Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)
Ekstra Part 1 #Aksa yang ngambek


__ADS_3

Empat tahun kemudian.


"Aksa jangan lari larian" Seru Lolita. Perempuan itu terlihat sedang mencoba mengejar Lolita yang tidak mau diam. Anak berjenis kelamin laki laki yang sekarang sedang berumur 5 tahun itu sedang mogok makan dikarenakan Aldi tidak menepati janji karena hari ini laki laki itu pulang telat.


Aksa terlihat berdiri sembari bersedekap dada didekat di dekat pintu masuk. Lolita pun semakin mempercepat langkahnya untuk menghampiri anak laki lakinya. Dan saat mamanya sudah berada didekatnya Aksa segera memalingkan wajahnya.


"Aksa makan malam dulu ya, mama suapin oke" Bujuk Lolita.


"No no no" Aksa menggelengkan kepalanya. "Aksa tidak mau makan malam, Aksa ngambek karena papa tidak tepati janjinya sama Aksa" Serunya sembari menatap mamanya kemudian mengerucutkan bibirnya.


Terlihat sangat menggemaskan. "Aduh anak mama kok gemesin banget sih" Seru Lolita sembari mengacak acak rambut Aksa yang berwarna sedikit pirang itu.


"Jangan di acak acak mama nanti gantengnya ilang" Seru Aksa sembari merapikan rambutnya.


"Aksa mau gantengnya nambah?" Tanya Lolita.


"Iya" Aksa langsung menganggukkan kepalanya dengan antusias.


"Ya udah sekarang Aksa makan dulu, nanti mama kasih tahu tips biar ganteng, gantneganya melebihi papa mau?" Ujar Lolita lagi.


"Mau" Antusias Aksa.


"Ya udah yuk duduk disofa biar mama suapin" Ajak Lolita. Keduanya kemudian berjalan menuju sofa dan Aksa seketika mendudukkan dirinya diikuti Lolita.


Lolita mulai menguapi Aksa dengan sangat telaten hingga habis tak tersisa.


"Jadi apa ma tipsnya?" Tanya Aksa sembari memiringkan kepalanya.


"Minun dulu susunya" Ujar Lolita sembari memberikan susu coklat kepada Aksa. Aksa pun menerimanya dan segera meneguknya hingga tandas.


Suara mobil berhenti tak membuat Aksa beralih dari tempat duduknya seperti biasa. Laki laki itu malah kembali memasang tampang kesalnya sembari bersedekap didepan dada.


"Itu kayaknya papa sudah pulang" Lolita kembali meletakkan piring yang habis digunakan Aksa untuk makan diatas meja. Ia mengurungkan niatnya untuk menyimpan piring itu didapur.


Lolita berjalan menuju pintu utama, dan benar saja terlihat Aldi yang baru saja pulang dari kantornya. Lolita segera mengambil alih jas dan tas kerja yang dibawa oleh suaminya itu untuk disimpannya.


Tak lupa ciuman penuh cinta Aldi berikan di kening Lolita.


"Anak kamu itu kenapa? Mukanya sepet banget" Ujar Aldi sembari menggulung lengan kemejanya sebatas siku.


"Tanya aja sama anaknya" Ujar Lolita yang kemudian berlalu menuju ke lantai dua dimana kamarnya berada.


Aldi menghela nafasnya, ia kemudian mendudukan dirinya disebelah Aksa. "Anak papa kenapa nih? Kok tumben nggak nyambut papa didepan seperti biasanya" Ujar Aldi.


Tetapi bukannya menjawab malah Aksa memalingkan mukanya.


"Kok nggak dijawab pertanyaan papa hmm?" Aldi mencubit pelan pipi Aksa.


"Aksa ngambek sama papa" Seru Aksa sembari menatap Aldi sengit.


"Ngambek kenapa?" Tanya Aldi seakan dirinya tidak tahu apa apa.


"Karena papa bohong sama Aksa, katanya nanti pulang cepet karena mau ajakin Aksa main ke pasar malam" Serunya.


"Ooo ngambek karena itu, ya udah deh besok kita pergi gimana?" Ujar Aldi.


Tapi Aksa diam tidak menyahutinya.


"Papa janji, besok papa nggak akan pulang malam lagi dan bakal ajak Aksa main ke pasar malam" Bujuk Aldi.

__ADS_1


"Nggak mau, papa bohong" Ketus Aksa.


Aldi menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Putranya itu memang mirip dengan Lolita, jika sudah ngambek akan susah dibujuknya.


"Papa janji deh nggak bohong" Ujar Aldi sembari mengangkat tangannya, kedua jarinya membentuk peach.


"Aksa nggak percaya" Ketus Aksa.


"Papa harus apa biar Aksa percaya?" Tanya Aldi.


"Kita ke mall sekarang beli baju baru, celana baru, jaket baru sama topi baru" Seru Aksa antusias sembari menguraikan tangannya. Jarinya itu sibuk menghitung barang barang yang baru saja ia sebutkan.


"Oke, papa beliin tapi besok oke ini kan sudah malam sayang" Ujar Aldi sembari mengelus puncak kepala Aksa dengan sayang.


"Berarti papa besok bakal bohong lagi kalau ngga beliin baju buat Aksa sekarang" Seru Aksa sembari kembali bersedekap dada.


"Ini kenapa masih ribut disini?" Ujar Lolita yang baru saja turun.


"Anak kamu nih" Aldi melemaskan tubuhnya disandaran sofa.


"Kenapa sayang?" Lolita mendudukkan dirinya disebelah kiri Lolita hingga kini posisi Aksa berada ditengah tengah kedua orangtuanya.


"Papa nggak mau beliin Aksa baju baru, celana baru, jaket baru sama topi baru" Serunya.


"Masa sih?" Lolita menoleh kearah Aldi. Seketika Aldi pun menatap kearah Lolita.


"Sekarang kan sudah malam sayang, jadi aku bilang kita beli besok tapi gen kamu nggak bisa dilawan" Keluh Aldi.


"Aksa sayang, Aksa coba lihat kearah jam sekarang" Pinta Lolita sembari menunjuk kearah jam almari yang terletak didekat tangga.


Aksa melirik kearah jam tersebut, matanya kemana arah jarum jam itu menunjuk.


"Nah itu Aksa tahu, sekarang sudah jam delapan lebih dua puluh menit, sudah malam dan ini waktunya semua orang untuk istirahat" Terangnya halus.


"Papa kan juga capek harus istirahat jadi Aksa beli baju barunya besok aja ya" Lanjutnya.


Aksa melirik papanya menggunakan ujung matanya. Aldi terlihat sedang memijat pelipisnya.


"Ya udah iya kita perginya besok aja, tapi papa harus janji" Ujar Aksa.


Aldi kembali menegakkan tubuhnya. Ia kemudian menatap kearah Aksa dan berkata, "Iya papa janji" Jawab Aldi.


Seketika senyum diwajah Aksa pun mengembang dengan sempurna.


"Cium pipi papa dong" Pinta Aldi sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Aksa.


Cup


Aksa pun memberikan ciuman dipipi kiri Aldi, melihat itu Lolita pun merasa iri.


"Mama nggak dapat ciuman juga ini?" Seru Lolita sembari memanyunkan bibirnya.


Cup


Aksa pun mencium pipi kanan Lolita.


"Ya udah sekarang Aksa mama temani tidur yuk biar papa mandi dulu" Ajakannya kepada Aksa.


*

__ADS_1


Lolita menutup pintu kamarnya, terlihat Aldi yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk berwarna coral yang melilit pinggangnya.


"Aksa sudah tidur?" Tanya Lolita.


"Sudah" Jawab Lolita. Perempuan itu mendudukan dirinya ditepi tempat tidurnya.


Aldi segera membalutkan kaus berwarna abu abu tanpa kerah yang sudah dipilihkan Lolita itu kedalam tubuhnya sebelum akhirnya ia ikut mendudukan dirinya disebelah Lolita sembari memijat bahunya yang terasa pegal pegal.


"Capek banget ya?" Tanya Lolita.


"Iya, hari ini sangat melelahkan makannya aku jadi nggak bisa tepati janji sama Aksa" Ujar Aldi.


"Sini aku pikir" Lolita segera naik keatas tempat tidur. Ia kemudian membantu memijit bahu Aldi.


"Nggak terasa kita sekarang sudah benar benar menjadi orang tua yang sesungguhnya" Ujar Aldi.


"Emang dulu bukan orang tua yang sesungguhnya?" Tanya Lolita.


Aldi segera membalikkan tubuhnya, ia duduk bersila berhadapan dengan Lolita. "Tapi kan dulu dia masih bayi, jadi nggak ngambek kalaupun ngambek juga dibujuknya nggak sesusah sekarang" Terang Aldi.


Mendengar itu Lolita pun tersenyum. Lolita meraih salah satu tangan Aldi kemudian menggenggamnya menggunakan kedua tangannya.


"Yang penting kamu itu harus punya waktu buat Aksa, buat kita menghabiskan waktu bersama jangan terlalu sibuk dengan urusan kantor karena selain untuk Aksa juga untuk diri kamu sendiri, kamu ingat kan"


"Iya sayang" Jawab Aldi.


"Ya udah yuk sekarang kita istirahat" Ajak Aldi.


"Sudahan ini pijatnya?" Tanya Lolita.


"Sudah, lihat kamu sama Aksa seneng aja rasa lelahnya sudah langsung hilang tergantikan dengan sejuta kebahagiaan" Ujar Aldi.


"Bisa aja kamu" Lolita hendak memukul dada Aldi, tetapi Aldi segera menahannya dan menariknya untuk tidur.


"Aku tahu kamu juga lelah seharian ngurus Aksa yang banyak ulah, gimana bisa aku meminta kamu buat mijitin aku lagi" Ujar Aldi. Ia kemudian menarik selimut sebatas pinggangnya dan juga pinggang Lolita.


"Ya udah iya sekarang mending kita tidur" Ujar Lolita akhirnya. Ia tidak mau membalas perkataan Aldi lagi karena memang ia merasa lelah seperti apa yang tadi dikatakan oleh Aldi.


.


.


.


.


.


.


.


.


Aku hanya kasih beberapa part ekstra part ya guys, terus jangan lupa juga mampir ke karya baru aku yang judulnya "DaRain Love Story" Baca ya man teman, dan jangan lupa tinggalin jejaknya berupa like dan juga vote masukin daftar favorit juga oke❤️



Terus buat ceritanya Sisi yang judulnya "My Life" Seperti yang aku katakan aku akan melanjutkan setelah novel Lolita dan Aldi selesai, jadi tunggu aja ya upnya

__ADS_1



__ADS_2