Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Rere Hamil Mike Yang Mual


__ADS_3

Kenzo garuk-garuk kepala.


"Selamat untukmu Mike."


"Thanks Bos...


Oyaa, ada hal yang ingin ku tanyakan"


"Soal apa itu?"


tanya Kenzo serius.


"Pasti ini tentang permasalahan para husband... haaahhh, lebih baik aku pergi, aku kan belum berstatus suami"


Nic hendak bangkit, tapi Kenzo menahannya.


"Hey Nic..! 2 minggu lagi kau akan menjadi suami, duduk dan dengarkan keluh kesah Mike!"


Nic menghela nafas sambil kembali meneguk Vodka yang berjejer di atas meja.


"Mike, ayo lanjutkan"


ucap Kenzo.


Mike menaikkan sebelah alisnya, dia sendiripun bingung ingin memulai dari mana.


"Mmm, aku tengah bingung bos"


Kenzo mengerenyitkan dahinya.


"Apa yang kau bingung kan?"


"Tentang kehamilan Rere"


jawabnya singkat.


"so...? ada apa dengan kehamilannya? jangan bilang kau tidak menginginkan kehamilannya?!"


tegas Kenzo sambil menarik baju Mike, hampir saja Mike tercekik.


"Bu..bukan begituu, Bos. aku...aku...


aku bahagia, sungguh!!"


jawab Mike terbata-bata.


Nic menoleh dengan sinis, lalu memutar bola matanya.


"Lagi pula kenapa kau mesti tak bahagia? Kau kan yang membuatnya?"


"Aku tau itu Nic, yang membuat aku bingung, bukankah wanita hamil akan merasa mual dan menginginkan hal aneh? lalu kenapa Rere tidak seperti Nona Bulan ya?"


Kenzo berfikir sejenak.


"Kalau Rere tidak demikian, baguslah! kau tau, meladeni keinginan wanita hamil itu cukup menguras tenaga. Belum lagi ketika melihat, mencium makanan ia akan mual. Terkadang melihat wajah tampanku saja ia mual!


aaahhhh..."


Kenzo kembali mengingat masa-masa ketika Bulan mengandung Angelia dan anak keduanya saat ini.


"Hhmm, benar juga, jika istri mual-mual tentu sangat merepotkan..." jawab Mike sedikit lega.


"Hm"


Kenzo mengangguk.


"Jika kalian menganggapnya merepotkan, kenapa kalian hamili...!


dasar bodoh!!"


umpat Nic geregetan.


Mike menatapnya tajam.


"Apaa? yang bodoh itu..."


Mike menghentikan kata-katanya. Ada perasaan yang aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Ia lalu memijat dahinya.


"Ssshhhtt,, kenapa, kepala ku tiba-tiba sakit ya?"


"Mungkin kau belum menyalurkan hasratmu malam ini!"


jawab Nic jutek.


"Mungkin..."


jawab Mike singkat.


dan kemudian...


"Huuuek!"


Mike merasa mual, dia ingin memuntahkan sesuatu dari perutnya.


Kenzo dan Nic melotot karena kaget. Apa kiranya yang salah dengan Mike.


"Kau kenapa?"


tanya Kenzo kikuk.


"Entahlah, sepertinya aku...


hhhuuueekk!"


"Iiuuhhh"

__ADS_1


Nic memalingkan wajahnya.


"Sepertinya kau salah makan Mike! perutmu tidak beres!"


"Itu tidak mungkin! Aku selalu menjaga pola makanku...!!"


ucap Mike membela diri.


"Mungkin kau terlalu banyak minum, Mike?"


timpal Kenzo.


Mike tersenyum sinis.


"Impossible! Aku pecandu alkohol, tapi aku bukan pemabuk...kau tau itu. Sepuluh botol pun aku masih...


hhhuuueekk!"


lagi-lagi Mike merasa mual.


"Ini aneh! kau bilang Rere tengah hamil, dan dia tidak menunjukkan reaksi seperti wanita hamil pada umumnya, dan sekarang kau...?"


Kenzo menatap penuh selidik pada Mike.


"Jangan-jangan...ketua keamanan dan bodyguard handal berotot ini yang merasa mual menggantikan istrinya?


bhaahaaahaaa...!"


Nic pun tertawa terpingkal-pingkal, begitu juga Kenzo.


Mata Mike membulat, ia tak percaya.


"I...ituu...ti..tidak mungkin!


kalau sampai terjadi, aku..aku bisa di tertawa kan anak buahku..!


hhhuuueekk!


aku..aku pergi duluu!!"


Mike lalu meninggalkan kedua sahabatnya yang tengah terbahak-bahak itu. Bahkan mereka tertawa sampai meneteskan air mata.


"Heyy Mike, jangan lupa besok kau juga gunakan testpek ya! ahahaha..."


sambung Nic meledek.


lalu....melayanglah sepatu Mike ke arah Nic.


'pletakk!!'


"Ouuhhh shitt!"


umpat Nic sambil mengusap kepalanya.


"hahahah...rasakan!!"


kini Mike yang tertawa lebar.


Mike kembali mual, dan lekas melanjutkan langkahnya. Kenzo dan Nic pun kembali tertawa.


"Aku tidak membayangkan, jika Mike yang mual-mual dan menginginkan hal aneh..."


Kenzo geleng-geleng kepala.


Pukul 03:00 pagi, Mike berjalan menuju kamarnya sambil sempoyongan.


'Brakkkk'


Pintu kamar di dorongnya dengan kuat, membuat Rere yang tengah tertidur pulas terperanjat.


"Ya Tuhan!"


Rere pun menoleh kearah pintu.


"Mike?"


Felix lalu membanting badannya di sebelah Rere.


"Kau kenapa? apa yang terjadi?"


Rere yang merasa khawatir lalu memeriksa dahi Mike.


"Tidak panas?"


"Aku memang tidak demam, tapi entah kenapa kepala ku tiba-tiba sakit, dan perutku...


'hhuueekk!'


Mata Rere menatap Mike dengan heran.


"Kau mual?"


Mike mengangguk dengan tak semangat.


"Kau pasti terlalu banyak minum!"


"Tidakkk. . .hanya 4 botol..."


jawab Mike mencoba melawan rasa mual yang masih menyerangnya.


"Hanya 4 botol kau bilang? itu sangat banyak Mike! "


"Sebelumnya aku pernah minum 8 sampai 10 botol sekaligus, dan it's ok, aku tidak...tidak..."


Mike menutup mulut nya dan segera berlari ke kamar mandi.


"Anehh...? Mike kan orang yang selalu menjaga pola makannya, mungkin ia sakit"

__ADS_1


Terdengar dari dalam kamar mandi suara Mike yang terus mual bahkan kali ini ia sampai muntah.


Rere tentu khawatir, ia lalu menyusul sang suami yang tengah ngidam itu.


"Mike...sepertinya kau sakit, dari tadi kau mual, aku khawatir, bagaimana kalau kau ke rumah sakit saja, aku takut kau kenapa-kenapa? "


Rere lalu memeluk tubuh tinggi pria berwajah dingin itu.


"Rumah sakit? ohh no no no, aku anti dengan yang namanya dokter, teman-temannya dan peralatannya...


makanya aku selalu menjaga pola makanku dan rajin berolahraga"


tegas Mike.


"Tapi tetap saja kau ini manusia biasa Mike...kau bisa sakit!"


jawabnya sambil membelai kening Mike yang berkeringat.


"Aku tidak sakit!


aahhhhh aku jadi bingung, kau yang hamil kenapa aku yang mual-mual?!"


sorot mata Mike begitu tajam pada Rere, sampai membuat Rere ketakutan hingga mundur beberapa langkah.


"Kk..kenapa?"


tanya Reee ikuk.


"Kemarilah, kenapa kau menjauh dariku?"


"Cara kau menatapku, seakan ingin menikam jantungku!"


Mike lalu meregangkan badannya,


dan memegang kedua bahu Rere.


"Ooh tidak tidak...aku akan menikam hatimu, bukan jantungmu"


mendengar ucapan Mike mata Rere melebar.


Ia lalu menutupi dadanya dengan kedua tangannya.


"Kau..gilaa!? Kau ingin menikam hatiku!?"


Mike memberi wajah dingin sambil berlalu meninggalkan Rere di kamar mandi.


"Kau masih polos saja, aku akan menikammu dengan pistolku"


Rere melirik suaminya yang berlalu dengan wajah malu.


"Apa-apaan Mike! caranya merayu seakan ingin menghabisi musuh, hhhuumh!"


Rere lalu menyusul Mike yang tengah terbaring sambil bertelanjang dada.


Rere lalu bercermin, ia pandangi perutnya sambil tersenyum.


"Kok belum terlihat membesar yaa?"


gumamnya sambil mengelus perutnya.


Mike melihat tingkah sang istri yang menggemaskan, namun sikapnya yang dingin sulit untuk menjadi pria yang hangat.


"Kau sudah tidak sabar ya melihat perutmu membesar? "


Rere lalu duduk di sebelah Mike.


"Iyaa, aku sudah tidak sabar, melihat perut ini membesar dan merasakan gerakan anak kita di dalam"


Mike tersenyum tipis sambil mengelus perut Rere.


"Kalau aku tau kau sebahagia ini saat hamil, kenapa tidak dari dulu aku menghamili mu?!"


Mata Rere melebar karena geram. Ia lalu menepis tangan Mike dengan keras.


'plakk'


"Apa kau bilang? enak saja main menghamili orang sembarangan! hhuuhhf"


Rere memalingkan wajahnya.


"Lagi pula dulu aku tidak berselera melihatmu, jadi tidak terbesit juga dalam fikiranku untuk menyentuhmu"


jawab Mike bohong.


"Oyyaaaa?"


"Tidak"


jawaban Mike membuat Rere kebingungan.


"Sebenarnya maksudmu itu apa Mike?!"


tanya Rere ambil tolak pinggang.


"Sebenarnya aku selalu ingin menerkam mu ketika aku berpapasan dengan mu, kau selamat karena Nona Bulan sangat menyayangimu, karena kau sahabatnya.


jika tidak...?"


Rere meredupkan matanya menunggu lanjutan kata-kata Mike.


"Jika tidak..kau akan aku.....


hhaaapppp!!"


"Mike..."


Mike lalu merebahkan Rere dengan tiba-tiba dan memeluknya dengan kuat.

__ADS_1


Ayo dukung terus Rere Dan Mike....


Jangan lupa tinggalkan jejak😉


__ADS_2