Takdir Cinta Gadis Bercadar

Takdir Cinta Gadis Bercadar
sn 2 : Siapa yang nyebarin berita hoax?


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu dimana kedua sejoli itu harus kembali ke kediamannya karena esok hari kuliah. Singkat cerita mereka telah sampai di rumahnya hari ini adalah hari jum'at dimana setiap laki laki muslim wajib melaksanakan sholat jum'at.


Ahmad telah siap untuk pergi ke masjid dengan koko berwarna putih, sarung berwarna hitam dan juga sorban yang ia letakkan di bahunya menambah kesan sholeh di dirinya.


"Neng A'a berangkat dulu yaa, Assalamualaikum..."


"Waalaikumussalam warohmatullah..." jawab Aisyah seraya mengecup punggung tangan Ahmad


Ahmadpun beranjak pergi meninggalkan Aisyah yang tengah mematung di depan pintu dengan bola mata terus mengikuti langkah Ahmad.


Setelah Ahmad keluar dari gerbang dan tak terlihat lagi Aisyahpun masuk ke dalam rumah baru saja ia akan beranjak pergi ke tandas tiba tiba ponselnya berbunyi.


Tring....


Segera Aisyah menghampiri meja kecil di samping ranjang dan terlihat di sana tertulis nama 'Sahabatku R' yaa itu pesan dari Renata.


Isi pesan : Syah ini bohongkan ini pasti editan!


Aisyah segera mengunduh poto yang di share Renata kepadanya, terlihat jelas itu poto dirinya yang tengah menyuapi Ahmad dan tertulis juga kata kata yang tidak pantas.


'Dasar MUNAFIK, SOK ALIM udah tahu pak Ahmad udah punya istri eh malah di pepet PELAKOR' begitu kira kira kaliamat yang tertulis di sana (caption).


Aisyah sangat syok dengan berita yang tak benar itu, Aisyah segera ngecek sosmednya ternyata benar berita ini sudah buming dan berbagai komentar tertulis di kolom komentar dengan kata kata tak pantas juga.


"Astagfirullah yaa Allah kenapa ini siapa yang nyebarin berita seperti ini, ini gak benar" gumam Aisyah lemas ia duduk tak berdaya di atas ranjang.


Tringgg....tring...tring...suara telpon berbunyi segera Aisyah mengangkat telpon dari sahabatnya itu.


📞.....


"Syah jelasin sama gua itu bohongkan? ya Tuhan Aisyah kenapa bisa seperti ini sih!" ucap Renata di sebrang sana


"Ta sebaiknya kamu ke sini biar enak ngobrolnya, aku tunggu" jawab Aisyah lalu menutupnya.


Puluhan menit kemudian Renata sampai di rumah Aisyah, Renata segera turun dari mobilnya dan menggetuk pintu Clakkk...pintu itu terbuka di dapatinya bi Siti dihadapannya.


"Eh non Renata silahkan masuk, kata non Aisyah tunggu dulu non Aisyahnya lagi sholat" ucap bi Siti mempersilahkan


"Iya bi" ucap Renata

__ADS_1


"Non mau minum apa?" tanya bi Siti namun Renata menggelengkan kepalanya bertanda tidak usah repot repot


Renata pun duduk di sofa untuk menunggu Aisyah usai sholat, di dalam benak pikirannya kenapa Aisyah gak nyuruhnya langsung ke kamarnya biasanya juga langsung ke kamarnya walaupun ia lagi sholat.


Yaa sudah lah biarin mungkin gak mau di ganggu, bola mata Renata terus saja melirik ke setiap sudut rumah itu rasanya asing tak seperti dulu mungkin sudah di renopasi.


Clakk.....pintu terbuka membuat Renata terkejut


"Arrggg maling...maling...." pekik Renata meraih bantal di sampingnya dan akan melemparkan ke arah pria itu namun Aisyah menghentikannya


"Stop Renata..." pekik Aisyah yang baru turun dari tangga "Dia Dosenmu bukan maling" sambung Aisyah terkekeh


"Eh pak Ahmad...Astaga pak Ahmad kok bisa ada di sini?" tanya Renata bingung


"Maaf saya ke kamar dulu permisi...." ujar Ahmad beranjak pergi ke kamarnya dengan wajah datar pastinya di saat sampai di anak tangga Aisyahpun mengecup punggung tangan Ahmad.


Di sana Renata semakin bingung dibuatnya ada apa sebenarnya? kok Aisyah kecup tangan dia apa emang dia tuh suaminya ataukah dia kakaknya?


Aisyah menghampiri Renata yang mengagap di atas sofa "Ta? heyy tutup mulutnya" titah Aisyah terkekeh


"Ya Tuhan dia sebenarnya siapanya kamu?" tanya Renata bingung


"Jadi poto itu asli potomu?, tapi itu captionnya yang gak bener wah keterlaluan siapa sih yang nyebarin brita hoax" seru Renata murka.


"Kamu percaya kan kalau aku bukan plakor, kamu ingat gak waktu aku bilang aku mau nikah nah aku sebenarnya nikahnya sama pak Ahmad" jelas Aisyah di angguki Renata


"Oh iya aku ingat, maaf yaa aku gak bisa hadir soalnya aku lagi ada acara...tapi kenapa bisa paspasan begitu?" tanya Renata bingung


"Iya jadi A' Ahmadtuh putra sahabat orang tua aku jadi mereka jodohin aku sama beliau"


"Oh gitu pantesan nikahnya malem terus gak rame ramean hha..." ledek Renata membuat Aisyah tergalak


"Hhe...namanya juga dadakan"


"Tapi kalian cocok lho, ihh pokonya selamat yaa cemoga cepet di kasih momongan..." ucap Renata memeluk erat tubuh Aisyah "Nanti aku bantu kamu cari siapa yang nyebarin berita hoax oke" sambung Renata masih dalam pelukan


"Iya makasih sahabatku"


Sementara di sisi lain....

__ADS_1


Ahmad baru saja mengganti pakaiannya dan akan meraih ponselnya baru saja akan menggeser layarnya Ahmad mendapati poto dirinya dan Aisyah yang tersebar di sosmed sontak membuat Ahmd terkejut.


"Astagfirullah ya Allah siapa yang nyebrin berita hoax, Ya Allah ini gak bener" gumam Ahmad setelah membaca caption yang tertulis di sana.


"Neng...." panggil Ahmad kepada Aisyah


"Ta...suamiku manggil aku, aku ke sana dulu yaa" ucap Aisyah kepada Renata


"Ya udah sana, kalau gitu aku pulang yaa aku gak mau ganggu orang yang lagi pacaran" ledek Renata terkekeh


"Ihh paan sih"


"Kalau gitu sampai jumpa besok dahhh" sambung Renata beranjak pergi


"Dahh maaf yaa gak bisa anter kamu ke depan, hati hati di jalan"


"Iya santai"


Aisyahpun segera ke kamarnya dengan berlari kecil "Assalamualikum" ucap Aisyah seraya membuka pintu dan menghampiri Ahmad yang tengah merebahkan tubuhnya di atas ranjang


"Waalaikumussalam warohmatullah...neng udah tahu ini belum" tanya Ahmad menyodorkan handponya kepada Aisyah


"Ya A' Aisyah tahu barusan dari Renata makanya Aisyah panggil Renata ke sini untuk jelasin sebenarnya apa yang terjadi" jelas Aisyah duduk di bibir ranjang


"Ya Allah...Neng kayanya ini yang nyebarin teman teman kamu deh gak mungkin juga orang luar kan mereka gak tahu!"


"Iya sih A' Aisyah juga berfikir kaya gitu tapi kan A' waktu itu sebelum kita ke Sukabumi A'a udah titip pesan sama pak Ujang untuk memberitahu anak anak kampus kalau kita tuh suami istri"


"Oh iya A'a telpin dulu pak Ujang" Ahmadpun menelpon pak Ujang dan menanyakan persoalan apakah beliau sudah memberitahu siswa siswi atau belum dan ternyata pak Ujang kelupaan pasalnya pak Ujang ada mitting besar jadi ia kelupaan.


"Gimana A'?" tanya Aisyah srtelah Ahmad menutup telponnya


"Belum katanya, pak Ujangnya sibuk denganurusannya. Besok kita masuk kulian nanti kita jelasin sama anak anak yaa kamu jangan khawatir jangan takut" jelas Ahmad mengecup kening Aisyah yang terlihat murung.


"Iya A'"


Bersambung....


*Hayoh siapa nie yang nyebarin berita hoax, kasian yaa mereka terutama Aisyah yang kemarin baru aja mengalami tekanan batin karena takut poligami nah sekarang berita yang tak mengenakan.

__ADS_1


Penasaran gimana reaksi orang tuanya, terutama Apian yang akan melamarnya??? simak terus di cerita selanjutnya*...


__ADS_2