
"Hay naaay" Kata fitri dan ria hampir bersamaan saan nayra membuka pintu ruang karoke.
Adi segera berdiri dan menghampiri nayra.
"Aku udah duga pasti kamu bakalan datang." kata adi sambil tersenyum.
Nayra melalui adi dan duduk di tengah sofa.
Fitri menarik langan baju kenzo dan memberi kode untuk duduk di sampingnya.
"Kamu memang bisa di andalkan." kata fitri dan menaikkan jempolnya.
Dian selesai menyanyikan sebuah lagu dan menghampiri fitri.
"Temenin aku" kata dian ketika berada di depan fitri.
"Kemana?" tanya fitri.
"Beli minuman." kata dian.
"Kamu mau minum apa?" tanya fitri pada kenzo.
"Apa aja." kata kenzo.
Tiba-tiba pintu ruang karoke terbuka.
"Tin kita salah ruangan nih, Ehh kalian rupanya." kata april sambil melihat satu persatu orang yang ada ruangan itu.
"Ngapain kamu kesini?" kata fitri dengan tatapan sinis.
"Wahh dian, ternyata kamu itu suka gebetin cewek yang satu geng ya." kata april.
__ADS_1
Nayra berdiri dan berjalan ke depan april.
"Apa maksud kamu?" kata nayra.
"Udah deh nay, kamu pura-pura enggak ngerti atau gimana sih?" kata april dengan sinisnya.
"Udah nay enggak usah di ladenin." kata fitri menggandeng tangan nayra.
"Nay, kalo kamu enggak suka sama adi itu seharusnya ngomong dong jangan suka php-in cowok." kata gustin.
"Oh iya, denger-denger kamu udah mau punya papa baru ya." kata april sambil menaikkan sebelah alisnya.
Nayra memendam kesalnya dan berjalan menabrak sebelah bahu april dan gustin.
Sebelum pergi nayra sempat mendengar ucapan april tentang perjodohan kenzo.
"Oh iya ken, gimana calon kamu? cantik?" kata april tersenyum sinis.
"Tau dari mana kamu?" tanya dian. "Perasaan waktu itu cuma ada aku sama kenzo, tapi kenapa april bisa tau." kata dian dalam hati.
Fitri mengerutkan keningnya karna bingung.
"Jaga mulutmu." kata dian pada april lalu menarik lengan fitri keluar dari ruangan itu.
Ria dan yanti keluar dari ruangan itu menyusul fitri.
"Cabut ken." kata adi.
...*****...
Nayra masuk ke dalam rumahnya dengan santai.
__ADS_1
"NAYRA!!" teriak mama nayra saat menyadari putrinya telah tiba.
Nayra langsung terdiam berdiri di tempatnya.
"Dari mana aja kamu?" kata mama nayra dengan wajah kesalnya.
Nayra tak menjawab apa pun.
"Kamu sengaja ya mau bikin mama malu? kenapa enggak jawab mama? ayo jawab." kata mama nayra.
"Mama itu ngomong apa sih? yang malu itu siapa ma? mama malu sama mereka tapi mama enggak malu sama diri mama sendiri." kata nayra.
"Maksud kamu apa nayra?"
Nayra tak menjawab apapun dan berlalu menuju kamarnya.
...*****...
Dian mengantar fitri pulang kerumahnya.
"Aku masuk dulu ya, makasih loh udah di antar." kata fitri.
"Iya udah masuk sana." kata dian sambil tersenyum.
"Ya udah kamu balik sana." kata fitri.
"Kamu ngusir aku?" kata dian sambil bercanda.
"Emang kamu mau tinggal disini? udah balik sana." kata fitri memanyunkan bibirnya.
"Ya udah masuk dulu sana." kata dian sambil tersenyum.
__ADS_1
Fitri pun masuk kedalam rumahnya.
"Aku tau kamu suka sama ken tapi aku akan berusaha bikin kamu lupain ken karna kalian enggak akan bisa bersama." gumam dian melangkahkan kakinya meninggalkan rumah fitri.