
Halo guys,,
Maaf ya kalo update ceritanya lama.
Karna authornya sedang mengingat ke masa lampau,,😃😃😃
Happy reading
...*****...
Nayra menggeliat pelan lalu membuka kedua matanya.
Nayra meraih ponselnya lalu mengirim pesan whatsapp pada ria.
Nayra.
"Bikinkan surat aku absen."
Nayra menonaktifkan ponselnya dan melihat pantulan wajahnya di ponselnya.
Akhir-akhir ini nayra terus bermimpi berada di sudut taman dan bertemu seorang pria.
Setelah terbangun dari mimpinya nayra pasti akan teringat malam hari ulang tahunnya.
"Tuhan aku mau dia." pinta nayra lalu meringkuk di atas tempat tidurnya.
Suara motor dan ketukan pintu terngiang di dalam rumah nayra.
...*****...
"Ken, nayra mana?" tanya fitri saat sampai di area parkir sekolah.
"Aku enggak tau fit, kayaknya nayra enggak ada dirumah. rumahnya sepi." jawab kenzo.
"Nayra absen lagi hari ini, dia chat aku tadi pagi minta di bikinin surat." kata ria setelah memarkir motornya di samping motor kenzo.
"Tapi kok aku telfon enggak aktif ya?" kata fitri yang mencoba hubungi nayra.
"Apa dia ada masalah ya?" kata kenzo.
"Gimana kalo kita ajak dia ketempat karoke?" kata ria.
"Aku enggak yakin sih ri." kata fitri ragu.
"Coba aja dulu." kata kenzo.
"Ya udah ntar aja adi sama dian ya." kata fitri.
...*****...
__ADS_1
Nayra mendengar pintu rumahnya terbuka.
"Nay! mama pulang." sambil masuk menuju kamar putrinya.
Nayra masih meringkuk di dalam selimutnya dan tak membuka ke dua matanya.
Pintu kamar nayra terbuka, nayra merasakan seseorang tengah duduk di tepi tempat tidurnya.
"Nay ada yang mau mama omongin sama kamu."
"Apa?" kata nayra yang masih dengan posisinya.
"Mama mau ngajak seseorang makan malam di rumah, kamu bisa ikutkan?" tanya mama nayra.
Nayra tak menjawab ucapan mamanya.
"Ada yang mau mama tanyakan juga sama kamu, kamu siap-siap ya." mama nayra tersenyum meninggalkan kamar putrinya.
Nayra membuka selimut dan meraih ponselnya.
Ia mengaktifkan ponselnya dan melihat beberapa panggilan dan pesan chat.
...*****...
Pukul 18:15 menjelang petang, mama nayra tengah sibuk memasak dan menyiapkan makanan di meja makan.
Mama nayra segera membuka pintu.
Seorang pria yang terlihat sedikit lebih tua dari mama nayra berdiri di balik pintu.
Pria itu di persilahkan masuk dan di ikuti sepasang anaknya yang terlihat seumuran dengan nayra.
Mama nayra mempersilahkan tamunya ke meja makan.
"Anak kamu mana?" tanya pria itu.
"Paling bentar lagi keluar." kata mama nayra.
Klek..
Pintu kamar nayra terbuka, nayra keluar melewati meja makan.
"Loh,, kamu mau kemana?" tanya mama nayra heran.
"Ada janji ma, penting." ucap nayra.
Sepasang mata memperhatikan nayra tanpa berpaling.
__ADS_1
"Tap..."
Nayra keluar dari rumahnya tanpa memperdulikan apa pun.
Seorang pria yang melihat nayra keluar dari rumahnya langsung tersenyum saat nayra melihatnya.
Nayra berhenti melangkahkan kakinya saat melihat kenzo ada di depan matanya.
"Ayo." ajak kenzo.
"Kemana?" kata nayra sekilas mengingat kejadian di taman.
"Kamu mau kemana?" kata kenzo.
"Cari angin." kata nayra cuek.
Kenzo menarik nayra naik ke motornya.
"Ehh apaan sih." kata nayra.
Kenzo melajukan motornya ke tempat karoke dan bertemu dengan yang lain disana.
...*****...
Setelah makan malam di rumah nayra, pria yang sering di sapa pak herman itu berpamitan pada mama nayra.
"Maafin anak tante ya, dia tumbuh sama tante dan neneknya jadi tante belum terlaluterlalusama sifat anak tente sendiri." jelas mama nayra saat mengantarkan tamunya ke teras rumah.
"Iya tante enggak usah minta maaf, mungkin aja memang ada yang penting." kata novi sambil tersenyum.
"Ya sudah kami pulang ya tante." kata reyhan.
"Sekali lagi maaf ya semua." ucap mama nayra.
Pak herman dan kedua anaknya pun masuk ke dalam mobil dan pulang menuju rumah mereka.
"Gimana menurut kalian?" tanya pak herman memecah keheningan di dalam mobil.
"Tante yati baik kok pa." kata reyhan
"Tapi novi masih ragu pa sama anaknya." kata novi.
"Iya semoga aja pertemuan kita berikutnya kalian bisa akrab ya." kata pak herman.
"Bener ya pa." kata novi.
"Iyaa." jawab pak herman.
"Kenapa aku merasa kalo aku kenal ya sama anak tante yati." fikir reyhan dalam hati.
__ADS_1