Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)
Kebenaran


__ADS_3

Setelah acara pemakaman Revan, Lolita, Caca, Kevin, orang tua Revan dan orang tua Lolita kembali kerumah sakit karena ada yang ingin dokter bicarakan mengenai kondisi Rere.


"Jadi bagaimana keadaan putri saya dok?" Tanya papa Rere kepada dokter yang kini sudah duduk di kursi kebesarannya.


"Karena kecelakaan itu, ginjal putri anda mengalami kerusakan parah dan harus digantikan dengan dengan ginjal yang baru" Terang dokter.


Mama Rere yang mendengar itu pun tak kuasa, pun Lolita dan orang tua Lolita yang ikut menemui dokter yang memeriksa keadaan Rere.


"Apakah kedua ginjalnya sudah tidak berfungsi dok?" Tanya papa Rere.


"Benar tuan, karena kecelakaan itu membuat kedua ginjal nona Rere mengalami kerusakan parah, kita memerlukan ginjal baru sekarang" Terang sang dokter.


"Dok, saya yang akan mendonorkan ginjal saya untuk putri saya, saya ibunya pasti akan cocok dengan putri saya" Ucap mama Rere dengan cepat.


"Itu tidak perlu tante, biar saya yang akan menjadi pendonor ginjal untuk Rere" Seru Lolita tiba tiba.


"Lolita, apa yang kamu katakan" Seru Nita tidak terima dengan perkataan putrinya.


"Mama, ijinkan Lolita mendonorkan jantung Loli untuk Rere, biarkan Loli berjantung jawab untuk semua kejadian ini, karena jika bukan karena Rere melihat Revan dengan Loli, semua ini pasti tidak akan pernah terjadi" Terang Lolita dengan nada memohon.


"Tapi sayang, kamu masih terlalu kecil untuk itu" Ujar Nita dengan sedih.


"Percayalah sama Lolita, kalau dengan satu ginjal Lolita akan tetap bisa bertahan hidup" Ujar Lolita.


"Itu benar Nyonya, orang akan tetap bisa hidup walaupun hidup hanya dengan satu ginjal asal makannya di jaga dengan baik" Ujar sang dokter menimpali.


"Tapi sebelumnya Loli melakukan oeprasi, Loli minta sama kalian untuk merahasiakan ini semua dari Rere, Loli tidak mau Rere nanti merasa bersalah karena Loli memberikan ginjalnya untuk dia" Pinta Lolita.


Semuanya pun tidak mampu membantah permintaan Lolita, termasuk Nita. Karena Nita sangat tahu dengan sifat keras kepala anaknya yang tidak bisa di ganggu gugat keputusannya.


Setelah menemui dokter, keesokan harinya Lolita dan Rere pun melakukan operasi transplantasi ginjal dan nyawa Rere pun akhirnya dapat terselamatkan.


******


Rere yang mendengar cerita dari Lolita itu tidak mampu berkata kata, entah sejak kapan airmatanya sudah mengalir membasahi pipi mulusnya. "Ja-jadi Lolita?" Rere berkata dengan terbata. Ia kemudian membekap mulutnya menggunakan telapak tangannya.


"Iya Re, asal lo tahu malam itu sebenarnya Revan bukan ingin mengembak gue, melainkan ingin menebak Lo, Revan mengajak gue karena dirinya merasa gugup, takut takut jika mendapat penolakan dari lo seperti saat gue menolak dia" Ujar Lolita.


Mendengar itu Rere seketika menghamburkan dirinya kepelukan Lolita. Lolita yang mendapat perlakuan itu pun merasa terkejut, senang, sedih secara bersamaan. "Maafin gue Lol" Ujarnya dengan suara lirik.


"Gue sudah maafin lo kok Re, sebelum lo minta maaf sama gue, gue sudah memaafkan semua kesalahan Lo" Ujar Lolita.

__ADS_1


Suasana yang tadinya mencengkram itu seketika berubah menjadi haru.


Rere melepaskan pelukannya dari tubuh Lolita kemudian berkata "Lo kenapa nggak bilang semuanya? Kenapa lo nggak bilang kalau lo juga suka sama Revan, kenapa lo nggak bilang kalau lo yang sudah menyelamatkan gue dengan mendonorkan ginjal lo buat gue?" Tanya Rere beruntun.


"Karena gue nggak mau lo nantinya akan merasa bersalah karena lo berfikir sudah merebut semua dari gue dan lo menolak ginjal dari gue" Ujar Lolita.


Rere semakin tak kuasa menahan air matanya. Lolita terlalu baik pikirnya.


"Tapi memang kenyatannya gue sudah merebut semua dari lo Lol, gue sudah merebut Revan dari lo, gue merebut ginjal lo, gue merebut Kevin dari lo dan sekarang gue juga berniat untuk merebut Aldi dari Lo" Ujar Rere.


"Sudahlah, itu semua adalah bagian dari masalalu. Asal lo tahu, Lo adalah cinta terkahir Revan, bukan gue" Ujar Lolita.


Rere kembali mengabur kedalam pelukan Lolita, keduannya berpelukan dengan cukup lama hingga suara Caca berhasil membuat keduanya merenggangkan pelukannya.


"Gue nggak di ajak berpelukan nih?" Ujar Caca dengan muka cemberut.


Lolita dan Rere yang melihat itu pun tersenyum. Ia mengulurkan tangannya kearah Caca dan saat itu juga Caca mengahmburkan dirinya masuk kedalam pelukannya Lolita.


Mereka bertiga berpelukan dengan sangat erat. Semua orang itu yang ada ada situ melihat kejadian itu dengan penuh haru. Bahkan mata Felisha sampai berkaca kaca.


"Kita masih bisa bersahabat kan?" Ujar Caca.


Lolita melepaskan pelukan keduanya, ia mengulas senyum manis di wajahnya sembari menatap Rere dan Caca. "Selamanya kita akan menjadi sahabat" Ujar Lolita.


"Karena gue percaya bahwa kejahatan akan luluh dengan kebaikan. Lo itu nggak jahat kok Re, lo itu cuma salah faham" Ujar Lolita.


"Makannya kalau orang mau ngomong jangan disela" Ujar Caca.


Setelah menyelesaikan masalah dengan Rere, Lolita mengalihkan perhatiannya kearah Aldi suaminya. Perempuan itu mengulas senyum manis di wajahnya dan berkata "Terimakasih untuk semuanya Aldi" Ujar Lolita.


"Aku tahu kamu tidak pernah berniat untuk menyakiti aku, kamu hanya ingin melindungi aku, meskipun cara kamu ini cukup menyakitkan" Ujar Lolita.


"Maaf, tapi hanya dengan cara ini Rere bisa percaya kalau aku benar benar akan meninggalkan kamu dan kamu benar benar merasa terluka, karena selama ini kita banyak diikuti oleh orang orang suruhan Rere" Ujar Aldi.


"Maaf, karena gue hubungan kalian menjadi renggang" Seru Rere dengan tidak enak.


"Tidak apa apa, karena aku tahu kalau semua ini hanya pura pura, karena Adrian sudah menceritakan semuanya kepadaku saat pertama kita bertemu" Terang Lolita.


Flashback On


Lolita segera membalikkan badannya. "Rere? Apa maksudmu dengan Rere?" Tanya Lolita lagi.

__ADS_1


"Duduklah dan aku akan mengatakan semuanya" Ujar Andrian.


Lolita kembali mendudukan dirinya didepan Adrian. "Cepat katakan!" Seru Lolita.


"Jadi sebenarnya Aldi itu tidak pernah memiliki hubungan dengan Felisha. Dia hanya berpura pura, dan untuk masalah saham perusahaan Aldi sebenarnya tidak pernah mengalami penurunan, saham ini memang sudah dibeli Aldi atas nama perusahaan Arisena Group untuk diberikan kepada kamu" Terang Adrian.


"Sebenarnya kalian ini punya rencana apa sih?" Tanya Lolita yang tidak mengerti dengan perkataan Adrian.


"Seperti yang Lo ketahui, Aldi dan Felisha itu bersahabat dari sejak kecil. Kebetulan kita semua tinggal di London. Dan lo pasti ingat kan dengan kejadian di Villa waktu kalian sedang mengadakan reuni SMA di Villa milik keluarga Rere?" Tanya Adrian.


"Tentu saja aku masih mengingatnya" Jawab Lolita.


"Bukankah kamu dan Rere mengalami perdebatan pada saat itu, dan setelah perdebatan itu Rere pergi dari Villa, semalaman ia tidak pulang dan berdiam diri di pantai" Ujar Adrian.


"Bagaimana bisa lo tahu soal itu?" Tanya Lolita.


"Karena saat itu gue juga sedang berada di Garut karena sedang ada bisnis kebetulan aku menginap di hotel yang tidak jauh dengan Villa milik Rere, dan saat gue pergi ke pantai disana sudah ada Rere" Adrian menjeda kalimatnya.


"Setelah Rere pergi dari aku mengikutinya, dan ternyata disana malah terjadi keributan. Dan ayah Rere memutuskan untuk mengirimnya ke London. Aldi yang mengetahui itu langsung menelfon aku, dia minta gue buat bantu mata matain Rere, dan kebetulan gue punya rasa sama Rere, jadi gue ikutin apa mau Aldi, dan dengan itu gue bisa dengan mudah mengetahui apa rencana Rere"


"Ternyata Rere menginginkan kamu dan Aldi pisah, sebelum kalian pisah dia tidak akan pernah merasa puas, sehingga Aldi pun merencanakan kalau dia itu sama Felisha pura pura mencintai untuk membuat kamu sedih, Rere meminta aku untuk membeli saham dari perusahaan Aldi kemudian menariknya. Dan setelah itu dia meminta aku buat jadi penanam saham dengan syarat Aldi harus menceraikan kamu"


"Aldi pun akhirnya membeli saham perusahannya sendiri dengan mengatasnamakan perusahaan aku untuk membuat Rere percaya, dan saham itu untuk kamu, karena Aldi tidak tega jika melihat kamu kecewa dan nantinya salah paham dia meminta aku untuk menemui kamu dan menceritakan alasan kenapa dia bisa seperti itu dengan Felisha, karena hanya dengan aku, kamu tidak diikuti oleh orang suruan aku dan Rere"


"Jadi semua ini-? Lolita menggantung ucapannya.


"Ya, semua adalah permainan yang sudah di susun Aldi matang matang. Jadi tolong lo bekerjasama untuk tidak tahu apa apa dan seakan benar benar terluka" Ujar Adrian.


Flashback Off


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Aku tahu kalian penasaran tapi tolong budayakan sabar karena ngetik itu tidak secepat membaca, pegel juga tolong di mengerti ya kakak kakak semua. InsyAllah bulan ini udah selesai ya


__ADS_2