Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)
Hari Pertama (H-14)


__ADS_3

**Author kasih pengumuman sedikit nih.


buat kalian pembaca yang suka nebak nebak alur cerita, mau itu benar atau salah, cukup kalian simpan dalam hati saja. Jangan di keluarkan di kolom komentar.


Bagi yang spoiler di kolom komentar nanti kena blacklist.


okee selamat membaca🤗**


"Berat banget nih mau ninggalin si kalem buat pergi kuliah" Ucap Lolita sambil menatap Aksa yang kini sedang berada dalam gendongan sang nenek.


"Udah, orang cuma beberapa jam doang juga, nanti juga ketemu lagi" Balas Wilna. Wanita paruh baya itu sedang menimang sang cucu yang terlihat anteng dalam gendongannya.


Lolita menatap tunggal putranya itu dengan tatapan lesu, berat hati bercampur malas meninggalkan sang buah hati. Itu lah yang ia rasakan sekarang setelah berbulan bulan hanya tinggal di rumah.


Lolita kemudian mencium kening dan juga kedua pipi Aksa. "Mama pergi dulu ya sayang, mau nuntut ilmu hihihi" Ucap Lolita yang malah dia akhiri dengan kekehan kecil, hingga membuat Aldi, Wilna, Putra dan Aldo heran akan perubahan Lolita. Lolita merasa geli ketika ia menyebutkan dirinya mama dan di akhiri dengan menuntut Ilmu.


"Ya udah buruan nanti kalian telat" Tutur Putra. Lolita pun mengangguk, ia mengambil kedua tangan mertuanya itu secara bergantian dan mencium punggung tangannya diikuti dengan Aldi.


Setelah itu, Lolita dan Aldi pun masuk ke dalam Mobil yang sudah terparkir di halaman rumah. Aldi pun melajukan mobil mewahnya itu meninggalkan rumahnya.


Sepanjang perjalanan Lolita hanya diam, ia menatap ke arah luar jendela. Tangannya ia pangku dan sibuk bertautan.


Aldi melirik kearah Lolita sekilas kemudian kembali fokus dengan mengemudinya. "Kenapa sih?" Tanya Aldi.


Suara Aldi berhasil menyita perhatian Lolita, gadis itu menoleh ke arah Aldi. Tiga detik. Hanya tiga detik Lolita memandang Aldi, gadis itu kemudian menatap lurus ke depan.


"Ngga papa, cuma kepikiran sama Aksa di rumah aja" Balas Lolita. Sebelah tangan Aldi bergerak untuk memegang tangan Lolita yang ada di pangkuannya, dia menarik tangan Lolita dan menciumnya. Lolita hanya memperhatikan tanpa ada penolakan.


"Udah, kamu tenang aja, Aksa pasti baik baik aja" Balas Aldi. Lolita terseyum dan mengangguk. "Gugup hari pertama juga sih maksudnya" Gumam Lolita dalam hati.


🌼


Mobil Aldi memasuki halaman kampus, ia segera mempakirkan mobilnya itu di tempat parkir yang sudah di sediakan.


"Ayo turun" Ajak Aldi sambil melepas seltbelt yang di kenakannya. Lolita mengangguk, ia juga melakukan hal yang sama dengan Aldi.


"Kenapa sih? Gugup?" Tanya Lolita ketika wanita itu hanya menatap lurus tanpa berniat untuk keluar.


"Iya lah, gugup banget pengalaman pertama juga" Balas Lolita. "Udah ngga usah gugup kan ada aku" Balas Aldi. Lolita pun mengangguk.


"Ya udah sekarang kita keluar yuk" Ajak Aldi. Lolita kembali mengangguk. "Em bentar, kamu duluan aja, aku mau ke toilet bentar" Saut Lolita.


"Mau aku anter nggak?" Tanya Aldi. "Nggak usah, kamu pikir aku bocah" Balas Lolita. Aldi pun terkekeh, "Ya udah aku duluan" Aldi membuka pintu mobilnya, laki laki itu kemudian keluar dari dalam mobil terlebih dahulu.


Lolita memperhatikan Aldi yang langkahnya semakin menjauh, ia kemudian membuka pintu mobil Aldi. Bersyukur suasana tidak terlalu ramai. Tetapi tetap saja Lolita di jadikan perhatian semua orang yang ada di situ. Ntah karena wajahnya asing atau karena Lolita yang baru saja keluar dari dalam mobil Aldi.

__ADS_1


Lolita berjalan memasuki area kampus, tujuan pertamanya adalah toilet. "Aduh lupa tanya sama Aldi di mana letak toiletnya" gumam Lolita.


Lolita berjalan mendekati tiga cewek yang terlihat sedang mengobrol. "Permisi" sapa Lolita.


"Ah iya, kenapa?" Tanya seorang mahasiswi berpakaian hijau tosca. "Numpang tanya letak toilet dimana ya?" Tanya Lolita.


"Dari sini lo berjalan lurus aja, nanti lo belok ke kiri dan lurus sedikit. Nah nanti belok kanan, nah pas disitu ada toilet" Jelas gadis itu sambil memberi arahan dengan tangannya.


"Oh iya, Terimakasih" ucap Lolita sambil tersenyum ramah. Gadis itu kemudian berjalan mengikuti arahan yang di berikan oleh gadis itu.


"Nah, ini toilet" ucap Lolita ketika ia sudah berhasil menemukan toilet. "Ia kemudian masuk ke dalan salah satu bilik yang ada di dalam toilet wanita tersebut. Lolita menatap dirinya di pantulan cermin.


"Gugup banget astaga" ucap Lolita. Tangan gadis itu kemudian membuka kran hingga membuat air mengalir dengan sangat deras.


Lolita menadah air itu menggunakan kedua tangannya, lalu ia membasuh mukanya menggunakan air tersebut.


Lolita mematikan kran tersebut, ia menarik beberapa tisu dan mengelap wajahnya, setelah itu ia membuangnya ke dalam tong sampah dan Lolita pun keluar dari dalam toilet tersebut.


"Aduh, gue juga ngga tahu kelasnya Aldi lagi" gumam Lolita. Gadis itu kemudian mengambil ponselnya dari dalam tasnya. Ia memutuskan untuk menelpon Aldi.


Tak perlu menunggu terlalu lama, suara Aldi langsung terdengar dari sebrang telfon.


"........."


".........."


"Oke" Lolita dan Aldi kemudian sama sama mengakhiri panggilan suara tersebut.


Lolita hendak meninggalkan toilet tersebut, namun suara seseorang membuat ia mengurungkan niatnya tersebut.


"Minta maaf sama gue sekarang" Bentak seseorang.


"Saya kan sudah meminta maaf kak" Balas orang yang satunya lagi dengan suara ketakutan.


"Lo harus bersihin sepatu gue sampai bersih!" Perintah gadis itu.


"Apaan sih, di universitas aja ada pembullyan" Gumam Lolita. Kaki gadis itu melangkah untuk mengintip apa yang sedang terjadi.


"Stop" Teriak Lolita setelah melihat apa yang terjadi. "Jangan lakukan hal bodoh seperti itu" ucap Lolita sambil berjalan menyusul gadis yang hendak mengelap sepatu gadis di depannya.


"Siapa Lo berani banget menghentikan apa yang mau gue lakukan" Tanya gadis itu sambil menatap Lolita tajam.


"Siapapun gue, Lo ngga perlu tahu itu. Yang jelas kelakuan lyo itu buruk" Ucap Lolita dengan tegas.


"Terus kenapa? Itu salah dia karena berani menumpahkan ice cream nya di sepatu gue" Balas gadis itu.

__ADS_1


"Maaf kak, Saya kan tidak sengaja" Ucap gadis yang masih dengan posisi jongkok itu.


"Lo ngga denger dia udah minta maaf sama lo?" Tanya Lolita.


"Lo berani banget sama gue, belum tahu gue? Gue disini senior yang paling di takuti" Ucap gadis itu dengan begitu sombongnya.


"Terus kenapa kalau Lo senior?" Tanya Lolita menantang. "Wah, benar benar ngajak berantem ya Lo" Ucap gadis itu yang sudah di penuhi dengan emosi.


Lolita terlebih dahulu membantu gadis yang jongkok itu berdiri. "Terimakasih" ucap gadis itu. "Iya sama sama, ya udah gih sekarang lo pergi" Balas Lolita sambil tersenyum ramah. Lolita kemudian kembali menatap gadis yang sudah terbakar amarah di depannya itu.


"Berani banget lo lepasin itu anak" ucap gadis itu dengan kesal. "Emang kenapa gue harus takut sama lo?" Tanya Lolita dengan santai.


"Wah bener bener ngeselin ya lo. Anak fakultas mana sih lo?" Tanya Gadis itu. "Anak mana pun itu bukan urusan lo, karena bukan lo yang bayarin kuliah gue" Jawab Lolita.


"Alah, paling juga ketolong beasiswa sombongnya selangit" balas gadis itu. "Ya mending ketolong beasiswa bisa mengharumkan nama kampus, dari pada lo bayar mahal mahal malah ngerusak nama kampus" Balas Lolita dengan nada meledek.


Emosi gadis itu sungguh sudah tidak bisa di tahan lagi, tangannya bergerak hendak menampar Lolita. Namun Lolita dapat membaca gerak gerik gadis itu, sehingga dengan gerakan cepat Lolita menampar gadis itu terlebih dahulu.


"Aw" tamparan yang sangat keras dari Lolita itu membuat ia sampai terhuyung hingga tak jadi menampar Lolita.


"Lo mau nampar gue kan tadi? Gue kasih tamparan itu buat lo terlebih dahulu, anggap aja itu salam perkenalan dari gue" ucap Lolita sambil tersenyum dan berlalu pergi.


"Dasar J***** berani banget lo nampar gue b*******" Teriak gadis itu sambil mengelus pipinya.


.


.


.


.


.


.


Jumpa lagi dengan saya di hari Senin


jangan lupa tinggalin jejaknya biar tambah cinta sama kalian semua biar author up nya cepat.


sama kek doi, autor cinta doi makannya balesnya chatnya cepat.


kalau kalian kasih jejak kan author jadi cinta kalian semua jadi di kasih cepat😂


Author hanya larang kalian spoiler ya, bukan larang yang lain. Kalian tetep bebas komentar seperti biasa karena saya juga suka baca komen kalian asal jangan spoiler okee man teman👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2