SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 90 PERNIKAHAN AMOR


__ADS_3

Setelah itu amor menikah dengan wardani,wardani saat itu bahagia dan sangat bahagia karena sedikit lagi apa yang dia inginkan terjadi, akan membuat keluarga Lurah semakin hancur.


" Dinda Amor mau memberitahu bahwa Amor mau menikahi Wardani, " Ucap Amor


" Apa kamu mau menikahi Wardani, " Jawab Biyung Maryam


" Iya tadi aku sudah minta doa restu kepada Ibu dan dia menyetujui, dan mulai ini aku akan langsung menyiapkan pesiapannya untuk acara belok, " Ucap Amor


" Ya sudah kalau begitu jika itu keputusanmu,toh Ibu juga sudah menyetujui dan memberikan izin, " Jawab Biyung Maryam


" Iya Dinda, aku akan membuat bahagia Wardani karena dia sudah di tinggal mas Amir dan Amar aku ingin membuatnya bahagia, " Ucap Amor


" Iya bagus niat kamu hibur dia dan jadilah pasangan dan temannya, " Jawab Biyung Maryam


" Iya terima kasih Dinda, tolong bantu untuk menyiapkan semua yang diperlukan ya," Ucap Amor


" Iya siap, saya akan hilang keseluruh penghuni untuk membantu keperluan pernikahan kamu, " Jawab Biyung Maryam


Trimoko dan Lurah kaget mendengar kabar pernikahan lagi tentang Wardani, dan membuatnya Marah tak tau arah, sampai Biyung Maryam dan Zubaidah binggung mengapa mereka Marah mendengar apapun tentang Wardani.Biyung Maryam memberikan pengumuman bagi semua penghuni rumah untuk menyiapkan semua penglengkapan pernikahan Amor dan Wardani.


" Semua kumpul, " Ucap Biyung Maryam


" Ada apa Tuan, " Jawab Simbok


" Simbok beri tahu untuk semua berkumpul di tempat biasa, ada yang saya ingin beritahukan kepada kalian, " Ucap Biyung Maryam


" Iya Tuan saya akan memberitahukan semuanya, " Jawab Simbok


" Kalau begitu saya tunggu di Sana, " Ucap Biyung Maryam


" Iya Tuan, Parent, " Jawab Simbok


Simbok memberitahukan bahwa semua berkumpul di ruang kumpul tempat biasa untuk semua acara penting di rumah lurah, semua berbondong-bondong untuk menuju ruang tersebut, Biyung Maryam sudah menunggu disana.


"Semua sudah berkumpul, " Ucap Biyung Maryam


" Sudah Tuan, " Jawab Simbok


" Kalau begitu dengarkan baik-baik, besok pernikahan Amor dan Wardani jadi kalian aku beri tugas untuk menyiapkan segala sesuatu saat hari ini juga, Paimin kau kasih tau seluruh di desa untuk datang ke pernikahan Wardani dan Amor, Paijo pergi ke tempat penyewaan barang apapun dan lengkap, Simbok Warsi dan Simbok denok sekarang belanja serta datang ke tempat penyediaan makan, Simbok Warni pergi ke rumah perias pengantin, Aku dan Ananda pergi ke rumah Biyung Sumi untuk memberitahukan semuanya, Dan Simbok Darmi dirumah yang mengarahkan, jelas, " Ucap Biyung Maryam


" Jelas Doro, " Jawab Semua bersamaan


Lurah datang dalam keadaan Sepi dan binggung kenapa rumah sepi,tetapi Arya memberitahukan bahwa semua berkumpul di ruang musyarawah.


" Dinda....,Mbok..., Semua pada kemana tidak ada satu pun yang menjawab, " Ucap Lurah Darso


" Dia datang, aku kasih tau saja biar membuat suasana makin panas, " Batin Arya


" Iya Abah, kenapa maaf baru kedengaran, " Sahut Arya


" Semua pada kemana, ini kok tidak ada yang menjawab dan muncul tadi aku panggil, " Ucap Lurah Darso


" Oh Arya sekilas tadi tau semua pada ngumpul di ruang musyarawah Abah, " Jawab Arya


" Emangnya ada apa pada ngumpul disana, " Ucap Lurah Darso


" Arya juga tidak tau, coba Abah kesana cari tahu sendiri, " Jawab Arya


Lurah Darso langsung berjalan menuju ke ruang musyarawah tanpa menaruh tas bawaannya.


" Dasar Lurah gila, tidak bilang terima kasih, langsung di tinggal begitu saja, " Ucap Arya


" Kalau begitu sekarang kerjakan, " Ucap Biyung Maryam


" Iya Tuan, pareng, " Jawab semua

__ADS_1


Paimin dan yang lainnya keluar dari ruang musyarawah.


" Dinda Apakah Lurah sudah tau semuanya, " Ucap Biyung Zubaidah


" Belum Ananda nanti setelah Lurah datang kita kasih tau, " Jawab Biyung Maryam


" Mari Tuan, " Ucap Simbok Darmi berpapasan dengan Lurah


" Berhenti Mbok, emangnya ada acara apa dan soal apa semua pada kumpul di ruang musyarawah, " Ucap Lurah Darso


" Maaf Tuan, tadi Biyung Maryam mengumpulkan kita diberi tugas tentang pernikahan, " Jawab Simbok Darmi


" Pernikahan siapa apa ada yang mau menikah, " Ucap Lurah Darso


" Iya Tuan pernikahan Den ayu Wardani dan Kangmas Amor, Simbok pamit Tuan, parent, " Jawab Simbok Darmi


Lurah Darso terdiam, dan nampak kecewa. Lurah Darso langsung masuk kedalam ruang musyarawah dengan jalan cepat dengan muka marah tanpa alasan.


" Abah sudah pulang,kesini Biyung mau memberikan kabar baik kepada Abah, besok Amor dan Wardani me langsung kan pernikahan Abah, " Ucap Biyung Maryam


" Apa... Mereka menikahi, " Jawab dengan Marah


" Kenapa Abah Marah dan tidak terima bahwa Wardani dan Amor menikah,kan juga tidak apa turun ranjang lagi, jangan-jangan Abah suka ke Wardani, " Sahut Biyung Zubaidah dengan curiga


" Tutup omongmu, " Jawab Lurah Darso dengan marah kearah Biyung Zubaidah


" Tapi mengapa jika yang di bicarakan Ananda benar Abah, " Ucap Biyung Maryam


" Aku tidak suka semua apapun tanpa aku belum tau dan semua harus menunggu apa persetujuan dariku, " Jawab Lurah Darso


" Tapi semua sudah di setujui oleh Ibu Abah, dan Amor juga yang bilang sendiri apa salahnya mereka langsung menyiapkan, Wardani dan Amor juga setuju kita mau apa, " Ucap Biyung Maryam


" Dinda jangan percaya pada Abah, Aku mulai tidak suka kepada Abah jika ini masalah Wardani pasti dia membelanya, pasti ada apa-apa dengan mereka dengan Lurah, " Sahut Biyung Zubaidah


" Ah sakit Abah," Ucap kesakitan Biyung Zubaidah


" Abah jangan kasar terhadap istrimu, " Sahut Biyung Maryam sambil memeluknya Biyung Zubaidah


" Aku tidak akan begitu jika dia tidak membatah, dan jika tidak mengikuti apa kataku akan tau rasa nya, jika tidak terima Sana pulang ke rumah Ibu mu, " Jawab Lurah Darso


Trimoko pun datang mendengar keributan di ruang musyarawah.


" Abah berhenti apa yang kau Lakukan, " Ucap Trimoko


" Mengapa Abah selalu menentang jika ini tentang Wardani, Aku curiga bahwa Abah suka dengan nya," Ucap Trimoko


" Dia kau, Biyung sama anak sama aja, " Jawab Lurah Darso sambil mendorong jatuh Trimoko


Lurah Darso meninggalkan ruang musyarawah dengan Marah dan jalan cepat.


" Ada apa ini Biyung, Abah begitu Marah sekali, " Tanya Trimoko


" Biyung juga tidak tau, Biyung hanya memberitahukan bahwa Wardani dan Amor mau menikah besok, Abah Marah


semarah-marahnya, " Jawab Biyung Maryam


" Apa... Wardani mau menikah dengan paklek, " Ucap Trimoko kaget


" Kenapa Trimoko, " Ucap Biyung Maryam


Trimoko lari keluar ruang musyarawah.


" Apa Wardani Wanita yang aku cintai mau menikah lagi dengan Amor, aku minta menikah dengan tidak mau te tapi mengapa dengan yang lain, ini tidak boleh aku harus menemui Wardani, " Ucap Trimoko


Lurah yang juga langsung menemui Wardani di kamarnya, dan di susuk oleh Trimoko yang juga menemui Wardani setelah Lurah diusir dari kamarnya.

__ADS_1


" Sayang keluar aku mau bicara dengan much, " Ucap Lurah Darso dengan suara keras


" Itu pasti Lurah Marah sekali, siap dan ikutin alurnya, " Batin Wardani dengan tersenyum sinis


" Iya kenapa Sayang, jangan marah-marah nanti ada yang tau, " Jawab sambil membuka pintu


" Sayang kenapa kau mau menikah dengan Adikku lagi, tunggu aku untuk menceraikan istri-istriku," Ucap Lurah Darso sambil menarik masuk ke kamar Wardani


" Kenapa mas itu kan hak aku, karena kamu lama jika kau sayang segera, dan jika kau pilih aman ya udah terima aja, kan kamu juga bisa ketemu dengan aku seenak kamu kan, " Jawab Wardani


" Iya tapi aku tidak rela kau jadi milik seutuhnya orang lain, " Ucap Lurah Darso


" Maka dari itu kamu harus tau dirimu, " Ucap Wardani


" Sudah keluar jika Kamu mau berantem, nanti ada yang tau, " Ucap Wardani menyuring Lurah Darso keluar dari kamarnya


" Sayang, dengarkan sayang buka, sampai kapanpun kau tetap jadi milikku," Jawab Lurah Darso


Lurah Darso pun keluar dan menuju ke kamarnya. Disusul Trimoko yang menuju ke kamar Wardani


" Wardani keluar, Aku mau bicara dengan mu, " Ucap Trimoko


" Satu lagi datang, siap bagus permainan Amor sangat lulus sekali, tiga macan masuk kandang, " Ucap Wardani


" Iya sebentar, " Jawab Wardani


" Iya Mas ada apa kok tumben datang kesini, " Ucap Wardani


" Aku mau bicara dengan kamu, ikut aku sekarang, " Jawab Trimoko menarik ke lorong jalan yang sepi


" Haha permainan di mulai, Marah ya, " Batin Wardani


" Ah mas ada apa sakit, " Ucap Wardani


" Aku mau bicara kepadamu, apakah kau mau menikah dengan Amor pamanku sendiri lagi, " Tanya Trimoko


" Emangnya iya Mas kenapa, " Jawab Wardani


" Mengapa kau menerima cintaku dan tidak mau menikah denganku,malah kau pilih pamanku, " Ucap Trimoko


" Tidak sudi cuih, dulu memang aku suka dan tergila-gila padamu dengan ketampanmu, aku hanya ingin mengahancurkan kamu dan keluargamu, aku begitu karena tujuan untuk membalas dengan, " Batin Wardani


" Karena Mas kurang cepat dan tidak mau berusaha, dan aku tidak menerimaku aku takut sama mas karena mas masih muda dan jika aku menikahi mas nanti ada yang Marah dan yang marka, " Jawab Wardani


" Siapa tidak ada, tidak ada yang lain selain kamu, " Ucap Trimoko


" Dasar hidung belang, banyak perempuan yang kau nodai, yang murka ada lah Abahmu sendiri, pikir Bahwa Abahmu juga suka kepadaku, anak muda tak tau dirimu, " Batin Wardani


" Iya percaya, tapi kamu harus terima keputusan aku, toh aku juga masih tinggal disini kan," Jawab Wardani


" Tapi Aku tidak rela kau menjadi istri pamanku dan seutuhnya milik dia, " Ucap Trimoko


" Sudah aku mau ke kamar, mas bicara tidak penting, " Jawab Wardani


" Wardani berhenti,Wardani suatu saat kau akan menjadi milikku, " Ucap Trimoko


Wardani pergi meninggalkan Trimoko. Trimoko yang Marah-marah setelah bertemu dengan Wardani.


" Ahh susah sekali Menaklukan wanita secantik kamu, tapi awas jika ada yang menyakitmu pasti akan berhadapan denganku, " Ucap Trimoko


" Tunggu suatu saat aku kan memilikimu dan kau akan menjadi milikku seutuhnya, " Ucap Trimoko


" Bagus semua sudah masuk kedalam permainan indah ini, tunggu waktu yang tepat, dan ikutin kisah tentang keluarga mu yang kejam yang butuh dengan pembalasan dari sekarang yang pernah kau malukan, " Batin Wardani


Wardani hanya menunggu kisah dan apa yang terjadi setelah pernikahannya, Amor yang sedang menyiapkan hari bahagianya dengan Wanita yang di cintai selama ini.

__ADS_1


__ADS_2