Tirai Kasih yang Terkoyak

Tirai Kasih yang Terkoyak
Bab 58: Jodoh yang Tertukar!


__ADS_3

Stella mengajak Rohmano pulang, dan tanpa sungkan Stella minta tolong agar pria ini mau mengantarnya ke apartemennya.


Stella sebelumnya memang di jemput Radin di kantornya, dan mereka lalu makan siang bersama. Saat berangkat ke mal ini, Stella ikut dengan mobil Radin.


Rohmano, tentu dengan senang hati mengantar wanita cantik ini, mantan tunangan Angelina hanya tahunya Stella mantan istri Radin, dia tak tahu riwayat wanita cantik ini.


“Stella…kalau tak keberatan…bolehkah malam minggu nanti…aku ngajak kamu dinner…tapi kalau kamu ada janji dengan yang lain..tak apa..!”


Rohmano menatap penuh harap wanita cantik ini, setelah sampai di halaman apartemen mewah ini.


Dalam hati Rohmano sempat keder juga, apartemen yang Stella tempati bukan kaleng-kaleng, dia tahu rata-rata apartemen ini berharga di atas 50 miliar per unit.


“Emm…boleh…catat nomor ponsel ku ya?” sahut Stella cepat, dengan antusias Rohmano pun mencatat nomor Stella.


Setelah itu dengan sopan Rohmano berlalu. Sama seperti Rohmano, Stella pun tak tahu menahu kalau pria tampan ini mantan tunangan Angelina.


Di sebuah klinik…!


Radin terus memberi komando agar Angelina bisa melahirkan dengan normal. “Sayang…ayo ambil nafas sedikit lagi…!”


“Aduhh piii…sakit…bayi ini gede bangett..!” Angelina terus memegang dengan kencang tangan suaminya. Dia tak peduli tangan Radin kini mulai memar-memar.


“Bu ambil nafas, dikit lagi, kepalanya sudah mulai kelihatan…!” dokter di bantu perawat yang ada di klinik ini terus memandu Angelina.


Dan setelah berkali-kali mengejan..akhirnya lahirnya seorang bayi laki-laki tampan dan normal, yang tak kalah dari Abangnya, Ryan Sasmita.


“Selamat sayang…akhirnya anak ke tiga kita lahir, laki-laki…kamu kasih nama, siapa?” bisik Radin sambil mengelap keringat di dahi Angelina.


“Papi kasihlah namanya, masa ke Mami, kalau dulu Delima kakeknya yang kasih nama, Ryan juga sama, kakeknya di kampung yang beri nama. Kini papi lah yang harus kasih nama…jangan hanya pintar nanam saham, giliran kasih nama tak pernah!” sungut Angelina sambil menatap gemas suaminya.


Radin benar-benar mati kutu dengan istrinya ini, cintanya yang besar menghapus ego besarnya selama ini.


Tak salah Rudi Sasmita dulu berucap ke Angelina, fuckboy ini hanya di jinakan seorang Angelina. Sehingga Rudi Sasmita rela menjemput Angelina dan Ryan di apartemen Mira, agar mau pulang.


“Hmm…Delano…ya…Delano Sasmita, itulah namanya…bagaimana, setuju nggak!” Angelina mengangguk dan Radin langsung mengecup bibir istrinya. Dokter pun permisi dengan Radin, Angelina akan di rawat lagi.

__ADS_1


“Papi keluar yaa…!”


“Iya…awasss kalau balik lagi menemui Stella…!” ceplos Angelina manja.


“Iya sayang…papi akan telpon Papah dan Mama, kasih tahu kalau cucu mereka sudah lahir lagi!”


*****


Semenjak kelahiran Delano, Radin benar-benar betah di rumah, kini dengan 4 anaknya, Ryan, Jenny, Delima dan Delano, Radin merasa sangat lengkap hidupnya.


Dua cowok dan dua cewek membuatnya lengkap sebagai orang tua. Angelina juga makin protektif dengan Radin, telat dikit, langsung minta vidcal.


Cokro sahabat dekatnya sampai melongo melihat perubahan ‘hebat’ sang mantan playboy yang hobby pesta dan gonta ganti wanita ini.


“Ange…mantera apa sih yang buat si bangor ini berubah?” tanya Cokro sambil melihat Radin yang aseek mendorong kereta baby Delano, di dampingi Delima yang jalan meghal meghul di sampingnya.


Angelina sedang duduk istirahat di temani Cokro yang sengaja berkunjung hari ini. Setelah tadi ******* si bungsu.


“Hmm…manteranya…tuh yang dia dorong dalam kereta dan yang jalan bak model baju bayi,” ceplos Ange, hingga Cokro tertawa. Dia pun gemas melihat jalan Delima yang kini berusia 3 tahunan.


“Tapi…hampir saja aku kecolongan?”


“Hahh...kecolongan! Siapa wanita yang berani ganggu dia?”


“Mantan istrinya, Stella!” dengan panjang lebar Angelina pun menceritakan hubungan Radin dan Stella.


“Ohh…! Begini Ange…kamu jangan takut, aku tahu betul isi perutnya, cintanya ke kamu tak tergantikan, oleh Stella sekalipun. Tahu nggak? Kenapa dia sampai kumat lagi saat kalian berpisah, sebelum si meghal meghul yang menggemaskan itu lahir?”


“Iya kenapa…?”


“Setiap kali mabuk, hanya nama kamu yang dia sebut, kadang aku tertawa sendiri, tapi kadang iba. Tapi egoisnya sangat tinggi, sehingga nasehat aku kadang hanya angin lalu. Tapi iya itu…kalau sudah mabuk, nama kamu mulu yang di sebut!” cetus Cokro bongkar rahasia.


Angelina pun tersenyum, diam-diam dia pun sangat bahagia, kini hatinya sudah yakin, Radin ibarat burung perantau. Sekian lama merantau kemana-mana, akhirnya kembali juga ke sarangnya.


Dalam hatinya, Angelina pun sangat menyesal juga, sifatnya tak kalah egoisnya di bandingkan Radin. Bahkan sampai nekat meninggalkan suaminya, hingga jiwa bangor Radin kumat lagi.

__ADS_1


“Maafkan aku sayang…!” batin Angelina sambil tersenyum melihat Delima yang sangat manja dan ingin di gendong, padahal ayahnya sedang mendorong kereta yang berisi adiknya.


Kini repotlah Radin, Delima dalam gendongan. Si bungsu dalam kereta dan harus di dorong, agar Delano tak menangis.


Suatu hari…!


Radin dan Angelina bersama Delano dan Delima sedang aseek jalan-jalan di mal mewah. Delima berlari-lari ke sana kemari. “Delima jangan jauh-jauh, ntar nyasar!” tegur Angelina.


Aseek berlari, si gemoy ini menabrak seorang wanita cantik. “Eh awass hati-hati!” tegur wanita ini ramah dan tersenyum menatap kecantikan Delima, lalu mencubit pipi gembul si cantik ini.


“Kenapa Stella…eh anak siapa ini, cantik banget!” tegur pria yang ada di sampingnya.


“Delima..tuh kan apa Mami bilang, nabrak orang kan,” tegur Angelina, saat itulah Stella mengangkat wajahnya, pria yang ada di samping Stella juga kaget.


“Stella…Rohmano…!” tegur Angelina sambil menatap kedua orang ini bergantian.


Kini ke empatnya duduk berhadapan di sebuah restoran mewah, Stella lah yang mengajak Radin dan Angelina ke sini. Delima dan baby Delano kini bersama 4 babysitternya.


“Jadi…kalian…?”


“Ya…Ange, Radin…aku dan Rohmano memutuskan akan menikah dua bulan lagi. Kami sama dewasa, buat apa pacaran lama-lama. Lagian aku dan Rohmano sama-sama singel kini. Juga aku sudah terbuka, Rohmano juga…masalalu kita aneh, tapi lebih aneh lagi, kita malah berjodoh silang!” Stella tertawa kecil.


Rohmano sudah mengatakan apa adanya pada Stella, kalau dulu ia sempat bertunangan dengan Angelina.


“Syukurlah…selamat ya, aku turut bahagia, kamu akhirnya dapat lelaki yang baik dan bertanggung jawab!” sela Radin lega. Lalu Angelina dan Radin sampai saling pandang. Tak pernah mereka duga bahkan mimpi sekalipun, Stella dan Rohmano malah akan berjodoh.


Stella mantan istri Radin, Angelina mantan tunangan Rohmano.


Saat ke empatnya berbincang akrab, tanpa di duga di tempat itu terlindung sekat, ada dua orang yang memandang mereka dengan pandangan mata marah dan dendam.


“Hmm…awas…saja!” dengus seorang pria, yang di iyakan temannya.


*****


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2