Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Kejahilan Kenzo


__ADS_3

Kini mata Bulan yang sulit terpejam. Sesekali matanya melirik Kenzo yang nampak tertidur pulas.


"Hhuuhf, harusnya aku tidak jual mahal tadi! Kau sudah empat tahun me***t bibir manisnya yang terkadang bau minuman, tapi kenapa sekarang kau mengungkitnya...?!


Lihat, ditinggal tidur dengan tubuh yang masih mengharap sentuhannya...


Huuhff, bodoh!"


Umpat Bulan pada dirinya sendiri.


Waktu terus berjalan, hingga menunjukkan pukul 03:20 pagi. Tidak terasa ia duduk di pinggir tempat tidur selama 20 menit, berharap Kenzo bangun dan menggodanya. Namun hatinya seketika berbunga saat Kenzo memanggil namanya.


"Bulan...?"


Panggil Kenzo lemah.


Yyeyy yeey...yuhuuu! Akhirnya Tuhan mendengar do'a ku. Kenzo bangun!'


Ingin rasanya Bulan melompat-lompat lalu menubruk tubuh Kenzo.


Bulan masih dalam selebrasi ria nya di dalam hati.


"Bulan...?


Apa kau tidur sambil duduk? Kenapa kau tidak menjawab?"


Tanya beranjak duduk.


"Aku gak tidur kok!


Gara-gara kamu aku jadi sulit tidur...!"


Ucap Bulan ngarep sambil senyum-senyum sendiri.


"Hhhmmm...


Tolong ambilkan aku air minum, tenggorokanku terasa kering sekali,


Padahal mataku sulit terbuka, aku ngantuk berat...


Tolong yaa?"


Bulan langsung cberut mendengar kata-kata Kenzo, tidak sesuai yang ia harapkan.


"Baiklah..!"


Jawab Bulan ketus. Kenzo membuka sebelah matanya dan terkekeh.


"Hahaha...


Kau mengharapkan hal lain kan?


Empat tahun aku lelah menggoda dan mengemis kenikmatan darimu Bulan, kalau kau menginginkannya, mohonlah kepadaku..."


Kenzo tersenyum licik, dan kembali berpura-pura tidur.


Tidak lama kemudian Bulan kembali sambil membawa segelas air putih.


"Kenzo, ini air minum sudah ku ambilkan..."


Kenzo lalu bangun dengan pura-pura mengantuk berat.


"Huuammh, thanks sayang..."


"Hhmm, Aku kepanasan...!"


Keluh Kenzo seraya bangkit dan membuka celana yang ia kenakan hingga tertinggal ****** ***** dengan tinggi sepaha yang ketat.


Bulan gagal fokus sampai tak berkedip melihat sesuatu yang sudah berdiri tegap.


Kenzo meregangkan otot-ototnya. Menarik tangannya ke udara, memutar pinggangnya ke kanan dan kekiri, bak Atlet yang hendak melakukan warm up.


Bulan masih tertegun melihat Kenzo yang begitu menggodanya.


Ia lalu mendekatkan tubuhnya pada Bulan, wajahnya kian mendekat hingga hembusan nafasnya begitu terasa di pipi Bulan.


"Akhirnya..."


Bulan mulai memejamkan mata, ia bersorak girang dalam hatinya. Akan tetapi, kenyataan tidak semanis yang ia harapkan. Kenzo bukan mau menciumnya, melainkan menatap Angelia yang tertidur pulas di belakang Bulan, wajah Bulan dilewati begitu saja oleh Kenzo.


"Oohh My baby angel, Angelia...


Kamu pulas sekali tidurnya...


Huuaamhh, Dady juga mengantuk sekali...


Bulan aku mau tidur, hari ini aku benar-benar lelah, tolong geser!!"


Bulan wajahnya memerah karena kesal, tangannya meremas seprai dengan kuat, ia lalu mendorong tubuh Kenzo yang berada di depannya.


"Kenapa aku yang harus geser! Kamu yang menyingkir dari badan Aku...hhuuhhf!"


Kenzo lalu berdiri sambil menatap Bulan dengan menaikkan sebelah alisnya. Dia menahan tawa sekuat tenaga melihat Bulan yang galau. Ia kembali mengikat tali piamanya, lalu berbaring sambil menutup wajahnya dengan guling dan membelakangi Kenzo.


Bulan komat-kamit dalam hati.

__ADS_1


"Uuuuhhhhh...Kenzo!


awas aja kamuu, sudah PHP in!


Hhhhh...


Gak peka banget! Bukannya tanggung jawab bikin aku tergoda, tapi malah di tinggal tidur! Awas aja kau yaa! Akan ku balas nanti!"


Bulan lalu meremas gulingnya dengan kuat.


"Bulan, Aku suami yang baik...apapun yang kau minta pasti Aku berikan..."


Kenzo m****lus paha Bulan.


"Aku tidak menginginkan apapun!"


Jawab Bulan ketus, namun membuatnya menyesal karena lagi-lagi dia bersikap jual mahal.


"Duuhh Bulan..susah banget sih kamu tinggal bilang iya aja!!


Atau balik badan terus peluk Kenzo, dia pasti langsung membalas menciummu..!!"


Gerutu Bulan sambil menahan dongkol


"Kau tinggal bilang, Kenzo...


Aku mau malam ini memadu kasih denganmu... Just it!


Apa itu sulit?"


Tanya Kenzo.


Bulan masih bersembunyi di balik gulingnya.


"Ayo Bulan balikkan badanmu! Come on! Jangan diam begini"


Kenzo menunggunya beberapa saat, tapi Bulan belum juga menoleh kearahnya.


"Ya sudah, lebih baik kita tidur saja. Tolong jangan coba menyentuh sesuatu!"


Ucap Kenzo sambil terkekeh.


"Ayooo Bulan...!"


Teriak Bulan dalam hati.


"Kenzo...!


Aku...belum mau tidur...!"


Bulan lalu bangkit dan memeluk badan Kenzo yang kekar berotot.


'Duar.... '


Hati Bulan hancur berkeping-keping. Apa lagi melihat Kenzo berbaring dengan senjata miliknya yang masih berdiri.


"Hhhh...!


Kau mau tidur?!


Tapi lihat, kenapa senjatamu masih tetap berdiri?"


Kata Bulan kesal.


Kenzo lalu membuka sebelah matanya.


"Biarkan sajaa. Dia mungkin belum ngantuk!


Kalau kau juga belum ngantuk, kau temani saja...


Tapi aku mau tidur..!!"


"Apa maksudmu sih, Kenzooooo?


Bulan menghentakkan kakinya.


****


Pagipun tiba.


"Morning sayang...?


Sayang?!"


Kenzo membuka matanya dan hendak memeluk Bulan yang sudah tidak ada di sampingnya.


"Bula mungkin sudah bangun, mereka meninggalkanku sendiri di kasur ini..."


"Huuaammh..."


Kenzo lalu keluar kamar sambil memutar lehernya ke kanan dan ke kiri.


"Good Morning Tuan Kenzo..."


"Morning"

__ADS_1


Kenzo menjawab sapaan para pengawal dan pelayannya.


"Ada yang melihat istriku?"


"Nyonya Bulan sedang mengajak Nona Angelia berenang"


"Oh begitu, baiklah, terimakasih"


Kenzo lalu melangkahkan kakinya menuju kolam renang dibelakang rumahnya.


Nampak disana dua pria macho sedang berenang bagai lumba-lumba, membuat Angelia bersorak ria melihat aksi Mike dan Nic.


"Yee yeeyy, Uncle hebat...!"


Teriak Angelia yang berenang menggunakan bebek karetnya.


Bulan hanya mengamati keceriaan sang puteri dari pinggir kolam renang.


"Morning Bro..!!"


Sapa Nic pada Kenzo yang sudah berdiri dibelakang Bulan. Bulan lalu menoleh kebelakang dan mendongakkan wajahnya.


Kenzo memberi sun jauh pada Bulan.


"Malam yang indah bukan? Kau sampai tidak bisa tidur sampai pagi?"


Kata-kata Kenzo sangat menyinggung hatinya, karena semalam mereka tidak melakukan apa-apa.


Bulan membuang wajahnya yang sinis, ia tidak menggubris perkataan Kenzo.


"Wow wowo...


Tidak bisa tidur sampai pagi, Bulan? Kau pasti sangat bersenang-senang..."


Sindir Nic.


"Bisa kau lihat Nic, Bosku Kenzo bisa bangun kesiangan seperti ini..."


Sambung Mike yang kemudian melanjutkan kembali aktivitas renangnya.


Bulan semakin dongkol, ia lalu berdiri dan hendak masuk kedalam


"Gak usah sok tau yaa kalian, Hhhhh!"


Bulan lalu menabrak tubuh Kenzo dan meninggalkan mereka di kolam renang.


Nic dan Mike saling bertatapan.


"Bulan kenapa?"


Tanya Mike pada Kenzo.


"Tidak apa-apa. Dia hanya kesal padaku..!"


'Byuuurrr !!!!"


Kenzo lalu ikut lompat kedalam kolam renang itu.


"Horeee...ada Dady!"


Pekik Angelia girang.


Kenzo tersenyum dan mencium kening, pipi kanan dan kiri Angelia.


"Kok Ibu gak ada...?"


Tanya Angelia polos.


"Iya Kenzo, kemana Bulan pergi?"


Tambah Nic.


"Dia sedang merajuk, Aku akan menerbangkannya..."


••••••••


Di kamar Kenzo.


"Sebel, sebel, sebel...


Kenzo kamu jahat!


Hiissshhhh...!"


Bukan menutupi wajahnya dengan bantal.


Pintu kamarnya terbuka.


"Aku memang jahat dan kau tau itu..."


Ucap Kenzo pada Bulan


Lalu ikut berbaring dengan Bulan.


"Jangan dekati Aku..!"

__ADS_1


Kata Bulan sinis.


Hayooo... kira kira apa yang akan di lakukan Kenzo pada Bulan?


__ADS_2