Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)
Gadis bodoh


__ADS_3


Lolita, Aldi, Sisi, Evan, Regan, Amel dan Yolanda akhirnya sampai dirumah Aldi setelah melakukan perjalanan panjang yang cukup melelahkan.


Aldi mengantarkan Lolita sampai di kamar, dan sekarang ia sedang mendudukan dirinya bersebelahan dengan Lolita ditepi tempat tidur. "Bisa kamu jelaskan apa yang sudah kamu korbankan kepada Rere?" Tanya Aldi.


Lolita menatap Aldi sembari mengigit bibir bawahnya, ia tidak mau mengatakan yang sebenarnya kepada Aldi. "Tidak ada" Jawab Lolita.


"Aku tidak percaya, tadi kamu mengatakan kalau papa Rere sudah berjanji, janji apa yang kalian buat?" Tanya Aldi dengan suara yang terdengar sangat datar.


"Bukan apa apa, aku lelah aku akan mandi dan beristirahat. Tolong kamu minta mama kesini untuk menjaga Aksa" jawab Lolita sembari beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar mandi.


Aldi menatap Lolita yang mulai memasuki kamar mandi. "Jika kamu tidak ingin menceritakan, maka aku sendiri yang akan mencaritahu" Gumam Aldi yang kemudian beranjak berdiri untuk menemui teman temannya dibawah.


Aldi memang dulu satu SMP dengan Lolita, tetapi ia tidak tahu banyak mengenai Lolita, apalagi mereka juga tidak saling mengenal. Aldi hanya sekedar menyukai Lolita dalam diam dan tidak pernah mengungkapkan, apalagi sekedar berkenalan. Ia tidak memiliki nyali yang cukup untuk itu dulu.


Sedangkan didalam kamar mandi, Lolita sedang berendam dalam bathtub, pikirannya terasa sangat kacau.


"Aku benar benar tidak pernah menyangka kalau dia akan kembali kedalam kehidupanku lagi" Gumam Lolita sembari memejamkan matanya hingga membuat air matanya ikut tersapu disana.


*****


"Gimana Lolita Al?" Tanya Sisi ketika Aldi susah mendudukan dirinya diantara teman temannya. Sisi memang seseorang yang paling mengerti Lolita, bagaimana Lolita dulu, meskipun dia juga tidak dekat dengan Lolita tetapi ia terkadang melihat Lolita.


"Dia sedang mandi dan beristirahat" Jawab Aldi tanpa menoleh kearah Sisi.


"Sisi, lo kan satu SMP juga sama gue dan Lolita, apa lo tahu sesuatu tentang dia?" Tanya Aldi sembari menoleh kearah Sisi.


"Iya, gue emang satu sekolah sama kalian berdua, tapi gue engga tahu apa apa mengenai Lolita, karena kira dekat juga semenjak SMA" Terang Sisi.


"Lo satu SMP kenapa bisa lo engga tahu apa apa, bukannya lo udah naksir Lolita dari sejak ia SMP" Seru Evan.


"Gue emang satu SMP sama dia, tapi gue juga sama seperti Sisi yang engga dekat sama dia" Ujar Aldi.


*****


Aldi menutup pintu kamarnya dengan perlahan agar tidak menimbulkan suara berisik dan membangunkan Lolita yang sudah terlelap.


Ia merangkak naik keatas tempat tidur dengan perlahan agar tidak menimbulkan guncangan. Aldi pun merebahkan dirinya dengan posisi menghadap kearah Lolita.


Tidak ada Aksa di dalam kamarnya, karena Aksa tadi dibawa oleh Nita dan diajak tidur di kamar bayi kecil itu.


Aldi menyingkirkan helai rambut yang menutupi wajah Lolita, ia menatap dalam istrinya itu. "Bagaimana bisa kamu tetap tertawa padahal kamu banyak menerima luka" Gumam Aldi dengan suara yang sangat pelan.


Ia tiba tiba teringat akan masa masa SMPnya. Aldi dulu benar benar sangat menyukai Lolita, gadis polos dengan seribu tingkah bodoh dan selalu tertawa seakan akan dirinya itu adalah sosok yang selalu bahagia dan tidak pernah merasakan kesedihan dari dalam hatinya.



Flashback on

__ADS_1


Seorang gadis dengan rambut yang di kucir kuda dengan poni nyaris menutupi mata itu sedang berjalan di koridor dekat taman.


Tiba tiba dua orang gadis dan dua orang cowok menganggetkannya dari belakang.


"Duarrrr" Ucap dua orang gadis dan kedua laki laki itu hingga membuat seorang gadis yang tadinya berjalan sendiri itu terkejut hingga berjingkat.


"Eh drakula" Ucap gadis itu sembari memegangi dadanya.


"Hahahaha lo drakulanya" Seru gadis yang memakai bando pita sembari tertawa.


"Sialan kalian semua nganggetin Ariana grande saja" Ujar gadis itu. Gadis itu tak lain ialah Lolita.


"Apa ga salah denger gue? Ariana grandtel maksud lo?" Ucap seorang gadis dengan rambut pendek dengan nada mengejek.


"Enak aja Ariana Grandtel, Ariana asli ini" Seru Lolita sembari menepuk dadanya sombong.


"Iya mbak Ariana Grande tel buktinya mana?" Ujar salah satu cowok itu.


"Bentar, nih gue buktiin" Ujar Lolita sembari mengambil lap pel yang ada didekatnya.


"SEMUANYA KUMPUL DONG, ARIANA GRANDE MAU NYANYI NIH" Teriak Lolita sembari mendekatkan gagang pel tersebut kedekat mulutnya sebagai microfon.


Semua orang pun berkumpul mengerumuni Lolita dkk, saat itu Aldi tidak sengaja lewat hendak pergi ke ruang guru. Aldi dulu hanyalah seorang siswa pendiam dan tidak memiliki banyak teman, jiwa sosialnya terlalu rendah. Ia bahkan sangat jarang keluar dari kelasnya. Sekalinya keluar ia tidak pernah memperlihatkan wajahnya, ia selalu menundukkan pandangannya. Entah apa yang membuat laki laki itu seperti itu.


Aldi mengehentikan langkahnya dengan jarak lumayan jauh dari kerumanan orang orang. Tetapi ia masih bisa melihat Lolita karena gadis itu menaiki bangku sehingga terlihat lebih tinggi.


"SEMUA BERAKHIR TANPA DENDAM DALAM HATI.... MAAFKAN SEMUA SALAHKU..... YANG MUNGKIN TELAH MENYAKITIMU....." Ucap Lolita diakhiri lirik lagunya.


"Bucheeennnnnn" Teriak salah seorang teman Lolita.


"Gue nyanyi *****, kenapa dibilang bucin bangke" Seru Lolita tidak terima.


"Udah udah turun monyet" Ucap teman lelaki Lolita sembari mengulurkan tangannya.


"Ariana grande baru nyanyi sekali loh, engga engga, engga mau turun gue. Gue masih mau nyanyi satu lagu lagi" Ucap Lolita sembari menepis tangan laki laki itu.


"ARIANA GRANDE DIMOHON UNTUK TURUN" Teriak gadis yang menggunakan bando pita.


Bukannya turun, Lolita malah kembali konser sehingga membuat teman temannya harus kembali menutup telinga.


Sedangkan Aldi yang memperhatikan itu tidak bisa menahan senyumnya. "Dasar gadis bodoh, sudah tahu suaranya engga enak di dengar masih aja ngotot" gumam Aldi sembari menggelengkan kepalanya.


"MUNGKINKAH KAU MERASAKAN, SEMUA YANG KURASAKAN... KENANGLAH KASIH..... KUCINTA DIRINYA... MUNGKIN AKU SAYANG...NAMUN SALAHKAH AKU BILA KEPENDAM RASA INI....... HAHAHAHAAAAAA...HUOOOOO....OOOOOO" Teriak Lolita sembari bergoyang tidak jelas.


Lirik lagu yang dinyanyikan Lolita seketika membuat Aldi mengehentikan senyumnya, lagu yang dinyanyikan gadis itu kini sedang mewakili perasaannya.


Tetapi tiba tiba seorang guru BK datang hingga menghentikan konser dadakan Lolita.


"LOLITA FANESYA ANGEL, APA YANG SEDANG KAMU LAKUKAN? BURUAN TURUN!!!!" Teriak guru BK yang tiba tiba datang.

__ADS_1


Lolita seketika berhenti bernyanyi. Ia menatap guru BK tersebut sembari nyengir seperti tidak mempunyai dosa. "Eh, Bu Susi kenapa Bu? Mau konser bareng sama Loli?" Tanya Lolita.


"Iya, ayo kita konser bareng di ruang BK sekarang" Jawab Bu Susi sembari menarik Lolita dan membawanya keruang BK.


Lolita pun meringis sembari mengikuti Bu Susi guru BK nya yang membawanya ke ruangan BK.


"Gadis bodoh, selalu saja seperti itu" Gumam Aldi yang kemudian berlalu pergi dan melanjutkan langkahnya menuju keruang guru.


Flashback off


Aldi tersenyum mengingat kejadian itu. Itu adalah kejadian dimana Lolita sudah kelas delapan tetapi masih awal. Dan saat itu juga Lolita sudah menjalin hubungan dengan Kevin.


Lolita tiba tiba mengerjabkan matanya hingga akhirnya matanya itu terbuka dengan sempurna. "Aldi, kenapa belum tidur?" Tanya Lolita dengan suara serak khas orang bangun tidur.


"Kamu kenapa terbangun?" Tanya Aldi sembari mengusap pipi Lolita.


"Aku merasa haus jadi aku terbangun" Ujar Lolita sembari merubah posisinya menjadi duduk menyandar ke kepala ranjang.


Tangannya bergerak kearah nakas untuk mengambil gelas yang berisikan air putih. Ia meneguknya hingga tersisa setengah kemudian mengembalikan gelas tersebut ketempat semula.


Ia melirik box bayi milik Aksa, tetapi box tersebut terlihat kosong. "Dimana Aksa?" Tanya Lolita sembari menoleh kearah Aldi yang juga sudah merubah posisinya menjadi duduk.


"Tidur dikamar sebelah sama mama dan papa" Jawab Aldi.


Lolita pun menganggukkan kepalanya mengerti.


"Kembalilah tidur, besok adalah liburan terkahir kita. Ayo kita menghabiskan waktu bersama" Seru Aldi.


"Baiklah" Setelah mengatakan itu Lolita kembali merebahkan tubuh dan memejamkan matanya.



.


.


.


.


Hallo, Sudah Senin dan kita ketemu lagi, dan selamat kembali beraktifitas buat yang sekolah atau kerja kek aku contohnya, baru selesai ngerjain tugas terus buat naskah hahaha sad bener udah jomblo banyak tugas lagi😂


ga percaya? nih ku kasih bukti



Tadi abis ngerjain tugas Matematika Wajib nih malam malam gadang + buat naskah 😂 Tulisannya jelek abaikan 😂 jadi engga bisa Crazy Up seperti yang kalian minta wahai para reader tercintaaaaa😘😂


Jangan lupa beri dukungan kalian berupa like dan vote, follow juga ig saya @indriantika26 oke? oke dong. Terimakasih selamat menunggu bab selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2