Tirai Kasih yang Terkoyak

Tirai Kasih yang Terkoyak
....


__ADS_3

Flashback


Nayra mengusap layar ponselnya lalu membaca sebuah pesan.


Kka.


"Udah makan?"


Nayra.


"Belum."


Kka.


"Sama dong."


Nayra.


"Ikut-ikutan ya?"


Kka.


"Enggak tuh.


kamu bisa ketemuan enggak?"


Nayra.


"Kapan?"


Kka.


"Bisanya kapan?"


Nayra.


"Ulang tahunku☺."


Kka.


"Mau kado apa?"


Nayra.


"Enggak mau kado."


Kka.

__ADS_1


"Trus apa?"


Nayra.


"Ketemu aja udah cukup kok."


Kka.


"Iya kka janji. Di sudut taman dewi sartika, jam 12☺"


Flashback off.


Nayra menatap lurus kedepan. Pandangannya kosong tapi air matanya tak berhenti mengalir.


Kenzo bingung melihat nayra. Kenzo juga tidak tau harus melakukan apa.


"Perih nay liat kamu kaya gini."


"Tinggalin aku sendiri." kata nayra tanpa melihat kenzo.


Nayra bangun dan berdiri membelakangi kenzo agar kenzo segera pergi.


Kenzo melihat kaki nayra yang masih sakit lalu berdiri.


Nayra mengira kenzo tlah pergi dan berbalik.


Kenzo tak ingin meninggalkan nayra. Ia ingin membantu nayra tapi tak tau apa yang harus ia lakukan.


Mata nayra terbelalak tapi tak mengelaknya.


"Aku enggak tau masa lalumu, tapi besok setelah kamu bangun bisa enggak kamu anggap ini sebagai mimpi buruk?" kata kenzo berharap bisa membuat nayra untuk tenang.


Nayra tak mengatakan apapun pada kenzo.


Nayra juga tak membalas pelukan kenzo, tapi air mata tak henti mengalir dipipi nayra.


"Hatiku perih nay, aku serasa jadi orang bodoh, aku enggak bisa berbuat apa-apa." gumam kenzo.


"Aku juga berharap ini mimpi buruk lalu terbangun dan bertemu dengan orang yang aku harapkan disini." gumam nayra dalam hati.


Seorang pria yang sedang berjalan ke sudut taman langsung menghentikan langkahnya saat melihat ada sepasang kekasih di dekat kursi faforitnya.


...*****...


Mama nayra sedang duduk di salah satu kursi di sebuah restoran.


Seorang pria menghampiri mama nayra dan duduk berhadapan dengannya.

__ADS_1


"Maaf ya udah nunggu." sapa pria saat ingin duduk.


"Oh saya juga baru datang kok." kata mama nayra.


"Gimana, kamu sudah bicara sama anak kamu?" tanya pria itu.


"Belum mas, waktunya masih kurang tepat buat bicara." kata mama nayra.


"Iya enggak papa jangan terlalu buru-buru lagi pula aku juga belum ada waktu untuk cerita sama anak aku." kata pria itu.


"Mungkin ada bagusnya kalo kita ngumpul-ngumpul dan makan bareng ya." kata mama nayra.


"Kita fikirkan nanti, gimana kalo kita pesan makanan dulu?"


Mama nayra menyetujui dan makan malam bersama pria itu.


...*****...


Di lain tempat, adi sulit memejamkan matanya yang selalu membayangkan kenzo dan nayra.


"Dah tidur?" kata adi pada temannya yang berbaring di sampingnya.


"Belum, ini masih ngomong." canda dian. "Napa?" lanjutnya.


"Kenzo kenapa belum ada ngabarin ya?" kata adi.


"Kenapa enggak kamu chat duluan? siapa tau kan dia lupa." kata dian.


"Kenapa aku merasa kalo kenzo itu ada rasa sama nayra ya?" kata adi.


"Meskipun kenzo suka tapi nayra belum tentu mau kan? lagi pula ken pernah cerita sama aku kalo dia itu udah di jodohin." kata dian


"Masa sih? sama siapa? kamu kok baru cerita?" pertanyaan adi bertubi-tubi.


"Kenzo juga belum tau apa lagi aku." kata dian.


"Maaf di, aku terpaksa bohong sama kamu. Aku enggak berhak bahas ini dan aku juga enggak mau kamu sampe benci sama aku." gumam dian.


...*****...


Mohon maaf ya☺☺


authornya belum bisa update banyak karna lagi sakit😢😢😢


Terima kasih sudah mau baca ceritaku.


jangan lupa tinggalkan jejak di bawah dengan cara tombol like dan beri sarannya😚😚

__ADS_1


...*****...


__ADS_2