
Tengah malam baru Rico kembali , Rico membuka pelan pintu kamar mereka . Dilihatnya Salma ternyata belum tidur duduk menyender di atas kasur melihat ke arahnya . Tanpa niat menegur Salma , Rico berjalan lurus masuk ke dalam kamar mandi .
Selesai membersihkan diri di dalam kamar mandi , Rico pun keluar hanya dengan menggunakan handuk di lilit di pinggang berjalan ke arah lemari pakaian .
Salma yang tubuhnya lemah hanya bisa diam memperhatikan gerak gerik Rico dari atas tempat tidur , Menatap Rico dengan tatapan meneduh .
Selesai berpakaian , Rico berjalan ke arah tempat tidur , Duduk di pinggir tempat tidur menghadap Salma .
"Kenapa belum tidur ? Hm..!" Di elusnya pipi Salma dengan jempol tangannya . kemudian ditangkupkannya kedua telapak tangannya di kedua sisi wajah Salma . Di bawanya wajah Salma mendekat ke wajahnya , lalu di ciumnya .
"Maafin Abang tadi , marah marah tidak jelas !" ucap Rico setelah melepas ciumannya .
Salma mengambil tangan kanan Rico yang menenpel di pipinya . Di ciumnya punggung tangan kekar yang selalu memanjakannya itu . Lalu di tempelkannya lagi ke pipinya .
"Salma yang seharusnya minta maaf Bang ! .Maaf ! Salma sudah tidak menjadi istri yang baik untuk Abang !. Maafkan sikap Salma Bang !. Sungguh ! Salma juga mencintai Abang ! , kenapa Abang tidak percaya ?. Abang adalah pengalaman pertama Salma dekat dengan laki laki setelah Ayah Salma . Salma belum terbiasa Bang ! , Salma masih malu Bang !" jujur Salma dengan air mata yang berurai .
Rico menarik Salma ke atas pangkuannya, lalu dipelukannya tubuh yang bertambah kurus itu ." Maafkan Abang !"
***
kilas balik
Tadi setelah Rico keluar dari dalam apartemennya . Yudhi masuk ke dalam kamar yang mereka tempati menemui istrinya . Untuk membicarakan masalah rumah tangga Salma dan Rico . Yudhi pun menceritakan keluh kesah Rico atas sikap Salma kepada Tika istrinya .
"Istri itu bagaimana suami memperlakukannya suamiku ! . Kenapa Rico menyalahkan Salma ?, kenapa dia gak koreksi diri ?."
Perempuan aka berpihak kepada kaumnya , begitu juga dengan laki laki .
"Bebeb ! yang kamu katakan itu benar Bebeb..! , Rico juga ada salahnya mungkin Salma juga ! . Abang membicarakan ini bukan untuk membahas siapa yang salah ! , tapi untuk mencari solusi , membantu menyelesaikan masalah mereka . Ajaklah Salma bicara bercerita cerita ! , kalian sebagai sesama perempuan pasti lebih saling mengerti , apa lagi kamu adalah kakaknya ! . Aku akan mencari Rico , mengajaknya berbicara !." ucap Yudhi .
Inilah yang di sukai Tika dari sosok Yudhi . Meski sifatnya kadang menyebalkan karna ketengilannya . Di balik itu , Yudhi memiliki pemikiran yang dewasa .
__ADS_1
"Kata Rico tadi , Salma juga lagi hamil . Sepertinya dia belum makan . Sekalian kasih dia makan , kasihan bayi mereka gak dapat asupan giji . Tadi Rico sudah membeli Salma pecal , tapi sepertinya Salma belum sempat memakannya ." ucap Yudhi lagi .
"Kok Salma gak bilang kalau dia lagi hamil ?."
Tika menurunkan kedua kakinya dari tempat tidur .
Yudhi membantu Tika berdiri , menuntunnya berjalan keluar dari kamar mereka . karna Tika juga yang lagi mengalami ngidam , tidak bisa makan nasi seperti biasa , makan pun pilih pilih dan terkadang tidak suka makan apa apa , membuat tubuhnya lemah .
Itulah Alasan mengapa Yudhi membawa Tika ke Singapur tinggal di apartemen Rico . Supaya ia bisa mengawasi Tika , jika Tika membutuhkan sesuatu , ia bisa pulang sebentar .
Tok tok tok !!!
"Salma ! boleh kakak masuk ?" sahut Tika dari luar kamar .
Mendengar kakaknya datang mengetok pintu , Salma langsung menghapus air matanya .
"Masuk Kak ! , pintunya gak di kunci !" balas Salma dari dalam kamar .
"Ada apa Kak ?" Salma berusaha mendudukkan tubuhnya bersandar di kepala ranjang .
"Kakak dengar kamu juga hamil , makanya kakak kesini ingin melihatmu !" jawab Tika .
Salma menganggukkan kepalanya tersenyum .
"Bebeb ! Abang pergi dulu ya ! , sebentar aja !" pamit Yudhi , di kecupnya ujung kepala Tika , kemudian melangkahkan kakinya pergi tanpa menunggu jawaban dari Tika .
"Sudah berapa minggu ?" tanya Tika .
"Empat kak !" jawab Salma .Tika menganggukkan kepalanya .
"Wajahmu pucat , apa kamu juga ngidam ?" tanya Tika . Salma menganggukkan kepalanya .
__ADS_1
"Kenapa gak bilak sama kakak ?, sepertinya seharian ini kamu gak ada makan apa apa !" tanya Tika .
"Kakak juga 'kan lagi ngidam ! , kakak juga badannya lagi lemah !" jawab Salma .
"makan ya ! , kakak suapin !" tawar Tika , diambilnya kantong plastik yang berisi kotak makanan itu dari atas meja nakas ."Kamu gak boleh gak makan sama sekali , kasihan anak yang ada di dalam perutmu , gak mendapat nutrisi makanan , bisa bisa nanti dia kurang gizi . Harus di paksa meskipun sedikit ." ucap Tika lagi . menyendokkan pecal dari kotak makanan menyuapkannya ke mulut Salma .
"Di dalam rumah tangga itu biasa ada ke tidak cocokan , tidak ada rumah tangga yang tidak ada brantemnya . Meski pasangan suami istri di luar sana terlihat baik baik saja dan tampak bahagia . Pasti mereka pernah berantem , itu adalah bumbu dalam pernikahan , biar pernikahan itu semakin nikmat . Mencocokkan dua hati, dua kepala , dua pikiran , dua kemauan dan keinginan , memang tidaklah mudah . Meski orang yang menikah sudah pacaran terlebih dahuhu , itu sama saja , pasti akan mengalami yang namanya proses beradaptasi . Jika suami kita marah , bukan berarti ia tidak cinta lagi , atau tidak sayang atau membenci kita . Mungkin ia merasa kecewa dengan kita , mungkin dari sikap kita , sifat dan tingkah laku kita . Kita sebagai istri perlu juga koreksi diri . Menikah itu bukan masalah hak dan kewajiban saja , kebutuhan batin juga bukan hanya masalah ranjang saja . Suami istri itu harus saling berbagi suka maupun duka , susah senang harus saling mendukung . Harus saling mengerti satu sama lain . Suami istri itu juga harus saling menghibur . Jangan bersikap terlalu kaku kepada suami , bukankah kalian sudah tidak ada jarak ?. Senangkanlah hati suamimu seperti apa yang dia inginkan , selagi itu baik . Selain bisa menambah keharmonisan rumah tangga , kamu juga akan mendapat pahala . Cinta itu tidak cukup hanya dirasakan saja , cinta itu juga butuh di apresiasikan , tunjukkan kalau kamu mencintai suamimu dengan perbuatan sifat dan tingkah lakumu !."
Seiring dengan habisnya pecal dari kotak makanaan , Tika pun menghentikan ocehannya . Tapi bukan Salma yang memakan pecal itu sampai habis , KarnaTika juga menyuapkannya sebagian ke dalam mulutnya .
"Jangan malu menunjukkan cintamu kepada suamimu !" Ucap Tika lagi , setelah menelan pecal di mulutnya . Tika tau adiknya itu adalah sosok yang pemalu juga . Mungkin karna tidak pernah dekat dengan laki laki manapun . Enam tahun nyantri dipesantren , dia hanya mengenal perempuan saja .
Salma hanya diam saja , menyimak kata kata kakaknya . Berpikir kalau kakaknya sudah mengetahui apa yang terjadi antara dirinya suaminya .
Di tempat lain , Di bawah gedung apartemen . Rico dan Yudhi duduk berduan disebuah bangku panjang .
"Saya memang tidak ahli dalam urusan cinta Yud ! . Tapi bukan berarti saya orang yang kaku kepada perempuan . Meski saya tidak pernah pacaran , waktu di panti dulu saya sudah terbiasa dengan lingkungan perempuan , banyak juga disana perempuan yang sebaya dengan saya . Selama ini saya tidak ingin dekat dengan perempuan , karna saya ingin pokus untuk bekerja mengumpulkan kekayaan . Saya ingin buktikan kepada kedua orang tua saya , kalau saya bisa hidup dan sukses tanpa mereka . Saya juga tidak meminta Salma seperti wanita lain , Saya juga menyukai sikapnya yang lembut dan mudah tersenyum , terlihat dewasa dan keibuan , dan rajin ."
Rico menjeda kalimatnya , menarik napasnya dalam kemudian mengekuarkannya perlahan , kemudian berbicara lagi ." Tidak sekalipun dia menunjukkan kalau dia mencintaiku . Sebagai suami , saya juga butuh kehangatan darinya , butuh kasih sayangnya , canda tawanya . Bahkan bersikap manja pun dia tidak pernah . Ia bersikap seperti tidak membutuhkan kasih sayang dan perhatian dariku ,bersikap tidak membutuhkanku ! , dia terlalu dingin dan kaku Yud ! . Kadang saya merasa bodoh telah mencintainya , merasa saya ini seperti pengemis . Ya ! , saya memang mengemis cinta darinya ,rasanya hampa Yud !."
Yudhi menghela napasnya , sebelah tangannya menepuk bahu Rico " setan memang tugasnya menggoda manusia . Sebelum di halalkan , setan akan menghasut kita , kita di buatnya terpesona dengan lawan jenis kita , supaya kita mendekatinya dan melakukan dosa , dengan alasan cinta . Setelah di halalkan sah menjadi suami istri . Setan juga akan menggoda dan menghasut suami istri tersebut supaya berantem , dan memutuskan berpisah . Dan sekarang kamu sedang di hasut setan . Dulu kamu hanya bisa melihat kelebihan Salma sedikitpun kamu tidak melihat keburukannya . Sekarang yang kamu lihat hanya keburukannyalah yang lebih menonjol . Tenangkanlah pikiranmu ! , perbanyaklah istiqfar ! Jangan biarkan setan menguasaimu , tidak ada manusia yang sempurna di Dunia ini . Setelah pikiranmu tenang kembalilah pada istrimu , kakaknya sudah memberinya makan , kamu tenang saja ."
Yudhi pun berdiri dari tempat duduknya , meninggalkan Rico sendiri . Memberikan Rico waktu untuk merenung .
***
.
.
.
__ADS_1
.