Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Melewati batas


__ADS_3

Bugg...Kenzo memukul wajah temannya itu. Dan Kenzo menarik Jody salah satu temannya itu, dia menendang perut Jody hingga darah menyembur dari mulutnya.


Aku semakin ketakutan ketika Kenzo mengeluarkan pisau sepanjang 30cm yang bergerigi seperti gigi Hiu, dia todong kan pisau itu pada teman-temannya yang hampir menyentuhku tadi.


Merekapun mundur perlahan sambil mengangkat tangan.


"Kau mau daging mu ku cacah dan ku sajikan untuk peliharaanku, singa?? Keluar dari sini !! Perempuan ini ku tugaskan hanya untuk menuang Bir pada gelas kalian, mengerti?!"


Kenzo meradang, membuat temannya ketakutan.


"Ok fine, sorry kalau kita lancang. Guys, jangan ganggu Kenzo."


Mereka pun pergi kembali berkumpul dengan yang lain.


Kenzo kembali memasukkan pisau itu ke balik bajunya.


Aku gemetar, dia menatapku dengan amarah. Lalu mendorongku ke atas kasur. Dia menindih sambil memegang kedua tanganku, yang ku ketahui saat itu Kenzo memang tidak terlihat haus kenikmatan. Sorot mata yang tajam pada wajahnya yang tampan namun garang.


"Beraninya kau menggoda mereka! Sedangkan kau berteriak dan menolak ketika aku menginginkan tubuhmu, darah pelacur ternyata mengalir deras dalam tubuhmu, hahaha, seharusnya aku tidak heran."


Aku meronta mencoba melepaskan diri dari Kenzo.


"Jangan menghinaku hanya karena aku anak seorang pelacur! Aku tidak seperti mereka yang menyerahkan harga dirinya pada laki-laki bajingan sepertimu!


Dan aku tidak pernah menggoda teman-teman mu, melihat wajahnya aja aku ingin muntah!!"


Badanku gemetar, bukan karena takut, tapi karena amarahku yang meluap.


"Kau tidak seharusnya muntah, karena itu adalah tugasku"


Bisik Kenzo pada telingaku. Lalu ia mencumbuku perlahan dari pipi hingga dadaku.


"Hentikan bajingan, aku merasa jijik!!"


Pekikku yang memekakkan telinga Kenzo.


Kenzo tersenyum dingin padaku.


Namun sekarang dia ******* bibirku dengan ganas, aku sampai sulit bernafas.


Mengapa kesucian dan ciuman pertamaku harus di renggut oleh iblis ini Yaa Rabb


Lidahnya bermain ria, lalu aku gigit lidah bajingan itu hingga teriak.


"Oouhh ****!!


Perempuan sialan! Kau bisa membuatku bisu!"


Kenzo beranjak dari tubuhku dengan wajah kesal.


"Tunggu,swtwlah ini aku akan menghukum mu untuk melayaniku sampai pagi !! Bersiaplah dan menangis di kamar ini sampai air matamu habis!"


'Brrughh'


Kenzo membanting pintu kamarnya.


Aku teriak geram, sungguh ini berat untuk ku jalani.

__ADS_1


"Aaarrrghhh!


Apa dosaku Ya Tuhan?


Apa karena lahir dari seorang pelacur aku pun langsung menanggung dosa-dosa yang Ibu lakukan? Ini tidak adil...!!" Bulan menangis histeris.


Kenzo bergabung dengan wajah kusut. Semua temannya menatap heran.


Kenzo meneguk minuman beralkohol itu langsung dari botolnya.


"Kita gak salah dengar, seorang Kenzo ditolak oleh ****** itu? Hahaha..."


Semua tertawa meledek Kenzo.


"Tertawalah sampai kalian puas. Sebelum ku potong lidah kalian dengan pisauku."


Ucap Kenzo santai sambil mengambil lintingan tembakau dan menghisapnya.


Temannya ketakutan dengan ancaman Kenzo, kini tak ada satupun dari mereka mengeluarkan satu huruf pun dari mulutnya.


Seperti katak yang terjepit. Mereka hanya melirik satu sama lain.


"Kenapa kalian diam begini? Apa aku harus merobek mulut kalian agar bisa mengeluarkan suara??"


Seketika suasana kembali riuh.


"Kenzo, kami yang laki-laki saja takut dengan ancaman dan tatapanmu, bagaimana dengan wanita ya?"


Celetuk salah satu temannya dengan maksud mencairkan suasana.


"Kau memuji apa menghinaku?"


Kenzo membanggakan dirinya sendiri sambil menghembuskan asap tembakau hingga mengudara.


"Tapi wanita di kamarmu itu? Hanya dia yang tidak suka bersentuhan dengan mu, hahaha"


"Itu karena dia bukan pelacur, Aku pun tidak menyangka kalau akulah pria pertama yang merobek kegadisannya,


Melihat darahnya di tempat tidurku, itu sungguh pemandangan yang indah."


Kenzo tersenyum sambil mengingat masa itu.


"Beruntung banget kau Kenzo, akupun pernah merasakannya, seperti tergigit kuat dan sulit untuk di tembus."


Timpal salah seorang kawannya.


"Kau benar sekali, maka dari itu aku melarang kalian untuk menyentuhnya, karena dia limited edition,


Kalian ingin bersenang-senang? Biar ku panggil 10 wanita sekaligus, aku akan menelpon Miss Noni."


Ujar Kenzo yang membuat temannya kegirangan.


"Hallo miss Noni, tolong kirim wanita 10 yang terbaik dan kirim ke rumahku sekarang!!"


"Apa? Gue gak salah dengar nih? Lu emang laki-laki gila Kenzo, mau bermain dengan 10 wanita sekaligus?"


"Mereka bukan untuk ku Miss Noni, tapi untuk membuat teman-teman ku senang,

__ADS_1


Untuk saat ini aku tidak akan bermain dengan wanita yang ada di tempatmu."


"Lho kenapa? Lo masih marah sama gue??"


Kenzo tersenyum


"Tidak, justru aku ingin berterimakasih padamu, karena Bukan wanita yang menggairahkan."


Miss Noni terbahak-bahak dengan rasa bangga.


"Siapa dulu emaknya, Noni!'


"Hey kamu, panggil teman-temanmu dan berdandanlah yang cantik dan sexiy, kalian harus segera ke rumah Kenzo"


Titah Miss Noni pada anak buahnya.


"Waahh....si ganteng itu yaa? Uuhh mau banget, dengar-dengar dia itu benar-benar tangguh dalam bercinta, dan selalu membayar lebih, bisa 10x lipat dari tarif."


Ucap salah satu pelacur sambil membayangkan wajah Kenzo.


"Benar sekali, kamu taukan si Pipit? Dia pernah jadi kliennya Kenzo, dia mengajak Pipi di Hotel bintang 5, dan benar-benar ) Kenzo membayarnya 10x lipat dari tarif Pipit yang 5 juta jadi 50 juta"


Timpal kawannya yang lain.


"Kalau gitu, aku saja yang melayani Kenzo yang super plus plus itu".


"Hei...Miss Noni yang memanggilku lebih dulu, jadi aku lah yang berhak melayaninya!"


Terjadi keributan di Diskotik Noni antara sesama Kupu-kupu malam anak buah Noni. Mereka saling jambak dan saling mengumpat hingga membuat Noni geram.


"Cukup! Hentikan kelakuan bodoh kalian, atau kalian gue pecat angkat kaki dari sini! Mau lu?!"


Noni kesal sambil melempar rokok yang dihisapnya kelantai dan menginjaknya hingga baranya padam.


Para pelacur itu terdiam karena takut akan murka sang Mucikari itu.


"Gue kasih tau ya, dan dengar baik-baik! Lu semua dan 5 orang lainnya memang mau gue kirim ke rumah Kenzo, tapi tidak satupun dari kalian yang tidur bersamanya, karena lu semua dia pesan untuk melayani temannya! Ngerti!?"


Para pelacur itu terlihat kecewa, tapi mereka pasrah yang terpenting adalah uang.


"Udah sana hush hush ! Bersiap-siap, 15 menit harus sudah rapi, Si Jojon dan Uya yang akan mengantar lu semua!"


Jelas Noni sambil berlalu.


Para wanita panggilan itu tiba dengan penampilan yang cantik dan super ****. Liur teman-teman Kenzo pasti sudah menetes.


Mereka begitu centil dan menggoda para laki-laki itu hingga memancing syahwat mereka.


Mereka minum minuman keras yang di impor langsung oleh Kenzo, mabuk dan tertawa bersama.


Agnes hanya bisa mengelus dada sampai meneteskan air mata melihat pemandangan itu.


"Kau sudah terlalu melampaui batas Kenzo, Aku sedih melihat kau jatuh ke dalam dunia kelam seperti ini,


Bangkitlah, sadarlah Kenzo!!! Apa yang kau lakukan ini salah, ini semua tidak akan merubah masa lalu yang selalu kau kutuk itu,


Hiduplah sebagai laki-laki dewasa pada umumnya, menikah dan hidup harmonis..

__ADS_1


Aku akan merubahmu Kenzo walau Aku tau itu hal yang sulit!"


"'Bulan... semoga dia bisa merubahmu, menikah dan punya anak yang lucu-lucu!!" Agnes membalikkan badan dan masuk kamar. Dia sudah muak dengan semua ini


__ADS_2