
Kenzo duduk di kursi perpustakaan sambil melamun dan tersenyum sendiri.
Dian dan adi menghampiri kenzo dengan heran dan duduk di samping kenzo.
Adi mendorong kepala kenzo kesamping hingga membuat kenzo tersadar.
"Apaan sih." kenzo kesal.
"Mikirin apa sih?" tanya adi.
"Rahasiaa." kata kenzo.
"Kemarin aku ketemu nayra." kata dian.
Adi dan kenzo langsung melihat dian dengan tatapan serius.
"Aku di suruh sama gengnya supaya nayra mau cerita masalahnya." kata dian.
"Masalah apa?" tanya kenzo.
"Nayra punya masalah?" kata adi.
"Kata temannya sih gitu." jawab dian.
"Oh iya kan waktu itu kamu nembak nayra, udah di terima belum?" tanya kenzo.
"Gimana mau di terima ngomong aja belum." jawab adi.
"Udah deh enggak usah mimpi terlalu tinggi nayra itu belum move on." kata dian keceplosan.
"Maksud kamu?" tanya adi heran.
"Aku kira nayra belum pernah pacaran." kata kenzo.
"Kamu tau dari mana?" tanya adi pada dian.
"Wah ****** deh aku." gumam dian dalam hati.
"Kenapa diam?" kata kenzo sinis.
"Kamu tau apa tetang nayra?" kata adi.
"Sebenarnyaa.." kata dian.
"Sebenarnya apa?" tanya adi.
"Katanya teman tapi kok enggak cerita." tanya kenzo.
"Aku takut nayra marah." kata dian.
"Oke kalo kamu enggak mau ngomong, aku bakalan tanya sendiri." kata kenzo.
...*****...
Pulang sekolah kenzo menunggu di gerbang sekolah.
"Fit, nayra mana?" tanya kenzo.
"Dia rapat, katanya kamu pulang aja." jawab fitri.
Hari berikutnya.
"Yan, nayra mana?" tanya kenzo.
"Dia enggak pulang, katanya nginap di rumah ria." jawab yanti.
Hari berikutnya.
"Ri, nayra mana?" tanya kenzo.
"Nayra bikin makalah di ruangan osis, katanya nayra pulang sendiri." jawab ria lalu pergi.
"Apaan sih nayra, apa dian ngomong sesuatu ya." fikir kenzo.
...*****...
Nayra selesai membuat makalah dan mengusap layar ponselnya.
Nayra membuka grup whatsappnya sambil berjalan menuju gerbang sekolah.
Ria.
"Nay, kamu di cari kenzo di parkiran."
Yanti.
"Kemarin juga tanya sama aku."
__ADS_1
Fitri.
"Dia juga tanya aku waktu di gerbang sekolah."
Nayra.
"Bodo amaat.
Ken itu hukuman buat aku."
Fitri.
"Over aja ke aku😄"
Nayra.
"Silahkan."
Ria.
"Ada udang di rumahku."
Yanti.
"Ayo pesta."
Fitri.
"Aku jemput ya nay."
Nayra.
"Sibuk."
Nayra tlah keluar dari gerbang sekolah.
"Nay!" teriak kenzo.
Teriakan kenzo membuat nayra sangat terkejut.
Ponsel yang tadi nayra pegang kini terjatuh dan masuk ke dalam selokan.
Kenzo berlari kecil menghampiri nayra.
"Aku nungguin kamu tau dari tadi." kata kenzo.
"Eh nay, kamu mau ngapain." kenzo heran.
Nayra mengaduk selokan menggunakan tangannya tapi tak menemukan ponselnya.
Kenzo meraih tangan nayra untuk berdiri dan nayra langsung berbalik menamparnya lalu melepaskan tangannya.
Sekejap kenzo menatap mata nayra yang berkaca-kaca dengan rasa bingung.
Nayra terlihat marah dan sedih tapi kenzo tak tau harus melakukan apa untuknya.
Nayra masuk ke dalam selokan tanpa memperdulikan seragam dan tasnya akan kotor.
"Nayra kamu cari apa." kata dian yang tiba-tiba ada di belakang kenzo.
"Ponselku jatuh." jawab nayra dengan suara yang bergetar.
Sekejap dian melihat kenzo lalu melepas tasnya dan turun ke selokan membantu nayra.
Meski pun di cari berkali-kali tapi nayra dan dian tetap tak bisa menemukan ponsel itu.
Dian membantu nayra untuk naik ke atas lalu duduk di pinggir selokan bersama.
"Ada apa di ponselmu?" tanya dian.
"Foto." jawab nayra dengan tatapan kosong.
"Gimana kalo aku antar kamu pulang, nanti aku suruh teman aku buat periksa selokan ini." kata dian mencoba menangkan nayra.
Nayra hanya mengangguk dan tak melihat kenzo yang dari tadi memperhatikannya.
...*****...
Pukul 15:30 sore, nayra tlah tiba di rumahnya.
"Itu pasti foto berharga kan?" tanya dian saat tiba di teras rumah nayra.
"Pasti dan sangat berharga, itu satu-satunya yang aku punya." kata nayra.
"Aku bakalan berusaha nemuin ponselmu tapi kamu harus janji." kata dian.
"Apa?" kata nayra.
__ADS_1
"Lakukan tiga permintaan dari aku." kata dian.
"Oke." jawab nayra tanpa fikir panjang.
Nayra dan dian saling berjabat tangan yang artinya bahwa mereka telah sepakat.
"Ya udah masuk sana." kata dian.
"Bye." kata nayra masuk ke dalam rumahnya.
Dian mengambil ponselnya lalu mengirim pesan whatsapp pada kenzo.
Dian.
"Tunggu di depan sekolah."
Dian segera melajukan motornya untuk menemui kenzo.
Dian menemukan kenzo masih duduk di depan gerbang sekolah.
"Kamu apain nayra?" tanya dian dari belakang kenzo.
"Aku cuma panggil dia dan dia cuekin aku." kata kenzo.
"Kenapa tadi kamu enggak bantu nayra?" tanya dian.
"Ya kali aja aku mau masuk di selokan." jawab kenzo.
"Kamu enggak mikir apa kalo nayra kenapa-napa di bawah sana?" kata dian menaikkan nada bicaranya.
Kenzo hanya terdiam mendengarkan dian.
"Sepupu macam apa sih kamu?" kata dian dan berbalik ingin naik ke motornya.
"Dia bukan sepupuku." jawab kenzo pelan.
"Maksudmu?" kata dian bingung dan berbalik ke arah kenzo.
"Papaku bukan saudara mama nayra, papaku cuma anak angkat." kata kenzo.
"Jadi kamu sama nayra selama ini?" dian semakin bingung.
"Karna aku suka sama nayra, tapi aku enggak mau adi tau." kata kenzo.
"Terserah ken mau ngomong apa, ponsel nayra sekarang lebih penting dari pada peraan kamu." ucap dian lalu meninggalkan kenzo pergi.
...*****...
Suara ketukan pintu di rumah nayra menggema hingga ke kamar mandi.
nayra yang sedang menyikat giginya langsung menghentikan aktifitasnya dan pergi membukakan pintu.
"Dian!" kata nayra setelah melihat orang orangada di balik pintu.
"Aku udah dapat nih." kata dian sambil memperlihatkan ponsel nayra.
"Masuk dulu." kata nayra yang mempersilahyangdian untuk masuk ke ruang tamu.
"Jangan lupa perjanjian kita nih." kata dian sambil menyodorkan ponsel nayra.
"Tenang aja aku orangnya tepat janji kok." kata nayra meraih ponselnya.
"Udah aku baikin juga, coba deh kamu cek." kata dian.
"Makasih banget ya." kata nayra setelah memeriksa bahwa fotonya masih ada.
"Iya santai aja." jawab dian.
"Jadia apa permintaan kamu?" tanya nayra.
Dian berfikir sejenak lalu menemukan ide.
"Aku mau kamu jawab semua pertanyaan aku." kata dian.
"Pertanyaan apa?" kata nayra bingung.
"Kamu punya masalah apa sama april?" tanya dian.
"Enggak ada, tapi aku yakin kalo dia enggak suka sama aku." jawab nayra.
"Terus kenapa kalian enggak berteman lagi." tanya dian.
"Karna aku enggak mau punya teman rendahan." kata nayra.
"Maksud kamu?" tanya dian bingung.
"Dia pernah tidur sama pacarnya, dia juga ngasih pacarnya foto bu**il dan aku enggak suka itu." jawab nayra.
__ADS_1
"Aku juga mau tau tentang kamu." kata dian membuat nayra langsung bingung. "Ceritakan masa lalumu." kata dian.