Tirai Kasih yang Terkoyak

Tirai Kasih yang Terkoyak
Bab 69: Cinta Mulai Bersemi


__ADS_3

Ryan, Ranti, Bambang dan Tomi main band di di sebuah kafe, kafe ini sahamnya milik ayahnya Ryan, sehingga mereka bisa bermain di sini.


Suara merdu Ryan mampu membuat semua yang hadir terhibur, walaupun saat ini pengunjung kafe belum banyak.


Bahkan Ryan sering mencuri pandang ke Ranti yang sedang pegang piano. Apalagi saat dia menyanyikan lagu ‘At My Worst’. Pandangan Ryan seolah tak ingin lepas dari wajah cantik Ranti yang selalu tersenyum menatap nya.


Bambang yang pegang drum dan Tomi yang pegang bas saling pandang, lalu senyum-senyum, seakan paham, kedua teman mereka ini ada ‘sesuatu’ yang terpendam.


Namun setelah pukul 10 malam Ranti harus pulang karena di jemput sopirnya. Walaupun malam ini adalah malam minggu.


“Maaf ya Ryan, Mbang, Tomi…sopirku sudah menunggu!” walaupun agak kecewa, Ryan terpaksa mengiyakan.


Ranti menatap wajah Ryan, dia jadi tak enak hati melihat remaja tampan ini terlihat kecewa. Namun Ranti juga sadar, orang tuanya sangat protektif, apalagi Ranti dari tiga bersaudara satu-satunya wanita, bungsu pula.


“Sabar bro, ortu Ranti sangat menyayangi anak gadisnya, makanya dia tak bisa sampai lewat jam 10 malam!” tepuk Bambang di bahu remaja ini.


Ryan di temani Bambang dan Tomi kini minum-minum di kafe ini, sudah pasti bukan minuman berakohol, karena Ryan memang tak mau mencicipi minuman begitu.


“Hello…boleh gabung…!” sapa seorang wanita cantik jelita.


Ketiga remaja ini kaget, saat datang seorang penyanyi remaja yang sedang naik daun mendatangi meja mereka.


“Aura Minanti…weww…kamu show malam ini di sini yaa…!” Bambang langsung berdiri dan mempersilahkan si cantik jelita ini duduk di meja mereka.


Aura Minanti saat ini sedang naik daun karena satu singelnya ‘Aku Menanti’ sedang bomming di beberapa media sosial, juga di TV dan radio FM.


“Iya, aku akan tampil malam ini di sini,” Aura Minanti duduk di samping Ryan, yang hanya tersenyum biasa melihatnya.


Beda dengan Bambang dan Tomi yang klepek-klepek mengajak ngobrol.


“Duhh wecee…kamu kini top banget Aura, lagu ye setiap hari eike nyanyi’in.” macam-macamlah omongan Tomi dan Bambang ngajak si penyanyi remaja yang lagi naik daun ini buka obrolan.


Tapi si penyanyi remaja yang mirip penyanyi Tiara Andini ini pandangannya hanya ke sosok remaja santuy…Ryan.

__ADS_1


“Ryan…kok diam sihh…!” pancing Aura Minanti.


Si penyanyi remaja ini sudah tahu siapa sosok remaja tampan manis ini, makanya manajernya yang meminta Aura agar mendekati Ryan.


“Itulah si Ryan Sasmita, kamu harus bisa dekati dia nekk, dia anak sang pemilik kafe mewah ini, anak sultan cyinnn…!” tunjuk si menajer sekaligus penata rias Aura Minanti yang juga berpenampilan ngondek seperti Tomi.


“Ohh…ihh…kamu bicara apa tadi Aura…?” Ryan tergagap juga.


“Tuh kan, aku bilang kenapa sih dari tadi diam ajahh!” Aura tertawa memperlihatkan giginya yang putih rata.


“Dia lagi patah hati nekkk!” cerocos Tomi, hingga Ryan mendelik mendengar ocehan Tomi, tapi si ngondek ini cuek bebek.


“Duehh kaciannnn…!” Aura kembali tertawa berderai.


“Ehhh Ryan ada di sini juga!” tiba-tiba Amanda datang dan langsung memeluk Ryan dari belakang.


“Nahh lohh, bakalan pusing si Arjunoo malam ini,” ceplos Bambang kaget, tak menyangka Amanda ada di kafe ini juga, Aura yang melihat Amanda memeluk Ryan dari belakang ikutan kaget.


“Oke dyehh…maaf yaa…aku harus siap-siap naik ke panggung!” Aura merasa tak nyaman melihat si centil Amanda, yang tak kalah dari dia cantiknya begitu akrab dengan Ryan.


Amanda terus gelendutan di samping Ryan, namun Amanda terpaksa menjauh, saat Andre datang dan mengajaknya pindah kursi.


Amanda memang datang dengan Andre, termasuk dua sahabatnya si ngondek Boni dan Dewi ke kafe ini.


Aura Minanti jadi bintang malam ini, sehingga kafe yang ini penuh, Aura adalah penyanyi jebolan salah satu ajang pencarian bakat di sebuah TV ini sedang top-topnya.


Lagu super hitsnya Aku Menanti sangat di sukai pengunjung, apalagi saat mulai menyanyi dengan menari-nari gemulai dan dikit nakal, pengunjung kafe pun makin heboh.


Bahkan ada yang nekat menyawer jutaan ke Aura, hingga yang lain mulai ikut-ikutan, hingga memaksa sekuriti di sisi panggung naik, mengatur pengunjung yang mulai tak tertib dan menganggu Aura Minanti menyanyi.


“Malam ini…aku ingin duet…boleh yaa…!”


“Akurrrrr…!” teriak penonton.

__ADS_1


“Dia seorang vocalis dan juga gitaris…Ryan Sasmita…tolong naik panggung, temani aku duet!”


Kaget bukan main Ryan, tak menyangka Aura malah meminta naik ke panggung. Kini Aura malah turun dari panggung dan menarik tangannya agar ke panggung.


Hebohlah hampir 1000 an lebih pengunjung, saat Aura menggandeng lengan seorang remaja tampan ke panggung.


Dan saat Aura akan ngomong lagi di mix, Ryan tiba-tiba berbisik, hingga semua orang heboh, dikira Ryan sengaja mencium Aura.


Apa yang Ryan bisikan..? Hingga pengunjung kafe jadi heboh melihat aksi keduanya di atas panggung kafe mewah ini.


Ryan ternyata meminta Aura agar jangan buka jatidirinya seutuhnya, cukup sebut dia hanya ‘orang biasa’ yang kebetulan nyanyi di kafe ini. Aura awalnya kaget juga, kenapa remaja ini begitu ‘rendah hati’.


Dan mengalunlah sebuah lagu pop lembut agak melayu yang pernah begitu populer, Setia Untuk Selamanya…!


Suara Ryan yang renyah di timpali suara bening Aura Minanti. Semua pengunjung kafe bak terhipnotis mendengar suara merdu Ryan dan Aura.


Ternyata bukan satu lagu pengunjung kembali meminta keduanya menyanyikan lagu lainnya, hingga Ryan dan Aura saling pandang. Lalu saling mengangguk dan mengalunkan lagu pop barat yang juga pernah ngetop ‘Perpeck’.


Penampilan Ryan dan Aura kembali mengundang decak kagum ribuan penonton, tanpa latihan, keduanya sangat kompak berduet.


Apalagi dari semula lagu pop agak melayu, kini ke lagu barat yang sangat mendunia milik Ed Sheren, mampu di bawakan Ryan dengan sangat baik. Mengimbangi suara bening Aura Minanti.


Aura sampai berkali-kali bersuara wow, saat mendengar suara Ryan yang begitu enak di dengar.


Amanda gondok hati melihat Ryan begitu menikmati tampil bersama Aura di atas panggung. Dia mencueki Andre yang kini cimbikir melihat Amanda, yang seakan cemburu berat dengan Aura Minanti, si penyanyi remaja yang jadi bintang bersama Ryan malam ini.


Apalagi saat ada seorang pengunjung yang memberi Ryan bunga mawar dan diminta diserahkan ke Aura.


Dan tak ada yang tahu…saat menyerahkan bunga ini…pikiran Ryan bukan ke Aura Minanti…tapi seorang gadis cantik lembut yang pulang di jemput sopirnya…Ranti!


*****


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2