Terpaksa Menikahi CEO Kejam

Terpaksa Menikahi CEO Kejam
Melamar Jesy


__ADS_3

"Itu tidak akan terjadi, Aku tidak sefenomenal itu, aku...hanya laki-laki biasa yang hanya ingin dicintai, just it"


Kini mereka berdua saling bertatapan sambil tersenyum.


Nic kembali mengacungkan setangkai mawar merah di hadapan Jes.


"I love you, dan jadikan aku pria special di hatimu, jika kau ambil bunga ini berarti kau..."


Nic belum selesai berkata, Jesy dengan cepat menerima bunga itu sambil memeluk Nic dengan sepenuh hati.


"I love you too...!"


Nic tentu terkejut mendapatkan pelukan yang datang tiba-tiba dari Jesy.


"Oops, sorry..."


Jesy merasa kikuk, lalu ia merapikan tuxedo Nic dengan mengusapnya karena takut kusut. Tapi Nic menggenggam tangan Jesy.


"Kau...mencintaiku?"


"Iya"


Jesy mengangguk sambil tersenyum dengan semangat.


"Buktikan jika kau benar mencintaiku dengan tulus"


kini Jesy yang mengerutkan dahinya.


"Bagaimana caranya?"


Nic tersenyum lalu menarik nafas.


"Usiaku kini tak muda lagi, walaupun aku masih terlihat muda. Di umurku yang ke 33 tahun ini aku sudah tidak mau bermain dengan cinta, aku...ingin berkeluarga"


ucap Nic sedikit gugup.


"Anda sudah 33 tahun?"


Jesy sedikit tak percaya karena melihat wajah Nic yang imut, ia mengira Nic masih berumur 25-27 tahun.


"Ia benar...maka dari itu, aku bukan lagi ingin menjadi seorang kekasih, tapi...


seorang suami"


Jesy cukup shok mendengarnya, terlebih Nic mengeluarkan kotak yang di dalamnya terdapat sebuah cincin bertahtakan berlian yang cantik.


"Will you marry me?! jika kau mencintaiku, jadilah isteriku, bukan pacarku..."


Jesy menutup mulutnya, ia shok dan tak percaya, secepat ini? di pinang oleh orang sehebat Nic? hati siapa yang bisa menolaknya?


kaki dan tangannya gemetar, Jesy menepuk pipinya agak keras untuk membuktikan ini mimpi atau bukan.


'plakk plakk '


"Aawhh! ternyata ini bukan mimpi!"


Nic terkekeh sambil geleng-geleng kepala.


"Tuan, anda melamarku? Apa aku pantas bersanding dengan orang sehebat anda?"


Jesy merendah dan merasa tak pantas pada dirinya sendiri.


"Jesy percayalah, hanya kau yang pantas berada di sisiku"


mendengar ucapan Nic wajah Jesy memerah.


"Kau bersedia menjadi istri ku?"


tanya Nic kembali berharap.


Jesy tersenyum haru sambil menganggukan kepalanya.


"Iya, aku bersedia!"


hati Nic merasa lega dan bahagia, Jesy menerima cintanya. Dan tak hanya itu, wanita pujaannya pun bersedia menjadi istrinya.


"Yuhuuuuu! ! Jesy menerima lamarankuuuuuu!!!"


Seketika para staf yang tadi ikut meeting kembali datang secara tiba-tiba. Mereka bertepuk tangan, menaburkan guntingan-guntingan kertas dan menaburkannya pada Nic dan Jesy.


"Horeee...Bos kita akan melepas masa lajangnyaaaa! selamat yaaaa...kami tunggu undangannya!!"


Nic dan Jesy tersenyum malu. Kini Nic tanpa ragu memakaikan cincin berlian itu di jari Jesy.


"Cincin yang cantik, untuk orang yang cantik"

__ADS_1


'chupp'


Nic mengecup tangan Jesy, dan Jesy kembali di buat meleleh oleh sikap Nic.


Ia lalu memeluk Nic dengan haru.


"Terimakasih..."


Nic pun membalas pelukan itu.


"Aku yang seharusnya berterimakasih"


'Yuhuuu!! so sweet !!!! "


teriak para karyawan yang heboh menyaksikan adegan romantis itu.


****


*POV KENZO dan BULAN *


"Ayoo cepat kita ke rumah sakit! ahh kau lambat sekali...aku sudah tidak sabar ingin mengetahui kabar jagoanku!"


"Iyaa sabaaarrr...perutku semakin berat Kenzo! dan kau tau anak laki-laki di rahimku ini sangat aktif, ia selalu menendang-nendang di dalam sini"


Bulan cemberut pada Kenzo sambil mengelus perutnya yang kini tengah hamil 6 bulan.


Kenzo lalu berlutut di depan Bulan sambil mengelus perutnya yang sudah bertambah besar itu.


"Oya? super hero dady sehebat itu? Dady sudah tidak sabar mengajak kau dan uncle mu berlatih karate...kita pasti menjadi laki-laki yang paling keren dan hebat di Australia ini...dan kau tentunya akan menjadi rebutan para wanita "


"Apaa?!"


mata Bulan melotot.


"Kenapa kaget begitu? apa kata-kata ku ada yang salah?"


tanya Kenzo yang masih fokus mengelus dan mencium perut istrinya.


"Anakku tidak akan menjadi penggila wanita seperti kalian ya!? menyingkir!"


Bulan mendorong Kenzo hingga terjerembab, lalu meninggalkan Kenzo begitu saja di kamarnya.


"Heeyyy sayang, kau tega sekali...!"


Tapi Bulan tetap tidak mempedulikan teriakan suaminya itu.


tapi kau harus menjadi pria yang disegani karena kebaikan hatimu...


bukan seperti ketiga cowok gila itu!


yang selalu menghabiskan uang hanya untuk kesenangan wanita! minuman alkohol import!! menjengkelkan!"


Bulan terus menggerutu sambil terus melangkah, ia bahkan tidak menjawab sapaan penjaga maupun pelayan yang berlalu lalang di hadapannya.


Kenzo yang lekas mengikuti langkah Bulan menarik tangan Bulan dan kembali berlutut di hadapannya. Ia mencium tangan Bulan dengan segenap jiwa.


"Maaf kan aku nyonya besar yang seksi"


'chupp'


"hhhhh..."


Bulan mendengus sambil memalingkan wajahnya.


"Jangan marah sayang, bukan maksudku seperti itu..akupun ingin semua anak kita memiliki sikap yang baik dan lembut sepertimu,


aku menyadari bahwa aku bukan contoh yang baik untuk anakku ,


menjadi idola wanita kan tidak harus menjadi bajingan...


iya kan?"


Kenzo melirik Bulan sambil kembali mengelus perutnya, dan apa yang di lakukan Kenzo embuat anak dalam kandungan istrinya itu merespon dengan bergerak.


"Dia bergerak! anakku mendengarkan apa yang di ucapkan dady nya!?"


Bulan tersenyum dan mengangguk.


"Tentu sajaa sayaang, karena saat ini kau telah menjadi suami dan ayah yang baik...


maafkan aku yang terlalu ketakutan bahwa anak ini akan..."


Kenzo lalu berdiri di hadapan Bulan. Menatapnya dalam-dalam, memandangi wajah wanita yang telah mengubah diri dan dunianya itu.


"Kau cahaya penerang untukku sayang, aku memaklumi rasa takutmu ...

__ADS_1


karena kau pernah merasakan betapa buruknya Kenzo saat pertama kali kita bertemu...


rasa sakit yang kau rasakan pasti takan pernah bisa terhapus, tapi kini aku terus belajar menjadi suami dan ayah yang terbaik untukmu, Angelia, dan anak yang aku nantikan kelahirannya ini...


percayalah, sifat bajinganku masih ada...darah dinginku masih mengalir, dan hatiku masih sekeras dan sekejam dulu, tapi semua itu jika aku berhadapan dengan lawanku...


karena aku harus seperti itu, kau tau semakin besar SIC maka semakin banyak yang ingin menjatuhkan,


dunia bisnis itu gila dan ekstrem sayang, kita tidak cukup cerdas dan bermodal besar, tapi harus memiliki kekuatan...


karena uang yang pengusaha milik ki, bisa menghabisi lawan bisnisnya...


kau mengerti kan?"


Bulan mengangguk dengan mata yang berkaca-kaca. Ia tau kini Kenzo memikul tanggung jawab yang besar. Bulan lalu memeluk Kenzo sambil meneteskan air mata.


"I love you..."


ucapnya lirih.


Kenzo menghela nafas dan mengecup kening Bulan.


"I love you too sayang! sampai nafas dan jantungku berhenti berdetak, aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu"


pagi yang begitu romantis, membuat iri para pelayan dan penjaga yang melihatnya.


"Ayoo kita ke rumah sakit, aku sudah rindu dengan jagoanku ini"


Bulan mengagguk sambil menggandeng tangan Kenzo. Ia bersiap melangkah, tapi Kenzo menahannya.


"Ada apa lagi?"


tanya Bulan sambil menoleh.


"Kiss me please..."


Kenzo memajukan bibirnya.


"Hhh, dasar tidak tau malu! kau lihatkan disini banyak penjaga ...


untuk yang satu ini kau memang tidak pernah berubah! "


Bulan lalu melepaskan tangan Kenzo dan berjalan mendahuluinya.


"sayang! sayang! tunggu aku...


satu kali sajaaa..."


Kenzo terus memohon sepanjang jalan menuju mobilnya.


"Tidaaak"


tegas Bulan.


"Ok, kalau begitu di mobil saja?"


"No way! di mobil ada sopir Kenzo"


"Aku cuma minta satu ciuman, tapi aku sampai mengmis begini?


ohhh aku tidak percaya, pria sekaya dan setampan diriku masih harus mengemis cinta bahkan di rumahnya sendiri..."


lalu tiba-tiba...


Bulan berbalik, merangkul leher Kenzo dan mencium bibir suaminya itu.


Kenzo tentu langsung merespon, dengan membalas ciuman itu sambil memeluk Bulan. Kenzo selalu membara ketika menyentuh bibir isterinya yang seksi itu.


"Stop stop!! tahaann..."


"Ada apa?"


"Lanjut setelah pulang dari rumah sakit, ok."


Hayo kaliaan pilih pasangan yang mana??



Kenzo dan Bulan


Mike dan Rere


Nic dan Jesy


__ADS_1


Semua punya ciri kas masing-masing lho dan pastinya romantis semua😉😉😁😁


__ADS_2