
Normala menatap keindahan kota Singapur , dari jedela kaca kamarnya , mengusap usap perutnya yang sudah membesar , sambil berlinang air mata .
"Yud ! aku memang menyukaimu ! , aku mencintaimu ! . Tapi aku melakikannya terpaksa Yud !, maafkan aku ! . Aku berjanji akan pergi sejauh jauhnya setelah anak anak kita ini lahir dan memberikannya padanmu !" batin Normala . Kemudian menghapus air matanya yang terus keluar .
Ceklek
Normala mengalihkan tatapannya ke arah pintu , karna mendengar ada yang membukanya .
"Abang !"
Jefri berjalan mendekati adiknya itu , dan langsung memeluknya .
"Maafin Abang ! , karna perbuatan Abang ! kamu harus ikut menanggung resiko" ucap Jefry penuh penyesalan .
"Abang..!" panggil Normala lagi .
"Abang sudah tau semuanya , kamu terpaksa melakukannya . Kamu melakukannya untuk melindungi Ibu !" ucap Jefry penuh penyesalan .
" Abang ! maafin Normala !" Tangis Normala pecah memeluk Jefry .
"Abanglah yang salah !, kamu yang menjadi korban balas dendam dari orang yang membenci abang !" balas Jefry , mencium kening adik kesayangannya itu , kemudian melepas pelukan mereka .
"Mr Ze ! , Mr Rico ! , Ibu ! ,Nona Ashalin ! , Nona Salma ! , Kak Tika ! , Yudhi !" ucap Normala bergumam , saat melihat Yudhi dan Yika , Normala menunduk takut .
Perlahan Tika melangkahkan kakinya mendekati Normala dan Jefry . Kemudian memeluk Normala , meski hatinya berat , Tika harus belajar Ikhlas menerima di madu . Apa lagi setelah melihat Normala sangat kurus dengan perut yang besar , sangat terlihat menderita .
"Kalau kita bisa hidup sebagai kakak beradik ! , kenapa tidak ?. Mungkin ini sudah garis takdir dari yang kuasa , kita memiliki suami yang sama ! . Anak anak di dalam perutmu akan sangat membutuhkan kedua orang tuanya . Jika aku membiarkan mereka berpisah dari salah satu dari orang tua mereka , sungguh aku terlalu egois . Kalian rawatlah anak anak kalian bersama" ucap Tika , mengelus perut Normala .
Tangis Normala pecah kembali , memeluk Tika ." Maafkan aku Kak ! , karna aku sudah mengusik rumah tangga kalian . Aku tidak pernah berniat untuk itu , aku terpaksa melakukannya , demi untuk melindungi keselamatan Ibuku !" ucap Normala terisak .
"Andai aku berada di posisimu juga , aku akan melakukan hal yang sama . Kelemahan seorang anak adalah ada pada Ibunya . Seorang anak akan melakukan hal yang sama demi Ibunya , apa pun itu meski nyawa taruhannya" balas Tika , mengusap usap punggung madunya itu dari belakang .
"Maaf !" ucap Normala lagi .
"Tidak apa apa ! , kamu juga tidak menginginkannya " balas Tika .
"Yud ! sahkanlah pernikahan kalian secara hukum Negara , terserah kalian mau disini atau di Indonesia . Aku ikhlas Yud !" ucap Tika .
"Sayang !" Yudhi langsung berhambur memeluk Tika , menangis mencium ujung kepala Tika .
__ADS_1
"Do'akan aku , supaya bisa menjadi suami dan Ayah yang baik untuk kalian . Do'akan aku supaya menjadi suami yang amanah !" ucap Yudhi .
Sangat berat baginya untuk menjalani pernikahan poligami . Yudi tidak menginginkannya , Yudhi merasa tidak mampu . Tapi demi darah dagingnya yang ada di dalam rahim Normala , ia harus melakukan poligami .
"Kamu adalah wanitaku yang soleha , kamu adalah bidadari surgaku ! . Aku sangat mencintaimu istriku !." ucap Yudhi lagi , mengeratkan pelukannya .
"Aku juga mencintaimu suamiku !" balas Tika , membalas pelukan Yudhi .
Normala yang melihat kemesraan suami istri itu , hanya bisa menundukkan pandangannya . Iri ! pasti , Selama Yudhi menikahinya , sekalipun Yudhi tidak pernah memperlakukannya layaknya istri . Bahkan mengunjunginya pun sangat jarang , hanya mereka akan melakukan pemeriksaan . Normala maklum untuk itu , Karna Yudhi terpaksa menikahinya , karna kesalahannya sendiri .
***
Sebelumnya
Selesai mengurus jenazah Mr Along , Mr Ze dan Jefry menemui Yudhi di apartemen Rico . Untuk memberitahu suatu kebenaran yang terjadi kepada Yudhi dan Normala adiknya Jefry . Disana juga sudah ada Ashalina , karna sebelumnya Mr Ze sudah mengabarinya , dan menceritakan semuanya .
"Apa yang ingin kalian beri tahu ?" tanya Yudhi , Tika berada di dalam pelukannya , duduk di atas sofa .
"Maafkan adikku Yud ! , Normala terpaksa melakukannya karna di ancam . Mereka mengancam keselamatan kedua orang tuaku jika dia tidak mau melakukannya . Ini adalah dari kesalahannku yang mungkin sudah banyak menyakiti orang lain . Mereka bertujuan ingin membuat hidup adikku hancur dengan melibatkanmu . Semua ini juga tidak lepas dari ulah Mr Along , bekerja sama dengan orang orang yang tidak menyukaiku dengan seorang wanita yang mengaku sebagai manyanmu !" ungkap Jefry .
Yudhi terdiam mengernyitkan keningnya ,"mantan !" gumamYudhi .
"Siapa lagi mantanmu Yudhi ! kalau bukan si bule KW yang berambut kuning dulu ." ujar Ashalina .
Rico yang paham pun langsung bergegas mengambil laptopnya ke dalam kamar . Kemudian meletakkannya di atas meja sofa . Supaya mereka sama sama melihat bukti rekaman cctv di cafee itu . dan bukti saat Normala membawa Yudhi ke salah satu hotel .
Di rekaman cctv itu juga , di bagian luar cafee terlihat Normala di ancam yang di perkirakan mantan pacarnya Yudhi , dengan dua orang laki laki bertubuh besar .
"Kalau kamu tidak mau melakukannya ! , dua orang ini akan menghabisi kedua orang tuamu !" ancam wanita yang bernama Feronika itu .
Normala terlihat ketakutan , bibirnya bergetar dengan berurai air mata . Nampak juga ia meringis kesakitan karna , satu orang pria itu menarik rambutnya kuat .
Normala menggelengkan kepalanya , dia tidak mau melakukannya .
"AW !!!" ringis Normala karna rambutnya semakin di tarik .
"Oke ! kalau kamu tidak mau ! . sekarang juga orang orang kami sudah berada sangat dekat di sekitar orang tuamu . Hanya berjarak lima meter . Saya bisa menyuruh orang orang kami menghabisi orang yang kamu sayangi itu sekarang juga " ancam Feronika .
Feronika mengeluarkan phonselnya , kemudian melakukan VC kepada komplotannya .
__ADS_1
"Kamu lihat ini ?" Feroknika menjukkan VC kepada Normala , disana nampak jelas Ibunya berada di sebuah tempat makan bersama teman temannya .
"Kalau kamu masih ingin Ibumu selamat , lakukan apa yang kuperintahkan" ancam Feronika lagi .
Normala terdiam , bingung dengan apa yang harus ia lakukan . Meski ia menyukai Yudhi , ia tidak ingin menjebak Yudhi . Tapi bagaimana dengan keselamatan Ibunya ?.
"Lepaskan dia ! , biarkan dia merapikan penamlilannya . Dan awasi dia !" perintah Feronika kepada komplotannya .
Tidak ada pilihan lain , Normala pun pergi meninggalkan tempat itu . Masuk ke dalam toilet cafee yang berada di luar . Mencuci wajahnya dan merapikan penampilannya , kemudian masuk ke dalam cafee .
"Itu pembalasanku Yud ! , karna sudah memutuskanku tanpa alasan yang jelas . Aku akan membuat rumah tanggamu hancur Yud !" Batin Feronika .
"Kenapa lama tanya Yudhi ?" karna Normala sudah ada sepuluh menit di dalam toilet padahal pengunjung cafee tidak rame .
"Mules !" jawab Normala , itu adalah jawaban yang tepat menurutnya .
"Oh !" balas Yudhi .
"Yuk kita lanjut lagi meatingnya !" ucap kolage bisnis Mr Ze itu .
Meating pun mereka lanjutkan , sesekali Yudhi menyerumput sedikit sedikit minumannya . Normala sesekali melirik Yudhi , apakah minuman yang Yudhi yang sudah di campur obat itu sudah bereaksi .
Lama kelamaan terlihat Yudhi mengernyitkan keningnya , karna merasakan kepalanya pusing .
"Yud ! kamu gak apa apa ?" tanya Normala .
"Tiba tiba kepalaku terasa pusing !" jawab Yudhi , memijit keningnya .
Normala terdiam , ia tidak tau harus berbuat apa . Apakah dia benar akan menjebak Yudhi ?, gak ! Normala gak mau !. Tapi dari jarak tidak terlalau jauh ancaman mengintainya .
"Mr Yudhi !" sapa orang yang maeting bersama mereka .
"Sepertinya saya tidak bisa lagi melanjut meatingnya , bagaimana kita lanjut besok aja.?" tanya Yudhi , berusaha bertahan dengan kesadarannya .
"Tak apa apa Mr Yudhi , pulanglah ! , istirahat !. kalau begitu saya pergi dulu !" pamit pria itu . Setalah menyusun berkas berkasnya , ia pun langsung berdiri memutar tubuhnya , melangkahkan kakinya keluar cafee menyeringai licik .
.
.
__ADS_1
.
# Hayo ! siapa kira kira yang penasaran dengan kisah rumah tangga Yudhi yang berpoligami ?.