Takdir Cinta Gadis Bercadar

Takdir Cinta Gadis Bercadar
Malam pertama (F&M) 2


__ADS_3

Kita beralih ke para jomblo dulu yaa...


Di tempat lain tepatnya di sebuah kamar. Gadis yang baru saja gagal menikah itu tengah menangis histeri di atas ranjang dengan posisi kaki di tekuk dan di peluk.


Mana ada manusia yang tegar ketika dirinya di jatohkan apa lagi ini di hadapan umum. Seharusnya kita juga tidak menyalahkan dia seutuhnya, diakab bukan hanya jadi pelakunya saja tetapi dia juga menjadi korbannya toh!! yaa dia kan korban dari pemerko**an si Dafit, bener tidak?


Keliatannya Nissa sekarang mulai berhenti dalam isaknya. Tangannya mulai mengepal dengan mata membulat. Nissa meraih handpon yang ia letakkan di atas ranjang setelah ia banting siang tadi kemudian.


Nissa membuka aplikasi watsapp di layar handponnya dan mencari nama yang bertuliskan 'MunafikšŸ™Š' ia mulai mengetik satu persatu huruf alfabert sehingga membentuk sebuah kalimat yang tersusun rapi.


Di sisi lain....


Aisyah tengah menonton entah apa itu yang jelas matanya berbinah seraya tertawa mungkin ia sedang menonton komedian!!!


Di tengah ke asyikannya Aisyah mendapatkan pesan masuk seketika ia menjeda vidionya dan membaca pesan masuk itu.


Nissaā¤


'Ini pasti gara gara lo sama si Mila, lo kan sama si sok alim itu yang rencanain semuanya biar gua gagal nikah sama si Farish?. Ngaku aja deh gua tahu itu... dasar MUNAFIK'


"Astagfirullah yaa Allah Nissa kenapa kok jadi gini" gumam Aisyah mengelus dadanya pelan, Aisyahpun membalas chat Nissa


Tring....


MunafikšŸ™Š


'Astagfirullah Nis, aku gak tahu apa apa. Aku bener bener gak tahu, aku juga baru tahu kalau kamu itu...'


Nissaā¤


'Ahh bodo amat, pokonya liatin aja gua akan berbuat perhitungan sama lo berdua. Gua juga akan menghancurkan pernikahan si sok alim itu hha'


Aisyah menggit jari jemarinya tubuh mungilnya mulai bergetar tak menyangka sahabatnya akan seperti itu. Aisyah mencoba menghubungi Nissa namun ia tolak, Aisyah tak menyerah ia terus menerus mencoba untuk menghubungi sahabatnya itu dan setelah ke sekian kalinya, akhirnya Nissa menekan tombol pilihan yaitu tombol yang berwarna hijau itupun terpaksa karena ia merasa risih.


"Diem gua risih dengernya. Lo gak usah menghubungi gua lagi deh" seru di sebrang sana dengan nada marah dan akan memutus salurannya namun dengan sigap Aisyah menahannya.


"Tunggu dulu...Niss aku mau tanya kepadamu!! jawab jujur" Aisyah berhenti sejenak "apa salah aku sampai kamu membenci diriku?" tanya Aisyah mulai meneteskan air mata dari netranya.


"Itu salah lho, lo tahu kan gua mencintai si Farish? kenapa lo suruh nyokap bokap lo untuk menjodohkan kalian berdua, otak lo kemanain lo punya hati kagak!!" bentak Nissa membuat hati kecil Aisyah terluka.

__ADS_1


Aisyah menarik nafas dan membuangnya "Niss dengerin... yang merebut Farish itu kamu..." ucap Aisyah pelan


"Kok gua, lo kali" elak Nissa, memotong pembicaraan Aisyah


"Dengerin dulu, aku menyukai dia sebelum aku kenal kepadamu" Nissa di sebrang sana sangat terkejut dengan pernyataan musuhnya, dadanya terasa sesak namun ia berusaha untuk menutupi kesalah pahamannya dengan cara mengelaknya.


"Asal kamu tahu dia orang yang pertama aku kagumi, aku tak berani mengungkapkan perasaanku kepada siapapun, Bunda sama Ayah aja gak tahu soal perasaanku apa lagi kamu. Kamu jangan salah paham kalau aku yang merebut Farish dari kamu, justru kamu yang merebut dia dari diriku" sambung Aisyah dengan nada yang semakin meninggi karena ia tak bisa menahan emosinya lagi.


"Oke gua ngaku salah, gua yang udah merebut si Farish dari lo. Sekarang lo puas?, gua gak akan musuhin lo lagi tapi tidak dengan si sok alim itu,, gua akan tetap membuat si sok alim itu menderita hha" seru Nissa tertawa lepas seraya menutup saluran telponnya.


"Niss, Nissa hallo" seru Aisyah merebahkan kepalanya di kepala ranjang seraya mengelus dadanya "Astagfirullah ya Allah kasian Mila. Nissa...ya Allah kenapa kamu menjadi seperti ini sih!" gumam Aisyah meremas rambut dengan kedua tangannya di iringi air mata yang keluar dari netranya membentuk aliran sungai kecil.


Aisyah segera memberi tahu persoalan ini kepada Farish. Aisyah menscreen percakapan antara dirinya dan Nissa. Kemudian ia kirimkan ke kontak yang bernama 'Arish botak' dan mengetik satu persatu huruf huruf alfabert.


_______________________________________


"Neng maaf yaa kalau A'a membuatmu gak nyaman" seru Farish memecahkan lamunan Mila sebab ia dari tadi hanya diam tak ada kata kata yang ia lontarkan di bibirnya.


"Ahh gak A'" ucap Mila menyungingkan senyumannya


"Terus kenapa dari tadi kamu diam aja?" tanya Farish mengerutkan keningnya


"Gak...Mila cuman malu"


"iya,,aku malu A'a udah tahu bentukan tubuhku" ucap Mila nyengir, Farishpun mengecup kening Mila beberapa kali membuat keduanya terkekeh seraya tersipu.


Tring.... suara pesan masuk yang membuat Mila terkesiap namun tidak dengan Farish yang masih mengecup pipi yang kemerah merahan itu.


"Itu ponsel A'a bunyi kayanya ada pesan masuk deh"


Farish melepaskan kecupannya lalu meraih ponsel yang ia letakkan di atas meja kecil di samping ranjang.


Isi chat


Adik manjašŸ’£


'Aris itu baca poto yang Aisyah kirimkan, Aris harus hati hati sama Nissa. Jagain sahabat Aisyah...jangan sampai terluka awas kalau sampai terluka😔'


Farishpun membaca poto yang Aisyah kirimkan sedikit terkekeh ketika ia membaca percakapan itu membuat Mila penasaran "dari siapa?" tanya Mila ragu

__ADS_1


"Ini kamu baca" Farish menyodorkan handponnya lalu di raihlah handpon itu seraya membaca pesan yang bertulisan 'Adik manjašŸ’£'


"Ya Allah sampai segitunya yaa Nissa, tapi ini lucu juga caption Aisyah hha..." seru Mila terkekeh


"Kamu jangan takut yaa, kan ada aku di sini" ucap Farish nyengir seraya merangkul bahu sang istri, Milapun mendorong bahu keker milik Farish pelan seraya tertawa geli.


Adik manjašŸ’£


'Heyy balas malah di read'


Arish botak


'Iya, tenang aja...emang kalau sampai dia terluka kamu mau ngapain Aris?'


Adik manjašŸ’£


'Aisyah mau minta jajan sama Arish 100 ribu perhari hha...'


Arish botak


'heh... inimah bukan ngancem tapi meras uang Aris hha...'


Adik manjašŸ’£


'Ihh gka tahu kentut bau aja...intinya Aris harus jagain Mila kalau bisa bawa kemana mana. jangan sampai Mila sendiri titik gak pake koma'


Arish botak


'Astagfirullah,,, bawa kemana mana! berarti kalau Aris buang air, Arish harus bawa dia gitu😩?'


Adik manjašŸ’£


'Yaa bawa aja, kan udah sah hha... mikir dong😪 yaa kali harus di bawa kasian tar dia pingsan kan bisa bahaya šŸ˜‚šŸ˜‚. udah akh takut Aisyah ganggu kan ini malam pertama kalian babay, semoga cepet di kasih turunan tar babynya Aisyah bawa kabur...'


Arish botak


'Canda kabur ahaha, iya kamu nie nganggu aja. Udah yaa jomblomah gera bobo siapin aja tuh pocongnya ehh sorry gulingnya biar gak kesepian hha'


Adik manjašŸ’£

__ADS_1


'Somprang kalau ngomong'


Bersambung....


__ADS_2