
PERINGATAN !!!
Bagi yang puasa author sarankan untuk membaca dimalam hari.
ini alasan kenapa author updet tripel hari Sabtu ini, karena ngga bisa updet siang wkwkwk.
.
.
.
.
.
Aldi masuk kedalam kamarnya, laki laki itu baru saja pulang dari meeting. Hal pertama ya ia dapati adalah Lolita yang sedang duduk berselonjoran sambil memainkan ponselnya. Sepertinya wanita itu tidak menyadari kedatangan suaminya.
Aldi menutup pintu dengan sangat pelan, ia kemudian meletakkan tak kerjanya di atas meja rias, melepaskan jas yang melekat pada tubuhnya dan melemparnya ke sembarang arah.
Aldi kemudian berjalan mengampiri Lolita, "kenapa sih dari tadi senyum senyum sendiri?" Tanya Aldi sambil mendudukkan dirinya di sebelah Lolita. Lolita yang mendengar suara Aldi itu pun mendongakkan wajahnya menatap Aldi yang juga menatapnya.
"Nggak, katanya kamu pulang telat, kok udah sampai dirumah" Ucap Lolita, gadis itu meletakkan ponselnya diatas nakas.
"Iya sengaja, kangen sama Aksa" Jawan Aldi sambil melepas kancing tangan kemejanya. "Aksa doang ini yang di kangenin" Jawab Lolita sambil mengerucutkan bibirnya.
"Lebih kangen lagi sama mamanya" Ucap Aldi sambil tersenyum menyeringai. "Hilih, tuh Aksa udah tidur" Jawab Lolita sambil menunjuk kearah Aksa menggunakan lirikan matanya.
"Udah biarin si kalem tidur, sekarang aku mau makan" Jawab Aldi sambil melepas satu persatu kancing kemejanya.
"Ya udah biar aku siapin dulu" Lolita hendak turun dari atas ranjang, namun Aldi buru buru menghalanginya.
"Aku maunya makan kamu" Bisik Aldi tepat di telinga Lolita, hingga membuat gadis itu begitu geli.
"Nggak, aku capek mau tidur aja" Jawab Lolita, gadis itu mencoba untuk menghindar, namun tak berhasil.
"Sebentar aja, udah kangen banget ini sama mamanya, lama ngga ketemu" Kemeja yang dikenakan Aldi sudah terlepas dengan sempurna, dan kini sudah tergeletak dengan mengenaskan diatas lantai. Dan tangan laki laki itu pun sudah masuk kedalam gaun tidur yang dikenakan Lolita.
__ADS_1
Dan dengan gerakan yang secepat kilat Aldi sudah ******* habis bibir Lolita. Menjelajahi isinya.
Dengan sekali tarikan baju yang dikenakan Lolita pun terlepas. Malam yang panjang dan panas meskipun suasananya dingin pun akhirnya terjadi. Lelahnya Aldi terbayar dengan sangat sempurna dan penuh cinta.
🌼
2.35 dini hari
Aldi mengerjapkan matanya ketika mendengar suara Aksa yang menangis dengan begitu kencang. Aldi melirik kearah Lolita yang masih tertidur dengan pulas sambil memeluknya.
Dengan gerakan yang sangat hati hati, Aldi melepaskan pelukan Lolita, menyingkap selimut yang menutupi tubuhnya dan istrinya.
Ia segera bangun dan mengenakan pakaian yang baru saja ia ambil dari dalam ruang gantinya.
Aldi langsung mengambil Aksa dari dalam box bayinya itu. Ia mencoba menenangkan putra kecilnya yang masih menangis. Namun tidak berhasil. Sepertinya bayi kecil itu haus.
"Anak kalem papa haus ya" Ucap Aldi ketika Aksa tak kunjung diam. Aldi kemudian memutuskan untuk mengembalikan Aksa kedalam box bayinya, ia berniat akan membuatkan susu untuk tunggal putranya itu.
Namun ketika Aldi membalikkan badannya, ia mendapati Lolita yang sudah duduk sambil bersandar disandaran ranjang.
"Kamu kebangun sayang?" Tanya Aldi sambil menatap kearah Lolita. Lolita pun mengangguk mengiyakan. "Aksa haus ya?" Tanya Lolita. Aldi pun mengangguk mengiyakan.
"Ya udah, selamat menjaga anak kalem, aku mau tidur" Ucap Lolita sambil tersenyum, ia kembali membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya.
Aldi meringis mendengar perkataan istrinya, "mama kamu berabe nak" Ucap Aldi pada putranya yang masih menangis. Aldi kemudian meletakkan Aksa dengan pelan kedalam box bayi dan beranjak untuk membuatkan susu tunggal putranya itu.
Aldi mengambil botol susu yang sudah steril, ia kemudian memasukkan bubuk susu kedalam botol itu sesuai takaran yang pas, setelah itu Aldi menuangkan sedikit air panas guna untuk melarutkan bubuk susu itu, setelah itu Aldi menambahkan air putih yang biasa.
Aldi pun menutup botol susu itu, kemudian mengocoknya guna untuk menyatukan air panas dan juga air biasanya. Setelah itu ia kembali mengambil Aksa dari dalam boxnya dan memberikannya susu.
Aksa seketika diam, ia meminum susu dengan tenang dalam gendongan Aldi. "Habiskan nak, setelah itu kembalilah tidur" Aldi menguap setelah mengatakan kalimat itu.
Tak lama botol susu Aksa terlihat sudah kosong, bayi itu segera melepas dotnya dari dalam mulut mungilnya.
"Sudah kenyang ya" Ucap Aldi sambil meletakkan botol susu Aksa di atas nakas. Aldi kemudian membawa Aksa keatas tempat tidur. Ia merebahkan dirinya sambil memeluk Aksa yang kini berada di dadanya.
Little Boy Blue, lagu itu terus dinyanyikan oleh Aldi untuk menemani ia dan Aksa, sampai akhirnya Aksa kembali terlelap dalam dekapan nyaman papanya.
__ADS_1
"Jangan cepat dewasa sayang, biar papa bisa terus memelukmu terus seperti ini" Gumam Aldi sebelum akhirnya ia juga ikut tertidur tanpa memindahkan Aksa terlebih dahulu.
Lolita yang ternyata belum tertidur itu pun segera membuka matanya, mengintip anak dan suaminya. Sejenak Lolita memandang wajah lelap Aldi. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk turun dari atas tempat tidurnya. Dengan cepat Lolita mengambil kemeja Aldi yang tergeletak di lantai, ia segera memasangkan kemeja milik suaminya yang terlihat kebesaran itu pada tubuhnya yang tidak terbalut dengan sehelai kain pun.
Lolita dengan pelan dan juga hati hati mengambil alih Aksa dari dekapan sang papa, gadis itu kemudian meletakkan Aksa dengan hati hati kedalam box bayinya supaya tunggal putra kalemnya itu tidak terbangun.
Setelah memastikan Aksa tidur dengan nyaman, Lolita kembali naik ke atas tempat tidur, ia merebahkan dirinya dengan posisi miring menatap Aldi, bukannya memejamkan mata, Lolita malam memandangi wajah Aldi dengan begitu dalam.
Lolita mendekatkan wajahnya dengan wajah Aldi.
Cup.
Bibir Lolita mendarat dengan cantik dipipi Aldi. Namun saat Lolita hendak menjauhkan wajahnya Aldi malah menariknya.
"Berani sekali kamu mencuri cium sayang" ucap Aldi masih dengan memejamkan matanya, mengetahui Aldi yang ternyata belum tertidur itu membuat Lolita sangat malau, rona merah pun terbit dipipi gadis itu.
Lolita mencoba untuk melepas dekapan Aldi, namun Aldi malah memiringkan tubuhnya menghadap kearahnya dan semakin mengeratkan pelukannya.
"Sudah tidurlah, atau kamu mau aku jadikan santapan lagi" Ucap Aldi, Mendengar itu Lolita seketika langsung memejamkan matanya. Gila saja jika Aldi melanjutkan kegiatan panasnya, rasanya yang tadi saja belum hilang, masa mau nambah lagi.
Lolita kemudian memeluk tubuh Aldi dengan begitu erat, mencari posisi ternyaman. Aldi pun tersenyum meskipun matanya terpejam.
Dan tidak perlu menunggu terlalu lama, mereka berdua pun akhirnya tertidur dengan posisi yang saling memeluk satu sama lain.
.
.
.
.
.
Enaknya pasutri satu ini, puasa masih bisa pelukan.
Eh authornya yang ngetik malam minggu malah gaada yang meluk wkwkwk.
__ADS_1
Jangan lupa jejaknya sebagi dukungan.
author udah kasih tripel sama yang tadi pagi.