
107.
"Nanti setelah kelas kita jalan yuk" Ajak Ethan kepada Caca. Kedua orang itu kini sedang berjalan beriringan di lobi kampus.
"Kayaknya nggak bisa deh Than, soalnya tadi ngehubungin gue dan dia ngajak ketemuan di cafe biasa kita nongkrong" Ujar Caca.
"Rere masih disini?" Tanya Ethan.
"Iya" Jawab Caca.
"Oh ya udah deh kalau gitu kita jalan lain kali aja" Ujar Ethan dengan nada kecewa.
"Maaf ya" Ujar Caca dengan tidak enak hati.
"Iya nggak papa" Jawab Ethan.
*******
"Eh lo udah tahu belum kabar hari ini?" Ujar seorang perempuan A yang sedang bergerombol di koridor kampus.
Caca dan Ethan yang kebetulan lewat itu pun seketika mengentikan langkahnya. "Eh stop dulu Than" Seru Caca.
"Kenapa?" Tanya Ethan yang juga menghentikan langkahnya.
"Mereka kayakan sedang ngomongin perusahaan Aldi deh" Ujar Caca.
"Terus?" Tanya Ethan.
"Gue mau denger apa yang mereka bicarakan" Ujar Caca yang merasa tertarik sekaligus penasaran dengan gosip pagi ini.
"Apa?" Seru perempuan B.
"Katanya perusahaan keluarga Aldi sekarang sedang collapse" Seru si gadis A.
"Serius kamu?" Tanya gadis C tidak percaya.
"Iya, gue serius, buat apa juga gue bohong" Seru gadis A.
"Duh, kaya gimana ya mereka sekarang kira kira, kasian sih Aldi kan nggak baik orangnya nggak sombong juga" Ujar gadis D.
"Iya sih, eh tapi gue kemarin malam lihat Aldi loh di restoran Jepang sama cewek, cantik lagi" Seru gadis B.
"Palingan juga istrinya Lolita" Ujar gadis C.
"Bukan, bukan Lolita kalau nggak salah itu Felisha mahasiswi baru itu" Ujar si gadis B.
"Hah, ngapain dia sama si Felisha?" Seru gadis A.
"Ya nggak tahu, tapi Aldi kelihatannya nggak terlalu terbebani tuh dengan masalah perusahaannya, malah dia terlihat sangat romantis dengan Felisha" Ujar gadis B.
"Aduh kasihan ya Lolita kalau sampai Aldi menduakannya, belum lagi gimana nanti nasib anakanya, nggak bisa bayangin deh gue" Ujar perempuan D.
"Yah makannya kalau cari suami yang biasa biasa aja biar ga di pelakorin" Saut perempuan C.
"Itu sih lo nya aja yang kebetulan dapat yang pas passan" Seru mahasiswa A.
******
Caca terlihat terdiam, gadis itu memikirkan apa yang dibicarakan oleh mahasiswi mahasiswi barusan itu. Apa benar Aldi selingkuh dari Lolita? Bukannya laki laki itu sangat kuat imamnya, sama Rere aja nggak ke goda. Pikirnya.
__ADS_1
"Ca kenapa?" Tanya Ethan ketika melihat Caca melamun.
"Eh iya kenapa Than?" Tanya Caca.
"Lo kenapa ngelamun? Katanya mau dengerin mereka ngegosip" Seru Ethan.
"Apa benar ya Than kalau Aldi selingkuh?" Tanya Caca.
"Ya bisa saja, kan orang tidak ada yang tahu bagaimana dia kedepannya" Ujar Ethan.
"Tapi Aldi itu tipe cowok yang sangat setia, bagaimana bisa dia selingkuh dari Lolita, kan mereka juga sudah punya anak tega banget kalau Aldi sampai beneran selingkuh" Seru Caca.
"Ya karena itu laki laki selingkuh, dia mencari kesenangan baru karena mungkin dimatanya itu istrinya sudah tidak cantik lagi setelah melahirkan" Ujar Ethan yang malah mendapat hadiah pukulan dari Caca.
"Kok gue dipukul si Ca" Seru Ethan.
"Ya lo sih, bisa bisanya ngonong kayak gitu, jadi nanti lo kalau sudah nikah dan punya anak lo mau ninggalin anak istri lo karena tubuhnya sudah nggak cantik lagi, gitu?" Seru Caca.
"Kecuali gue, gue mah orangnya setia apalagi kalau sama lo" Ujar Ethan menggoda Caca. Tapi gadis itu tidak menghiraukannya, ia malah sibuk memikirkan hubungan Aldi dan Lolita.
"Halah udah ah ga usah di pikirin, ayo ke kelas bentar lagi dosen masuk" Seru Ethan sembari menarik lengan Caca. Caca pun tidak menolak dan hanya pasrah di tarik oleh Ethan.
******
"Silahkan dinikmati" Ujar pelayan sebelum akhirnya pergi dari meja yang di tempati Rere dan Caca.
"Terimakasih" Seru Caca dan Rere secara bersamaan.
Rere Mengambil jus alpukat yang baru saja di antarakan oleh pelayanan, gadis itu menganduknya sebelum akhirnya meminumnya sedikit dan kembali meletakan di tempat yang semula.
"Jadi sampai kapan lo dijakarta?" Tanya Caca.
"Urusan apa sih? Kayaknya penting banget" Ujar Caca sembari memasukan kentang goreng kedalam mulutnya.
"Nanti juga Lo tahu" Jawab Rere sembari menarik salah satu sudut bibirnya.
Caca menurunkan tangannya yang digunakan untuk menyangga dagunya, perempuan itu kemudian melipat kedua tangannya di atas meja dan sesekali memasukan kentang goreng kedalaman mulutnya. "Lo udah tahu belum gosip baru baru ini?" Ujar Caca.
"Nggak tertarik buat gosip gue" Jawab Rere.
"Ini tentang Aldi loh" Jawab Caca.
"Oh ya, apa?" Tanya Caca.
"Gue kira lo nggak tertarik kan sekarang sudah ada Adrian" Ujar Caca.
"Ya udah si cerita aja!" Seru Rere memaksa.
"Katanya sekarang perusahaan Aldi sedang collapse, dan tadi di kampus juga gue denger katanya mereka melihat Aldi sedang sama cewek, mesra banget" Terang Caca panjang lebar.
Rere memamsukan Chicken Fingers kedalam mulutnya kemudian dengan cepat menguyahnya. "Bagus dong" Jawab Rere setelah menekan makanan dalam mulutnya.
"Bagus? Maksud lo?" Tanya Caca.
"Ya bagus, berarti sebentar lagi Lolita bakal merasakan kehilangan, sama seperti gue" Ujar Rere dengan suara yang penekanan dan tangan yang menggenggam erat gelas yang ada di hadapannya.
"Re lo kenapa gitu sih, kejadian itu sudah berlalu bertahun tahun, dan saat itu juga kita masih kecil Rere" Ujar Caca, ia tidak habis pikir dengan sahabatnya itu.
"Tapi luka itu masih membekas Ca, dan nggak bisa dihilangkan sebelum gue berhasil membalaskan" Ujar Rere.
__ADS_1
"Sampai kapanpun jika di hati lo masih menyimpan dendam, maka hidup lo nggak akan tenang Re, lo akan terus menerus ingin menghancurkan kehidupan Lolita dan rasa itu bulannya hilang tapi malah semakin membesar dalam hati" Terang Caca.
"Setidaknya gue puas" Jawab Rere yang kemudian mengambil tasnya dan memakainya lalu pergi dari cafe tersebut meninggalkan Caca sendiri.
"Seandainya lo tahu Re jika Lolita juga terluka, dia juga berkorban buat lo" Gumam Caca. Gadis itu kemudian memakai tas slempangnya hendak pergi meninggalkan tempatnya, tetapi matanya tidak sengaja menangkap Aldi dan Felisha berjalan beriringan masuk kedalam cafe.
"Itu kan Aldi sama mahasiswi baru, jadi bener mereka berdua memiliki hubungan" Gumam Caca.
Gadis itu segera berdiri dari tempat duduknya. Ia berniat untuk mengikuti Aldi untuk memastikan apakah benar keduannya memiliki hubungan. Caca memutuskan untuk bersembunyi di balik tembok pembatas.
Aldi menarikan kursi untuk Felisha dan gadis itu pun segera mendudukan dirinya. "Terimakasih" Ujar Felisha. Aldi hanya tersenyum kemudian mendudukan dirinya didepan Felisha.
"Al, gue nggak bisa bayangin berapa hancurnya Lolita tadi pagi" Ujar Felisha.
"Ya sudah lah mau gimana lagi, Lo sendiri kan tahu kalau tembok bahkan punya mata dan telinga" Jawab Aldi.
"Iya, makannya itu" Jawab Felisha.
"Pelayanan" Seru Aldi kepada pelayan perempuan yang melintas didepannya.
"Saya mau pesan jus strawberry di kasih susu" Ujar Aldi.
"Baik, ada lagi?" Tanya pelayan itu.
"Saya mau jus mangga sama Chicken Fingers" Ujar Felisha.
"Baik, tolong di tunggu sebentar" Ujar pelayan itu yang kemudian berlalu pergi.
"Oh iya Al, Lo tumben pesen jus strawberry" Ujar Felisha.
"Pengen aja, kesukaan Lolita itu" Jawab Aldi.
Caca yang bersembunyi di balik tembok itu pun tak percaya dengan apa yang dilihatnya. "Jadi Aldi beneran selingkuh" Ujarnya.
Ia hendak pergi dari tempat tersebut tapi lagi lagi matanya menangkap sosok yang dikenalnya. Ia pun mengurungkan niatnya untuk pergi, matanya memperhatikan kemana sosok itu berjalan.
Dan betapa terkejutnya Caca saat melihat laki laki yang di lihatnya itu berhenti dimeja Aldi dan Felisha.
"Maaf, lama menunggu" Seru laki laki itu setelah mendudukan dirinya.
"Belum lama kok" Jawab Aldi.
"Lama lo kal" Seru Felisha.
Dan sekali lagi Caca pun dibuat terkejut. Apa tadi kata Felisha? Kak?.
"Itu kan Adrian pacarnya Rere, apa hubungan mereka sebenarnya" Gumam Caca.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Untuk seminggu kedepan aku bakal slow up dulu ya man teman, karena untuk seminggu kedepan ini aku ada PTS, tau kan aku masih sekolah jadi harap sabar, dan sebelumnya sudah saya kasih info di ig @indriantika26 Terimakasih.