" Mengikat Janji Dengan Mafia Kejam "

" Mengikat Janji Dengan Mafia Kejam "
Bab 111 " Tertidur Di Kantor "


__ADS_3

Shane berusaha menenangkan Sofie. Dan akhirnya Sofie pun mulai menceritakannya.


" Sebelumnya saya mau minta maaf," ucap Sofie


" Minta maaf karena apa? emang kamu buat kesalahan apa?" tanya Shane sambil mengelus rambut panjang Sofie.


" Tapi janji jangan marah ya!"


Shane menganggukkan kepalanya.


" Saya bosan tinggal di mansion sendirian, jadi diam - diam saya mencari kegiatan diluar. Saya ngajar les privat lagi. Kalau kamu uda pergi kerja, saya juga langsung pergi,"


Shane masih diam.


" Saya minta maaf kalau saya ga minta ijin dari kamu !" mohon Sofie


Shane tertawa.


" Trus, kenapa kamu nangis ?"


Sofie pun kembali nangis. Ia sangat takut menceritakan apa sebenarnya yang terjadi. Ia tahu kalau Shane masalah seperti ini sangat sensitif sekali. Sofie kembali berbohong.


" Karena saya ga minta ijin dari kamu !" ucap Sofie


Shane tertawa lepas. Ia pun memeluk istrinya itu.


" Lain kali kalau mau melakukan sesuatu mintalah ijin dari saya, kali ini saya memaafkan kamu, tapi tidak untuk lain kali, paham !"


Sofie hanya menganggukan kepalanya.


" Ya uda jangan nangis lagi !"


Shane menghapus air matanya, lalu ia melihat barang - barang yang dibawa Sofie.


" Ngapain bawa selimut dan bantal ?" tanya Shane


" Tapi katanya kamu lembur, saya mau ikutan juga nemani kamu !"


Shane kembali tertawa.


" Ya uda, kamu diruang sebelah aja, disana ada sofa, kamu bisa istirahat !"


Sofie pun pergi ke ruang sebelah. Disana ia merebahkan tubuhnya di sebuah sofa yang cukup besar. Ia masih saja mengingat kejadian yang baru saja menimpanya. Ia berjanji tidak akan lagi mengajar les apalagi harus kerumah James.


Sofie tak dapat menahan rasa kantuknya, ia pun tertidur.


Shane kembali bekerja. Pegawainya kembali keruangannya. Disana mereka membahas masalah pekerjaan.


" Saya minta maaf, kalau tadi perbincangan kita sempat terputus !" ucap Shane.


" Ga papa, Pak !" ucap Ray, bendahara perusahaan.


Shane masih kepikiran masalah Sofie. Ia yakin pasti Sofie mengalami sesuatu yang sangat buruk. Shane pun akan mencari tahu siapa yang sudah berani menganggu istrinya itu.


Tak terasa hari sudah mulai sore. Semua para pegawai pun satu persatu mulai pulang. Tinggallah Shane sendiri. Ia masih sibuk dengan pekerjaannya.


Karena merasa lapar, Sofie pun terbangun. Ia melihat kalau diluar sudah mulai gelap. Sofie langsung berlari ke ruangan Shane. Disana Shane masih saja sibuk.


" Laper !" rengek Sofie


" Ya uda buruan cari makan, dekat kantor ada kok yang jual makanan !"


" Ga ah, saya takut !"


" Kenapa takut ?"

__ADS_1


" Uda pada sepi, gelap lagi. Kamu masih lama ya?"


" Sedikit lagi sayang, kenapa ?"


" Cepat dong, kita cari makan !"


" Ia sabar ya !"


" Btw , Sonya ga ikut lembur?"


" Ga. Kenapa ?"


" Ga papa, cuma nanya aja kok !"


Sofie kembali merebahkan tubuh nya di sofa ruangan suaminya. Sofie kembali tidur, ia begitu nyaman tidur di ruangan itu.


Shane pun selesai , ia merapikan semua berkas - berkasnya. Ia melihat Sofie sudah tertidur pulas.


" Sofie, bangun yok, kita pulang !" ajak Shane


" Ga ah, kita tidur disini aja, saya uda bawa selimut dan bantal kok !"


" Masa kita tidur disini !"


" Emang kenapa?"


" Ga etis aja, ini kantor,"


" Kamu pernah nonton drakor ga sih? CEO tampan itu sering juga kok tidur dikantor, ga perna jaga image !"


" Kamu nyama'in saya sama drakor kamu itu?"


" Ya ga juga, tapi ga papa lah sekali - sekali kita nginap dikantor kamu. Toh juga kan kamu besok kerja lagi, anggap aja kita lagi di penginapan atau hotel berbintang, hehehe..!"


Shane terbengong melihat tingkah laku istrinya.


" Kita pulang, tapi kamu harus janji dulu."


" Janji apa?"


" Besok pagi, saya ikut ke kantor !"


" Ikut ke kantor? ngapain?"


" Shane, pliss...masa sih kamu ga ngerti, saya itu takut di mansion sendirian, "


" Emang kamu pernah lihat hantu ?"


Sofie menggelengkan kepalanya.


" Ya uda, besok kamu ikut ke kantor. " ucap Shane


" Serius ?" tanya Sofie


" Ia, ya uda kita pulang sekarang !"


Shane dan Sofie pun keluar dari ruangan itu. Tiba - tiba saja, salah satu kliennya itu menghubunginya.


" Ya Pak, ada apa malam - malam gini nelpon ?" tanya Shane.


" Shane, besok kita makan malam dirumah ya !"


" Emangnya ada acara apa, Pak?"


" Besok ulang tahun pernikahan saya!"

__ADS_1


" Oh begitu, baiklah saya dan istri saya akan datang,"


" Makasih banyak ya Shane !" Pak Bryan pun langsung mengakhiri pembicaraannya.


" Ada apa?" tanya Sofie.


" Ada teman , besok ulang tahun pernikahannya. Jadi kita berdua disuruh datang !"


" Oh, "


Shane tersenyum. Dan akhirnya mereka pun pulang.


****


" James, kenapa Ms. Sofie pulang ?" Tanya Mama James


" Mana saya tahu, tanya aja tu Papa !"


Papa James jadi salah tingkah. Wajahnya mendadak pucat.


" Pa, apa yang terjadi ?" tanya Mama James.


" Mama salah cari guru les, dia itu ga becus ngajari James. Papa marah sama dia, Papa bilang kalau ngajar itu yang benar dong ! dia ga terima, ya uda dia Kabur !"


" Masa sih, Pa?"


" Ya uda kalau kamu ga percaya. "


" Tapi Ms.Sofie itu terkenal karena kepintarannya lho, masa sih dia seperti itu?"


" Kali aja Mama bayarnya murah, jadi ya dia asal aja ngajarnya !"


" Ia juga ya Pa. Nanti Mama coba ngomong lagi sama Ms. Sofie biar dia mau ngajarin James lagi,"


" Up to you lah , Ma !"


Pak Bryan pun pergi masuk kekamarnya. Untung saja CCTV yang ada di kamar James, sudah di non aktifkannya, jadi Istrinya tidak dapat melihat apa sebenarnya yang terjadi.


****


Shane sudah lebih dulu bangun pagi, ia melihat kalau Sofie masih tertidur lelap. Itu artinya pagi itu tidak ada sarapan sama sekali.


Shane turun, ia pergi ke dapur. Ia melihat ada apa saja makanan di dalam kulkas.


Ia pun mengambil bahan - bahan makanan. Ia mulai sibuk memasak. Ternyata mantan mafia itu bisa memasak walaupun hanya sekedar sarapan pagi saja.


Sofie meraba kasurnya, ia tak melihat suaminya lagi ada disampingnya. Sofie pun panik dan berlari keluar sambil memanggil nama suaminya. Ia takut kalau Shane meninggalkannya sendirian di mansion itu.


Karena tidak ada jawaban dari Shane, Sofie pun menangis. Dari dapur Shane mendengar kalau istrinya itu sedang menangis. Shane hanya bisa geleng kepala. Shane menghampiri istrinya itu.


" Ada apa lagi ini? kenapa nangis? " tanya Shane.


Sejenak Sofie pun menghentikan tangisannya dan mengangkat kepalanya melihat suaminya berdiri dihadapannya .


" Kamu? kamu dari mana?" tanya Sofie


" Kamu lihat ini?" tanya Shane sambil memperlihatkan sendok goreng yang ia bawa.


" Kamu masak?" tanya Sofie lagi


" Ia, tadi kamu kan masih tidur, saya ga mau mengganggu kamu !"


" Oh, so sweet banget sih kamu !" puji Sofie sambil tersenyum manis pada suaminya itu.


" Ga usah senyum - senyum, sekarang buruan mandi, kalau ga saya tinggal !"

__ADS_1


" Ia..ia..ia..saya mandi sekarang. Jangan tinggalin saya ,"


Sofie langsung naik ke atas, bergegas untuk mandi. Karena pagi ini, ia akan ikut suaminya pergi ke kantor.


__ADS_2