
Semua orang menatap pasangan yang baru datang ini, bagaiman tidak istimewa, karena datang dengan 6 pengawal dan mobil super mewah.
Pakaian mereka pun menandakan kalau pasangan ini merupakan pasangan ‘sultan’ yang sepadan.
Lelakinya sangat tampan dengan jas tanpa dasi, dan yang wanita bak selebriti papan, tinggi semampai. Padahal baru 8 bulanan yang lalu melahirkan putra ke tiganya.
Mereka mengandeng dua anak yang tampan dan cantik, yang satu seorang bocah pria yang siap-siap beranjak remaja.
Adiknya yang berumur 3,5 tahunan terlihat juga menyita perhatian karena kegemoy-an tubuhnya. Bahkan berjalan bak model cilik, lenggak-lengguk hingga yang menatap gemes bikin main.
Penampilan pasangan sepadan ini tak kalah dengan penganten yang sedang bersanding di pelaminan saat hari ini.
“Wowww…kalian benar-benar bikin semua undangan sakit leher melihat.” Puji Mira dan suaminya, yang menghampiri rombongan kecil ini, lalu cipikika dan cipiki dengan Angelina juga Radin.
Saat melihat si gemoy Delima, Mira tanpa sungkan mencium dengan gemas keponakannya kecilnya ini.
“Ehh tante, capek dyehh…lipstik tante lengket nih di pipi Delima!” protes si kecil yang logatnya masih cadel.
Mira terbahak, lalu berpindah mencubit pipi si ganteng Ryan, yang sudah menjulang badannya, hingga sebahu Radin.
“Wuihh ni anak makin jangkung saja, tampan banget lagi,” puji Mira, lalu bersama-sama masuk ke dalam ruangan acara resepsi. Si bungsu Delano Sasmita yang masih berusia 8 bulanan tak ikut ke acara ini.
Kedua pasangan yang sedang berbahagia ini berbinar-binar menatap kedatangan tamu istimewa-nya ini.
Ya…hari ini adalah hari bahagia bagi Stella dan Rohmano, pasangan duda dan janda ini menikah dan langsung resepsi.
Hanya 5 bulan dekat dan saling menjajaki, keduanya pun memutuskan hidup bersama. Stella suka dengan Rohmano yang blak-blakan mengatakan, dia bukanlah pria setajir Radin, tapi tidak se-brengsek Frans.
Rohmano suka dengan Stella yang kini berpikiran dewasa dan ingin hidup lebih baik lagi. Dan melupakan masalalunya yang kelam.
“Aku siap menemanimu menua bersama…masalalu adalah cermin kita berdua, terimalah lamaranku ini,” ucap Rohmano sambil berjongkok, kala mereka makan malam di sebuah tempat yang romantis di Bali, sebulan sebelum menikah.
Stella memerah matanya dan mengangguk, dengan tanpa keraguan menerima lamaran duda tampan ini.
__ADS_1
Radin dan Angelina lah yang meminta keduanya merayakan pernikahan hari ini, bahkan tanpa sungkan Radin bilang, keduanya tinggal bersanding, semua biaya akan di bereskan.
Dan hari ini pernikahan dan resepsi megah pun dilangsungkan di hotel bintang 5. Melihat siapa yang naik ke panggung, orang tua Rohmano memeluk erat Angelina dan Radin.
Termasuk orangtua Stella yang kini sudah bebas dari penjara, lucunya Delima saat melihat Jenny di atas panggung mendampingi ibunya bersanding. Si gemoy ini Langsung mogok jalan.
Dan maunya menemani kakanya Jenny dan Nelly, anak Rohamno dari mendiang istri keduanya di atas pelaminan. Delima sangat sayang dengan kakaknya ini.
Semua orang tertawa melihat kelakuan Delima berguling-guling di panggung, ogah di tarik Angelina turun ke bawah.
Angelina langsung panik, tak menyangka si gemoy bertingkah ajaib, Radin malah terdiam dan bingung harus bagaimana melihat si bungsu yang mendadak ‘unjuk rasa’ ini.
Stella yang berpakaian penganten bak Ratu, lalu turun tangan membujuk dan menggendong Delima.
Angelina hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan anak keduanya ini. Akhirnya Delima di bolehkan duduk dekat Jenny dan Nelly. Apakah diam…tentu tidak!
Mira dan ratusan tamu undangan sampai sakit perut tertawa melihat kelakuan si bocil ini, sebab yang diketawain kini malah joget-joget! Saat artis ibukota yang jadi penghibur membawakan lagu-lagu yang agak nge-dangdut.
Delima Sasmita, sukses jadi bintang di pesta pekawinan kedua bagi Stella dan ketiga bagi Rohmano.
*****
“Kita kemana sayang…?” Rohmano menatap wajah istri tercintanya ini dengan senyum bahagia.
“Emm…sebagai istri, ngikut ajahhh kemana sang imam membawa…”
“Terbang ke langit pun ngikut?” pancing Rohmano senyum.
“Iya lah, masa di tinggal sih, tega amat…!” sahut Stella manja.
Rohmano pun menerima kunci mobil yang sengaja mereka sewa selama tinggal di Bali. Dari kejauhan terlihat dua orang mengenakan kacamata hitam melihat keduanya.
“Selamat menikmati bulan madu di neraka…he-he!” sahut salah satu orang tersebut terkekeh.
__ADS_1
Tanpa pikiran apapun, kedua pasangan yang sedang berbahagia ini lalu membawa mobil mewah ini ke jalan raya lalu masuk ke jalan bebas hambatan.
“Kamu buang-buang uang saja sayang, masa sewa mobil se-mewah ini?” Rohmano agak protes, karena sewa mobil mewah 5 juta sehari.
“Hmm...jangan gitu ahh, kan kita cari uang buat di nikmati sayang!” Stella kembali menyandarkan tubuhnya ke bahu suaminya.
Rohmano mulai menginjak pedal gas dan angka RPM sudah mencapai 100 kilometer perjam.
“Enak banget yaa…namanya juga mobil mewah!” Rohmano tertawa kecil.
“Sayang hati-hati ini udah di atas 120 kilometer perjam,” Stella memperingatkan suaminya.
Dan…Rohamno panik tak terkira, rem mobil ini blong…berkali-kali dia menginjak pedal rem, tapi tak berfungsi.
Dan terjadilah kecelakaan mengerikan, di depan mereka ada mobil tronton, Rohmano membanting mobil ke kanan dan mobil mewah ini menghantam pembatas jalan bebas hambatan ini.
Diiringin jeritan Stella, mobil ini pun terbang ke udara dan terhempas, lalu terguling-guling berkali-kali, kondisi mobil penyok berat.
Kedua pasangan suami istri yang tengah berbahagia dan berbulan madu ini benar-benar terbang ke langit bersama.
Rohmano dan Stella tewas seketika di dalam mobil mewah ini, kondisi mobil ini tak berbentuk lagi, saking kerasnya benturan dan hempasan ke tanah.
Di Jakarta…!
Angelina yang mendapat kabar memilukan dari Mira ini sampai terduduk di sofa rumah mewahnya, tak terasa airmatanya menetes. Ponselnya terlepas di tangan dan terhempas ke lantai.
Dirinya masih ingat pesan Stella, yang mengatakan tak apa Jenny tinggal dengan dia dan Radin, selama Jenny masih betah di sana.
“Aku percaya kalian adalah orang tua terbaik buat Jenny. Titip yaa…didiklah dia dengan baik!” ucap Stella, sesaat sebelum pamit berbulan madu ke Bali bersama suaminya, Rohmano.
Angelina tak kuasa menahan tangis saat Jenny baru pulang dari sekolah, Jenny terdiam tak bersuara, anak ini tak mampu bicara lagi, saat di beritahu pelan-pelan oleh Angelina. Kalau ibu dan ayah sambungnya tewas dalam kecelakaan maut di Bali…!
*****
__ADS_1
BERSAMBUNG