
Hasil investigsi keluar, terbukti Ryan di fitnah dan ada pelaku yang sengaja menaruh serbuk narkoba ke kantong jaketnya, orang-nya pun tertangkap kurang dari seminggu.
CCTV membuktikan hal itu dan pelakunya tak bisa mengelak lagi. Dan inilah yang membuat geger, pelakunya ngaku kalau dia di suruh…Ipda Alfito.
Bukan main marahnya Ryan, tanpa ampun pemuda ini langsung lapor polisi dan Alfito hari itu juga di tangkap.
Ancamanya hukumannya pun tak main-main, yakni 10 tahun, dan tak berapa lama vonis jatuh, Alfito di hukum 7 tahun penjara dan…inilah yang menyesakan, Alfito juga di pecat tak hormat sebagai polisi.
Saat vonis dijatuhkan dan di hadiri Ryan, Alfito terlihat dendam tak terkira dengan pemuda ini. Tapi apa mau di kata, nasi sudah jadi bubur, perbuatan fitnah yang membuat masalah dengan Ryan harus di bayar mahal.
Karirnya hancur dan harus masuk penjara lagi..! Alfito benar-benar salah pilih lawan dan menerima konsekwensi berat.
Persoalan dengan tunangan Ranti beres. Anehnya, Ryan tak pernah sekalipun melihat Ranti menemani Alfito selama sidang.
Kini Ryan konsentrasi untuk hadapi juara nasional tinju bebas, melawan Johanes. Dengan rekor mentereng, 12X naik ring tak pernah kalah, Ryan akan membuktikan, apakah dia mampu pertahankan rekor melawan sang juara nasional ini.
Johanes sudah 19X naik ring, dengan rekor 18X menang dan 1X seri. Melawan Ryan, ini adalah yang ke 6X nya Johanes pertahankan gelarnya.
Selama ini 5x lawannya keok alias KO di tangan sang juara nasional ini, Johanes punya julukan Hulk, karena memiliki tubuh yang kekar dan keras dan dikatakan tahan pukul.
Pertarungan ini dikatakan sebagai pertarungan besar, karena mempertemukan dua petarung yang sama-sama bertipe ganas, yakni suka menyerang lawan dan ogah bertahan.
Keduanya juga sama-sama tak pernah kalah dan menyandang sabuk juara. Bayaran 250 juta untuk sang juara bertahan dan 200 juta untuk penantang, di anggap sebagai bayaran termahal selama pertarungan tinju bebas ini di gelar.
Bagi Ryan, bukan soal bayaran…tapi lebih sebagai ajang pembuktian, siapa yang terhebat di kelas ini. Apalagi selama ini Johanes selalu koar-koar menantangnya.
Ryan pun berlatih keras untuk pertarungan akbar yang bakal di siarkan secara live di sebuah TV swasta ini. Ryan benar-benar bertekad akan mengalahkan sang juara bertahan tersebut.
Bella dengan setia menemani Ryan berlatih keras di sasana, namun diam-diam Ryan melanggar pantangan Bang Ramon, yakni bercinta dengan Bella.
__ADS_1
Padahal Bang Ramon minta, minimal 3 minggu sebelum naik ring octagon, Ryan jangan bercinta dengan kekasihnya ini.
Dua hari jelang pertarungan, keduanya pun jumpa pers, sebagaimana yang sudah-sudah, keributan besar hampir terjadi.
Johanes dengan tengilnya menampar pipi Ryan, akibatnya Ryan terpancing dan mengejar Johanes, hingga sesi jumpa pers langsung heboh. Kedua official kelabakan melerai perkelahian ini.
“Awas kamu bangsatt..!” dengus Ryan, Johanes tertawa saja sambil acungkan jempol yang di tekuk ke bawa. Perang urat syaraf yang di lancarkan Johanes sukses bikin Ryan murka bukan main.
Pertarungan yang di tunggu-tunggu pun tiba. Sebelumnya ada 5 pertandingan lain, sebelum partai puncak ini di langsungkan.
Bambang, Budi, Anwar termasuk Tomi dan Bella langsung menonton pertarungan ini di bangku penonton.
Setelah wasit pertandingan memberikan peringatan, yang mana boleh dan tidak boleh lakukan pukulan, kedua petarung ganas ini pun bersiap.
Ryan hanya mengangguk dingin, Johanes juga sama. Bel ronde pertama pun berbunyi dari 5 ronde yang di rencanakan.
Setelah ring girls yang membawa papan ronde keluar dari octagon, Ryan langsung berdiri dan bersiap, sambil menunggu aba-aba dari wasit pertandingan.
Tingg…bunyi bel berbunyi.
Ryan yang sudah terbakar emosi tinggi sejak konpers dua hari lalu, langsung lakukan inisiatif serangan. Johanes yang sudah menduga itu tak gentar.
Jual beli pukulan tak terelakan, pertarungan benar-benar seru, ronde pertama skor sama kuat. Wajah Ryan mulai bengap, tak percuma Johanes di juluki Hulk, badannya memang kuat dan tahan pukul, ronde pertama wajah Johanes masih belum apa-apa.
Ronde kedua Ryan tak mengendurkan serangan, ronde kedua bahkan lebih ganas. Tapi Johanes yang sangat berpengalaman ini pintar, dia terus mundur-mundur dan sesekali lakukan tendangan dan pukulan keras ke tubuh dan wajah Ryan.
Johanes memang memiliki kelebihan di olahraga gulat. Dia kadang memanfaatkan kelebihannya itu. Tapi Ryan cerdik, dia selalu mampu menghindari itu, bahkan sebuah pukulan keras Ryan membuat bibir Johanes pecah dan berdarah.
Julukan tahan pukul pun kini runtuh! Kini, sorakan penonton terbelah, ada yang mendukung Ryan tapi tak sedikit juga yang mendukung Johanes.
__ADS_1
Ryan memanfaatkan jangkauan lengan yang lebih panjang dari Johanes. Ryan terus memukul keras. Ronde kedua pun berakhir, Ryan unggul tipis atas Johanes.
Ronde ke tiga tak mengendur, Ryan terus melakukan serangan-serangan keras, tendangan dan pukulan makin kencang Ryan lakukan.
Namun, sebagai juara bertahan dan matang pengalaman di bandingkan Ryan, Johanes juga melakukan pukulan dan tendangan balasan yang sangat keras.
Beberapa kali wajah Ryan tampan kena pukulan-pukulannya yang keras, alis mata Ryan kini bengkak kena pukulan telak Johanes.
Tapi Johanes juga sampai terduduk kesakitan, saat tendangan Ryan telak menghajar perutnya. Namun bunyi bel menolong Johanes.
Ronde ke tiga pun selesai, kali ini skor lagi-lagi seri, Ryan dan Johanes kembali ke pojok ring, Bang Ramon minta Ryan kembali bermain seperti ronde pertama, jangan beri kesempatan Johanes seperti ronde ke tiga berlari-lari.
“Kamu terus serang dia, kamu kejar terus, tapi ingat jaga stamina. Kalau kamu terus begitu, di ronde terakhir kamu bakalan kalah!” pesan Bang Ramon.
Ryan pun menarik nafas mengiyakan, padahal diam-diam kini Ryan mulai sadar, staminanya kini mulai terkuras.
Gara-gara 3 hari sebelum bertarung, dia dan Bella bercinta di apartemen, kini Ryan menyadari kebodohannya.
Menurunnya stamina Ryan di ketahui Johanes, saat bel ronde ke 4 berbunyi, bukan Ryan yang mengejar Johanes, tapi sebaliknya. Johanes lah yang ambil inisiatif serangan.
Kesempatan datang mengunci Ryan tercipta, saat Ryan tiba-tiba masuk menyerang, Johanes mengajak gulat, tujuannya ingin mempiting badan Ryan lalu menindih tubuh musuhnya ini.
Ryan terkena jebakan Johanes, saat terkunci itu, Johanes terus melancarkan pukulan-pukulan keras ke wajah Ryan. Saat double covernya Ryan jebol, satu pukulanu yang sangat keras telak menghantam hidungnya.
Dan tanpa ampun hidung Ryan mengucurkan darah segar, double cover Ryan hancur, kembali sebuah pukulan menerjang wajahnya.
Wasit sigap, langsung mendorong tubuh Johanes…Ryan kalah TKO di ronde ke 4!
Angelina yang menonton di rumah dengan Radin melongo. “Hadeuhh piii…anak kita..!”
__ADS_1
*****
BERSAMBUNG