Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Siapa Duke?


__ADS_3

Atas persetujuan Bulan, Kenzo pun memutuskan membuat Pesta yang sempat tertunda karena sebuah musibah yang menimpa Bulan.


Sebuah persiapan yang begitu matang dan apik mereka persiapkan, mulai dari dekorasi, hidangan, maupun pengamanan. Bahkan Kenzo mempersiapkan orang-orang pilihan Mike untuk memantau keamanan dan mereka dilengkapi dengan alat-alat canggih di sekelilingnya, guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.


*******


Malam pun tiba, para tamu undangan dari berbagai perusahaan dan Negara itu mulai berdatangan, mereka benar-benar takjub dengan apa yang dipersiapkan oleh Presiden Direktur dari SIC, yaitu Kenzo Vernando Sminth. Semuanya berdecak kagum dan sangat menikmati apa yang tersaji.


Jam menunjukkan pukul sembilan malam. Kenzo dan Bulan masih berada di kamarnya. Tetapi Bulan melihat dari balik jendela kamar hotelnya tamu yang sudah berkerumun seperti semut yang mengerumuni gula.


โ€œkenzo, kenapa kita belum turun juga? Tamu sudah mulai memenuhi tempat pesta? Angelia juga sudah tertidur , padahal ia dari siang antusias sekali pada pesta ini..."


"Aku masih menunggu kabar dari Mike...


Akan lebih aman jika Angelia tetap disini di temani para susternya..."


"Kenapa aku merasa akan ada hal yang membahayakan pada pesta itu?"


Wajah Bulan terlihat panik, tapi Kenzo memeluk erat agar Bulan merasa tenang.


"Jangan khawatir sayang, Aku akan selalu ada untuk menjagamu..."


"Apa ada hal yang mengancam kita?"


"Tidak..!


Semuanya akan baik-baik saja..."


Kenzo meyakinkan sang istri.


"Apakah semuanya sudah aman Mike?"


Tanya Kenzo sambil merapikan Wireless Earphone dengan warna transparan yang terpasang di telinganya begitu juga dengan Mike dan para anak buahnya. Mereka menggunakan alat itu agar membantunya berkomunikasi.


"Halo, Mike! Apa sudah terhubung?"


"Yes Bos!


Keluarlah, dan sambut para tamu itu. Aku menunggumu di depan Hotel. Tim yang ku persiapkan berada di tempat rahasia bersama Nic, mereka yang akan memata-matai hal yang mencurigakan!"


"Baiklah, Kau selalu bisa di andalkan Mike!"


"Everything for you bos! Bersiaplah"


Bulan melongo dan menatap aneh pada Kenzo. Dia mengira Kenzo seperti orang gila bicara sendiri tanpa menggunakan ponselnya.


"Kenzo, Kau bicara sama siapa?"


"Pastinya bukan dengan wanita lain" Kenzo tersenyum menggoda Bulan.


"Huuhhf !"


Bulan cemberut.


"Kau sudah bagai tuan puteri! Jangan pasang wajah yang menyebalkan seperti itu! Tersenyumlah, kau akan di sorot seluruh media di Negri ini, ayo tersenyum."


"Habisnya kata-kata mu tadi bikin Aku..."


Bulan belum menyelesaikan kata-katanya, tetapi Kenzo dengan cepat menarik pinggulnya hingga Bulan berada di pelukkan Kenzo yan bak pangeran dari negeri dongeng itu.


"Beri Aku satu ciuman, karena Aku sudah berdandan setampan ini"


Mata Bulan menatap heran, namun Kenzo tanpa membuang waktu ******* bibir Bulan beberapa saat.


"Tunggu..!?"


"Aaaaarrrgghhhh! Kau ini merusak suasana saja!"

__ADS_1


Keluh Kenzo yang kenikmatannya di hentikan begitu saja.


"Kau yang akan merusak suasana Kenzo! Lihat!? Kau membuat lipstik ku berantakan!


Sahut Bulan sambil bercermin dan memoles sedikit bedak dan lipstiknya.


"Kenzo! Ayo lihat bibirmu juga ada bekas lipstikku! Kau mau menjadi bahan tertawaan semua orang?"


"Biarkan saja, Aku terlihat tampan kan dengan bibir berwarna pink sepertimu?"


Tanya Kenzo sambil terkekeh.


"Iuuhhh...


Aku gak mau yaa punya suami yang kaleng-kaleng, Gak banget !"


Kenzo memutar bola matanya.


"Gunakan bahasa yang ku mengerti! Jangan gunakan bahasa Indonesia yang tak ku mengerti!"


Bulan berjalan ke arah Kenzo sambil merapikan tuxedo dan menggosok bibir Kenzo dengan selembar tisue.


"Lanjut setelah pesta usai, Ok?"


Bulan mengedipkan sebelah matanya.


"Oouhh, kau meniru gayaku rupanya?


Mempesona..?"


Lagi-lagi Kenzo hendak mendaratkan ciumannya di bibir Bukan, tapi Bulan menahannya.


"Eeiitss!


Cukup! Ayo kita temui tamu yang sudah menunggu kita "


"Ok ok... Ayo, gandeng tanganku"


Bulan lalu mengaitkan tangannya dilengan kekar Kenzo yang terbalut tuxedo mewah sambil tersenyum, dan merekapun melangkahkan kaki menuju Pesta yang meriah itu.


"Bos!? Akhirnya kau datang juga"


Mike langsung berdiri disamping kiri Kenzo.


Para tamu pun bersorak sorai menyambut kedatangan Kenzo dan Bukan. Mereka berdua pun melambaikan tangan kepada para tamu itu.


Kenzo mengukir senyum terbaiknya, walau dihatinya ada rasa cemas.


"Mike, apa semua baik-baik saja? Apa ada hal yang mencurigakan??"


Bisik Kenzo, pada Mike.


"Saat ini tidak ada hal yang mencurigakan! Belum tercium akan datangnya si brengsek , yang kita khawatirkan akan membuat rusuh di pesta ini!


Tenanglah Bos, semuanya masih terkendali!"


Jelas Mike meyakinkan Anjelo.


"Baguslah kalau begitu! Aku mengandalkan mu!"


Kenzo memberi sambutan kepada para tamu yang datang dari berbagai negara, Bulan hanya tersenyum walaupun dia tidak fasih berbahasa inggris seperti Kenzo, karena di negara kini meresmikan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional setelah bahasa asli mereka.


"Such is the remarks from Mr.Kenzo Fernando Smint. Let's give thunderous applause!!"


MC di pesta itupun memberi ajakan kepada para tamu untuk memberi tepuk tangan yang gemuruh.


Para musisi dan pemain musik Orcestra beraksi mendendangkan musik yang begitu indah. Para tamu kembali duduk dan menikmati hidangan setelah berdiri memberi hormat dan tepuk tangan kepada pewaris kerajaan Sminth Internasional Company (SIC).

__ADS_1


Bulan dan Kenzo yang bergandengan tangan dan diiringi Mike beserta anak buahnya menghampiri dan menyapa para tamu yang menjadi relasi bisnis keluarganya. Tak sedikit mereka memuji keserasian Kenzo dan Bulan yang sangat memikat, bahkan Angelia menjadi topik pertanyaan yang paling banyak dilontarkan, dan Kenzo menjawab bahwa sebenarnya Angelia sangat exited dengan pesta ini, hanya saja ia kelelahan hingga tidur yang masih menggunakan gaun pestanya.


'CF... CF ?


(kode panggilan dengan maksud Chairman )


Kau bisa mendengarku? Ini Tim Alpha!"


Tim Alpha yang bertugas mengawasi area laut di sebelah utara dari pantai.


Mike mendengar jelas panggilan itu dari wireless earphone-nya.


"Cukup jelas!


Tim Alpha, informasi apa yang kalian dapat?"


Tanya Mike sambil terus mengawal Kenzo dan Bulan yang sibuk bercengkrama dengan para tamu undangan.


'Tim Alpha menginformasikan bahwa kapal pesiar yang di pesan Ajay berlabuh di sebelah utara pantai El Nido, kami dapat melihat jelas dan Tuan Nic memastikan kapal pesiar itu persis dengan apa yang Ajay pesan beberapa hari lalu'


'Ajay?'


Gumam Mike dalam hati.


"Awasi lebih lanjut apa saja aktivitas di atas kapal pesiar itu! Dan sadap pembicaraan siapapun yang berada di dalamnya!


Bekerja lebih cekatan lagi, jangan mencoreng namaku sebagai pemimpin kalian!"


'Kami mengerti!'


Kini Mike sudah begitu yakin, Ajay ada maksud tertentu pada Kenzo. Hanya saja ia belum bisa memberi tau Kenzo mengenai ini, karena Mike masih menunggu info lebih lanjut dari Tim yang ia susun dan terbagi beberapa bagian untuk menjalankan tugas secara apik dan profesional.


15 menit berlalu.


"Tim Alpha ! Tim Alpha !


Jawab panggilanku! Apa kalian sudah mengetahui siapa yang berada di atas kapal pesiar itu!?"


'Panggilan anda cukup jelas CF!


Kami belum...


Oops! Wait wait!!


Di monitor kami terlihat jelas bahwa itu Ajay! Benar, itu Ajay!!'


Mata Mike menyorot tajam.


"Kirim gambar itu melalui komputer pada jam tanganku! Segeraa!!"


Hitungan detik layar pada jam tangan Mike pun menyala, itu lebih dari sekedar jam tangan, tapi itu sebuah komputer yang sudah di setting dan di persiapkan sedemikian rupa.


Nampak jelas pada layar jam tangan Mike gambar Ajay yang tengah mengobrol dengan beberapa orang. Pakaiannya, style dan gaya bicaranya kini terbongkar, Ajay bukanlah gembel yang seperti mereka kira.


Dan Mike mendengar bahwa orang-orang di sekitarnya memanggil Ajay dengan panggilan 'Bos Duke, membuat Mike tercekat.


"Bbb...bbos, Duke?


Aku yakin tidak salah dengar!


Duke...?


Siapa Duke?"


Mike mencoba menerka dan mengingat apa orang yang bernama Duke pernah terlibat konflik dengan Kenzo di masa lalu.


Jangan lupa dan voteee se.. banyak-banyaknya..

__ADS_1


Hatur nuhun... ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2