
Aisyah kini tengah menikmati jajanan yang ia beli tadi di pasar dengan sangat lahap tanpa menunggu Ahmad terlebih dulu karena ini juga bagian dari rencananya.
"Neng, mana batagor A'a?" tanya Ahmad duduk di kursi meja makan di samping Aisyah "Neng kenapa gak nungguin A'a?" sambungnya karena Aisyah hanya diam.
"Kelamaan Aisyah udah laper, nie makan Aisyah temani" kata Aisyah ketus sembari menyodorkan piring berisi batagor pesanan Ahmad.
Ahmadpun menikmati batagornya, baru beberapa sendok ia makan tiba tiba Aisyah memasukan sambal ke dalam piring itu (3 sendok makan) membuat Ahmad bengong.
"Emm kayanya enak, makan A'" titah Aisyah ngiler
"Neng kenapa di tambahin sambalnya sih, kamu tahu kan A'a gak suka pedes!! Kamu yang makan, kamu kan suka pedes lagian A'a udah kenyang" titah Ahmad lembut seraya mengelus elus kepala Aisyah lalu beranjak pergi meninggalkan Aisyah.
"Ihhh kenapa sih gak marah padahal di kampus suka marah-marah ini ihhh kesel deh malah aku yang kesel" seru Aisyah sambil memasukan sesendok batagor dengan kesal.
'Oh dia mau aku kesel oke baiklah' batin Ahmad ketus yang tengah mematung di tembok lalu berlalu pergi.
...***...
Di kamar, Aisyah tengah mengerjakan skripsinya dengan sangat serius, sementara Ahmad tengah main game di atas ranjang dengan asyiknya sampai lupa membantu Aisyah seperti biasanya.
"A' yang ini gimana?" tanya Aisyah membalikan badannya melirik ke arah Ahmad
"Ayokk...ayok...cepet...ahh awas awas ihh malah kabur lagi argg..." pekik Ahmad heboh entah apa itu.
"A'a" pekik Aisyah kesal
"A'a ihh jangan maen game terus bantuin Aisyah...A'aaaa"
Karena kesal ia pun beranjak pergi untuk mengambil handponnya di atas meja untuk minta bantuan sama bah google.
"Neng udah?" tanya Ahmad tanpa menoleh
"Mau tanya sama bah google aja" jawab Aisyah ketus
"Mau ngapain kan ada A'a"
"Mending sama abah lama sama A'a mah"
"Ya udah ngabdi sana sama si abah, gak usah sama A'a lagi"
__ADS_1
"Terserah"
'Yes kayanya A'a marah deh, emm bentar lagi aku kirim poto ini' batin Aisyah menyungingkan senyumannya ketika ia meraih tespek di tasnya.
_Flasback Off_
Aisyah keluar dari tandas pasalnya setelah tadi ngobrol bersama bi Siti Aisyah pergi ke tandas terlebih dulu "Ya Allah semoga hasilnya mengembirakan" gumam Aisyah berharap dengan tangan yang mengepal tespeknya.
Aisyah membuka kepalan kemudian dan di dapatinya garis dua biru di tespek itu bertanda ia tengah hamil, sontak membuat Aisyah senang "Ahh Alhamdulillah ya Allah...makasih...pasti A'a seneng, emm biar seru aku prank dulu deh nanti pas A'a ngambek aku kirim potonya jangan langsung tespeknya iya iya...ide bagus Aisyah, mana yaa handpon aku!!"
Aisyah meraih handponnya lalu mengambil poto lalu meletakan tespek itu di tasnya agar aman hha...
_Flasback on_
'Emm aku kirimin sekarang deh' batin Aisyah ngeshare poto itu kepada Ahmad
Tringgg....
"Ihh neng ganggu aja deh A'a lagi main game, kamu kirim apa? langsung aja gak usah ngirim ngirim deket iyeuh" ucap Ahmad membuat Aisyah merajuk.
'Ihh A'a kenapa sih malah mentingin game dari pada Aisyah, biasanya juga langsung di tanggapi kalau Aisyah tanya. Sekarang...apa Aisyah keterlaluan pas tadi masukin sambal ke batagor A'a? maafkan hambamu ini ya Allah' batin Aisyah meneteskan air matanya.
"Neng..." panggil Ahmad namun tak ada jawaban, Ahmadpun mendekati Aisyah "neng marah yaa sama A'a?" tanya Ahmad namun tak ada balasan juga.
"Ya Allah ternyata kamu udah tidur...dasar tukang molor, dikit dikit tidur hha.." ucap Ahmad terkekeh karena di dapatinya mata Aisyah terpejam. Kemudian Ahmad menggendong Aisyah lalu merebahkannya di atas ranjang "Ya Allah sampai nangis, maafin A'a yaa tadi A'a cuman mau membalas prank darimu. Jangan marah yaa sayang" gumam Ahmad mengelus elus kepala Aisyah seraya mengecup keningnya kemudian.
Ahmadpun merebahkan kepalanya di kepala ranjang dan ngecek apa yang tadi di kirimkan Aisyah, ketika poto itu terunduh Ahmad sangat terkejut "Inii ini maksunya apa? garis dua biru!! Aisyah hamil? Alhamdulillah..terimakasih ya Allah" ucap Ahmad terharu sampai menitihkan air matanya.
Sementara Aisyah ia rasanya ingin tersenyum tapi gak mungkin juga ia kan pura pura tidur kalau sampai tersenyum bakal ketahuan boongnya.
Ahmadpun mendekatkan bibirnya di kening Aisyah lalu mengecupnya setelah itu ia meletakan tangannya di perut sang istri namun tangannya ia hempaskan dengan tangan Aisyah, lalu Aisyah memiringkan badanya membelakangi sang suami.
Aisyah tersenyum kemudian sementara Ahmad malah bengong "Neng kamu marah yaa sama A'a?" Ahmad menopangkan dagunya di bahu Aisyah "neng jangan marah dong maafin A'a" sambung Ahmad menyesal
"Sana ih tidur, jangan ganggu Aisyah" ketus
"Neng gak baik lho marah sama suami" Ahmad meraih bahu Aisyah lalu menariknya agar posisi Aisyah terlentang "Kamu kenapa nangis?" tanya Ahmad panik
"Perut Aisyah sakit..." jawab Aisyah meringis kesakitan sontak membuat Ahmad panik
__ADS_1
"Ya Allah neng...kita ke klinik" Ahmad mengendong Aisyah untuk di bawa ke klinik
"Den non Aisyah kenapa?" tanya bi Siti yang baru saja dari luar
"Perut Aisyah sakit"
"Ya Allah" bi Siti membantu membuka pintu mobil
"Den klinik di jalan kamboja buka 24 jam" saran bi Siti karena ini waktu menunjukan pukul 20:31
"Makasih bi, iya bi" Ahmad pun menyalakan mesin mobilnya dan berlalu
"Ya Allah semoga non Aisyah gak kenapa napa, sebaiknya aku jangan dulu laporin sama nyonya dan tuan takutnya mereka panik"
"Non Aisyah kenapa?" tanya pak Budi menghampiri bi Siti
"Katanya perutnya sakit"
"Inalillahi, kenapa lagi non Aisyah... kasian non Aisyah banyak sekali cobaannya, kemarin jidarnya sekarang perutnya nanti apa lagi!!"
"Iya aku juga merasa iba sama non Aisyah, tapi aku juga salut sama non Aisyah sama aden Ahmad pada sabar ketika di uji sama Allah swt. Lah aku di uji dikit aja udah marah marah hha..." terkekeh
"Makanya contoh non Aisyah"
"Iya in Syaa Allah, udah sana jangan gerbang lagi"
"pengen ngopi"
"iya nanti di buatin tunggu di pos"
"Siap ratu hha..."
Bi Sitipun masuk ke dalam rumah untuk membuatkan kopi untuk suaminya
...Bersambung........
Hayoh Aisyah kenapa? kenapa bisa sakit perut!! atau Aisyah pengen buang air tapi Ahmad malah bawa dia ke kekelinik atau mungkin Aisyah mempunyai riwayat penyakit? entahlah...
Simak aja kelanjutan ceritanya...
__ADS_1