
Radin tak tahu, Angelina pun tidak bisa tidur di samping Ryan, kadang dia menatap anaknya ini dan menciumi pipi si bocil ganteng yang sangat nyenyak ini.
Kadang tanpa sadar Angelina memegang bibirnya yang tak sengaja berciuman dengan ayah si bocil ini sore tadi.
Tiba-tiba Angelina teringat di malam dia kehilangan mahkotanya, saat Radin menggaulinya di hotel mewah di Jakarta.
Samar-samar dia masih teringat, Radin dulu menciuminya dengan lembut, hanya bedanya ciuman Radin saat itu penuh nafsu dan diapun harus kehilangan mahkotanya, lalu hamil dan melahirkan Ryan.
Dan pria yang sangat di bencinya ini harus menebus kesalahannya selama 2,5 tahunan di dalam penjara. Karena laporannya ke polisi.
Tak dia duga, malam ini si pria pemerkosanya itu justru berada di ruang tamu rumah orang tuanya, dan sudah kesekian kalinya meminta maaf padanya.
Angelina juga teringat bagaimana Radin menolongnya di Kali yang meluap dan hampir saja dia kehilangan nyawa.
Untung saja Radin datang di saat yang tepat. Dan tak lama kemudian Tim SAR datang mengevakuasi mereka berdua.
“Hubungan Radin dan Stella istrinya agaknya tak bakal bertahan lama, hanya faktor kedua orang tua merekalah yang membuat Radin bertahan…tapi kamu jangan kaget Ange, Radin dan Stella aslinya sudah pisah ranjang hampir 10 bulanan!” itulah ucapan Mira, sahabat dekatnya sekaligus sepupu Radin.
Lalu dia juga teringat Rohmano, mantan tunangannya, yang hampir saja menjadi suaminya, tapi ulah Radin membuat semuanya berantakan.
Namun kini Angelina jadi dingin pada Rohmano, dia ingat orang tua mantan tunangannya itu sangat materi.
Mereka suka dengan Angelina, karena wanita cantik ini calon dokter, tapi setelah kejadian malam jahanam itu, kedua orangtua Rohmano tegas meminta anaknya memutuskan pertunangan dengannya.
Rohmano yang kini duda tidak sekali dua kali mengajaknya balikan, tapi hati Angelina sudah membeku.
Rohmano pernah nekad menjemputnya ke rumah sakit dan membawanya makan malam bersama dengan kedua orang tua mantan tunangannya itu.
Melihat Angelina yang kini berubah 180 derajat, kedua orang tua Rohmano terlihat kembali berbaik-baik dengannya.
Apalagi saat Rohmano keceplosan bilang kalau Angelina kini menjelma menjadi influenser papan atas, dengan kontrak eksklusife hingga puluhan miliar setiap tahun hingga 10 tahun ke depan. Sikap orangtua Rohmano, terutama ibunya langsung makin klepek-klepek dengannya.
__ADS_1
Padahal dulu ibunya Rohmano inilah yang paling ngotot minta agar anaknya menjauhi dirinya, begitu tahu Angelina jadi korban pemerkosaan Radin.
Kini saat Angelina berubah, sikap palsu itu nampak sekali, hati Angelina pun hambar terhadap Rohmano dan keluarganya.
Kini Angelina di dekati Badrul, seorang Kontraktor besar di Kota Depok, Badrul adalah seorang duda.
Sudah lebih 6 bulan dia mengejar-ngejar dokter cantik ini, Angelina sebenarnya sudah mulai tersentuh hatinya.
Namun, sore tadi hati Angelina mulai runyam, gangguan tak sengaja Radin seakan mulai membuka kedok Badrul yang emosian dan cemburuan.
Sampai jam 1 malam Angelina belum juga bisa memejamkan mata, rasa haus memaksanya keluar kamar untuk ke dapur mengambil air putih.
Angelina kaget melihat Radin malah tertidur di lantai, rupanya pria tampan ini tak leluasa tidur di sofa.
Angelina serba salah, ada rasa bersalah dan juga iba melihat pria yang dikatakan Mira memiliki kekayaan hampir 50 triliun ini malah ke tiduran di lantai. Bahkan meringkuk kedinginan, karena selimutnya terlepas dari badan.
Angelina menggoyang pelan badan Radin. “Bangun…pindah ke kamarku…!” bisik Angelina.
Radin kaget dan sempat nanar, tapi bak kerbau di cokok di hidung, Radin mengangguk dan kini dia pindah tidur ke kamar Angelina, mereka tidur di ranjang yang sama dan di batasi tubuh Ryan di tengah-tengah.
Radin punya kebiasaan bangun pagi, dan pukul setengah 6 pagi Radin terbangun, awalnya dia kaget berada di ranjang harum milik Angelina.
Saat menoleh, anaknya Ryan masih nyenyak tidur, di sampingnya Angelina terlihat merangkul tubuh Ryan juga sama nyenyaknya.
Radin lalu menyelimuti Ryan dan Angelina, lama menatap wajah wanita jelita ini, walaupun tak memakai make up, wajah Angelina tetap sangat cantik.
Beda sekali dengan wajah Stella yang justru terlihat biasa saja kalau sudah tak memakai make up.
Radin lalu keluar kamar dan ketika melihat Braja baru datang dari mesjid, Radin lalu mengambil wudhu dan meminjam sajadah dan sholat subuh di ruang tamu.
Braja sebetulnya ada rasa tak enak hati, saat tahu Radin tidur di kamar anaknya ini. Sehingga saat Radin mengajak Ryan jalan-jalan usai mandi dan sarapan, Braja memanggil Angelina.
__ADS_1
“Ange…ayah tahu, kalian sama dewasa…tapi ingat kalian belum muhrim, ayah harap kalian jangan ulangi lagi seperti tadi malam…!” Braja bicara hati-hati.
Alis Angelina naik sedikit, namun kesadarannya timbul, dialah yang salah meminta Radin pindah ke kamarnya.
“Maaf…Ange yang salah ayah, tapi demi Tuhan…tidak ada terjadi apapun.” Angelina menunduk dan baru sadar, kalau niat baiknya tidak sepatutnya dia lakukan, di rumah orang tuanya lagi.
“Iya…ayah percaya, kejadian 6 tahunan yang lalu moga jadi pelajaran bagi kamu Ange, walaupun ayah lihat Radin pria yang baik dan bertanggung jawab. Kalau memang hatimu mantap…ayah res…!” ucapan Braja terpotong.
“Sudahlah ayah…kami tidak punya hubungan apapun, memang dalam hati Ange yang dalam, sudah bisa berdamai dengan Radin. Tapi…untuk melangkah lebih jauh, tidak ada sama sekali dalam benak Ange, walaupun dia ayah kandung Ryan. Lagian Radin sudah punya istri!”
Ange pun pergi meninggalkan ayahnya. Sesuai rencananya, siang ini akan kembali pulang ke Jakarta, sehingga diapun mulai bersiap-siap dan menyusun kembali pakaiannya.
“Nggak usah didesak pak, mereka sama-sama dewasa, biarkan saja hubungan mereka berjalan alami…kalau jodoh, tak bakal kemana kok!”
“Radin sudah punya bini bu, ayah tak bakal merestui kalau Ange jadi pelakor, walaupun lelaki itu bapak dari cucu kita!” Braja pun pergi meninggalkan istrinya.
“Lhaa…kalau cinta, tak apa kali poligami!” gumam Titin senyum sendiri.
Susi asisten Angelina datang pas mau makan siang, dia kaget melihat ada Radin di rumah ini, Susi langsung memberi hormat pada crazy rich ini.
Tak lama kemudian Angelina pamit pada seluruh orang rumah dan memeluk Ryan anaknya, sambil memberi nasehat ini dan itu.
Saat melihat Radin, untuk pertama kalinya Angelina tersenyum singkat dan berbalik masuk ke mobilnya, yang kini disopiri Susi. Inilah senyum pertamanya buat Radin sejak peristiwa di hotel mewah 6 tahunan yang lalu.
Selang 2 jam setelah Angelina pulang ke Jakarta, Radin pun pamit pada Braja dan Titin, juga Umi. Ryan terlihat enggan berpisah dengan ayah kandungnya ini. “Ingat yaa…nanti kita jalan-jalan ke LN…sama mama…!”
Mendengar janji Radin, Ryan akhirnya mengangguk senang lalu melepaskan pelukan dari ayahnya ini.
Radin pun sepanjang jalan menuju Jakarta sering senyum sendiri, teringat tak sengaja bibirnya bersentuhan dengan bibir Angelina…dan bobo bareng bersama anak mereka.
Pengalaman paling berkesan…yang membuat mantan playboy kakap ini mulai JATUH CINTA.
__ADS_1
*****
BERSAMBUNG