Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Ancaman Kenzo


__ADS_3

"Aku keberatan!"


Ucap Rere dan Mike bersamaan. Mereka lalu beradu pandang.


"Ooooh keberatan ya? Baiklah"


Kenzo lalu mengambil pedang samurai yang menggantung di dinding kamarnya.


Rere, Mike dan Bulan pun melotot.


"Aku kira Kalian juga tidak keberatan kalau samurai ini..."


'SRHIIING!'


Kenzo mengayunkan pedang itu, membuat mereka bertiga terpejam ngeri.


"Siapa yang berani membantahku!?


Aku berusaha bijak menjadi penengah di antara kalian, jangan paksa Aku yang bijak ini kembali menjadi bajingan berdarah dingin...


Ayo, siapa yang berani menggangu keputusanku!?"


Keadaan senyap, tidak ada yang berani membuka mulut.


"Dan kau Mike! "


"I..iya Bos!?"


"15 tahun kau selalu konsisten dengan ucapan dan tindakanmu, tapi sekarang?


Mike, tunjukan kalau kau pria sejati! Pria sejati tidak pernah menarik kata-katanya.


Dan kau Rere! Tunjukkan kalau kau wanita yang bertanggung jawab!"


Rere mengangguk paksa.


Lalu Kenzo kembali mengayunkan dan memainkan samurai itu di hadapan mereka bertiga.


"Aku tanya, apa ada yang keberatan dengan perintahku!?"


Rere dan Mike geleng-geleng kepala setengah takut.


"Dan kau sayang?"


Kenzo melirik wanita yang ia cintai sambil mengedipkan matanya.


"Tentu tidak sayaang!!"


Bulan lalu menubruk Kenzo dan memeluknya, hingga samurai yang ia genggam pun jatuh ke lantai. Kenzo pun di hujani ciuman oleh Bulan, bahkan ciuman itu semakin memanas di hadapan Rere dan Mike.


Mereka saling pandang dengan hati yang tentu berkata-kata.


"Menikah dengan Rere!? Hhhh, Aku tidak percaya ini terjadi. Tapi, ambil sisi positifnya, kau bisa membalaskan dendam mu yang membara padanya. Kau bisa memiliki tubuh seksi itu dan bebas menyentuhnya. Kau dapat menghemat uangmu sebesar 25 juta dollar dalam seminggu, Ya, aku bisa mengurangi rutinitas ku di Club malam itu!" kata hati Mike.


Kini Rere yang bergumam dalam hatinya.


"Andai perasaanku pada Mike sebesar dulu, sebelum Aku tau kalau darahnya lebih dingin dari wajahnya, menikah dengannya pasti membuatku bahagia!


Tapi, itu lebih baik dari pada Tuan Kenzo dan ia melaporkanmu pada polisi! Tentu dengan uang mereka dapat membuatmu membusuk di penjara Rere. Ambil sisi positifnya, kau masih bisa hidup bebas"


Kenzo dan Bulan masih asyik dengan pagutan mereka, bahkan mereka hampir lupa kalau di belakang mereka ada Mike dan Rere yang tengah menyaksikan.

__ADS_1


"Ekhemm!"


Mike berdehem.


Bulan pun melepaskan pagutannya.


"Ya Tuhan! Maaf maaf!"


Ucap Bulan sambil tersenyum kikuk.


"Ada apa?"


Tanya Kenzo pada Mike.


"Tolong percepat pernikahanku dengan gadis itu, namun jangan beri Aku cuti yang cukup lama!"


Rere membulatkan matanya.


"Kenapa sekarang ia begitu semangat!? Dasar plin-plan!"


Ujar Rere dalam hati.


"Dalam waktu 3 hari, pernikahanmu akan terlaksana!"


Ucap Kenzo membuat Rere kaget.


"3 hari?"


Tanya Rere tak percaya.


"Apa itu terlalu lama? Bos, bisakah kau percepat waktunya?" tanya Mike pada Rere.


"Bukan, bukan seperti itu. Aku belum meminta izin pada ayahku"


"Tenang saja, ayahmu pasti senang mempunyai menantu yang tampan dan lemah lembut sepertiku!"


Jelas Mike sambil tersenyum datar.


"Lemah lembut apanya? Cara menciumnya saja sangat ganas! Kau itu tidak ada lembut-lembutnya Mike!"


Protes Rere dalam hati.


*****


Kembali di kehidupan Nic yang super sibuk mengurus semua tanggung jawab Kenzo yang di limpahkan ke padanya.


Bahkan ini pertemuan ke 3 dalam meeting bersama sekretaris dari CEO Dominic Group yaitu Jesy. Entah kenapa Nic yang jarang memperhatikan gadis itu kini pandangannya lebih intens pada Jesy. Ya, Jesy memang cukup cantik, bahkan Nic menilai Jesy lebih cerdas dan cekatan di banding Celsi mantan dari Kenzo itu. Bahkan Ia pernah berkata dalam hatinya, 'yang menjadi CEO di perusahaan ini seharusnya Jesy, bukan nenek sihir yang bawel dan jam karet seperti Celsi.


Kabar pernikahan Mike yang terkesan mendadak tentu membuat Nic sedikit shock.


Ini hari kedua dari waktu yang Kenzo janjikan, uang yang melimpah dan relasi yang begitu luas tentu sangat mungkin menyiapkan pesta mewah dalam waktu singkat.


'nut nut nuut'


panggilan Mike terhadap Nic.


"Kau dimana Nic? apa kau tidak ingin bertanya mengapa Aku bisa menikah secepat ini?"


Mike menelpon sambil menikmati berbotol-botol Vodka di atas meja.


"Tentu Aku akan menilai kasus apa yang menjeratmu Mike! sepertinya kasus yang menimpamu cukup rumit?"

__ADS_1


jawab Nic setengah meledek. Rupanya selain sibuk mengasuh relasi baru dari SIC, yaitu Dominic Group, Nic diam-diam mengundang Jesy untuk private dinner di sebuah restorant yang cukup mewah di Ausi, tentu dengan dalih membicarakan tentang kontrak kerjasama yang baru resmi pagi ini.


(kembali ke pembicaraan Mike dan Nic di telepon)


"Kau begitu sibuk Nic? bahkan kau tidak duduk bersama kami sambil menikmati Vodka kemasan premium dari Itali, selera Bos ku memang luar biasa!"


Mike memuji gaya hidup Kenzo yang Elit, minuman beralkohol yang super mewah itu tentu tidak sulit ia dapatkan.


"Benar kah!?"


tanya nic tak percaya.


"Ohh ****! tolong sisakan untukku!"


pinta nic yang sebetulnya tidak terlalu mengharapkan, karena matanya selalu tertuju pada arloji mewahnya dan pada pintu masuk dari restoran itu, ia menunggu seseorang.


"Kami tidak janji!"


sahut Mike diiringi gelak tawa Kenzo.


"Haahh sudah ku duga itu! ya sudah, banyak hal yang sedang ku urus, dan untukmu, congratulations! "


Nic memberi selamat.


"Untuk apa? untuk penderitaan ku menikah dengan wanita sepertinya? hhuahh!"


"Jangan sampai kau menjilat ludah mu seperti orang di sampingmu itu Mike! "


Mike lalu melirik pada Kenzo.


"Apa yang pria kesepian itu katakan?"


tanya Kenzo.


"Mmhh, tidak Bos"


Mike berbohong, tapi apa yang di ucapkan Nic membuatnya berfikir.


"Ya sudah, pokoknya yang terbaik untukmu ya 'Uncle Mike '...


emmuuaach ! "


Nic terkekeh lalu memutus telponnya.


"Huueekk! kau membuatku jijik Nic! kau fikir Aku bukan pria normal?" Belom selesai membalas perkataan Mike Nic sudah memutuskan sambungannya.


"Hahh, Bos, mengapa hal ini membuatku ketakutan?!


Aku lebih memilih membunuh 100 orang dari pada menunggu hari esok untuk mengucap janji bersama Rere" keluh Mike terhadap Kenzo.


"Hal yang sering kita lakukan tentu sudah biasa Mike, namun melakukan hal yang belum kita coba atau bahkan tidak pernah kita fikirkan sebelumnya, itu tentu luar biasa "


Kenzo tersenyum sambil meneguk sebotol vodka yang tengah di genggamnya, bayangan ketika ia menikahi Bulan pun kembali. Kenzo masih sangat ingat, awalnya ia sendiripun tidak melandasi pernikahannya dengan Bulan dengan rasa cinta. Pernikahannya kala itu hanya ia jadikan alat untuk membodohi mendiang Kakek nya, demi mempertahankan harta yang memang menjadi haknya.


Namun ia sendiripun tidak menyangka kalau akhirnya ia benar-benar jatuh cinta, menyerahkan jiwa raga dan meluruhkan egonya demi layak di cintai oleh wanita yang kini tengah mengandung anak keduanya.


Kenzo pun berharap, Mike akan seperjalanan dengannya, karena bagi pria 'Bad Boy' seperti mereka tentu sulit jika memutuskan untuk berkomitmen dengan satu wanita untuk seumur hidup.


Biarlah waktu yang menyatukan mereka'


begitulah harapan Kenzo.

__ADS_1


Hai.. Hai sobat🀚🀚


Jangan lupa tinggalkan jejaknya.. please... πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2