
Segala keperluan untuk operasi Sofie telah di siapkan oleh pihak rumah sakit. Dion dan Shane sudah berada di rumah sakit untuk menemani Sofie.
Dua pria tampan itu sangat cemas dengan keadaan Sofie.
Dion meminta pada Shane, agar Shane memperhatikan keadaan Sofie setelah selesai operasinya nanti. Shane pun mengiyakan permintaan Dion.
Dion juga meminta pada Dokter Agung, agar memperhatikan lebih lagi keadaan Sofie. Dion lah yang membayar semua biaya operasi Sofie.
Dion pun memberitahukan pada dokter Agung dan Shane tentang rencananya pergi ke luar negeri bersama calon istrinya .
Tapi sayangnya, Shane tidak mengetahui jika laki - laki yang ada dihadapannya adalah calon suaminya Agnes, yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.
Agnes merasa gerah dan marah, mengapa begitu perhatiannya Dion calon suaminya itu pada wanita yang belum dikenalnya.
Agnes pun mencari tahu siapa sebenarnya wanita yang ditolong calon suaminya itu.
Tapi sayangnya, keingin tahuan Agnes tidak tercapai, dikarenakan Dion mengajak Agnes pergi ke Eropa, tepatnya kota Paris.
Ya, disanalah Agnes akan di lamar oleh sang pujaan hatinya. Bagaimana dengan Shane?
Ntahlah, Agnes sudah membohongi Shane. Agnes sudah berani bermain api dibelakang Dion.
Belum juga siuman, Dion dan Agnes sudah pergi. Jadwal ticket mereka memang di waktu yang sama dengan jadwal operasi Sofie.
Agnes pun mengurungkan niatnya untuk mencari tahu siapa wanita yang sudah membuat calon suaminya itu sibuk.
Bukan Agnes namanya, wanita satu ini akan selalu mencari tahu siapa wanita yang uda membuat hatinya marah.
****
Sofie pun sudah sembuh dan ia sudah di ijinkan untuk pulang. Keadaannya pun semakin pulih.
Sofie dapat beraktivitas kembali. Ia kembali mengajar dan menerima beberapa les musik.
Jobnya semakin padat. Apalagi seorang Sofie pintar bernyanyi. Banyak kaum ibu - ibu yang meminta padanya agar mengajar vocal untuk anaknya.
Sofie pun menerimanya. Tidak ada waktu lagi untuk berleha - leha. Dari pagi sampai malam ia selalu sibuk.
****
Hari pernikahan bagi Shane pun telah tiba. Semua tampak indah. Sesuai keinginannya.
Pernikahan mewah yang dilakukan di hotel berbintang, disanalah Shane dan Agnes akan menerima pemberkatan.
Tapi sayangnya di hari bahagia itu, Agnes harus pergi bersama pria lain untuk melakukan lamaran.
Shane tampak gagah sekali. Ketampanannya pun semakin terlihat. Banyak para undangan yang memuji ke tampanannya.
Apalagi kaum ibu - ibu selalu mencari perhatian Shane. Sebagian ada yang mencibir tentang pernikahan Shane, karena Shane seorang mafia yang sangat terkenal.
__ADS_1
Para undangan semakin berdatangan. Bibi Janet pun tak lupa datang ke pesta itu. Wanita tua itu pun tampak cantik dengan gaun yang mewah pemberian dari Shane.
Paman Sammy dan keluarganya juga turut hadir. Paman Sammy pun bahagia akhirnya Shane menikah juga.
Paman Sammy adalah musuh dalam selimut. Di balik itu ia juga mempunyai dendam dan ingin sekali menghancurkan Shane.
Pak Pendeta sudah hadir di ruangan itu. Sudah pukul 10.00 wib, sudah tiba lah waktunya acara pemberkatan dimulai.
Tapi Agnes belum juga hadir di acara tersebut. Shane mulai panik. Ia mencoba menghubunginya , tapi sayangnya tidak ada jawaban.
Ponsel Agnes pun di non aktifkan. Shane mulai panik. Dan ia mulai marah. Tapi Bibi Janet mengingatkannya agar tak emosi didepan orang banyak.
Semuanya ricuh. Pengantin wanitanya tidak hadir. Ada yang menertawakannya dan ada juga yang menyumpahinya.
" Kasihan sekali Shane, pengantin wanitanya tidak hadir. Ya, pantes aja pekerjaannya kan haram, makanya itu karma dari Tuhan." Kata salah satu para undangan yang hadir.
Paman Sammy hanya tersenyum melihat kekecewaan teman bisnisnya itu. Apalagi Bibi Mary, wanita yang suka kepo dengan kehidupan orang lain, ia pun mencari tahu kemana pengantin wanitanya .
Lagi - lagi Shane mencoba menghubungi Agnes, tapi sayangnya ponsel Agnes tidak bisa dihubungi.
Shane pun menyuruh anak buahnya untuk mencari Agnes. Dan akhirnya Shane mengetahui kemana Agnes pergi.
Ingin marah dan menghancurkan semua dekorasi pesta, tapi Bibi Janet melerainya dan menenangkannya.
" Tuan, bagaimana kalau nak Sofie pengganti pengantin wanitanya? percayalah Tuan, Sofie itu anak yang baik. Tuan uda lihat kan, Tuan hanya dipermainkan oleh nak Agnes." Kata Bibi Janet meyakinkan Shane.
" Ia, Tuan. Tuan ga mau semua ini sia - sia kan?"
Shane menangis. Ia sangat kecewa dengan Agnes. Ia malu pada semua orang. Semua menertawakannya.
" Tuan, tidak ada waktu lagi. Panggilah Sofie."
Dan akhirnya Shane pun menyetujuinya. Shane menyuruh anak buahnya mencari Sofie dan membawanya ke tempat ini.
Pihak WO pun membantu Shane untuk menyediakan gaun pengantin yang akan dikenakan Sofie. Semua sibuk dan kalang kabut.
" Nak, apakah Agnes tidak datang ? " tanya Pak Pendeta
Shane menggelengkan kepalanya.
" Mungkin dia bukan yang terbaik diberikan Tuhan untuk mu. Jadi sekarang bagaimana nak?"
" Pak Pendeta, kita akan tunggu kedatangan Sofie. Dia yang akan menggantikan posisi Agnes."
" Sofie? Sepertinya saya pernah mendengar nama itu. Apakah dia Sofia Agatha?"
" Pak Pendeta kenal dia?"
" Ia nak. Saya sangat kenal dengan Sofie. Sofie pernah melayani di gereja kami. Dia seorang pemain musik yang handal dan mempunyai suara yang bagussssss sekali. Apakah dia yang akan kita tunggu?"
__ADS_1
Shane menganggukkan kepalanya.
" Saya senang sekali mendengarnya. Tapi saya minta sama kamu, ini pernikahan hanya sekali dan ini sangat sakral. Kamu jangan pernah menyakiti hati nya, Sofie anak yang baik nak."
" Ia Pak pendeta. Saya berjanji."
Pak Pendeta itu pun tersenyum dan mengatakan kepada para undangan, agar dapat bersabar. Karena pengantin wanitanya sebentar lagi akan tiba.
Sofie hari ini mengajar. Anak - anak sedang ada ujian. Dan tiba - tiba saja, Sofie dikejutkan kedatangan Bapak Kepala Sekolah.
...tok..tok..tok...pintu ruang kelas itu diketuk.
" Maaf Miss Sofie, saya mau bicara sebentar." Kata Bapak Kepala Sekolah itu .
" Ya, Pak. Anak - anak, kalian jangan ribut ya, Miss keluar sebentar. Miss dipanggil Bapak Kepala Sekolah."
" Baik Miss..." Jawab anak - anak serentak.
Sofie pun menemui Bapak Kepala Sekolah.
" Ya Pak, ada yang bisa saya bantu, Pak?"
" Sofie, ada yang ingin menemui mu. Katanya sangat penting sekali."
" Siapa Pak?"
" Pergilah keruang tunggu , mereka ada disana."
Sofie pun pergi menemui mereka. Disana ada Bibi Janet dan 2 orang bawahan Shane.
" Bibi Janet? ada apa, Bi?"
" Sofie, ikut Bibi sekarang. Ada yang sangat penting nak."
" Penting apa, Bi?"
" Nanti Bibi jelaskan. Sekarang ikutlah dengan Bibi."
" Baiklah. Saya akan permisi pada Kepala Sekolah dulu ya Bi....!"
Sofie pun meminta ijin pergi. Sofie masih penasaran apa yang terjadi .
Bibi Janet belum mau menceritakan nya. Ia takut kalau Sofie tidak akan mau.
Tibalah mereka di sebuah hotel mewah. Sofie langsung dibawa ke salah satu ruangan . Disana ia akan di hias dan disuru mengenakan gaun pengantin.
Sofie sangat terkejut sekali. Apa maksud semua ini. Tidak ada yang bisa menjelaskan. Semua diam dan tampak sedih.
Bibi janet pun juga hanya diam. Sesekali ia menangis.
__ADS_1