " Ucap Biyung Zubaidah
" Sorry aku tidak selicik kamu walaupun aku licik," Ucap Wardani
" Kamu mau tau bahwa aku gak perlu dukun buat masalah kepadaku, " Ucap Wardani
__ADS_1
" Omong doank , " Jawab Biyung Zubaidah kembali menyuapin Eyang
" Oh kalau mau bukti tunggu, " Batin Wardani
Ketika itu Biyung Maryam tidak sengaja mau ke kamar Eyang untuk melihat kerukunan mereka karena akhir-akhir ini Ada yang mengalami perubahan Biyung Zubaidah
Slur... Jamu yang dibawa di tumpahkan oleh Wardani melainkan tangannya Biyung Zubaidah yang difitnah seakan-akan bukan wardani, Biyung Maryam langsung melihat dan kaget.
" Apa Ananda ternyata kamu yang memiliki niat jelek pada Eyang, itu bukti nya, " Ucap Biyung Maryam
" Bukan saya Dinda, tapi ini semua ulah Wanita setan itu, kalau jangan masuk kedalam fitnahnya,tolong percaya kepadaku, " Jawab Biyung Zubaidah
" Kamu malah menuduh Wardani jelas-jelas kau yang melakukan, kalau begini aku laporkan ke abah, semua kelakuan kamu, " Ucap Biyung Maryam
" Dasar, aku harus menyalahkan demi Eyang dan menegakkan kebenaran di rumah sini, " Batin Biyung Zubaidah
" Iya Dinda maafkan Ananda, Ananda tidak sengaja dan maaf jika Ananda menyalahkan orang lain, jangan di bilangkan ke abah ya ini hanya tidak sengaja saja, " Sahut Biyung Zubaidah
" Ya sudah lain kali tidak boleh di ulang dan menyalahkan orang lain jika semua ulah sendiri, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Ananda, " Jawab Biyung Zubaidah
" Ya sudah kalian urus Eyang jangan berkelahi harus kompak kasih Eyang lihat Akhir-akhir ini kalian berantem terus, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung, " Sahut Wardani
" Ya kenapa bisa jadi begini, Maryam kau telah tertutup dengan Wardani, semoga kau segera sadar bahwa wanita itu setan, " Batin Biyung Maryam
" Bagaimana pembalasan aku sangat menarikkan gak perlu tunggu lama dan main dukun, sudah buat kamu di cap jelek oleh Biyung Maryam,haha..." Ucap Wardani
" Dasar wanita setan, licik tunggu pembalasan aku kau akan merasakan seperti ini yang lebih lagi, " Jawab Biyung Zubaidah
" Tidak takut nenek tua,aku tunggu permisi, " Ucap Wardani dengan sinis keluar dari kamar Eyang
" Eyang Zubaidah mau keluar dulu ya selamat istirahat, " Ucap Biyung Zubaidah
Zubaidah juga keluar, dan mencari cara bagaimana untuk balas dendam yang membuat citra namanya jelek di mata Biyung Maryam.
" Aku harus membuat pembalasan sekarang, Aku harus mencari dukun agar bisa membuat kapok dia, " Ucap Biyung Zubaidah
Tiba-tiba Biyung Zubaidah sudah berada di rumah dukun andalannya.
" Mbah saya ingin membuat seseorang kapok dan sebagai pelajaran, " Ucap Biyung Zubaidah
" Haha... Aku tau itu kalau begitu berikan obat ini kepada orangnya, yang memakan obat ini akan membuat dirinya sakit dan jika tidak kuat dia akan meninggal, " Jawab Mbak Lawe
" Dengan obat ini kau akan merasakan, berani melawan Zubaidah, dasar wanita setan," Ucap Biyung Zubaidah
Sesampai di rumah Lurah dia siap untuk menaruh obat kedalam makan saat makan malam nanti, simbok yang memasak didapur disuruh untuk membuat bubur menu baru di rumah Lurah untuk hidangan malam nanti. Yang dimana untuk memudahkan rencananya.
" Mbok, " Ucap Biyung Zubaidah
" Iya Tuan, " Jawab Simbok Warsi
" Hari ini aku bantu masak ya, hari ini kita tambah menu bubur ya, aku bantu buat, " Ucap Biyung Zubaidah
" Iya Tuan, " Jawab Simbok Warsi
Wardani tidak sengaja mendengarkan dan mengamatinya.
" Sejak kapan nenek tua itu masak dan memiliki menu baru, setiap hari yang memiliki dan menu baru hanya dari Biyung Maryam, ada yang tidak beres ini ada sesuatu aku harus tau dan tidak boleh lengah, " Ucap lirih Wardani di kejauhan
" Sudah matang mbok, " Ucap Biyung Zubaidah
" Sebentar lagi Tuan, kalau begitu kalau sudah nanti siapkan ke ruang makan malam ya segera dan masih hangat," Ucap Biyung Zubaidah
" Iya Tuan, " Jawab Simbok Warsi
Lama kemudian bubur sudah siap di sajikan.
" Paimin dan Simbok Darmi sini, " Ucap Wardani
" Ada apa Den Ayu memangil kita berdua masih banyak kerjaan, " Jawab Simbok Darmi
" Iya Den Paimin masih banyak kerjaan, nanti kalau tidak kerja dapat teguran Tuan, " Sahut Paimin
" Ya sudah Mbok kamu pergi saja biar aku yang siapkan buburnya kau kesana saja, " Ucap Biyung Zubaidah
" Iya Tuan saya tinggal, " Jawab Simbok Warsi
" Sudah kalian berdua dia dan lihat apa yang akan di lakukan Biyung Zubaidah itu," Ucap Wardani
Biyung Zubaidah memasukan sesuatu kedalam mangkok seperti serbuk kedalam bubur.
__ADS_1
" Den Ayu dia masukan kedalam makanan, " Ucap Simbok Darmi
" Lho... Lho... Den Ayu apa itu, " Sahut Paimin
" Wardani juga tidak tau, ya sudah Simbok dan Paimin kerja sana biar aku yang awasin tapi nanti jika Ada apa-apa kalian berdua sebagai sanksi ya sudah sana Mbok dan Paimin," Ucap Wardani
" Iya Den pareng, " Jawab bersamaan
" Ternyata kau mau meracuni aku, tapi lihat saja aku akan membuat kau berlutut, " Ucap lirih Wardani
" Sudah akhirnya rencana aku berhasil, aku taruh di meja Wardani, ya sudah aku mau ke kamar dulu, " Ucap Biyung Zubaidah
Seketika Biyung Zubaidah pergi ke kamar Wardani menghampiri meja makan dan menu karena bubur yang terdapat racun ke tempat Amor. Wardani tidak tunggu lama dan dia langsung meninggalkan agar tidak Ada yang melihatnya.
Waktu makan malam.
" Wau Ada menu baru ini, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Ananda, ini menu baru dari aku semoga kalian semua suka ya, ini special buat kalian semua, " Jawab Biyung Zubaidah
" Menu bubur ya, lama kita tidak makan bubur, " Sahut Lurah Darso
" Tumben Biyung Zubaidah memiliki menu baru dan baru saat ini lho Biyung Zubaidah masak dan mau memberikan Menu baru, jangan ada niat sesuatu, maaf " Ucap Wardani
" Diam Wardani, kau jaga ucapanmu," Sahut Biyung Zubaidah dengan marah
" Sudah Ananda, kan Wardani bilang tumben saja kok marah, sudah terusin makan malamnya, " Ucap Biyung Maryam
" Awas kau wanita setan, " Batin Biyung Zubaidah
" Haha... Pasti kau sudah merasa kan dasar wanita pembohong, " Batin Wardani
Mereka menikmati makan malam dengan lahapnya.
" Ayo habiskan aku tidak sabar melihat kamu sakit, dan jika kau tidak kuat pasti kau akan mati di tanganku, " Batin Biyung Zubaidah
" Pastinya kau bahagia dan memunggu aku mengalami hal buruk, tapi itu tidak karena yang akan menimpa Amor keluarga Lurah, " Batin Wardani
Tak lama kemudian Amor mengalami lemas dan sendok terjatuh seketika serta kejang.
Klonteng.... Sendok terjatuh
" Sayang kenapa yang terjadi kepadamu, sayang sadar, " Ucap Wardani dengan menangis ketakutan
Amor kejang dan terus kejang.
" Amor kenapa, Ayo bawa ke kamar, Arya San Trimoko angkat ke kamar, " Ucap Biyung Maryam dengan panik
" Paimin," Panggil Lurah Darso
" Iya Tuan," Jawab Paimin
" panggil mantri sekarang, " Ucap Lurah Darso
" Aduh kenapa jadi begini, apa yang terjadi pada Amor, " Batin Biyung Zubaidah dengan panik ketakutan
" Kenapa Amor bisa begini, setelah makan dia mengalami sesuatu, kalau begitu kita amankan makanan Amor sembari memunggu Mantri datang, " Jawab Biyung Maryam
" Ayo semua ke kamar Wardani, " Ucap Lurah Darso
" Apa ini suatu akibat sesuatu yang di masukan kedalam makan oleh Tuan, " Ucap Paimin sambil memanggil Mantri
Tak lama Paimin datang bersama Mantri dan langsung masuk ke dalam kamar Wardani.
" Permisi kalian di luar dulu biar saya chek, " Ucap Mantri
" Mari kita keluar dulu, " Ucap Biyung Maryam
" Jangan aku mau disini, " Sahut Wardani
dengan tangisan dan terus menangis binggung
" Sudah kita keluar dulu biar suami kamu di tanganni, " Ucap Biyung Maryam
Akhirnya mereka keluar, Biyung Zubaidah saat itu binggung dan menjadi serba salah, bahkan Biyung Zubaidah wira-wiri ketakutan apa yang harus ia lakukan.
" Bagaimana ini, jika racun nya di makan oleh Amor, " Batin Biyung Zubaidah
Keluar Mantri dari kamar Wardani.
" Bagaimana keadaan suami saya, atau baik-bail saja, " Ucap Wardani
" Maaf suami Ibu dalam keadaan Kritis, tapi sudah aku beri obat jika nanti bisa melewati masa Kritis makan dia akan sembuh jika tidak maka nyawanya tidak Ter tolong, karena banyak racun gang telah masuk kedalam tubuhnya, jika Ada apa langsung pergi ke kota karena alat disana lebih bisa menangani pasien, kita lihat dari kerja obat yang saya berikan, saya pamit, " Ucap Mantri
__ADS_1
" Apa suami saya terkena Racun, " Jawab Wardani
Tak lama kemudian suara teriakan Amor keras semua masuk melihat Amor, dan tidak di sangka Keluar darah di mulutnya dan saat itu Amor meninggal dunia. Apa yang terjadi setelah Amor meninggal siapa yang akan kena imbasnya.