
Malam harinya, semua orang kini sedang duduk bersama di ruang keluarga, tak terkecuali baby Aksa yang sedang bermain di atas pangkuan Wilna.
"Kita nungguin siapa sih Bund?" Tanya Aldi yang sudah merasa kelaparan.
"Ada deh, pokonya orang spesial" Jawab Wilna dengan senyum smriknya.
Suara bel dari pintu utama mengehentikan obrolan orang orang di ruang keluarga itu. "Nah itu sepertinya orangnya sudah datang" Ujar Wilna.
Bi Tuti terlihat dengan cepat berjalan menuju pintu utamanya, membukakan pintu untuk tamunya. Dan tak lama Bi Tuti pun kembali dengan seorang wanita cantik di dibelakangnya.
"Hallo, selamat malam semuanya pasti sudah lama nunggu ya" Seru perempuan itu sembari memasang senyum manis di wajahnya.
"Felisha" Gumam Aldi pelan.
"Engga kok sayang, sini duduk dulu" Ujar Wilna mempersilahkan tamunya itu untuk duduk di sebelahnya.
Felisha pun mendudukkan dirinya di sebelah Wilna yang memangku Aksa. Kedua wanita itu pun saling berpelukan melepaskan rindu.
"Kamu sekarang tambah cantik ya" Puji Wilna setelah keduanya saling melepaskan pelukannya.
"Ah tante bisa aja" Jawab Felisha dengan malu malu.
"Iya Fel, sekarang kamu cantik banget" Imbuh Ayah Putra.
"Emang dulu Feli engga cantik apa om?" Seru Felisha kepada Putra.
"Engga gitu, kamu dulu juga cantik kok, tapi sekarang lebih cantik aja" Terang Putra.
Sedangkan Lolita, ia hanya berdiam diri dan memperhatikan interaksi antara mertuanya dan juga Felisha yang katanya teman masa kecil suaminya itu.
"Oh iya, Feli bawain oleh oleh buat kalian semua, tapi maaf ya Lolita, gue engga tahu kalau sekarang ada lo jadinya gue engga beliin deh" Ujar Felisha sambil menatap kearah Lolita yang duduk bersebelahan dengan Aldi.
"Iya engga apa apa Felisha, santai saja" Jawab Lolita dengan senyuman yang terkesan di paksakan.
"Loh kalian sudah saling kenal?" Tanya Wilna.
"Iya Bunda, kita sudah saling kenal karena tadi kita sudah bertemu di kantor Om Putra" Jelas Felisha.
"Ooo, Bagus lah kalau begitu kalian bisa jadi teman" Ujar Wilna. Sedangkan Lolita hanya menanggapi dengan senyuman di wajahnya.
"Ini Nona oleh olehnya mau di taruh di mana Non?" Tanya Bi Tuti sopan.
"Oh iya sini bi" Seru Felisha sembari mengambil alih paper bag yang di bawa oleh bi Tuti.
"Ini untuk lo Al" Ujar Felisha sembari memberikan sebuah paper bag kertas berwarna coklat.
"Thanks" Seru Aldi sembari menerima paper bag dari Felisha.
"Ini buat Om Putra" Seru Felisha sembari memberikan paper bag dengan warna yang sama kepada Ayah Putra.
"Makasih ya Felisha" Ujar Putra sembari menerima paper bag dari Felisha.
"Nah yang ini buat Aldo" Felisha memberikan paper bag kepada Aldo. Dan Aldo pun menerimanya dengan senang hati.
"Terimakasih kak" Ucap Aldo.
__ADS_1
"Iya sayang" Jawab Felisha dengan senyuman di wajah cantiknya.
"Dan ini yang terakhir buat Bunda" Ujar Felisha.
"Iya makasih ya sayang" Wilna menerima papar bag tersebut dan meletakkannya diatas meja.
"Oh iya, ini siapa tante?" Tanya Felisha sembari menatap ke arah Aksa.
"Oh iya, ini Aksa putranya Aldi dan Lolita" Jelas Wilna.
"Jadi benar kalau ternyata Aldi dan Lolita itu sudah benar benar menikah dan punya anak laki laki" Gumam Felisha dalam hati sembari mengelus pipi Aksa.
"Boleh aku gendong engga tan?" Tanya Felisha.
"Tentu boleh dong" Ujar Wilna.
Felisha tidak langsung mengambil alih Aksa, ia terlebih dahulu melirik kearah Lolita yang sedaritadi memperhatikannya. "Boleh kan Lolita?" Tanyanya meminta ijin.
"Iya" Jawab Lolita.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Lolita, Felisha langsung mengambil alih Alsa dari pangkuan Wilna.
"Hallo Aksa" Sapa Felisha pada Aksa.
"Aksa comel banget ya, ganteng banget kayak papanya" Pujinya sembari melirik kearah Aldi yang duduk di depannya.
"Woah, tentu saja dong, papanya aja ganteng pasti anaknya juga ganteng" Saut Aldi.
"Dih, pede banget lo, dari kecil tingkat kepedeannya engga berkurang" Saut Felisha.
Felisha langsung menoleh ke arah Aldi dengan tatapan bertanya meminta penjelasan.
"Ekhem" Dehem Aldi. Ia segera menggenggam tangan Lolita yang terkepal diatas pangkuannya.
"Sekarang sudah waktunya makan malam, Aldi juga sudah lapar" Ujar Aldi.
"Iya, Ayah juga sudah merasa sangat lapar, mending sekarang kita makan malam lalu melanjutkan mengobrolnya" Ujar Putra yang sudah berdiri terlebih dahulu diikuti dengan Aldi dan juga Lolita, pun Wilna dan juga Felisha tak lupa Aldo.
"Sini sama papa sayang" Ujar Aldi sembari mengambil alih Aksa dari gendongan Felisha.
"Papa muda, emang cocok" Ujar Felisha.
*******
Semua orang kini sudah mulai mendudukan dirinya di kursi masing masing. Dengan posisi Aldi yang berada di antara Lolita dan Felisha.
Semua orang pun mulai mengambil makanannya masing masing, pun Lolita yang mulai mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk Aldi.
"Makasih sayang" Ucap Aldi setelah Lolita meletakkan piring yang sudah terisi dengan nasi dan juga lauk pauknya.
Lolita segera mengambil untuknya dan mendudukkan dirinya, tak lupa ia mengambil alih Aksa dari pangkuan Aldi ke pangkuannya untuk ia suapi juga.
"Felisha ambil aja yang kamu mau sayang, engga usah sungkan" Ujar Wilna.
"Iya Tante" Jawan Felisha yang kemudian mengambil nasi dan juga ayam kecap asam manis yang ia ketahui itu adalah makanan kesukaan Aldi.
__ADS_1
Felisha melirik ke arah Aldi yang sudah mulai sibuk menyantap makanannya dengan tenang, ada ayam kecap asam manis kesukaannya dan tumis sayuran.
"Kesukaan kamu ternyata engga berubah ya Al sampai sekarang" Ujar Felisha.
"Iya lah, kalau sudah suka itu pasti akan sudah untuk berubah" Jawab Aldi.
"Iya, bener apa kata kamu, kalau sudah suka itu menang susah untuk dirubah" Jawab Felisha sembari memasukan nasi kedalam mulutnya. "Seperti perasaan aku ke kamu yang tidak akan pernah berubah" Lanjutnya dalam hati.
"Bulannya dulu kamu itu sangat tidak menyukai yang namanya sayuran ya Al, apalagi tumis jamur" Ujar Felisha lagi ketikan melihat Aldi dengan santai memasukan tumis sayuran yang terdapat jamur di dalamnya.
"Felisha sepertinya benar benar mengetahui Aldi luar dalam" Gumam Lolita sembari menyuapkan makanan kedalam mulut Aksa.
"Iya, gue dulu emang engga suka makan jamur, tapi karena Lolita sering memasak tumis jamur, atau kadang nasi bakar isi jamur dan ternyata jamur rasanya tidak buruk juga" Jawab Aldi lagi.
Felisha nanya tersenyum menanggapi perkataan Aldi. "Lolita sepertinya sudah membuat Aldi banyak berubah" Gumamanya dalam hati.
*******
"Terimakasih ya om, tante sudah menyambut kepulangan Feli dengan baik" Ujar perempuan itu. Setelah melakukan makan malam dan sedikit mengobrol serta Felisha akhirnya memutuskan untuk pulang, dan kini Wilna, Putra, Aldi dan Lolita sedang mengantarkan perempuan itu sampai di depan pintu.
"Iya sayang, sering sering main kesini ya" Ujar Wilna.
"Iya, tante tenang saja, Feli pasti akan sering main kesini kok" Jawab Felisha.
"Oh iya, engga nyangka ya ternyata Lolita adalah wonder woman, dia bahkan tidak kerepotan saat makan malam tadi dan harus menyuapi Aksa juga" Seru Felisha sembari mengalihkan perhatiannya ke arah Lolita.
"Terimakasih Felisha untuk pujiannya, tetapi itu memang sudah menjadi kewajiban ku menjadi seorang ibu, dan aku sama sekali tidak merasa kerepotan" Ujarnya dengan sopan.
Felisha pun mengulas senyumnya mendengar jawaban Lolita. "Ya udah kalau begitu Feli pulang dulu ya" Pamitnya.
"Iya, kamu hati hati di jalan ya sayang" Ujar Wilna.
"Iya tante" Setelah mengatakan kalimat itu Felisha pun segera masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan rumah keluarga Putra.
"Sudah malam, ayah dan bunda mau istirahat, kalian berdua juga istirahat gih" Ujar Ayah Putra.
"Iya yah" Jawab Lolita. Putra dan Wilna pun segeralah pergi menuju ke kamarnya, sedangkan Aldi ia segera menutup pintu rumahnya lalu mengajak Lolita menuju ke kamarnya.
******
"Bunda ternyata sangat dekat ya dengan Felisha, sudah seperti anak dan ibu" Seru Lolita setelah ia sampai didalam kamarnya.
.
.
.
.
.
Note \= Tokoh yang aku munculin itu semua berhubungan ya dengan masalalu Lolita dan Rere, terutama Felisha yang muncul akhir akhir ini.
Jadi tidak mungkin saya memunculkan tokoh baru tanpa alasan atau hanya sekedar untuk memperlama alurnya itu tidak, intinya tokoh baru yang muncul itu ada kaitannya dengan Aldi dan Lolita kelak termasuk masalalu Rere dan Lolita, jadi buat kalian yang penasaran kelanjutannya, mohon dengan sabar nunggu aku updet selanjutnya. Karena ngetik itu juga butuh waktu dan tenaga, jadi perlu proses dan engga bisa langsung kelar dan up banyak. Satu satu, jadi mohon sabar ya man teman semua yang setia nunggu cerita Aldi dan Lolita❤️
__ADS_1