Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)
Istri paling sempurna


__ADS_3

Lolita, Aldi dan juga baby Aksa kini sedang berada di dalam mobil, mereka sedang melakukannya perjalan pulang dari hotel.


Terlihat baby Aksa yang sedang berdiri menatap kearah jendela dengan di pegangi Lolita.


"Duduk sayang, nanti jatuh sakit loh" Ujar Lolita sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Aksa, namun bayi kecil itu tidak menghiraukannya dan asik bermain dengan jendela melihat orang orang yang berlalu lalang dan sesekali tawa bayi itu pecah mengisi keheningan di dalam mobil.


"Kemarin teman teman ngajak reoni" Ujar Aldi sembari menoleh ke arah Lolita dan Aksa sekilas kemudian kembali fokus dengan kemudinya.


"Terus?" Tanya Lolita sambil mengalihkan perhatiannya ke arah Aldi namun tetap tidak lengah menjaga Aksa.


"Ya aku belum memutuskan karena belum ketemu tempat yang cocok" Jelas Aldi tanpa mengalihkan perhatiannya dari jalananan di depannya.


"Kenapa engga di vila dekat gunung atau pantai aja? Kan seru" Ujar Lolita.


"Kayaknya engga cocok deh buat Aksa" Jawab Aldi


"Aksa ikut?" Tanya Lolita.


"Iya lah" Jawab Aldi.


"Mungkin pantai cocok" Jawab Lolita sambil tersenyum membayangkan betapa menyengkannya bermain di pantai bersama dengan Aksa.


"Tapi itu tidak efektif sayang, karena kita membawa Aksa" Jawab Aldi sambil menoleh kearah Lolita yang masih berada di posisi yang sama.


"Perjalanannya?" Tanya Lolita.


"Iya" Jawab Aldi. Setelah itu Lolita pun tidak menyahuti lagi karena mobil yang di kendarai Aldi kini sudah masuk ke halaman rumahnya.


Aldi langsung memasukkan mobilnya ke dalam garasi dan ia pun terlebih dahulu turun dari dalam mobil agar bisa membantu Lolita membukakan pintu mobil karena Aksa terlihat sudah terlelap dalam gendongan mamanya.


"Aku akan ke kamar dulu menidurkan Aksa, kamu bawakan semua barangnya ya" Ujar Lolita Lolita setelah ia turun dari mobil. Aldi pun mengangguk dan ia mulai membuka bagasi untuk menurunkan barang barang Aksa sedangkan Lolita terlebih dahulu masuk kedalam rumah.


*****


Lolita meletakkan Aksa dengan sangat hati hati diatas tempat tidurnya, setelah itu ia pun ikut mendudukkan dirinya di sebelah Aksa.


Tak berselang lama Aldi pun masuk ke dalam kamarnya dengan membawa stroller Aksa sedangkan barang barang yang lainnya sudah di bawa oleh Bi Tuti.


Aldi meletakan stroller Aksa di tempat yang semestinya, ia kemudian ikut mendudukan dirinya di sebelah Lolita. "Sepertinya semua orang sedang tidak di rumah" Ucap Aldi sembari melepaskan jaket yang dikenakannya hingga kini menyisakan kaos polos yang membalut tubuhnya.


"Memang ke mana ayah dan bunda?" Tanya Lolita yang memang tidak melihat keberadaan mertuannya.


"Oh iya aku lupa memberitahumu, beberapa hari kedepan kita akan dirumah sendiri karena tadi pagi ayah, bunda dan Aldo terbang ke Singapore" Ujar Aldi.

__ADS_1


"Ngapain?" Tanya Lolita yang memang tidak mengetahui kalau mertuanya itu akan pergi mendadak.


"Ada urusan bisnis dan sekalian liburan sebelum masuk sekolah" Jelas Aldi, Lolita pun mengangguk tanda mengerti.


Ponsel Lolita tiba tiba berdering, Lolita membukakan tas slempang yang masih melekat di tubuhnya kemudian membuka mengambil ponselnya, tulisan mama tertera di layar ponselnya.


Lolita segera menggeser icon berwarna hijau kemudian mendekatkan beda berlayar pipih itu kedekat daun telinganya.


"Halo ma?" Ujar Lolita ketika telfon sudah tersambung.


"Kata mertua kamu sekarang kamu di rumah sendiri sama Aldi dan Aksa, kenapa engga nginep aja dirumah mama biar ada yang bantuin jaga Aksa" Ujar sang mama dari sebrang telfon.


"Iya ma, tapi kayaknya Lolita mau di rumah aja deh ma mumpung masih libur jadi Loli mau habisin waktu sama Aksa sama Aldi di rumah" Ujar Lolita menyahuti perkataan mamanya.


"Kamu serius? Lagian di rumah sekarang sepi banget karena abang kamu juga nanti sore terbang ke Paris"


"Wah pengantin baru engga kenal lelah"


"Jadi kamu beneran engga mau nginep di rumah mama?" Tanya Nita lagi memastikan.


"Iya ma, ya udah nanti kalau mama kesepian mama bisa main ke sini"


"Ya udah kalau gitu, oh iya mana Aksa?"


"Tidur dia sejak diperjalanan tadi"


"Kenapa?" Tanya Aldi.


"Tadi mama tanya kenapa engga nginep aja gitu kita disana" ujar Lolita sembari menyimpan ponselnya diatas nakas.


"Apa engga sebaiknya kita nginep disana aja biar kamu ada temennya?" Tanya Aldi.


"Engga ah, aku mau si rumah aja" Tolak Lolita. "Lagian ada kamu, ada bi Tuti ada mbak Lili juga di rumah" Imbuh Lolita lagi.


"Kan aku kerja sayang, jadi mungkin kamu bakal kesepian, kalau kamu di rumah mama kan setidaknya ada teman" Ujar Aldi.


"Engga papa aku dirumah aja, mau habisin waktu sama Aksa sekalian mau jadi istri beneran" Ujar Lolita.


"Istri beneran? Emang selama ini engga bener jadi istri?" Tanya Aldi sembari mengeryitkan dahinya.


"Ya kan selama ini aku kuliah, jadi engga bisa benar benar jadi istri dan ibu yang baik buat Aksa" Jawab Lolita sambil mengigat betapa sibuknya dirinya menjadi seorang mahasiswa sehingga ia menjadi tidak memiliki waktu yang cukup untuk Aldi dan Aksa.


Aldi menggenggam tangan Lolita kemudian menatap dalam wajah Lolita, "Bagi aku kamu sudah menjadi istri yang paling sempurna, kamu mengurus aku dam Aksa dengan baik di tengah tengah kesibukan kuliah kamu, jadi jangan pernah berfikir kalau kamu itu engga bener jadi istri" Ujar Aldi dengan sangat lembut.

__ADS_1


"Iya, tapi aku mau dirumah aja menghabiskan waktu yang tersisa selama liburan ini bersama kalian" ucap Lolita.


"Okey" jawab Aldi sembari menarik Lolita kedalam pelukannya.


"Oh iya, bagaimana dengan reoni yang akan kalian adakan?" Tanya Lolita sembari melepaskan pelukannya.


"Nanti akan aku carikan tempatnya. Mending sekarang kita" ucap Aldi menggantung sambil memasang senyuman penuh arti.


"Aku lelah ingin tidur siang" Ucap Lolita yang langsung merebahkan tubuhnya dan menatap ke arah Aksa.


Melihat itu Aldi pun tersenyum dan membiarkan Lolita ikut tidur siang dengan putranya.


Ia kemudian beranjak berdiri dan memasangkan selimut untuk menutupi tubuh Lolita, setelah itu ia pun berjalan keluar dari dalam kamarnya dan menuju ruang kerja yang letaknya bersebelahan dengan kamar tidurnya.


Aldi mendudukan dirinya di kursi meja kerjanya, ia kemudian mulai membuka laptopnya dan mulai berkutik dengan benda berbentuk persegi panjang yang yang bisa dilipat itu.


"Pondok Ks. Villa" gumam Aldi membaca sebuah tulisan yang ada layar komputernya.


"Sepertinya villa ini cocok, jaraknya juga hanya lima ratus meter dari villa ke pantai, Lolita pasti akan sangat senang" gumam Aldi mengigat betapa sukanya istrinya itu dengan pantai.


Setelah melihat lihat tentang villa itu, Aldi hendak mengambil ponselnya. Namun ia lupa jika tadi ia melepaskan jaketnya dan ponsel miliknya berada di saku jaket.


Ia kemudian beranjak dari tempat duduknya dan kemudian keluar dari ruang kerjanya.


Aldi masuk kedalam kamarnya, terlihat Lolita yang sudah terlelap dengan posisi memeluk Aksa.


Aldi mengambil jaketnya yang masih tergeletak diatas tempat tidur kemudian mengambil ponselnya. Setelah mendapatkan apa yang ia butuhkan Aldi pun segera keluar dari kamarnya agar tidak menggangu Istri dan anaknya yang sedang tertidur.


*****


Aldi kembali mendudukkan dirinya di kursi kerjanya, ia mulai membuka handphonenya kemudian menghubungi temannya.


"Hallo Evan" Ucap Aldi ketika telfon sudah tersambung.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


gaada waktu buat revisi kalau ada typo mohon di maklumi, karena kita bakal lama kemudian tidak berjumpa


__ADS_2