
"Tunggu!"
Ucap Bulan yang berhasil melepaskan pagutan panas Kenzo.
"Aku tidak mau menunggu!"
Bulan lalu mendorong Kenzo lebih kuat.
"Iiihhh tunggu dulu...!"
"Aaarrhh kau ini merusak suasana ku saja!!"
Protes Kenzo sambil mengacak-ngacak rambutnya.
"Setau ku, kalau tri mester pertama kehamilan dilarang sering-sering berhubungan..."
Jelas Bulan pelan.
"Lho kenapa??
Junior ku yang tegak ini tidak mungkin mengenai anakku kan?"
"Bukan seperti itu! Nilai biologimu pasti sangat jelek!!
Ternyata setiap kali kau sudah menyentuhku perutku terasa sakit, ternyata ****** laki-laki bisa memancing kontraksi,."
Kenzo tercekat.
"ohh baby baby...i'm sorry, Dady tidak tau...
Yang Dady tau kalau Momy mu itu begitu menggiurkan, selalu membuat Dady hilang kendali..."
Kenzo menciumi perut Bulan sambil mengusapnya dengan penuh rasa bersalah.
Bulan hanya menaikkan sebelah alisnya.
"Bulan, mulai hari ini kau jangan menggodaku untuk mengajakku bersenang-senang, aku tidak mau anakku kenapa-napa."
"Apa?!
Menggodamu ?!
Tidak salah ?!"
Protes Bulan pada Kenzo.
"Tidak!
Kau yang jelas-jelas menggodaku!
Lihat baju-baju s**i yang kau pakai...
Dadamu, pahamu..
Aaarhh...kau ya g sudah mengalihkan duniaku!
Kau tau pepatah yang mengatakan tidak ada asap kalau tidak ada api..."
Kenzo dengan santainya berucap, setelah sukses membuat Bulan jengkel.
"Jadi menurutmu aku apinya, iya?
Aku yang salah ?!
Dasar manusia laknat! Aku yang menjelaskan bukannya bersimpati malah menyalahkan ku!"
Bulan cemberut, berbaring di tempat tidur membelakangi Kenzo.
"Sudah...jangan marah seperti itu,
Kenzo memeluk Bulan dari belakang sambil mengelus rambutnya,
Kita tidur saja ya, sudah mau jam 2 pagi...
Kasihan anak ini melihat kita bertengkar terus."
"Itu semua karena Kau yang memulainya..."
Bentak Bulan yang mulai kesal.
"Iya iya...Aku yang salah..."
Sahut Kenzo lembut.
"Kau itu manusia paling menyebalkan!"
"Iya iya... Aku memang menyebalkan"
Sahut Kenzo sambil menguap.
"Dan...kau itu tukang membalikkan fakta!! Aku kesal jadinya!!"
"Iya iya...Aku memang mengesalkan...
Sssttt sambung besok lagi membully akunya!
Kalau sekarang aku ngantuk,
Tadi aku mau tidur kau malah menggodaku!"
"Aku tidak menggodamu"
"Kau menggodaku !!"
Timpal Kenzo dengan mata terpejam.
"Kau itu....!
HhuUuaamhh.."
Bulan menguap.
"Kau..."
"Hhmm....."
Sahut Kenzo setengah sadar.
'ZzZzZzZzZzZz... fiuuuhh... ZzZzZz..fiuhh..'
__ADS_1
Setelah lelah bertengkar mereka berdua pun tertidur pulas.
***
Pagi pun tiba. Jam sudah menunjukkan pukul 08:00 pagi namun mata Bulan masih sulit terbuka.
Lagi-lagi dia kembali mual.
'Hhuuek !'
Bulan bergegas ke kamar mandi dan...
'Huuwaaaaa'
Dia menutup matanya.
Bulan melihat Kenzo tengah mandi.
"Kayak lihat setan saja...
Ayo sini mandi!"
"Tidak mau...
Aku...
'Hhuuueekk!'
Bulan keluar dari kamar mandi, dia berlari ke kamar mandi yang lainnya.
'Hhuueek!
Uhukk uhukk...hhuuueek'
Kakek yang habis olahraga datang menghampiri Bulan.
Terdengar ketukan pintu berkali-kali.
"Bulan...kau tidak apa-apa?"
'Hhuuueek'
"Ti...tidak apa-apa kek,
Aku hanya sangat mual..."
"Dimana suamimu?"
Tanya kakek
"Aku disini"
Jawab Kenzo sambil melangkah menuju kakek
"Istrimu mual-mual terus, Kenzo..."
Jelas kakek sambil membuat secangkir teh hangat.
"Bulan...buka pintu..."
'Tok tok tok'
"Mau apa??"
"Aku khawatir, Kau ini banyak tanya! Cepat buka, atau pintu ini aku dobrak!!"
"Kenzo!"
Kakek membentaknya, "Jangan kasar sama Istrimu! Harus lembut bicaranya, kau memang berbeda sekali dengan anak kakek...!"
"Iyaa maaf..."
Bulan keluar dari kamar mandi.
Kenzo lalu menggendong Bulan dan masuk kedalam kamarnya.
"Kenzo... Lepas. Turunkan aku..."
Kenzo menggelengkan kepalanya.
"Aku akan memandikan kamu..."
Ucap Kenzo sambil nyengir.
"Tidak mau! Aku bisa mandi sendiri!"
Sahut Bulan menolak.
"Tidak apa-apa...Aku sama sekali tidak keberatan..."
"Aku gak mau Kenzo..!"
'Sssstttt...!'
Kenzo menutup bibir Bulan dengan telunjuknya.
"Berisik!
Ya sudah mandi sendiri, tapi aku ikut kedalam..."
Kata Kenzo terus menggoda Bulan.
"Ihhh dasar mesum..."
Bulan segera masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu rapat-rapat.
"Dasar Bulan, kau ini bodoh atau polos sih? Aku sudah ratusan kali melihat tubuhmu tanpa sehelai benangpun...haha...
Hmm mumpung Bulan mandi aku mau membuatkannya susu dan sarapan untuknya..."
Bulan tengah mandi. Kenzo yang kini mencoba menjadi pria yang baik untuk Bulan tengah menyiapkan sarapan untuk Istri tercintanya.
Mike berseru memanggil Kenzo.
"Bos...Bos...
Miss Noni datang...!"
Kenzo menghentikan aktivitasnya.
__ADS_1
"Noni ?
Haha...rupanya kau masih ingin hidup ya?"
Kenzo menaruh susu yang ia buat di atas meja.
Dia berjalan menuju ruang tamu dan melihat Noni tengah duduk di atas sofa mahalnya.
"Ekheemm!"
Noni pun menoleh ke sumber suara itu.
"Ehh mantu gue yang paling ganteng, s***y bener cuma pakai celana pendek yang ketat itu.
Wah... Bulan pasti lu bikin klepek-klepek sama lu..."
Kenzo tidak merespon apa yang dikatakan mertua sintingnya.
"Jangan banyak basa-basi...
Bulan sekarang lagi mandi, ingat kau harus meminta maaf padanya!"
"Beres...!!"
Ucap Noni sambil cengar-cengir.
"Kau mau minum apa?"
"Hhmm apa aja..."
Kenzo lalu memanggil Bu Acy.
"Acy, buatkan minuman untuk Miss Noni!"
Dari arah dapur Bu Acy menjawab.
"Baik Tuan Kenzo."
Matanya lalu tertuju kepada apa yang dibawa Noni.
"Apa itu?"
"Oh ini...
Ini sengaja gue beli buat lu sama Bulan."
Noni mengeluarkan makanan yang dia bawa.
"Hhmm, salad sayur plus irisan daging asap...
Bagaimana kau tau aku menyukainya?"
"Haha...itu mah gampang..."
Noni mengeluarkan salad yang ia bawa dan membukanya untuk Kenzo.
"Ayo di coba..."
"Ok...Mike...Mike!"
"Yes Bos!"
"Ambilkan aku sendok, aku mau makan salad yang dibawa oleh mertuaku."
Diantara mereka ada tatapan dan kontak mata seperti kedipan penuh isyarat rahasia yang hanya mereka berdua ya g tau.
"Tentu!"
Jawab Mike yang langsung bergegas.
"Gue jamin lu suka, Kenzo..."
Ucap Noni sambil kipas-kipas.
Mike pun datang.
"Ini bos..."
"Thanks Mike."
Kenzo mengaduk salad sayur plus irisan daging asap yang menjadi makanan favoritnya.
Kenzo hendak menyuap salad itu tanpa ragu, tapi l
"Please wait Bos!!"
Kenzo lalu mengurungkan niatnya.
"Ada apa?! Beraninya kau menghentikan ku!"
"Sorry, tapi makanan ini harus di test keamanannya, seperti biasa...
Kau punya banyak musuh Bos, jadi harus waspada!"
Kenzo kembali menaruh sendoknya.
"Kau benar,
Kalau begitu bawa Anjing peliharaan ku"
"Apa-apaan ini, lu mencurigai gue Kenzo?"
"Bukan cuma anda, berlaku untuk setiap tamu yang datang"
Jawab Mike.
Dua anjing peliharaan Kenzo dibawa kedalam oleh anak buahnya.
Kenzo lalu memberi anjing itu irisan daging asap yang menjadi campuran saladnya.
Hitungan detik, Anjing itu terkapar dengan mulutnya yang berbusa dan kejang-kejang.
Mereka yang menyaksikan terkejut.
"Dia hendak meracuni Bos Kenzo!"
Teriak Mike sambil menodongkan pistol kearah Noni dan di ikuti oleh semua anak buah Kenzo.
"A...a...apa?! Itu tidak benar!
__ADS_1
Kenzo, lu ngejebak gue?!"
Teriak Noni tidak terima.