
"Baiklah kamu tunggu disini sebentar, aku akan mengambilkan sate ayam untukmu!" Pinta Aldi yang kemudian pergi untuk mencari sate yang diinginkan oleh Lolita.
Sedangkan Lolita, wanita itu terlihat sedang duduk menunggu Aldi sambil membersihkan mulut Aksa yang terlihat belepotan karena remahan biskuit yang ia makan. "Uuu anak mama belepotan" Ujar Lolita.
"Lolita" Sapa seseorang sambil memasang senyum manisnya dan memperlihatkan lesung pipi yang mengapit kedua pipinya.
Mendengar namanya di panggil, Lolita pun menghentikan aktivitasnya membersihkan bibir Aksa kemudian mendongakan wajahnya untuk menatap wanita yang ada di hadapannya.
"Lama tidak bertemu" Seru gadis itu sambil mendudukkan dirinya di kursi yang berhadapan dengan Lolita agar mempermudah mereka mengobrol.
"Iya" Jawab Lolita sambil menepiskan senyumnya.
"Wah, tampan sekali apakah ini putra kalian?" Tanya wanita itu sambil mencubit gemas pipi Aksa yang sedang memakan biskuit.
"Iya, dia Aksa putraku dan Aldi" Jawab Lolita.
"Maaf ya, waktu itu gue engga hadir saat pesta pernikahan sekaligus anniversary kalian" Ujar gadis itu merasa tidak enak.
"Iya tidak masalah" Jawab Lolita.
"Bolehkah aku menggendong putramu?" ujar wanita itu meminta ijin untuk menggendong Aksa.
"Tentu saja" Jawab Lolita dengan senang hati.
Mendapat persetujuan dari Lolita, wanita itupun merasa sangat senang. ia kemudian beranjak berdiri dan mengambil alih Aksa dari pangkuan mamanya.
"Ah sayang, kamu sangat comel sekali" Puji wanita itu ketika Aksa sudah berpindah posisi berada di gendongannya. Tetapi Aksa terlihat mengabaikan dan tetap menikmati biskuit yang ada di genggamannya.
Sedangkan Lolita, ia memperhatikan wanita yang kini sedang menggendong putranya "Semakin cantik saja" gumam Lolita dalam hati.
Aksa tiba tiba menarik rambut wanita yang sedang menggendongnya ketika biskuit yang digenggamnya telah habis, "Aduh, kok rambutnya bibi di tarik" Ujar wanita itu.
Melihat itu Lolita pun beranjak untuk berdiri, ia kemudian memegang tangan Aksa dan menurunkannya dari kepala wanita yang menggendongnya. "Sayang, tidak boleh seperti itu, nanti rambutnya bibi rusak" Ujar Lolita lembut.
"Makanlah biskuitmu!" pinta Lolita kemudian sambil memberikan satu keping biskuit lagi kepada Aksa, Aksa pun dengan senang hati menerima biskuit dari mamanya tersebut kemudian memasukkan kedalam mulut mungilnya.
"Lo sekarang sungguh berubah, dulu sangat bar bar dan sekarang sangat keibuan" Puji wanita itu.
"Tentu saja, karena tidak mungkin seseorang akan berdiri di tempat yang sama" Jawab Lolita sembari menepiskan senyumnya dan menatap mata wanita yang menggendong Aksa.
"Iya Lo benar, tidak selamanya kita berada di tempat yang sama. Ada saatnya kita harus pergi dan merubah semuanya" Jawab gadis itu. Lolita pun hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Sayang, ini sate yang kamu inginkan" Ucap Aldi yang tiba tiba datang dengan membawa satu porsi sate ayam yang diminta oleh Lolita sebelumnya.
"Terimakasih" Ucap Lolita sambil menerima piring berisi sate ayam itu.
"Salsa, Lo disini juga?" Ujar Aldi ketika melihat sahabat masa SMA-nya kini sedang menggendong putranya.
"Iya Aldi, gue disini karena menghadiri undangan bersama dengan kakak gue" Jawab Salsa seraya menipiskan senyum manis dengan lesung pipinya.
Aldi pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti "Anak lo mirip sama lo ya" Seru Salsa sambil memperhatikan Aksa yang masih asik dengan biskuitnya.
"Tentu saja mirip papanya, kalau mirip dengan Lo ya patut untuk di pertanyakan" Seru seseorang dari belakang Salsa.
Aldi, Salsa dan Lolita kemudian mengalihkan pandangannya untuk melihat seseorang yang baru saja mengeluarkan suara. "Kalian disini juga" Ucap Salsa, senyum manis dengan lesung pipi tak pernah luntur dari wajahnya.
__ADS_1
"Tentu saja kita ada disini, ini kan pesta pernikahan bang Satya kakaknya Lolita, sedangkan kita adakah sahabatnya Lolita" Jawab Sisi dengan memasang muka datarnya. Bukan karena benci atau apa, tapi memang gadis itu selalu memasang muka datar dari semenjak SMA.
"Em iya" Jawab Salsa.
"Hallo Aksa, sini sama bibi Yolan" Ucap Yolanda sambil mengulurkan tangannya untuk menggendong Aksa.
Salsa pun memberikan Aksa kengendongan Yolanda dengan senang hati.
"Hallo ganteng" Ucap Yolada yang kemudian mencium gemas pipi Aksa. Aksa pun tersenyum geli ketika Yolanda menciumnya, berbeda dengan ketika ia bersama dalam gendongan Salsa.
Setelah Aksa di gendong oleh Yolanda, Salsa menjadi diam dan suasana rame itu seketika berubah menjadi hening dan dingin. Entah kenapa dan ada apa dengan mereka padahal semua terlihat baik baik saja.
"Engga nyangka ya kita semua ketemu disini" Ucap Evan mencoba memecahkan atmosfer dingin tersebut.
"Iya, sudah lama tidak bertemu" Jawab Amel.
"Perasaan kita ketemu setiap hari, lo aja mungkin kangen sama gue makannya berasa lama engga ketemu" Seru Lolita sembari memasukkan satu tusuk sate kedalam mulutnya.
"Idih najis kangen sama lo" Cetus Amel.
"Kalian udah ngasih ucapan selamat sama bang Satya?" tanya Aldi pada teman-temannya.
"Belum sih, ya udah nih anak lo biar kita ke bang Satya dulu" Ujar Yolanda sambil memberikan Aksa kepada Aldi.
"Sisi lo tumben sendiri engga sama cowok lo?" Tanya Lolita ketika melihat Sisi ternyata tidak membawa pasangan sendiri.
"Engga, dia ada acara sama teman temannya" Jawab Sisi.
"Cowok model apa itu yang lebih mengutamakan teman dari pada pacar" Celetuk Regan.
"Andra" Ucap mereka secara bersamaan.
"Kenapa kalian? Kaget lihat orang ganteng kaya gue?" Tanya Andra sambil memasang muka sok tampannya.
"Idih jyjyk" Jawab Lolita.
"Kangen engga lo sama gue?" Tanya Andra sambil merubah posisinya menjadi mengalungkan lengannya di leher Lolita.
"Kangen banget" Jawan Lolita sembari membalas rangkulan Andra.
"Ekhem" Dehem Aldi.
"Santai bos" Ucap Andra kemudian menurunkan tangannya dari leher Lolita
Andra kemudian menoleh kearah kiri dan mendapati Salsa yang berdiri disana. "Ada lo juga Sal?" Sapa Andra.
"Iya, tapi gue tadi udah ketemu sama kakaknya Lolita, jadi kalian aja dan gue juga mau balik duluan" Seru Salsa.
"Kenapa buru buru?" Tanya Aldi?
"Iya, kenapa buru buru kan kita sudah lama tidak ketemu dan kumpul bareng seperti ini?" imbuh Evan yang ikut menimpali.
"Iya, mending ikut kumpul bareng sama kita kita" Saut Regan.
"Maaf, lain kali aja ya soalnya gue udah ada janji sama teman" Ucap Salsa yang merasa tidak enak karena menolak ajakan teman temannya, walaupun jujur sebenarnya ia masih ingin berkumpul dengan teman temannya itu. Tetapi itu tidaklah mungkin.
__ADS_1
"Em, ya udah deh hati hati di jalan" Ucap Andra, Salsa pun menganggukkan kepalanya kemudian keluar dari ballroom tempat pesta tersebut.
"Ya udah, kita ke bang Satya dulu nanti balik kesini" Ucap Amel kepada Aldi dan Lolita kemudian mereka semua pergi meninggalkan keluarga kecil itu.
*****
"Selamat ya bang, kak atas pernikahan kalian berdua, akhirnya kagak jadi zombie lagi apa apa sendiri" Ucap Yolanda sambil tertawa meledek kearah Satya.
"Lo itu zomblo" Jawab Satya, sedangkan Nara hanya tersenyum memperhatikan interaksi Satya dan Yolanda.
"Eits, jangan salah bang" Ucap Regan sembari merangkul bahu Yolanda dengan mesra di hadapan Satya dan Nara.
"Hadeh, iya deh couple terimakasih emang Jubaedah dkk itu engga bisa di kalahin" Ucap Satya akhirnya.
"Ya dong Sarno" Ucap Yolanda.
"Udah ah gantian minggir lo" Ujar Sisi sembari menggeser posisi Yolanda.
"Ah neng Sisi patah hati nih bang Satya udah nikah" Goda Regan.
"Lah kenapa gue harus patah hati coba" Ucap Sisi sambil memutar bola matanya malas.
"Ya in deh, cewek suka bener" Kalah Regan.
"Selamat buat pernikahan kalian berdua, akhirnya Lo kagak ngenes juga bang" Ucap Sisi sambil tersenyum.
"Etdah neng Sisi, makasih" Ucap Satya yang juga tersenyum.
"Terimakasih Sisi" Ucap Nara.
Dan mereka semua pun akhirnya bergantian mengucapkan selamat kepada Satya dan juga Nara.
"Ya udah bang, karena kita semua sudah mengucapkan selamat sekarang kita kau makan, selamat bersenang-senang dan jangan lupa nanti malam" Ucap Regan kemudian berlalu pergi meninggalkan Satya dan juga Nara diikuti dengan teman temannya.
"Kamu dekat ya sama teman temannya Lolita?" Tanya Nara ketika teman teman Lolita itu sudah pergi dan meyisakan mereka berdua.
"Iya, soalnya mereka berteman udah lama banget dan kadang juga mereka sering main ke rumah" Jelas Satya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa dukungan berupa vote dan like selalu author nantikan.
__ADS_1
Author ga bakal ga up buat beberapa hari ya guys, tapi kalau lihat vote dan likenya nanti di pertimbangkan lagi deh, hmm papay sampai ketemu di lain hari