
Semenjak bertemu Ranti, Ryan jadi cari cara untuk bertemu gadis cantik lembut ini. Tapi agaknya Bella tak mau begitu saja di ‘putusin’.
Si cantik bak bule ini selalu nempel kayak pranko kemana saja Ryan jalan. Sehingga pernah Ryan bermaksud temui Ranti di kampusnya, yang ada justru Bella yang muncul, hingga Ryan gagal bertemu Ranti.
Bella sebenarnya tak tahu, dia hanya kaget dan senang, Ryan nongol di kampusnya. Dipikirnya ingin jemput dia, dari jauh Ranti sebenarnya melihat saat Ryan di datangi Bella, lalu kedua orang ini masuk mobil mewah Ryan dan menghilang ke jalan raya.
Ranti hanya menghela nafas panjang, entah apa yang ada di pikirannya saat itu. Dengan wajah cantiknya yang lembut, Ranti seolah memaklumi…tapi apakah begitu?
Kesempatan itu akhirnya datang juga, saat Ryan yang tak ada kegiatan latihan beladiri rutin, karena belum ada kejelasan kapan naik ring octagon lagi.
Dia mengajak Bambang, Budi, Anwar dan Tomi agar latihan nge-band lagi, kebetulan ada lagu baru yang barusan ia ciptakan di kala senggang.
Entah siapa yang mengabari, secara tak terduga Ranti muncul ke studio. Semuanya melongo, tak menyangka si cantik lembut yang sekian lama ngilang muncul ke studio ini.
“Deuhhh weceee…kangennya eike dengan kamu sayangggg!” si ngondek Tomi yang biasa pegang bass langsung memeluk dan cipika-cipiki dengan Ranti.
“Nahh cocok dah ini, akhirnya kita dapat vocalis utama..!” ceplos Bambang tiba-tiba.
“Eh…trus si Ryan bagaimana, kan selama ini dia vocalis utamanya?” Tomi kaget juga dengan usul Bambang yang di luar dugaan ini. Tomi kalau kaget, keluar asli lakiknya.
“Betull…akurrr banget, Ranti akan jadi vocalis utama kita…di samping Ryan pastinya!” sela Budi. Kini Anwar malah ikut-ikutan menyetujui usul Bambang ini.
Ryan malah mengangguk, seakan setuju dengan ucapan Bambang, Budi dan Anwar ini.
“Tapi suaraku…terlalu pelan…bagaimana mau jadi vocalis, biar si Ryan saja…aku kembali ke piano saja, dampingin Anwar, atau cukup jadi backing vocal!” bantah Ranti.
“Gini aja dehhh, kami ada lagu baru, yang di ciptakan Ryan...kayaknya perlu kita coba. Kayaknya ni lagu emank cocok di nyanyikan wanita, dan ini akan jadi singel. Ntar kalau meleduk kayak kompor, baru kite-kite bikin singel-singel baru lagi, agar kelak jadi album. Oceeee?” desak Tomi.
__ADS_1
Ryan langsung menganggu, setuju dengan usul teman-temannnya, Ranti akhirnya tak bisa mengelak lagi. Dia menerima jabatan baru di Mita Band ini, sebagai vocalis utama.
Begitu dia membaca teks lagu ini, Ranti terdiam sejenak. Karena lagu ini menyatakan rasa kangen pada seseorang yang lama berpisah. Lagu ini mirip-mirip lagu artis muda Keisya Lovrenka.
Setelah hapal liriknya…mulailah mereka latihan, di mulai dengan sayatan gitar melodi lembut Ryan, lalu iringan piano Anwar, di ikuti bass Tomi dan guitar rythim Budi, kemudian di tingkahi drumd Bambang.
Suara lembut Ranti mengalun sangat membuai…lalu saat masuk ke reff, tanpa di duga suara Ranti mampu mencapai nada-nada tinggi.
Ryan, Bambang, Budi, Anwar dan Tomi sampai saling pandang, tak mengira Ranti sangat bagus sekali di nada tinggi. Setelah itu mereka terus latihan sampai benar-benar sempurna lagu itu.
Apalagi setelah Ryan ikut menambah sebagai backing vocal, semuanya kini makin bersemangat. Hingga pas jelang sore, selesai juga ni lagu.
Kini mereka mendengarkan dengan serius lagu hasil rekaman mereka ini. Semua terbuai dengan suara Ranti yang benar-benar lembut dan pas masuk ke reff, suara Ranti melengking jernih.
Tanpa terasa Ryan memegang jari lentik Ranti, tak puas-puasnya mereka menyetel ulang hasil rekaman itu.
“Dibandingkan si Bella, aku lebih suka Ryan dengan Ranti,” bisik Anwar dan semuanya mengangguk setuju.
“Sekarang langkah berikutnya, kita bikin rekaman…lalu kita lempar ke video music, aku punya kenalan sutradara handal. Aku yakin ni lagu bakalan meleduk,” cetus Bambang, semua mengangguk setuju.
Kini ke 6 orang ini benar-benar sibuk untuk lakukan syuting klip buat lagu singel pertama mereka ini. Atas usul Roni, sang sutradara klip, agar dapat gambar yang romantis. Maka syuting dilakukan bukan di Jakarta, tapi di luar daerah.
Yakni Bali, Jawa Timur dan Bandung. Ryan tak masalah, mereka butuh waktu selama 10 harian, terlebih saat ini lagi liburan semester, sehingga mereka tak terganggu study.
Ryan dan Ranti kembali akrab, namun Ranti tahu diri! Dia ingat Ryan memiliki kekasih, sehingga Ranti selalu menolak halus, kalau Ryan ajak jalan-jalan ketika mereka lakukan syuting.
Padahal, mereka di klip ini sengaja di pasangkan, karena sang sutradara Roni bilang tak perlu memakai artis atau pemeran lainnya.
__ADS_1
“Ryan dan Ranti sudah cukup, mereka serasi berpasangan dalam klip ini,” ceplos Roni, hingga Ryan dan Ranti tak bisa mengelak.
Ryan makin salut dengan Ranti. Saat mereka berduaan, dengan halus dan lembut, Ranti menolak kala Ryan mau bicara soal pribadi.
“Ryan…selesaikan dulu dengan Bella…aku nggak mau dianggap orang ketiga dalam hubungan kalian…ku dengar…kamu juga belum selesai dengan seorang atlet volly bernama Dewi…gimana sihh…gentle donk jadi cowok,” sindir Ranti halus, hingga Ryan tak berkutik.
Kini Ryan mulai sadar, dia terlalu anggap remeh perasaan wanita. “Benar juga kata Ranti, dengan Bella jalan…tapi dengan Dewi belum kelar urusannya…hadeuhh pusing jadinya!” batin Ryan.
Sejak saat itulah, Ryan tak lagi menyinggung soal pribadi, Mereka fokus ke lagu dan klip mereka yang sedang di garap.
Syuting terakhir dilakukan di Bandung, Ryan cs kaget bukan main, saat datang seorang cowok tampan, tak kalah tampanya dari Ryan, menjemput Ranti.
Ranti mengenalkan pemuda tampan ini pada Ryan, Bambang, Budi, Anwar dan Tomi.
“Maaf kalau menggangu, namaku Jani, aku mau jemput Ranti pulang ke Jakarta. Tapi kalau syutingnya masih lanjut. Tak apa aku tunggu kok!” kata Jani sambil mengangguk hormat pada Ryan cs.
Melihat sikap Jani yang merendah dan menghormati mereka semua, Ryan cs tak ada alasan untuk ‘mengusir’ Jani.
Apalagi Jani juga ramah dan terlihat selalu menegur duluan semua kru dan juga anggota band ini.
“Berat nih…Jani orang nya baik, ramah dan tidak sombong…keliatan juga tajir tuh!” ceplos Bambang ke Tomi, Budi dan Anwar.
Benarkah Jani sebaik itu, apakah Jani pacar baru Ranti…?
*****
BERSAMBUNG
__ADS_1