Tirai Kasih yang Terkoyak

Tirai Kasih yang Terkoyak
Bab 46: Jadi Mantu Kesayangan!


__ADS_3

Saking takjubnya dengan perlakuan Rudi Sasmita, Angelina sampai tak bisa bicara. Dia mandah saja di tuntun pelan-pelan mertua laki-lakinya ini.


“Tadi habis lakukan operasi yaa…?” kembali Rudi dengan suara lemah lembut bertanya.


“I-iya pah…sebetulnya Ange mau cuti, karena kini tinggal hitungan hari akan melahirkan. Tapi tak ada dokter yang sanggup mengoperasi pasien itu. Sehingga Ange terpaksa turun tangan hari ini!” sahut Angelina tergagap.


Masih nervous tak menyangka mertua nya berubah drastis begini.


“Huh rumah sakit macam apa ini, masa menantuku mau melahirkan di suruh kerja terus. Tunggu papah akan ke ruang Dirut, akan papah marahin. Kalau terjadi apa-apa terhadap mantuku ini emank dia mau tanggung jawab apa!” Rudi Sasmita benar-benar bangkit akan ke ruang Dirut.


“Pa-papah please jangan pah, ini semua keinginan Ange juga. Ange-lah yang menyanggupinya..!”


“Ohh begitu…ya sudah, ayo kita pulang saja, kamu istirahat di rumah ya. Nanti papah panggil tukang pijat buat mijatin kamu. Eh si Ryan cucu papah di mana, sekolah ya…nanti biar sopir papah si Jurni yang jemput ya?”


Tak lama, sopri Jurni di panggil Rudi. Dan Angelina yang masih takjub dan tak menyangka akan dijemput mertuanya, tak punya alasan apapun menolak.


Sepanjang jalan Rudi Sasmita banyak bertanya soal kesehatan menantunya ini. Dan yang bikin Angelina makin kaget, Rudi sampai memarahi suaminya sebagai pria tak bertanggung jawab. Karena berbulan-bulan tak pernah jenguk Angelina dan Ryan.


“Pa-papahh…jangan salahkan Radin pah, Ange lah yang salah, karena tak pernah memberitahunya ada di mana selama ini.”


Ange lalu menyebutkan selama ini sengaja tinggal di apartemen Mira yang kosong bersama Ryan.


“Syukurlah, Mira memang anak berbhakti. Dia menjaga kamu dan Ryan dengan sangat baik. Papah jadi ingat dulu itu, ibunya Mira, papah lah yang memelihara dan menjaganya sampai dewasa. Bahkan papah-lah yang menikahkan ibunya dengan ayahnya Mira!” Rudi tertawa kecil mengingat masalalu ortu Mira, hingga Angelina ikutan tersenyum.


Dan Angelina ikutan meneteskan airmata, saat Rina Sasmita menangis sambil memeluknya dan berkali-kali minta maaf. Atas perlakuan mereka selama ini, kala menyambut Angelina di teras rumah mewah mertuanya ini.


“Jurni kamu langsung ke sekolah Ryan ya, jemput cucuku itu!” perintah Rudi, Jurni pun langsung mengangguk hormat, setelah alamat sekolahnya di sebutkan Angelina.


Dan Ryan pun ikutan senang bukan main, saat tiba di rumah mewah ini. Kakeknya yang memang tajir melintir ini mengajaknya jalan-jalan dengan mobil sport mewahnya.

__ADS_1


“Kelak kalau Ryan dewasa, mobil ini bahkan semua mobil milik kakek di garasi, akan jadi Ryan dan adik Ryan!”


“Ahh benarkah kek…?” Ryan kaget bukan main, karena setahu bocah berusia hampir 9 tahunan ini. Di garasi itu ada 30 an buah mobil berbagai merek dan type berada di sana, bak show room saja.


“Iya donk, buat cucuk kakek yang ganteng, semuanya akan kakek wariskan, tos dulu donk!” Ryan dengan berbinar-binar tos dengan kakeknya ini.


Angelina kini benar-benar bersyukur, kedua mertuanya benar-benar sangat menyayanginya. Angelina pun menyesal terlalu bawa hati. Hingga sampai berbulan-bulan memendam sakit hati.


Kini bak kemarau setahun, di hapus hujan sehari. Semuanya sirna, semua kekakuan hilang tak berbekas.


“Papah sudah tak peduli orang mau ngomong apa. Papah sangat berbahagia sebentar lagi akan tambah cucu ke 6!” itulah ucapan Rudi Sasmita pada Angelina.


Delima dan Andy pun juga turut berbahagia, kakak dan adik Radin ini datang setelah Rina Sasmita yang menghubungi.


Ryan pun berkenalan dengan kakak-kakak dan adik-adik sepupunya. Anak-anak Delima dan Andy Sasmita.


Saking sayangnya dengan Ryan, sesekali Rudi Sasmita rela nyopir sendiri mengantar Ryan ke sekolah, juga menjemputnya. Sehingga Ryan pun makin lengket dengan kakeknya ini.


Dan itulah jawabannya! Kenapa kedua mertuanya begitu menyayanginya dan memintanya pulang.


Rudi dan Rina Sasmita berharap menantu mereka ini bisa meluruskan lagi kelakuan Radin yang kumat itu.


“Soal Radin…papah dan mami akan terus mendukung kamu Ange. Apapun yang terjadi…!”


Angelina pun mengangguk paham dan berjanji. Setelah melahirkan anak keduanya ini, akan menemui suaminya ini. Yang dikatakan kedua mertuanya tak pernah mau ke rumah lagi. Setelah dulu dua kali kena marahi papah mertuanya.


Disaat istri dan anaknya kini jadi menantu dan cucu kesayangan orang tuanya, Radin justru sibuk dengan bisnisnya yang makin melesat bak anak panah.


Dalam sebulan paling ada 5 hari ia ada di Jakarta, selebihnya Radin selalu terbang ke China atau Vietnam, juga sesekali ke Eropa dan Amerika. Dengan pesawat pribadi yang dia beli hampir 1,5 trilyun.

__ADS_1


Cokro yang sesekali ikut hanya bisa geleng-geleng kepala, Radin selalu bawa wanita cantik gonta ganti setiap kali bepergian.


Tak tanggung-tanggung Cokro pernah kaget setengah mati. Saat Radin sengaja membawa bergantian 3 artis Indonesia. Yang terkenal alim di dalam pesawat private mewah ini.


Bahkan si artis ini kenakan kerudung dalam kesehariannya, Cokro hanya bisa melengus saat sang sahabat ini aseek menggauli si artis ini di dalam pesawat pribadinya tersebut.


Lebih kagetnya lagi si Cokro, si artis berkerudung ini ikutan minum wine dan tak malu-malu saat duduk di paha Radin dan…Cokro hanya bisa mengelus dada.


“Gileee…moga pesawat ini kagak jatuh…!” batin Cokro sepanjang perjalanan dari Jakarta menuju ke Cina.


Hatinya ketar-ketir setiap kali pesawat pas kena turbulensi, sedangkan di sebuah ruangan kabin, Radin aseek dengan sang artis itu memadu cinta tiada habisnya. Hingga pesawat mendarat di Beijing.


Itu masih belum seberapa, suatu hari, Cokro yang kebetulan ikut lagi ke Vietnam. Untuk melihat pembangunan pabrik ortomotif di sana, melongo tak terkira.


Ada artis muda cantik dan sinetronnya lagi bomming dan baru setahun menikah, ikut dalam pesawat mewah ini.


Sudah bisa di duga, sepanjang perjalanan, Radin dan si artis ini bak bulan madu saja. Seolah-olah si artis ini masih belum bersuami. Cokro benar-benar angkat tangan tak mampu menegur sahabat baiknya ini.


“Abang jangan kaget yaa…suamiku itu memang ganteng dan tak kalah dari Bang Radin, tapi dia itu…seleranya belok. Udah Abang diem ajeee yaahh,” kat si artis ini kenes, saat melihat Cokro yang terliat kurang sreg dengannya.


Dan sudah bisa di duga, pulang dari Vietnam dengan langkah tertatih, karena di kerjai Radin siang malam. Si artis ini langsung merekah senyumnya setelah turun dari pesawat.


Bonus sebuah mobil mewah seri terbaru tinggal ambil saja lagi di show room terkenal, juga tas mewah yang bermerek Her**s sudah di tentengnya.


Namun, Radin yang baru beberapa hari datang dari Vietnam dengan si artis tadi kaget, saat di ruang tunggunya, sudah ada seorang wanita cantik yang menunggunya.


“Stella…ada apa kamu ke sini..?”


*****

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2