
"Neng jangan marah yaa, A'a bantuin deh"
Merekapun membereskan lantai yang basah itu, namun sifat jailnya di diri Ahmad belum ilang ilang. Ketika Aisyah mengepel lantai itu guna agar kering namun Ahmad malah menyenggol ember berisi air dengan sengaja hingga ember itu jatuh dan airnya tumpah kemana mana.
Sontak Aisyah membulatkan matanya "A'a jadi basah lagi" rengek Aisyah mengelus dadanya kemudian.
"Maaf neng sengaja" seru Ahmad membuat Aisyah semakin marah dan memukul bahunya pelan
"Haha...maafin aku, aku bantu yaa. Jangan marah dong sayang" rayu Ahmad mengelus pipi yang tertutup cadar
Aisyah luluh kemudian cuman gara gara elusan di pipinya dan kecupan di keningnya "Yaudah cepet beresin, Aisyah udah kedinginan" ucap Aisyah manja membuat Ahmad semakin gemas
"Iya ayok"
Merekapun bekerja sama untuk membereskan pekerjaannya yang belum selesai. Selang beberapa menit "Ah alhamdulillah akhirnya beres juga" gumam Aisyah
"Alhamdulillah...neng kita mandi bareng biar cepet" bisik Ahmad tersenyum jail
"Kalau mandi sama A'a bakal tambah lama, A' dulu deh" pinta Aisyah halus
"Emm yaudah kamu dulu" titah Ahmad mengalah sebenarnya dalam hatinya sedikit kecewa namun ia berfikir lagi takutnya hasratnya keluar hha...
"Iya, dah A'a" ucap Aisyah santai tanpa memikirkan Ahmad yang kecewa dengan penolakannya.
_Flasback On_
Ahmadpun beranjak ke tandas untuk bersiap siap sholat subuh setelah ia selesai mandi dan memakai baju kokonya Ahmadpun menghampiri Aisyah yang tengah tidur nyenyak.
"Neng...bangun udah subuh mandi gihh" titah Ahmad lembut seraya menggoyang goyangkan bahunya
"Huammm...jam berapa ini A'?" tanya Aisyah serak masih memejamkan matanya
"Jam 04:20, cepet bentar lagi adzan subuh" jawab A'a melirik jam di layar ponselnya.
"Iya A'"
"Iya iya tapi gak bangun" elak Ahmad mengecup keningnya membuat Aisyah membuka matanya "Ayok cepet neng..." sambungnya mengangkat tubuh ramping sang istri.
"A'a sholat di masjid" titah Aisyah kemudian
"Iya neng...A'a mau nunggu kamu ke tandas dulu takutnya kamu tidur lagi" ledek Ahmad, Aisyahpun beranjak pergi ke tandas agar Ahamad segera ke masjid. Hari ini Aisyah gak semangat mungkin karena kemarin pagi yang menguras tenaganya di tambah lagi malamnya harus belajar.
"Ehh...salam dulu" titah Ahmad menyodorkan tangan kanannya guna sang istri mengecup punggung tangannya. Aisyahpun membalikan badannya seraya mengecupnya.
__ADS_1
"A'a kemasjid dulu yaa, Assalamualaikum" sambung Ahmad di angguki Aisyah
"Waalaikumussalam warohmatullah..." jawab Aisyah melanjutkan perjalanannya menuju tandas. Di saat pintu kamar terdengar Aisyahpun membuka pintu tandasnya, karena ia berniat akan tidur lima menit lagi.
Saat pintu itu di buka Aisyah terkejut didapatinya A'a yang masih mematung di samping ranjang dengan tatapan marah dan tangannya di silangkan di dada.
"Hhe A'a kok belum berangkat" ucap Aisyah nyengir
"Mau kemana?, cepet mandi" titah Ahmad membulatkan matanya. Ahmad sudah menduga kalau sang istri akan tidur kembali jadi ia berpura pura membuka pintu dan menutupnya lagi.
"Emm anu emm Aisyah belum bawa handuk" elak Aisyah berbohong
"Handukkan ada di tandas ngapain keluar?"
"Duhh.." gumam Aisyah mengaduh
"Ihh A'a Aisyah lupa kalau Aisyah belum bawa baju ganti, Aisyah ambil dulu di lemari" ucap Aisyah melangkahkan kakinya ke arah lemari sementara Ahmad ia hanya geleng geleng kepala.
'Banyak alesan hhaa...' batin Ahmad terkekeh
Setelah Aisyah meraih baju gantinya ia pun pergi ke tandas setelah berucap "Hhe...udah A'a Aisyah mandi dulu"
Ahamd masih setia menunggu, beberapa menit kemudian suara guyuran air di arah tandaspun berbuyi. Gurrr...!! suara guyuran air yang terjatuh kelantai bertanda Aisyah tengah mandi. Ahmadpun kemudian mengayunkan kakinya ke masjid.
Pagi yang cerah kicawan burung di halaman kampus, satu persatu para siswa dan siswi berdatangan. Di kelas yang mulai ramai di datangi siswa siswi terlihat Apian yang baru sampai di kelasnya. Di sana juga ada Vino yang beberapa menit lalu sampai di kelasnya.
"Boss ini alamat rumah si Aisyah" ucap Vino menyodorkan sekertas lembar kepada Apian.
"Kerja bagus" seru Apian meraih sekerta lembar yang Vino sodorkan. Apian pun membaca apa yang tertulis di sana Jalan Melati no. 23 seperti itu tulisannya.
"Ini alamatnya gak jauh dari kampus, besok gua akan kesana untuk melamarmu Aisyahku" gumam Apian tersenyum senang
"Bos gak ngasih jajan gitu, ongkos nya boss" seru Vino mengangkat angkat alisnya.
"Oke gua teraktir bakso di kantin" jawab Apian santai
Selang beberapa menit akhirnya belpun berbunyi bertanda kelas akan di mulai. Apian dari tadi melirik ke arah pintu untuk mencari Aisyah, namun dari tadi Aisyah belum datang datang.
"Kemana yaa si Aisyah...tumben belum dateng biasanya pagi pagi buta sudah stenbay di sini, masa iya dia izin!" gumam Apian heran.
Krakkk....!! suara pintu terbuka sungingan senyuman terlihat di bibir Apian namun setelah seseorang masuk kedalam kelasnya sungingan tersebut pudur begitu aja ternyata yang masuk ke dalam kelas itu adalah pak Ujang.
"Arrrggg kirain si Aisyah ternyata singa yang datang" gumam Apian memukulkan tangannya di meja sontak membuat semua teman temannya melirik ke arahnya terutama pak Ujang.
__ADS_1
"Kamu kenapa?" tanya pak Ujang ketus
"Gak pak ini tangan saya kejedot" elak Apian berbohong
"Oke anak anak kita mulai aja pelajarannya" sambung pak Ujang tanpa ada basa basi soal kemana pak Ahmad
"Pak maaf...pak Ahmadnya kemana?" tanya salah satu siswa
"Ouh iya hari ini pak Ahmadnya lagi ada acara keluarga jadi beliau gak bisa hadir" jelas pak Ujang
"Ohhh"
"Maaf pak Aisyah belum hadir" seru siswa lain
"Izin" jawabnya ketus
'Izin?' batin Apian heran
"Sutt Ta..Renata" panggil Apian kepada Renata pelan
"Apa?" jawabnya ketus
"Si Aisyah izin kemana?" tanya Apian
"Jenguk temannya yang lahiran" jelas Renata datar
"Ouhh"
'Alhamdulillah kirain gua si Aisyah ada acara keluarga juga, kalau alasan si Aisyah sama dengan pak Ahmad berarti pak Ahmad lamar si Aisyah...ahh tidak tidak jangan sampai terjadi' batin Apian merasa lega sekaligus ada pikiran buruk di benak pikirannya.
"Pak aneh deh saya, kenapa pak Ahmad sama Aisyah itu selalu berdua. Kemarin saya liat di parkiran pak Ahmad mengajak Aisyah untuk bereng pulangnya. Sekarang mereka izin gak masuk?" tanya salah satu siswi
"Iya pak saya juga bingung ada hubungan apa di antara mereka"
"Hmm padahal setahu saya Aisyah orangnya gak mudah bergaul sama cowok, lah ini lengket banget kaya lem"
"Iya kayanya mereka suami istri deh"
"Ehh ngomong apa barusan?" elak Apian
"Ehhh udah udah cukup, bapak akan jelasin agar kalian tidak salah paham. Jadi mereka itu su...." jelas pak Ujang namun terhentikan karena ada telpon masuk.
"Ahh kalian ini kerjain soal yang di berikan pak Ahmad kerjakan nanti bapak kesini lagi" titah pak Ujang setelah selesai mengangkat telpon.
__ADS_1
Bersambung....