(Bukan) SUAMI PURA-PURA

(Bukan) SUAMI PURA-PURA
Jangan Berharap Lebih


__ADS_3

Esok paginya, Kian sudah disibukkan oleh urusan dapur. Ia membuatkan dua porsi nasi goreng dan telur mata sapi untuk sarapan mereka berdua sebelum berangkat kerja. Segelas susu cokelat panas juga sudah tersaji di meja untuk Ann.


Setelah Kian menghabiskan waktu satu jam di dapur, Ann akhirnya turun dengan tergesa-gesa. Ponselnya menempel di telinga menandakan Ann sedang bertelefon dengan seseorang. Kian memperhatikan Ann dari dapur, ia sudah selesai masak dan tinggal membersihkan sisa cipratan minyak di atas kompor listrik.


"Selamat pagi, Kian!" sapa Ann sambil duduk di kursi.


"Selamat pagi, sarapanlah dulu kalo terburu-buru. Aku masih membersihkan ini sebentar!" Kian menunjukkan serbet di tangannya pada Ann.


"Aku tidak terbiasa sarapan berat, Kian! Aku hanya akan memakan telur mata sapinya saja, boleh?"


Kian menarik napasnya yang kini terasa lebih berat setelah Ann mengatakan hal itu di saat semua telah terlanjur matang. "Baiklah, makanlah."


Ann tersenyum senang. Ia menyantap telur mata sapi di piring dan meneguk susu cokelat hangat yang sudah Kian siapkan di meja.


Setelah memastikan dapur telah bersih, Kian mengunci pintu dapur dan beranjak ke meja makan.


Ann sedang memperhatikan ponselnya saat kemudian Kian duduk di seberang kursinya.

__ADS_1


"Hari ini kamu pulang jam berapa?" tanya Kian berbasa-basi.


"Hmmm, sepertinya akan sampai malam sih. Pasti sudah banyak pekerjaan yang menungguku selama aku cuti. Kenapa memangnya?"


"Tidak apa. Aku sudah memesan beberapa bahan makanan online. Nanti biar di titipkan di lobi saja kalo kamu belum pulang jam 4 sore."


"Owh, kamu mau masak apa lagi emangnya?"


Kian mengulum senyumnya sesaat. "Rahasia!"


Ann terkekeh melihat mimik Kian yang lumayan ekspresif beberapa hari ini. Ia tidak lagi tampak seperti robot yang sedang berbicara.


"Aku suka, kok. Jangan khawatir."


"Aku hanya nggak mau nantinya malah merepotkanmu. Kita kan sudah sepakat untuk tidak saling melayani." Ann menatap Kian dengan tajam.


"Tidak apa, Ann. Aku hanya akan memasak untukku sendiri. Jangan khawatir. Aku masih ingat semua kesepakatan kita!" Kian melahap nasi gorengnya dengan tak berselera lagi.

__ADS_1


Ann menghembuskan napasnya sekilas. "Baiklah. Terserah kamu. Tapi jangan banyak berharap aku akan melakukan hal yang sama denganmu, Kian. Aku bahkan nggak bisa membedakan mana garam dan mana gula!" Ann terkekeh, ia melirik Kian yang ternyata tak bergeming dan kembali makan tanpa ekspresi.


Ann meneguk susu cokelatnya hingga tandas dan berdiri perlahan. "Aku berangkat dulu. Hari ini aku ada banyak meeting! Sampai nanti!"


Kian tersenyum dan membiarkan Ann melewatinya dengan tergesa-gesa. Ia masih memperhatikan tubuh mungil yang sangat fashionable itu berjalan cepat dan menghilang di balik pintu lift.


"Aku ingin istirahat dari hiruk pikuk pekerjaan dan fokus mengurus keluarga kecilku."


Kian mendesah panjang, ucapan Ann tempo hari seolah kembali terngiang di telinganya. Tadinya ia pikir Ann menikmati pekerjaannya sebagai wanita karier yang sukses, namun ternyata nalurinya sebagai wanita justru memberontak dan menginginkan sebaliknya. Semoga nanti Ann bisa hidup sesuai mimpinya bersama lelaki itu.


Ragu Kian menyudahi sarapannya dan menutup nasi goreng yang tidak dimakan oleh Ann. Ia harus segera berangkat bekerja. Kian meraih segelas teh hangat yang sudah ia siapkan sejak tadi dan meneguknya hingga bersih tak tersisa.


Sambil menenteng paperbag yang berisi beberapa oleh-oleh untuk teman-teman kantornya, Kian turun melalui lift dan berjalan kaki menuju Stasiun Televisi tempatnya bekerja. Hanya butuh waktu 15 menit baginya menyusuri trotoar yang tak begitu ramai di pagi hari. Beberapa orang lebih banyak menggunakan kendaraan untuk bepergian. Beruntung Kian tinggal di pusat kota sehingga segala tempat bisa di akses dengan cepat hanya dengan berjalan kaki saja.


"Wah, selamat pagi pengantin baru!"


***********************

__ADS_1


Hola, Bestie!


Jangan lupa tap jempol, favorit, vote dan komen kalian, ya! ❤️


__ADS_2