
“Apa yang ingin kamu bicarakan Ange…?”
Angelina langsung kaget dan baru sadar sejak tadi matanya lekat di wajah pria di depannya ini.
“Oh...iya...maaf. Begini bang…kalau memang Abang butuhnya cepat dan ini merupakan kesempatan untuk bangkit lagi. Aku ada uang 60 miliar, Abang pakai saja dulu, bahkan boleh semuanya…!”
Angelina menyodorkan sebuah amplop yang berisi buku tabungannya dan bisa di cairkan Radin kapan pun. Bahkan ada surat kuasa di atas materai yang sudah Angelina tanda tangani.
“Apa…ja-jangan Ange…itu uang kamu. Uang kalian berdua dengan Ryan. Aku tak ingin melibatkan kamu dalam persoalanku…!”
Radin kaget bukan main dengan ucapan Angelina yang tak dia sangka-sangka ini. Walaupun tak aneh Angelina kini memiliki uang banyak. Karena dia di kontrak eksklusif oleh Mira, atas perintah Radin juga.
“Bang…tolong jangan menolak bantuanku ini…terimalah, aku ikhlas kok, aku yakin Abang akan bisa bangkit lagi seperti dulu!”
Radin kembali menggelengkan kepala. “Jangan Ange…itu uang kamu, jumlahnya pun bukan sedikit. Apalagi kalau sampai tunangan kamu tau, pasti dia akan marah!”
“Please…terimalah…jangan di tolak. Aku tulus ingin menolong Abang!” Angelina memegang tangan Radin.
Untuk sesaat suasana hening, Radin terdiam, Angelina menatap matanya dengan harapan besar. Pria tampan ini sampai terhenyak dan lama mereka bertatapan begitu.
Tapi kembali Radin menggeleng dan menarik tanganya pelan-pelan.
“Jangan Ange…aku sudah banyak bikin kamu menderita, dan sampai kini perasaan itu selalu menghantuiku…jangan lagi bi…!” ucapa Radin terpotong, Angelina terlihat mulai jengkel.
“Hmm…segitu keras kepalanya kah Abang. Aku benar-benar ingin menolong. Apakah Abang ingin bertahan dengan gengsi itu…sampai kapan Abang mempertahankan ego itu, yang justru tak ada gunanya saat ini. Baiklah…kalau Abang benar-benar tak mau menerima. Mulai saat ini aku tak mau tahu lagi dengan Abang, terserahlah…mau Abang bangkrut kah, atau mati sekalipun aku tak peduli!”
Angelina bangkit dan pergi meninggalkan Radin. “Ange…tunggu!” Radin buru-buru menyusul dan menangkap tangan Angelina.
“Ba-baiklah…aku terima bantuan kamu ini…!”
Angelina berbalik dan menatap wajah Radin, mata wanita jelita ini agak memerah, Radin kaget bukan main melihat mata indah itu memerah.
Secara langsung Radin jadi ingat mata memerah ini persis seperti di malam jahanam dulu, usai dia menggauli secara paksa wanita cantik ini.
__ADS_1
Rasa bersalah pun langsung menyeruak dalam dadanya. Dan tanpa disadarinya, Radin langsung memeluk Angelina dan berkali-kali berbisik maaf di telinga Angelina.
Angelina terbuai, Radin apalagi. Pelukan erat ini seakan meluruhkan jiwa keduanya. Untuk sesaat keduanya seperti lupa keadaan.
Namun kesadaran langsung menyeruak. Saat Radin berbisik apakah Angelina siap kehilangan uang jumbo ini, kalau sekiranya dia gagal lagi.
Angelina langsung melepaskan rangkulan dan menatap wajah Radin. “Aku yakin…kali ini Abang akan berhasil..!” cetus Angelina, lalu mendorong pelan tubuh kokoh Radin.
“Iya…sayang…ehh maksudnya…iya Ange, Abang akan berusaha sekuatnya, doakan Abang ya…!”
Angelina tersenyum manis dan mengangguk. “Selalu…doaku selalu buat Abang!”
“Baiklah…ini sudah malam, Abang pulang dulu ya..!” sambil mengucapkan itu, Radin ternyata belum melepaskan tangan lentik Angelina. Seakan tak ingin pulang cepat malam ini.
“Pulang kemana? ke kos itu?”
“Tidak…Abang sekarang tinggal di apartemen!”
“Dimana…boleh aku ke sana sewaktu-waktu?” desak Angelina, Radin pun tanpa sadar mengangguk dan dengan enteng menyebutkan alamatnya.
Begitu akan masuk ke mobil, Radin mencium dahi Angelina.
“Makasih yaa…ayoo masuk ke rumah…cuaca mendung bentar lagi ujan…ntar sakit!”
Angelina makin tersenyum mendengar ucapan Radin, perhatian kecil Radin yang membuat hatinya malah berbunga.
“Abang juga…hati-hati…stop merokok yaa…dan jangan lagi minum-minuman keras, jaga juga kesehatan Abang!”
Radin langsung mengangguk dan kini perlahan meninggalkan rumah wanita cantik ini. Lalu pulang kembali ke apartemennya. Radin tidak mau berkeliaran seperti dulu.
Apalagi kini dia seolah dapat energy baru, Angelina, wanita yang dulu dia perkosa, dan pernah benci tak ketulungannya dengannya. Malam ini justru jadi penolongnya!
Radin kini sibuk mengontaki beberapa kolega bisnisya dulu, yang masih bisa diharap membantunya. Termasuk Cokro SH, sahabat sekaligus pengacaranya.
__ADS_1
Radin mulai malam ini berubah 100%, semangatnya naik berlipat-lipat. Radin persis seperti awal membangun usahanya dulu, yang bangkrut karena ‘kesombongannya’.
Tanpa Radin dan Angelina sadari, kelakuan keduanya tadi di saksikan langsung seorang lelaki dengan tatapan cemburu dan marah!
Dialah Gubran, tunangan Angelina, yang sengaja menatap dari kejauhan kelakuan keduanya.
Gubran yang bermaksud mengapeli Angelina, membatalkan mengunjungi wanita cantik ini. Dia terlanjur jengkel melihat Radin dan Angelina pegangan tangan. Dan juga melihat Radin mencium kening tunangannya itu.
Gubran kini santai di sebuah pub bersama Frans sohibnya. Frans ternyata kekasih Stella.
“Apa kamu bilang, si Radin menemui tunangan kamu si Ange itu. Gubran kamu ini tolol banget, tau nggak siapa Radin Sasmita itu?”
“Hmmm emanknya siapa dia Frans?”
Frans langsung tertawa sambil mengisap rokoknya dan minum wine dengan enjoy, pria yang ‘kaya raya’ berkat Stella ini menatap sahabatnya.
“Radin Sasmita….dialah lelaki yang pernah memperkosa Angelina dulu, dan anak si Ange yang kini sudah berusia hampir 8 tahunan…itu anak mereka, hasil perkosaan itu!”
“Hahh…jadi Radin Sasmita itu, bekas CEO Sasmita Group yang kini bangkrut usai bercerai dengan kekasih kamu…itu orangnya? Eh darimana kamu tau soal ini?” Kaget bukan main Gubran.
Frans langsung mengangguk. “Iya…siapa lagi, emank ada Radin Sasmita yang lain. Kamu ini emank bodoh, kisah itu dulu geger brayy…kamu saja yang ketinggalan kisah. Tau nggak si Radin mendekam 2,5 tahun di penjara usai kasus itu. Anehnya kata Stella, usai bebas hubungan Radin dan Ange malah jadi akrab. Itulah juga alasan kuat, yang membuat Stella dan Radin cerai…!”
Padahal Frans hanya ngarang kisah, faktanya salah satu alasan Radin dan Stella cerai. Karena bekas istrinya berselingkuh dengan Frans ini.
“Kurang ajarrr…jadi aku selama ini di tipu Angelina! Pantas, walaupun kami sudah bertunangan, dia tak pernah mau ku gauli. Alasannya, tunggu setelah sah jadi suami istri! Brengsek banget, aku tertipu selama ini.” sungut Gubran makin marah. Apalagi saat melihat Frans terbahak-bahak.
“He-he-he…bisa jadi si Angelina masih teringat dengan Radin dan kini mereka berhubungan diam-diam. Tau nggak, Stella saja sampai kini sering bilang, dia selalu teringat Radin. Permainan Radin bikin dia terlena. Kurang ajar juga si Stella, untung saja dia kaya raya dan cukupin kehidupanku. Andai miskin, udah lama kuputusin!” ucap Frans, hingga makin membakar hati Gubran.
Saking marah dan cemburunya, Gubran malam ini langsung memboking empat wanita Open BO kelas atas bersama Frans.
Dan mereka kemudian bergeser ke sebuah hotel mewah. Dan habis-habisan mengerjai lalu bercinta dengan ke 4 wanita itu sampai puas.
*****
__ADS_1
BERSAMBUNG