Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
End


__ADS_3

Setelah menyadari minumannya habis, ia berniat memesan minuman lagi, akan tetapi ketika ia hendak bangkit ia melihat ada keributan yang terjadi.


"Ibu...!


Ibu tega menjual ku pada laki-laki itu?


Aku tidak mau! Aku bukan perempuan murahan seperti yang dia kira!"


Seorang gadis menangis sambil memeluk kaki sang Ibu yang hendak menjualnya pada seorang pria.


Antonio menyaksikan hal itu dari kejauhan, ia masih tak bergeming. Namun otaknya sudah bisa menilai, bahwa ibu dari wanita itu, wanita yang kejam.


"Kau harus menerima keputusan ini! Karena kalau tidak Ibu bisa di penjarakan olehnya, Lous!


Lagi pula kenapa kau harus keberatan? Dani itu pria kaya! Dia anak pengusaha...


Jadi kau tidak harus khawatir hidup susah!"


Wanita itu seraya melepas pelukan Lous pada kakinya.


"Apa yang ibumu katakan itu benar cantik...!"


Ucap pria yang bernama Dani itu sambil menyentuh dagu Lou dengan tatapan bejatnya. Matanya menatap gadis cantik itu dengan fikiran kotor.


'PLAAKKK!'


Mata Antonio melebar, ia terkejut ketika melihat gadis itu menampar pria hidung belang di depannya.


"Jangan sentuh aku bajingan!"


Umpatnya pada pria itu.


Dani pun geram, lalu ia bertepuk tangan seraya memanggil orang-orang nya untuk datang.


Lalu, datanglah 3 pria tinggi besar menghadapnya.


"Yess Bos!"


Lous terlihat gemetar, ia ingin berlindung kepada sang ibu, tapi sayangnya ibu kandungnya sendiri memaksa Lous untuk menjadi budak hasrat Pria yang katanya kaya bernama Dani itu.


"Bawa dia ke mobilku!


Cantik, jika kau meronta dan menolak, maka ibumu harus mendekam di penjara, karena anak buah ibumu telah membunuh dan merampok harta saudaraku saat berkencan!


Jika kau mau ibumu selamat, kau harus menemani malam-malamku, apa lagi saat aku menginginkan..."


Dani mencoba mencumbu Lous, tapi lagi-lagi ia menamparnya.


'PLAAAKKK!!'


"Kau salah! Aku bukan pelacur !"


Habis sudah kesabaran Dani, ia pun segera menyuruh anak buahnya membawa Lous dengan paksa.


Tentu membuat gadis itu meronta.


"Lepaskan!


Ibu...ibu...tolong aku bu...! Ibuuu..!!"


Tapi Ibunya malah tidak peduli.


'Cukup!'


Tangan Antonio mengepal. Ia segera bangkit dan berjalan menuju adegan yang membuat hatinya terguncang.


'Seorang Ibu tega menjual paksa anaknya untuk menjadi pelacur? Gila!'


Fikir Antonio dalam benaknya.


"Hentikan!!"


Gertak Antonio garang.


"Beraninya kau kasar pada wanita!


Dan kau!?


Ibu macam apa kau ini!?


Menjual anakmu untuk menjadi pelacur?!


Agar kau tidak di laporkan ke polisi, kau mengorbankan anak gadismu?"


Mereka yang berada di diskotik itu terdiam walau menyaksikan.

__ADS_1


"Dan kau!"


Antonio menunjuk Dan dengan telunjuknya.


"Dasar banci!


Kau menggunakan kelemahan wanita ini demi meraih obsesi mu pada wanita ini?


Tidak tau malu!!"


Dani terlihat geram, ia pun hendak mengayunkan kepalannya pada wajah Antonio, tapi untungnya ia berhasil mengelak.


"Jangan ikut campur!"


"Lepaskan gadis ini, biar aku yang membayar ganti ruginya, asal jangan buat gadis malang ini menjadi pealcur!"


'Bhahahahahah....'


Dani tertawa lebar.


"Membayar ganti rugiku?


Kau punya apa pria manis?"


Tanya Dani merendahkan.


"Jangan tanya apa yang ku miliki! Lepaskan saja, dan katakan yang kau pinta"


"Kau tidak akan bisa membayar kerugian ku yang mencapai 80rb Dollar!


Memang kau siapa hhahh, sombong sekali!?"


Antonio menatap Dani dengan tatapan tajamnya.


"Sebutkan saja, lalu bebaskan gadis ini!


Kau mau tau siapa aku?


Aku Antonio, putera dari Kenzo Vernando Sminth!"


Semua orang tercengang mendengar pengakuan Antonio.


Antonio lalu mengambil secarik cek dari dompetnya, menarik pulpen dari saku pelayan dan menanda tanganinya.


Dani tercengang ketika Antonio menulis cek sebanyak 200 ribu dollar dan sodorkan pada wajahnya.


Tanpa berfikir panjang, Dani menerima tawaran Antonio, dan melepaskan Lous.


"Ok, kalian berdua aman!


Ayo men, kita pergi dari sini."


Dani melangkah dan di ikuti ke tiga bodyguardnya.


Lous merasa sangat senang sampai ia refleks memeluk Antonio.


"Terimakasih Tuan... Terimakasih!!


**...taapi...


Jangan bilang...kau ingin...?"


Lous berfikiran negative, dan melangkah mundur menjauhi Antonio hingga bersembunyi di belakang ibunya.


"Its Ok Lous!


Jika Tuan muda Sminth ini mau menjadikan mu pelacur, why not!!


Harta keluarganya tidak akan habis tujuh turunan...!"


Bisik sang ibu kesal.


Antonio yang mendengarnya hanya geleng-geleng kepala.


"Aku hanya mau membantu gadis itu, tidak menginginkannya untuk menjadi pelacur untuk ku!


Dan kau ternyata ibu yang buruk!


Mungkin di dunia ini, hanya kau ibu yang sanggup menjual anaknya sendiri pada laki-laki hidung belang!?


Hhhhh...??"


Antonio melangkahkan kakinya dan berlalu meninggalkan Lous yang ia telah di selamatkan masa depannya dari tangan laki-laki bejat seperti Dani, dan ibu yang kejam seperti ibu dari Lous sendiri.


Rupanya kau tidak tau Antonio, sebelum kau menyaksikan adegan ini, jauh sebelum kau dan kakakmu Angelia lahir, ada seorang ibu yang pernah menjual puteri nya pada pria tampan dan tajir berdarah Australia seperti mu.

__ADS_1


Tanpa ada super hero yang menolong, seperti kau menolong gadis tadi.


Dan kau tau siapa wanita malang itu?


Dia Bulan, ibumu...


Wanita yang telah melahirkan mu ke dunia ini...


Wanita yang telah mendidik mu menjadi pria sejati...


Dan kau tau?


Kenzo, dady yang selalu kau banggakan sempat begitu kejam pada ibumu, merampas hak asasi manusianya hingga akhirnya ia jatuh cinta dan memperbaiki diri.


Kau terkejut...?


Tentu saja kau terkejut jika kau tau pasangan suami isteri yang kau kagumi itu mempunyai kisah yang amat tragis dalam cinta...


Kalian tumbuh dewasa seperti yang orang tua kalian harapkan, menjadi penerus keluarga Sminth yang semakin terpandang akan kehebatan bisnis dan kedermawanannya...


Biarlah kisah perjalanan Bulan dan Kenzo menjadi rahasia, rahasia orang-orang yang pernah menjadi saksi...


Kakek buyut, Nenek ...


Agnes, Auntie mu...


Mike dan Nicho, Uncle mu...


Ya, mereka lah saksi itu, yang kini turut bahagia mengikuti jejak ayah dan ibumu...


*************


Di sebuah negara di Eropa...


Kenzo yang kini umurnya lebih dari setengah abad, datang memeluk Bulan yang berdiri di balkon hotel sambil menatap langit penuh bintang.


Kenzo lalu memeluk Bulan dari belakang dengan hangatnya.


"Pelukanmu selalu membuatku hangat Kenzo..."


Ucapnya sambil mengelus tangan Kenzo yang melingkar di pinggangnya.


"Tentu saja...tidak ada yang berubah dariku walau sudah 30 tahun kita menikah,


Aku masih tampan dan kuat seperti dulu bukan?"


Jelas nya sambil tersenyum.


Bulan pun tersenyum.


"Tidak... Kau salah...


Kau sempat berubah!"


Kenzo lalu memutar badan Bulan hingga mereka berhadapan.


"What do you mean?"


"Kau benar-benar telah berubah...


Dulu, aku sering berkata dalam hatiku...


'Manusia iblis yang kejam.'


Kenzo menyentuh pipi Bulan dengan kedua tangannya.


"Kau isteri ku, dan kau hidupku...


Tetaplah menjadi isteri ku sampai maut memisahkan, sayang..."


Mata Bulan berkaca-kaca, ia mengangguk sambil terisak.


"Itu pasti sayang...itu pasti..."


Kadang kita harus tersakiti dan saling menyakiti untuk tau dan merasakan cinta sejati.


Bulan dan Kenzo, bahagia lah untuk selamanya, kisahmu, akan selalu ada dalam hatiku๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–


๐Ÿ’žEND๐Ÿ’ž


Terimaksih sudah mengikuti Kisah Bulan Dan Kenzo... akhirnya tamat juga.


Mohon maaf bila ada kata-kata yang kasar, dan penulisan yang tidak benar. Author masih belajar. Bila perlu para reader mengkritik juga boleh, supaya lebih maju.


Ikuti ceritaku selanjutnya, Insya Allah akan segera UP BOS PARANOID tak kalah serunya...

__ADS_1


Selamat Menunaikan ibadah Puasa bagi yang menjalankan๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2