Tirai Kasih yang Terkoyak

Tirai Kasih yang Terkoyak
Bab 111: Tak Se-keras Sebelumnya


__ADS_3

Mami Angelina hanya bisa menghela nafas dan akhirnya izin buat Ryan bertarung lagi pun keluar. Bujukan Ranti ternyata mujarab meluluhkan hati wanita yang masih jelita ini.


Walaupun Mami Ange rada aneh juga, tumben-tumbennya Ryan meminta Ranti yang memintakan izin buatnya!


Dan diam-diam tanpa sepengetahuan Ryan dan Ranti, Mami Angelina menelpon Tante Oni ibunda Ranti. dan si tante ini senang bukan kepalang dengan sebuah rencana rahasia buat Ryan dan Ranti.


Ryan pun konsen latihan lagi, kali ini dia makin semangat, karena Ranti kadang menemaninya. Ranti ‘terpaksa’ menemani Ryan, karena terikat perjanjian dengan Mami Angelina.


“Kalau sampai Ryan kalah, kamu harus ikut tanggung jawab!” itulah ucapan Mami Ange hingga Ranti jadi tak enak hati, ibunda Ryan ini seakan menekan dirinya agar tak ‘lepas tangan’ untuk Ryan.


Pertarungan perebutan gelar Juara ASEAN yang lowong akan dilakukan di Jakarta, musuh Ryan asal Philipina ini terkenal sebagai petarung badak. Karena saat bertarung tak pernah beri kesempatan musuhnya kembangkan pukulan.


Joe Samut, yang memiliki rekor bertanding 22 kali naik octagon, baru sekali kalah dan tak pernah seri. Melawan Ryan yang kini miliki rekor 17X bertanding, 1X keok, 1 kali tanpa pemenang dan 15X menang.


Usia Joe Samut sama dengan Panchorn Ado 29 tahunan, melawan Ryan yang kini baru jalan 24 tahunan. Sehingga Joe Samut makin pede, dia merasa lebih pengalaman di bandingkan Ryan.


Joe Samut sama sekali tak gentar melawan Ryan Sasmita yang lebih muda dan bertanding di depan pendukungnya sendiri.


Karena dari 5 lawannya terakhir, Joe Samut baru sekali bertanding di depan pendukungnya sendiri. Sisanya main di tempat lawannya, dan semuanya  keok melawan petarung tangguh ini.


Johanes yang kini mulai sembuh, kembali jadi pelatih Ryan dan mendampingi Bang Ramon. Saat konfers, Joe Samut tanpa takut mengejek Ryan, yang di katakan petarung ayam sayur karena tak mampu menang melawan Panchorn Ado.


Ryan Sasmita hanya senyum dingin dan tidak terpengaruh dengan provokasi Joe Samut. Johanes yang kini sudah bisa bicara walaupun pelan, sudah beri kode agar Ryan jangan terpancing.


Ranti yang ikut melihat konfers juga menatap Ryan, seakan meminta pemuda ini agar jangan ikut-ikutan membalas. Saat timbang badan, Ryan lebih tinggi dari Joe Samut yang hanya sampai se dagu-nya. Badan keduanya sama-sama kokoh dan berotot.

__ADS_1


Ryan hampir terjengkang, kala Joe Samut mendorongnya keras, tapi lagi-lagi Ryan tetap kalem dan tidak meladeni ulah tengil Joe Samut.


Kali ini Radin dan Angelina menonton langsung pertarungan Ryan ini, mereka duduk bertiga dengan Ranti, juga ada Bambang Cs, yang sengaja tak terima job manggung, untuk saksikan sang sahabat bertarung secara langsung.


Pertandingan ini di siarkan secara live sebuah stasiun TV swasta, bahkan 3 petinggi negeri ikut menontong pertarungan ini.


GOR yang menampung 25 ribu penonton sampai full, hingga harus di sediakan layar besar di luar GOR untuk ribuan penonton yang tak bisa masuk lihat pertarungan keras ini.


Setelah 5 pertandingan babak tambahan, maka babak utama pun di gelar. Joe Samut duluan di tampilkan di ring octagon, dengan gaya tengilnya Joe Samut seakan mengejek penonton tuan rumah yang mayoritas dukung Ryan Sasmita.


Begitu Ryan masuk ring, puluhan ribu penonton bertepuk tangan gemuruh, apalagi Ryan tetap kalem dan tidak berlebihan seperti Joe Samut.


Begitu ring girls membawa papan ronde keluar, dan wasit mendekatkan kedua petarung, sambil jelaskan aturan pertarungan, kedua petarung di suruh mundur ke sudut biru dan merah.


Kali ini Ryan berada di sudut biru dan Joe Samut di sudut merah. Tingg…lonceng ronde pertama pun berbunyi,


Ryan hanya sesekali membalas, dia memperkuat double cover, penonton sempat kecewa melihat Ryan ‘lembek’ di ronde pertama.


Bahkan sebuah tendangan Joe Samut sempat bikin Ryan goyah, untung bel berbunyi, sehingga Joe Samut tak sempat memberondong Ryan.


Ronde kedua, Joe Samut tak merubah gaya dan serangannya, Joe Samut benar-benar habis-habisan menghajar Ryan. Sebuah pukulan keras Joe Samut mendarat telak di wajah tampannya, hingga pipi Ryan membiru.


Penonton pun mulai kecewa, kenapa Ryan seperti takut bermain terbuka melayan Joe Samut, dua ronde ini otomatis milik Joe Samut.


Johanes berbisik ke Ryan, pemuda ini pun mengangguk, Ryan melihat Joe Samut yang bertarung habis-habisan di ronde pertama dan kedua terlihat mulai kepayahan.

__ADS_1


Dan penonton mulai berteriak gemuruh, saat Ryan di ronde ke tiga seakan menampilkan sisi aslinya.


Joe Samut kaget melihat gaya bertarung Ryan berubah total di ronde ketiga, kini dia yang kelabakan, saat Ryan meladeni jual beli pukulan dan tendangan.


Adu pukul jarak dekat tak terelakan, di selingi tendangan yang sangat keras dari Ryan dan beberapa kali membuat Joe Samut goyah dan harus mati-matian memperkuat doubel covernya.


Pukulan Ryan bak air bah datangnya, keras dan tiada habisnya. Saat melihat Joe Samut hanya tersandar di ring, Ryan mundur dan secara mengejutkan badannya berputar dan bukkk….sebuah tendangan keras mendarat telak di kepala Joe Samut.


Joe Samut sempoyongan, Ryan mengejarnya dan memberondong Joe Samut hingga terjengkang ke kanvas, wajahnya berdarah-darah.


Saat Ryan berniat menduduki tubuh Joe Samut, wasit langsung mencegahnya dan Ryan pun dinyatakan menang TKO di ronde ke 3 melawan petarung asal Filipina ini.


Ryan kini jawara baru pemegang sabuk juara ASEAN yang sempat lowong, GOR seakan mau runtuh dengan teriakan puluhan ribu penonton menyambut kemenangan Ryan.


Bambang, Anwar, Budi dan Tomi sampai jingkrak-jingkrak menyaksikan kemenangan Ryan, yang hanya membiru sedikit wajahnya.


Joe Samut sampai harus di tanda di bawa keluar ring octagon, karena matanya bengkak dan mulutnya terus-terusan mengeluarkan darah.


Dibandingkan Panchorn Ado, kekuatan Joe Samut di bawah petarung yang baru saja pensiun dari dunia keras ini usai bertarung brutal melawan Ryan.


Saat di wawancara pembawa acara, apa rencana Ryan selanjutnya! Mami Ange langsung melotot dan memukul lengan suaminya, saking gemasnya. Ryan dengan lantang ingin menantang juara dunia di kelas yang sama!


“Hadeuhh papi, gimana ini, kenapa si Ryan makin menjadi-jadi, malah mau nantang juara segala,” semprot Mami Ange. Hingga Radin tersenyum mesem saja, tak menjawab.


Apakah Mami Ange kasih izin Ryan bertarung menantang si juara dunia, yang bernama Michael Dado, asal Amerika Serikat yang sudah 5X pertahankan gelar, tanpa pernah kalah  itu..?

__ADS_1


*****


BERSAMBUNG


__ADS_2